Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Aswaja

Total questions: 62

Worksheet time: 31mins

Name
Class
Date
1.

Kelas X: Bab I – Strategi Dakwah Islam di Indonesia 1. Penyebaran Islam di Indonesia berbeda dengan kawasan lain karena dilakukan tanpa kekerasan. Faktor utama yang membuat ajaran Islam mudah diterima oleh masyarakat Nusantara adalah …

a)

A. Para muballigh menjanjikan imbalan materi yang besar kepada penguasa lokal.

b)

B. Islam menekankan kesetaraan manusia tanpa membedakan keturunan.

c)

C. Islam menghapus semua tradisi lokal tanpa kompromi.

d)

D. Para muballigh lebih mengutamakan politik untuk memperluas kekuasaan.

e)

E. Islam menolak segala bentuk budaya selain budaya Arab.

2.

Sunan Kalijaga menggunakan wayang kulit sebagai media dakwah. Cerita Pendowo Limo dimaknai sebagai simbol dari …

a)

Lima Nabi Ulul Azmi

b)

Lima rukun Islam

c)

Lima sila Pancasila

d)

Lima kewajiban shalat dalam sehari

e)

Lima kitab suci samawi

3.

Menurut catatan Ibnu Battutah, Islam sudah berkembang hampir satu abad di Samudera Pasai pada abad ke-16. Jika Islam mulai berkembang di wilayah itu sejak abad ke-15, maka berapa generasi (asumsi 1 generasi = 25 tahun) yang telah memeluk Islam hingga abad ke-16?

a)

2 generasi

b)

3 generasi

c)

4 generasi

d)

5 generasi

e)

6 generasi

4.

Kelas X: Bab II: Peranan Ulama dalam Dakwah Islam Ahlussunnah wal Jama’ah 4. Syeikh Ismail dari Makkah disebut dalam Hikayat Raja-raja Pasai sebagai ulama yang berhasil …

a)

Mendirikan pesantren pertama di Jawa

b)

Mengislamkan Raja Mara Silu

c)

Menyusun kitab fiqih berbahasa Melayu

d)

Mendirikan kerajaan Demak

e)

Menyebarkan tarekat Syattariyah

5.

Jika Islam masuk ke Nusantara abad ke-7 M dan Wali Songo mulai berkiprah abad ke-15 M, maka jarak waktu keduanya adalah … tahun.

a)

600

b)

700

c)

800

d)

900

e)

1000

6.

Allah berfirman: اِدْعُ إِلَى سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ (النحل: 125) Ayat tersebut menjadi dasar metode dakwah para ulama Aswaja, yaitu …

a)

Bil-hikmah, bil-haq, dan bil-mu’jizat

b)

Bil-hikmah, mau’izhah hasanah, dan jidal billati hiya ahsan

c)

Bil-lisan, bil-qalam, dan bil-hal

d)

Bil-haqq, bil-adl, dan bil-shabr

e)

Bil-qira’ah, bil-kitabah, dan bil-sima’

7.

Jika peringatan Maulid pertama kali dilakukan pada tahun 604 H, maka berapa tahun setelah hijrah Nabi (1 H) peringatan itu dimulai?

a)

402 tahun

b)

504 tahun

c)

604 tahun

d)

704 tahun

e)

804 tahun

8.

Rasulullah SAW ditanya tentang puasa Senin. Beliau menjawab: ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ وَأُنْزِلَ عَلَيَّ فِيهِ (رواه مسلم) Hadis ini menjadi dasar bahwa …

a)

Rasulullah memperingati kelahirannya dengan berpuasa

b)

Puasa Senin hukumnya makruh

c)

Puasa Senin hanya khusus untuk Nabi

d)

Peringatan Maulid wajib hukumnya

e)

Semua hari kelahiran Nabi harus diperingati dengan pesta

9.

Hadis tentang Abu Lahab yang diringankan azabnya karena bergembira mendengar kelahiran Nabi diriwayatkan dalam …

a)

Shahih Bukhari

b)

Shahih Muslim

c)

Sunan Abu Dawud

d)

Musnad Ahmad

e)

Sunan Nasa’i

10.

Hadis ini menegaskan bahwa …

a)

Menghidupkan sunnah Nabi tanda cinta, dan cinta itu mengantarkan ke surga

b)

Sunnah hanya berlaku di Arab Saudi

c)

Sunnah Nabi bisa diganti dengan tradisi lokal sepenuhnya

d)

Menghidupkan sunnah hanya untuk para ulama

e)

Surga hanya untuk sahabat Nabi

11.

