wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

QUIZ NI BOZ

Total questions: 11

Worksheet time: 4mins

Name
Class
Date
1.

Jangka sorong dengan ketelitian 0.02 mm digunakan untuk mengukur diameter luar suatu poros. Skala utama menunjukkan 35 mm dan garis ke-28 pada skala nonius berhimpit tepat dengan salah satu garis pada skala utama. Jika diketahui terjadi kesalahan nol (zero error) positif sebesar 0.04 mm, berapakah diameter poros yang sebenarnya?

a)

35.52 mm

b)

35.56 mm

c)

35.60 mm

d)

35.64 mm

e)

35.72 mm

2.

Mengapa pengukuran kedalaman dengan jangka sorong seringkali dianggap kurang akurat dibandingkan pengukuran diameter luar, terutama pada benda kerja yang permukaannya tidak rata?

a)

Batang pengukur kedalaman mudah bengkok.

b)

Skala nonius hanya dapat terbaca dengan jelas saat pengukuran luar.

c)

Kontak ujung pengukur kedalaman lebih mudah terpengaruh kemiringan permukaan lubang.

d)

Kesulitan dalam menyetel nol (zero setting) untuk pengukuran kedalaman.

e)

Jarak antara ujung batang kedalaman dan skala nonius terlalu jauh, meningkatkan paralaks.

3.

Dalam kalibrasi, jangka sorong 0.05 mm diuji menggunakan blok ukur standar. Saat diukur, blok ukur 50.00 mm terbaca 50.15 mm. Blok ukur 100.00 mm terbaca 100.25 mm. Berapakah perkiraan pembacaan jangka sorong saat mengukur benda kerja sepanjang 75.00 mm?

a)

75.10 mm

b)

75.15 mm

c)

75.18 mm

d)

75.20 mm

e)

75.25 mm

4.

Jangka sorong yang sering digunakan untuk mengukur jarak antara dua lubang (center distance) atau mengukur bagian yang sulit dijangkau adalah jenis:

a)

Hook Vernier Caliper

b)

Dial Vernier Caliper

c)

Height Vernier Caliper

d)

Point Jaw Vernier Caliper

e)

Depth Vernier Caliper

5.

Pahat HSS (High Speed Steel) digunakan untuk membubut bahan SS400. Kecepatan potong optimal adalah 25 m/menit. Jika pahat diganti dengan karbida (carbide) untuk bahan yang sama, manakah perubahan parameter pemotongan yang paling tepat untuk mencapai efisiensi tertinggi?

a)

Kecepatan potong diturunkan, kedalaman potong dinaikkan.

b)

Kecepatan potong dinaikkan, laju pemakanan (feed rate) diturunkan.

c)

Kecepatan potong dinaikkan, laju pemakanan dinaikkan, kedalaman potong diturunkan.

d)

Kecepatan potong dinaikkan signifikan, laju pemakanan dan kedalaman potong disesuaikan naik sedikit.

e)

Kecepatan potong dan laju pemakanan diturunkan, kedalaman potong dinaikkan.

6.

Pada mesin bubut, istilah tirus tunggal (single taper) mengacu pada:

4 lines
7.

tirus tunggal (single taper) mengacu pada:

a)

Pembubutan yang menghasilkan perubahan diameter yang seragam di seluruh panjangnya.

b)

Sudut tirus yang dibentuk oleh pergeseran eretan atas (compound rest) saja.

c)

Sudut tirus yang dibentuk oleh pergeseran eretan melintang.

d)

Pembubutan tirus yang hanya dapat dilakukan pada bagian ujung benda kerja.

e)

Sudut tirus yang dihasilkan dari pergeseran kepala lepas (tailstock) sebesar setengah dari total perbedaan diameter.

8.

Mengapa penggunaan pendingin (coolant) sangat krusial saat membubut material baja paduan keras, terutama pada kecepatan potong tinggi?

a)

Untuk mengurangi gesekan mekanis antara pahat dan eretan.

b)

Untuk mencegah pahat HSS mengalami pelunakan akibat panas berlebih yang dapat menyebabkan perubahan fasa dan kehilangan kekerasan.

c)

Untuk memperlancar pergerakan chuck penjepit benda kerja.

d)

Untuk menghindari timbulnya karat pada mesin bubut.

e)

Untuk meningkatkan kekuatan puntir (torsional strength) pahat.

9.

Jika hidrometer memberikan pembacaan 1.150 pada semua sel baterai, ini mengindikasikan bahwa:

a)

Baterai dalam kondisi terisi penuh (full charge).

b)

Baterai mengalami overcharge.

c)

Baterai mengalami disulfasi total.

d)

Baterai dalam kondisi discharge (kosong) dan perlu diisi ulang.

e)

Ada masalah pada salah satu sel (short circuit).

10.

Ketika terminal baterai dibersihkan dari korosi, mengapa penting untuk memutuskan terminal negatif terlebih dahulu?

a)

Untuk mencegah reaksi kimia lanjutan.

b)

Untuk menghindari korsleting yang tidak disengaja antara kunci/alat dengan bodi mobil (ground) dan terminal positif, yang dapat menyebabkan percikan api atau ledakan.

c)

Karena terminal negatif lebih mudah dilepas.

d)

Untuk menghindari efek Hall.

11.

Dalam mode pengukuran resistansi (Ω) pada Avometer, sebelum pengukuran dilakukan, kedua probe harus dihubungkan dan zero adjustment (penyesuaian nol) harus dilakukan. Tujuan utama dari langkah ini adalah:

a)

Untuk memastikan baterai Avometer memiliki daya penuh.

b)

Untuk mengukur tahanan internal Avometer itu sendiri.

c)

Untuk mengkompensasi tahanan kabel (probe resistance) dan variasi tegangan baterai internal.

d)

Untuk mencegah kerusakan pada galvanometer.

e)

Untuk mengubah rentang ukur resistansi.