Aisyah RA berkata: “Akhlak beliau adalah Al-Qur’an.” Maksud dari ucapan ini adalah …

a)

Nabi tidak pernah membaca Al-Qur’an

b)

Seluruh perilaku Nabi sesuai dengan ajaran Al-Qur’an

c)

Nabi hanya mengamalkan sebagian Al-Qur’an

d)

Nabi mengutamakan budaya Arab daripada Al-Qur’an

e)

Nabi tidak memerlukan akhlak karena beliau maksum

12.

12. Allah SWT berfirman: فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللّهِ لِنتَ لَهُمْ وَلَوْ كُنتَ فَظّاً غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانفَضُّواْ مِنْ حَوْلِكَ (آل عمران: 159) Ayat ini menjadi dasar keteladanan Nabi sebagai pemimpin, yaitu …

a)

Bersikap lemah lembut dan bermusyawarah

b)

Keras dan tegas dalam semua urusan

c)

Menjauhkan diri dari masyarakat

d)

Mengutamakan kepentingan pribadi

e)

Mengandalkan kekuatan militer

13.

Mengapa menghormati perbedaan pendapat di kalangan ulama menjadi bagian dari manhaj Aswaja?

a)

Karena perbedaan adalah kelemahan umat

b)

Karena perbedaan fiqh termasuk rahmat

c)

Karena semua pendapat sama benarnya

d)

Karena perbedaan berarti menolak sunnah Nabi

e)

Karena umat harus seragam mutlak

14.

Ayat ini menegaskan bahwa …

a)

Ulama adalah orang yang paling takut kepada Allah

b)

Ulama adalah orang yang paling kaya

c)

Ulama adalah orang yang paling berkuasa

d)

Ulama adalah orang yang paling banyak bicara

e)

Ulama adalah orang yang paling banyak beribadah

15.

Ulama adalah pewaris para nabi karena ilmunya

a)

Ulama adalah pewaris para nabi karena ilmunya

b)

Ulama tidak boleh dihormati

c)

Semua manusia sama tanpa perbedaan ilmu

d)

Ulama hanya berfungsi sebagai pejabat politik

e)

Ulama tidak memiliki keutamaan

16.

Jika satu generasi = 25 tahun, maka sejak wafatnya Imam Asy-Syafi’i (204 H / 820 M) hingga sekarang (2025 M) telah berlalu sekitar … generasi.

a)

45

b)

48

c)

50

d)

52

e)

55

17.

Ayat ini menegaskan …

a)

Allah melarang Muslim berbuat adil kepada non-Muslim

b)

Muslim diperintahkan berbuat baik dan adil kepada non-Muslim yang damai

c)

Semua non-Muslim wajib diperangi

d)

Non-Muslim tidak berhak mendapat keadilan

e)

Muslim hanya adil pada sesama Muslim

18.

Jika satu generasi = 25 tahun, maka sejak Piagam Madinah (622 M) hingga 2025 M telah berlalu sekitar … generasi.

a)

50

b)

55

c)

56

d)

57

e)

60

19.

Imam Al-Ghazali berkata: المسلم من سلم المسلمون من لسانه ويده Qoul ini menekankan bahwa …

a)

Seorang Muslim yang baik adalah yang menjaga lisan dan tangannya agar tidak menyakiti orang lain

b)

Muslim boleh menyakiti non-Muslim

c)

Muslim harus menutup diri dari masyarakat

d)

Muslim wajib selalu menang dalam perdebatan

e)

Muslim boleh mencaci orang yang berbeda agama

20.

Jika seseorang membaca Surah Yasin 3 kali pada malam Nisfu Sya’ban, maka dalam setahun (12 bulan), bila dilakukan rutin setiap bulan, jumlah bacaan Surah Yasin adalah …

a)

24 kali

b)

30 kali

c)

36 kali

d)

40 kali

e)

45 kali

21.

Rasulullah SAW bersabda: يَطْلُعُ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلَى خَلْقِهِ لِلَّيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ، فَيَغْفِرُ لِلْمُؤْمِنِينَ وَيُمْلِي لِلْكَافِرِينَ وَيَدَعُ أَهْلَ الْحِقْدِ بِحِقْدِهِمْ Hadis ini menunjukkan bahwa …

a)

Semua orang diampuni tanpa kecuali

b)

Orang beriman diampuni, orang kafir diberi tangguh, dan pendengki ditinggalkan dengan kedengkiannya

c)

Semua orang kafir langsung masuk neraka

d)

Pendengki tetap diampuni

e)

Orang musyrik diberi syafaat khusus

22.

Berdasarkan hadits tersebut, prinsip ijtihad dalam Ahlussunnah wal Jama’ah menekankan bahwa…

a)

Setiap orang bebas berpendapat asal tidak bertentangan dengan adat local

b)

Hukum Islam cukup ditetapkan dari pendapat mayoritas ulama tanpa dalil

c)

Jika tidak ada nas qath’i, mujtahid dapat menggunakan akalnya dengan tetap berlandaskan syariat

d)

Sunnah Nabi boleh ditinggalkan bila ada maslahat duniawi yang lebih besar

e)

Al-Qur’an dan Hadits hanya bersifat simbolik, hukum bisa diambil dari filsafat modern

23.

Dalam syarat mujtahid menurut Dr. Yusuf Qardhawi disebutkan ada 8 syarat utama, lalu ditambah oleh ulama lain dengan 3 syarat tambahan. Jika seorang calon mujtahid baru memenuhi 9 syarat, maka berapa persen syarat yang sudah terpenuhi dari total syarat yang ada?

a)

60%

b)

70%

c)

75%

d)

81,8%

e)

90%

24.

Seorang peneliti menemukan bahwa di antara 1000 jamaah di suatu daerah, 700 orang bermadzhab Syafi’i, 200 orang bermadzhab Hanafi, 80 orang bermadzhab Maliki, dan 20 orang bermadzhab Hanbali. Berapakah persentase jamaah yang tidak bermadzhab Syafi’i?

a)

20%

b)

25%

c)

30%

d)

35%

e)

40%

25.

KH. Ahmad Shiddiq menyatakan bahwa taqlid adalah mengikuti pendapat ulama yang diyakini kebenarannya sesuai dengan Al-Qur’an dan Hadits. Dari definisi tersebut, manakah implikasi terpenting dari konsep taqlid?

a)

Taqlid mengajarkan agar umat tidak perlu belajar agama lagi

b)

Taqlid melindungi umat awam dari kesalahan dalam beragama

c)

Taqlid berarti kebebasan mengikuti siapa saja tanpa dalil

d)

Taqlid sama dengan mengikuti adat lokal tanpa seleksi

e)

Taqlid hanya berlaku pada masalah akidah, bukan fiqh

26.

Forum Bahtsul Masail di lingkungan Nahdlatul Ulama memiliki fungsi yang sangat strategis, salah satunya adalah melakukan proses penyesuaian terus-menerus terhadap suatu perkembangan yang mewujudkan kelenturan hukum tanpa kehilangan prinsip agama. Konsep kelenturan ini terwujud dalam berbagai mazhab, seperti Al-Istihsan pada Mazhab Hanafi, Al-Mashlahatul Mursalah pada Mazhab Maliki, dan Al-Qiyas pada Mazhab Syafi'i. Manakah pernyataan di bawah ini yang paling tepat menggambarkan dampak logis dari fungsi kelenturan Bahtsul Masail terhadap peran NU dalam konteks kebangsaan kontemporer?

a)

Bahtsul Masail mendorong NU untuk bersikap eksklusif dan hanya fokus pada isu ibadah murni untuk menjaga kemurnian hukum Islam.

b)

Bahtsul Masail berperan memastikan bahwa setiap keputusan hukum hanya menggunakan dalil nashsh (teks) yang eksplisit, menolak segala bentuk istinbath non-tekstual.

c)

Bahtsul Masail memposisikan NU mampu menyeimbangkan antara tuntutan perkembangan politik dan agama, sehingga turut menentukan arah perkembangan politik di Indonesia.

d)

Bahtsul Masail secara struktural hanya menjadi forum musyawarah tingkat Ranting dan Cabang, sehingga keputusannya tidak bersifat aktual dan obyektif secara nasional.

e)

Bahtsul Masail hanya membicarakan masalah keagamaan praktis, menolak membahas isu-isu aktual yang menyangkut bangsa secara keseluruhan.

27.

Keputusan Bahtsul Masail memiliki struktur yang berjenjang. Musyawarah hukum dimulai dari pondok pesantren, kemudian diangkat menjadi keputusan Bahtsul Masail di tingkat Ranting, Cabang, sampai pada Muktamar, sehingga menjadi keputusan yang obyektif dan aktual. Misalkan dalam suatu proses Istinbath Hukum, terdapat empat tahapan forum musyawarah formal yang menghasilkan keputusan resmi NU:

1. Keputusan hasil musyawarah di tingkat Cabang.

2. Keputusan hasil musyawarah di tingkat Ranting.

3. Keputusan hasil musyawarah di tingkat Muktamar.

4. Keputusan hasil musyawarah di tingkat Wilayah (tidak disebutkan, namun berada di antara Cabang dan Muktamar).

Jika jenjang ini divisualisasikan, tentukan urutan yang paling tinggi ke tingkat yang paling rendah dalam hierarki pengambilan keputusan Bahtsul Masail yang bersifat nasional/obyektif/aktual di NU!

a)

3 - 4 - 1 - 2 (Muktamar → Wilayah → Cabang → Ranting)

b)

4 - 3 - 1 - 2 (Wilayah → Muktamar → Cabang → Ranting)

c)

2 - 1 - 3 - 4 (Ranting → Cabang → Muktamar → Wilayah)

d)

3 - 1 - 2 - 4 (Muktamar → Cabang → Ranting → Wilayah)

e)

1 - 2 - 4 - 3 (Cabang → Ranting → Wilayah → Muktamar)

28.

Ulama Ushul dan ulama Fiqih berbeda pendapat tentang boleh tidaknya talfiq. Perbedaan ini bersumber dari masalah boleh tidaknya seseorang berpindah dari satu madzhab ke madzhab lain. Dalam hal ini, teks mengelompokkan ulama ke dalam tiga kelompok utama dengan pandangan yang berbeda: Kelompok 1: Wajib berpegang pada satu madzhab yang dipilih; tidak dibenarkan pindah secara keseluruhan atau sebagian. Kelompok 2: Boleh berpindah madzhab, bahkan jika motivasinya mencari kesenangan/kemudahan. Kelompok 3: Boleh berpindah madzhab untuk mencari kemudahan, asalkan bukan dalam kasus hukum yang disepakati batalnya oleh madzhab asal dan madzhab baru. Jika seorang peneliti mengamati 30 ulama kontemporer dan menemukan bahwa 40% mengikuti Kelompok 1, 30% mengikuti Kelompok 2, dan sisanya mengikuti Kelompok 3, berapakah jumlah ulama yang mengizinkan perpindahan madzhab dengan syarat?

a)

6 ulama

b)

9 ulama

c)

10 ulama

d)

12 ulama

e)

15 ulama

29.

Nahdlatul Ulama (NU) memiliki pandangan yang jelas mengenai pilihan dan perpindahan madzhab. NU memandang bukan suatu keharusan bagi seseorang untuk tetap hanya mengikuti pendapat madzhab tertentu saja. Seseorang boleh berpindah ke madzhab lain jika ada alasan yang kuat, seperti keadaan darurat di suatu daerah yang tidak memungkinkan mengamalkan fatwa madzhab semula. Berdasarkan pandangan NU tersebut, manakah kasus berikut yang paling sesuai dengan kaidah yang dibolehkan oleh NU (pindah madzhab bukan dalam satu unit masalah)?

a)

A. Seorang pengikut Mazhab Syafi'i shalat maghrib menggunakan qunut (Syafi'i) tetapi tidak membaca niat di hati (Hanafi).

b)

B. Seorang pedagang dalam masalah shalat (ibadat) mengikuti Mazhab Hanbali, tetapi dalam masalah jual beli online (muamalat) mengikuti Mazhab Syafi'i.

c)

C. Seorang pelajar Madzhab Maliki berwudhu (satu unit) hanya mengusap sebagian kepala (Syafi'i) dan saat batalnya wudhu ia tidak peduli menyentuh lawan jenis (Maliki).

d)

D. Seorang muqallid berpindah secara keseluruhan dari Mazhab Syafi'i ke Mazhab Hanafi hanya karena Mazhab Hanafi dianggap lebih mudah dalam banyak hal.

e)

E. Seorang muttabi' (muhaqqiq) melakukan tarjih dan memilih dalil yang marjuh hanya untuk mencari kemudahan tanpa alasan darurat.

30.

Apa relevansi ayat tersebut terhadap konteks resolusi jihad NU pada 22 Oktober 1945?

a)

NU mengajarkan perang suci tanpa batas untuk melawan semua non-muslim

b)

NU hanya melegalkan perang defensif ketika umat Islam diserang

c)

NU memerintahkan perang total meskipun melampaui batas kemanusiaan

d)

NU mengajarkan sikap tunduk kepada penjajah agar terhindar dari anarki

e)

NU mendukung perang tetapi hanya bersifat simbolik, bukan fisik

31.

Dalam Pemilu 1955, NU memperoleh 18,4% suara nasional dengan total suara sah sekitar 37,8 juta suara. Berdasarkan data tersebut, kira-kira berapa jumlah suara yang berhasil diraih NU?

a)

4.000.000 suara

b)

5.500.000 suara

c)

6.950.000 suara

d)

7.800.000 suara

e)

8.200.000 suara

32.

Pendidikan dalam Islam dipandang sebagai kewajiban sepanjang hayat. Hal ini sejalan dengan hadis: (Tuntutlah ilmu sejak dari buaian hingga liang lahat). Bagaimana relevansi hadis ini dengan visi LP Ma’arif NU?

a)

Menjadikan pendidikan sebagai sarana politik praktis

b)

Meneguhkan tradisi pendidikan sepanjang hayat melalui lembaga formal dan non-formal

c)

Mengutamakan pendidikan elit perkotaan daripada masyarakat akar rumput

d)

Membatasi pendidikan hanya untuk guru dan santri pesantren

e)

Memisahkan antara pendidikan umum dan agama secara kaku

33.

LP Ma’arif NU menaungi sekitar 21.000 lembaga pendidikan. Jika rata-rata setiap lembaga memiliki 350 siswa, berapakah estimasi jumlah siswa yang terdidik di bawah naungan LP Ma’arif NU?

a)

5.250.000 siswa

b)

6.000.000 siswa

c)

7.350.000 siswa

d)

8.000.000 siswa

e)

8.250.000 siswa

34.

Jika ketinggian hilal pada tanggal 29 Sya’ban hanya 1,5° di atas ufuk dan elongasi bulan-matahari 3°, maka menurut kriteria imkanur rukyah (minimal 2° ketinggian, elongasi 3°), apakah hilal tersebut dapat ditetapkan sebagai awal Ramadhan?

a)

Ya, karena sudah di atas 1°

b)

Ya, karena elongasi sudah 3°

c)

Tidak, karena ketinggiannya belum mencapai 2°

d)

Tidak, karena harus menunggu kesaksian ulama dulu

e)

Ya, karena boleh menggunakan hisab saja

35.

Dalam kitab Fathul Wahab dijelaskan bahwa shalat tarawih pada masa Umar bin Khattab dilaksanakan 20 rakaat. Mengapa warga NU lebih memilih 20 rakaat dibanding 8 rakaat?

a)

Karena mengikuti kebiasaan kerajaan Islam terdahulu

b)

Karena Rasulullah SAW shalat malam selalu 20 rakaat

c)

Karena Umar bin Khattab menetapkannya, lalu diikuti ijma’ sahabat

d)

Karena lebih sedikit dari pada shalat malam biasa

e)

Karena lebih sesuai dengan kemampuan masyarakat Indonesia

36.

Imam Syafi’i berkata: إِنَّمَا الْعِلْمُ مَا يُنْفَعُ، لَيْسَ الْعِلْمُ مَا يُحْفَظُ (Ilmu adalah yang bermanfaat, bukan sekadar yang dihafal). Apa relevansi qaul ini dengan keberadaan Banom NU seperti PERGUNU?

a)

PERGUNU mengajarkan bahwa ilmu hanya boleh diajarkan di pesantren

b)

PERGUNU berfokus agar ilmu yang diajarkan bermanfaat bagi masyarakat

c)

PERGUNU hanya menghafalkan ilmu tanpa praktik social

d)

PERGUNU melarang guru NU mengajar di sekolah negeri

e)

PERGUNU hanya mengurus kesejahteraan materi guru, bukan pengajaran

37.

GP Ansor dan Banser dikenal aktif menjaga keutuhan NKRI. Hal ini sejalan dengan hadis Rasulullah SAW: حُبُّ الْوَطَنِ مِنَ الْإِيمَانِ (Cinta tanah air adalah sebagian dari iman). Apa bentuk implementasi hadis tersebut oleh GP Ansor?

a)

Menjadi organisasi politik praktis dalam pemilu

b)

Menjadi pelopor bela negara, menjaga keamanan umat, dan memperkuat nasionalisme

c)

Mengutamakan kepentingan kelompok di atas kepentingan bangsa

d)

Menggantikan peran TNI–Polri dalam menjaga keamanan

e)

Mengabaikan peran sosial dan lebih berfokus pada bisnis organisasi

38.

Gus Dur berpendapat perempuan boleh menjadi presiden dengan dasar kemaslahatan dan keputusan Ahlul Halli wal Aqdi. Hal ini menunjukkan bahwa NU memandang…

a)

Kepemimpinan perempuan bertentangan dengan Islam

b)

Kepemimpinan perempuan boleh, selama sesuai prinsip syura dan maslahat

c)

Kepemimpinan hanya untuk laki-laki karena kodrat

d)

Kepemimpinan perempuan hanya sebatas kepala keluarga

e)

Perempuan hanya berhak di bidang domestik, bukan publik

39.

Gedung PBNU di Jakarta menjadi pusat kegiatan NU. Apa relevansi keberadaan PBNU terhadap perkembangan zaman?

a)

PBNU menjadi pusat dakwah lintas agama

b)

PBNU sebagai pusat koordinasi kebijakan NU dalam merespons isu keagamaan, sosial, iptek, politik, dan global

c)

PBNU berfungsi hanya sebagai lembaga pendidikan NU

d)

PBNU hanya fokus pada kegiatan kultural dan seni tradisi

e)

PBNU berperan sebagai partai politik utama NU

40.

Apa makna ayat tersebut dalam tradisi dzikir warga NU?

a)

Dzikir hanya dilakukan di waktu tertentu, misalnya malam Jumat

b)

Dzikir menjadi sarana menenangkan hati dan memperkuat iman

c)

Dzikir cukup dilakukan dengan lisan tanpa hati

d)

Dzikir tidak perlu dilakukan berjamaah karena tidak ada tuntunannya

e)

Dzikir hanya dilakukan oleh kalangan tarekat

41.

Gambar di atas menunjukkan jamaah NU melaksanakan Istighosah Kubro. Apa tujuan utama kegiatan tersebut?

a)

Memamerkan kekuatan massa NU

b)

Memohon pertolongan Allah secara kolektif untuk kebaikan bangsa dan umat

c)

Menggantikan kewajiban shalat berjamaah

d)

Menjadikan wirid sebagai hiburan semata

e)

Melaksanakan ritual politik NU

42.

Bagaimana ayat ini menjadi dasar Khitthah NU dalam kehidupan berbangsa?

a)

NU mendorong umat Islam untuk berlomba hanya dalam ibadah mahdhah

b)

NU mengajarkan bahwa amal kebaikan harus dilakukan bersama untuk kemaslahatan bangsa

c)

NU melarang umatnya berkompetisi dalam bidang social

d)

NU hanya fokus pada kegiatan ritual keagamaan

e)

NU menolak keterlibatan dalam pembangunan bangsa

43.

NU didirikan pada tahun 1926. Jika pada tahun 2026 NU memperingati usia 1 abad, maka berapa usia NU ketika Reformasi Indonesia dimulai tahun 1998?

a)

60 tahun

b)

65 tahun

c)

70 tahun

d)

72 tahun

e)

75 tahun

44.

KELAS XII: BAB I KHITTHAH NU 3. Imam Al-Junaid al-Baghdadi berkata: طَرِيقَنَا هَذَا مُقَيَّدٌ بِالْكِتَابِ وَالسُّنَّةِ “Jalan kami ini terikat dengan al-Qur’an dan as-Sunnah.” Bagaimana relevansi qaul ini dengan Khitthah NU?

a)

NU menolak tradisi karena tidak ada dalam Qur’an dan Sunnah

b)

NU membangun sikap moderat dengan tetap berlandaskan al-Qur’an dan Sunnah

c)

NU hanya mengikuti salah satu imam madzhab tanpa mempertimbangkan ijtihad

d)

NU menolak ijma’ dan qiyas dalam beragama

e)

NU membatasi ajarannya hanya untuk kalangan pesantren

45.

Gerakan Mabadi Khaira Ummah dimulai tahun 1935 dan diperbaharui dalam Munas Alim Ulama di Lampung tahun 1992. Berapa tahun jarak antara pelaksanaan pertama dengan penyempurnaannya?

a)

55 tahun

b)

56 tahun

c)

57 tahun

d)

58 tahun

e)

59 tahun

46.

Rasulullah SAW bersabda: إِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلَى الْبِرِّ، وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِي إِلَى الْجَنَّةِ “Sesungguhnya kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan membawa ke surga.” (HR. Bukhari). Apa pesan hadis ini dalam konteks Mabadi Khaira Ummah?

a)

Kejujuran hanyalah akhlak individu, tidak perlu diterapkan dalam organisasi

b)

Kejujuran adalah jalan menuju kebaikan sosial dan keberhasilan umat

c)

Kejujuran hanya berlaku di lingkungan sekolah dan pesantren

d)

Kejujuran hanya diukur dari ucapan, bukan perbuatan

e)

Kejujuran tidak ada hubungannya dengan kehidupan bermasyarakat

47.

Prinsip At-Ta’awun dalam Mabadi Khaira Ummah berarti tolong-menolong dalam kebaikan. Bagaimana implementasi prinsip ini dalam kehidupan bangsa Indonesia?

a)

Mengutamakan kepentingan pribadi di atas kepentingan umum

b)

Gotong royong dalam membangun kemaslahatan bersama tanpa diskriminasi

c)

Menolak bantuan dari non-Muslim meskipun dalam kebaikan

d)

Membatasi kerjasama hanya pada bidang ekonomi

e)

Membolehkan kerjasama meskipun dalam dosa dan pelanggaran

48.

Allah SWT berfirman: يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ (QS. Al-Hujurat: 13) Ayat di atas menjadi dasar ukhuwah dalam NU. Apa makna utama dari perintah lita’ara fu (saling mengenal)?

a)

A. Manusia harus seragam dalam keyakinan agar tercipta persaudaraan

b)

B. Manusia wajib saling mengenal, menghormati, dan membantu meskipun berbeda

c)

C. Perbedaan suku dan bangsa adalah penghalang ukhuwah

d)

D. Persaudaraan hanya berlaku di kalangan muslim

e)

E. Ukhuwah hanya terjadi bila ada kepentingan politik yang sama

49.

Jika NU mulai merumuskan konsep Tri Ukhuwah (Islamiyah, Wathaniyah, Basyariyah) pada tahun 1984, maka pada tahun 2024 konsep ini sudah berjalan selama …

a)

30 tahun

b)

35 tahun

c)

38 tahun

d)

40 tahun

e)

45 tahun

50.

Dalam masyarakat multikultural, NU mengajarkan Ukhuwah Wathaniyah. Bagaimana implementasinya?

a)

Mengutamakan kepentingan golongan di atas kepentingan bangsa

b)

Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa meski berbeda agama, suku, atau budaya

c)

Membatasi interaksi hanya dengan sesama muslim

d)

Menolak keberagaman sebagai sunnatullah

e)

Mengutamakan ukhuwah insaniyah dibanding ukhuwah wathaniyah

51.

Dalam sebuah kegiatan haul wali, hadir 7.500 jamaah. Jika setiap jamaah menyumbang rata-rata Rp20.000, berapa total dana yang terkumpul?

a)

Rp100.000.000

b)

Rp125.000.000

c)

Rp135.000.000

d)

Rp140.000.000

e)

Rp150.000.000

52.

Imam an-Nawawi menjelaskan: وَأَمَّا الْكَرَامَاتُ فَحَقٌّ يُظْهِرُهَا اللهُ تَعَالَى عَلَى أَيْدِي أَوْلِيَائِهِ “Karomah adalah benar adanya, Allah menampakkannya melalui tangan para wali-Nya.” Apa pesan utama dari qaul ini dalam pandangan NU?

a)

Karomah hanyalah mitos yang tidak boleh diyakini

b)

Karomah merupakan tanda kekuasaan Allah melalui para wali

c)

Karomah membuat wali memiliki derajat lebih tinggi dari Nabi

d)

Karomah adalah kemampuan gaib yang bisa dipelajari dengan tirakat khusus

e)

Karomah identik dengan sihir atau klenik dalam masyarakat

53.

Tradisi tabarruk (mengambil berkah) sering dilakukan masyarakat NU di makam wali. Bagaimana sikap yang benar menurut ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah?

a)

Menganggap makam wali sebagai tempat memohon rezeki langsung

b)

Menyakini bahwa wali memiliki kekuatan mandiri tanpa Allah

c)

Menjadikan tabarruk sebagai sarana wasilah untuk mendekat kepada Allah

d)

Melakukan tabarruk untuk mengganti kewajiban ibadah harian

e)

Menjadikan tabarruk sebagai syarat utama memperoleh harta benda

54.

Rasulullah SAW bersabda: كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ أَلَا فَزُورُوهَا فَإِنَّهَا تُذَكِّرُكُمُ الْآخِرَةَ “Dulu aku melarang kalian menziarahi kubur, maka (sekarang) berziarahlah, karena ia dapat mengingatkan kalian kepada akhirat.” Apa makna hadis ini dalam tradisi ziarah NU?

a)

Ziarah kubur dilarang keras karena menyerupai tradisi jahiliyah

b)

Ziarah kubur dianjurkan karena dapat mengingatkan kepada akhirat

c)

Ziarah kubur hanya boleh dilakukan oleh ulama

d)

Ziarah kubur hanya untuk keluarga sendiri

e)

Ziarah kubur tidak ada manfaatnya

55.

Ziarah kubur diperbolehkan karena dapat mengingatkan pada kematian

a)

Ziarah kubur diperbolehkan karena dapat mengingatkan pada kematian

b)

Ziarah kubur wajib dilakukan setiap hari Jumat

c)

Ziarah kubur hanya boleh dilakukan oleh ulama dan kyai

d)

Ziarah kubur dilakukan untuk meminta rezeki langsung dari ahli kubur

56.

Dalam sebuah acara haul wali, hadir 12.000 jamaah. Jika rata-rata setiap jamaah membaca surat Al-Fatihah 3 kali untuk dihadiahkan kepada ahli kubur, berapa total bacaan Al-Fatihah yang terkumpul?

a)

24.000 kali

b)

30.000 kali

c)

32.000 kali

d)

35.000 kali

e)

36.000 kali

57.

Gambar di atas adalah makam KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Tebuireng, Jombang. Apa makna utama ziarah ke makam ulama seperti Gus Dur menurut tradisi NU?

a)

Meminta pertolongan langsung kepada Gus Dur

b)

Menghormati jasa ulama sekaligus mendoakan mereka

c)

Mengganti ibadah wajib dengan doa di makam ulama

d)

Menjadikan makam sebagai tempat mencari pesugihan

e)

Meminta ampun langsung kepada arwah ulama

58.

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Anbiya’ ayat 107: وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِّلْعَالَمِينَ “Dan tidaklah Kami mengutus engkau (Muhammad), melainkan untuk menjadi rahmat bagi semesta alam.” Bagaimana relevansi ayat ini dengan visi perjuangan NU di bidang agama?

a)

Islam dijadikan sebagai dasar formal tunggal bagi sistem sosial-politik negara

b)

Islam harus dipaksakan sebagai ideologi tunggal bangsa Indonesia

c)

Islam dipahami sebagai sumber nilai dan inspirasi untuk rahmatan lil ‘alamin

d)

Islam hanya berlaku dalam ranah ibadah mahdhah, bukan social

e)

Islam harus dipisahkan sepenuhnya dari kehidupan berbangsa

59.

NU berdiri pada tahun 1926, sedangkan keputusan penting NU tentang Pancasila sebagai dasar negara yang final ditetapkan pada Muktamar ke-27 di Situbondo tahun 1984. Berapa tahun jarak antara dua peristiwa penting tersebut?

a)

48 tahun

b)

58 tahun

c)

60 tahun

d)

62 tahun

e)

64 tahun

60.

KH. Hasyim Asy’ari menegaskan: “Cinta tanah air adalah sebagian dari iman.” Bagaimana pesan utama qaul ini dalam kaitannya dengan visi perjuangan NU di bidang politik?

a)

Politik NU harus menolak semua bentuk kerjasama dengan pemerintah

b)

Politik NU diarahkan untuk menjaga persatuan bangsa dalam bingkai NKRI

c)

Politik NU bertujuan membangun khilafah islamiyah global

d)

Politik NU dipusatkan hanya untuk memperkuat kekuasaan partai tertentu

e)

Politik NU tidak boleh bersentuhan dengan Pancasila dan demokrasi

61.

Analisislah bagaimana keyakinan terhadap kebenaran NU dapat secara fundamental menumbuhkan sikap kejujuran pada diri Budi dalam situasi tersebut!

a)

Keyakinan itu membuatnya takut akan sanksi Bahtsul Masail jika melanggar hukum fikih perdagangan.

b)

Kejujuran adalah cerminan dari wawasan al hayaatu kulluhaa 'ibaadah (keseluruhan hidup adalah ibadah) yang mendorong semangat pengabdian luhur dan istiqamah dalam berbuat kebajikan (amal shalih).

c)

Budi hanya ingin membela NU (Al Jihad fi Sabilil Nahdlatil Ulama) dengan cara menjadi pedagang yang terpercaya dan anti-korupsi.

d)

Sikap jujur merupakan implementasi butir-butir Mabadi Khaira Ummah yang sudah ia hafalkan dalam pelajaran Aswaja.

e)

Ia menyadari bahwa sebagai Jam’iyyah Diniyah Ijtima’iyah, NU harus bebas untuk dinilai baik oleh masyarakat.

62.

Perhatikan kutipan teks berikut:

"Sebab keyakinan yang bersifat alami tanpa disertai ilmu akan mudah tergoyahkan oleh perkembangan zaman. Sebagaimana kita ketahui bahwa sebagai Jam'iyah Diniyah Ijtima'iyah, Nahdlatul Ulama bukan bebas nilai, tetapi bebas untuk dinilai. Maksudnya keberadaan NU dan nilai-nilai serta ajaran-ajarannya harus terus menerus dikaji dan dikembangkan agar selalu up to date dan sesuai dengan tuntutan zaman."

Berdasarkan kutipan di atas, apa urgensi utama dari poin Mengembangkan Kajian tentang NU (Al Ma’rifah wal Istiqon bi Nahdlatil Ulama) dalam konteks mempertahankan eksistensi NU di tengah derasnya arus perkembangan zaman?

a)

Untuk memposisikan NU sebagai organisasi yang bebas nilai sehingga bisa diterima semua kalangan, termasuk yang anti-organisasi.

b)

Untuk mengubah ajaran-ajaran Aswaja yang sudah dianggap kuno agar menjadi lebih modern dan sesuai tuntutan zaman.

c)

Sebagai upaya Al Jihad fi Sabili Nahdlatil Ulama dengan mengeliminasi kelompok lain melalui kritik ilmiah.

d)

Sebagai proses pembentukan dan pemantapan keyakinan warga yang didasari ilmu, serta menjaga bobot ilmiah ajaran NU agar selalu relevan (up to date).

e)

Agar warga NU menguasai ilmu-ilmu umum dan melupakan tradisi lama seperti tahlilan dan manaqiban.