wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Sejarah Islam di Indonesia dan Perbankan Syariah

Total questions: 15

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Salah satu teori terkenal tentang masuknya Islam di Indonesia adalah Teori Gujarat. Teori ini menyatakan bahwa Islam masuk ke Nusantara dibawa oleh pedagang dari Gujarat, India, pada sekitar abad ke-13 Masehi. Bukti sejarah yang sering dijadikan dasar utama teori ini adalah...

a)

Kesamaan mazhab Syafi'i yang dianut oleh sebagian besar masyarakat Indonesia dan masyarakat di wilayah Arab.

b)

Adanya penemuan nisan Sultan Malik As-Saleh di Samudra Pasai yang berangka tahun 1297 Masehi.

c)

Catatan perjalanan Marcopolo yang menyebutkan adanya kerajaan Islam di Perlak pada akhir abad ke-13.

d)

Kesamaan corak batu nisan Sultan Malik As-Saleh di Aceh dengan batu nisan di Cambay, Gujarat.

e)

Banyaknya orang India di Jakarta

2.

Berdasarkan bukti-bukti historis dan arkeologis, masa yang paling tepat dianggap sebagai periode pesatnya perkembangan dan penguatan Islam di Nusantara adalah sekitar abad ke- .....

a)

11 Masehi

b)

13 Masehi

c)

14 Masehi

d)

15 Masehi

e)

12 Masehi

3.

Di pelabuhan Gresik, seorang saudagar rempah-rempah bernama Ahmad sering berinteraksi dengan pedagang dari Timur Tengah dan Gujarat. Ahmad tertarik pada ajaran Islam yang mereka sampaikan, terutama tentang konsep tauhid dan kesetaraan. Berdasarkan kisah ini, jalur penyebaran Islam yang paling dominan pada masa awal di Indonesia, seperti yang dialami Ahmad, adalah melalui ...

a)

Pendidikan, karena Ahmad belajar di pesantren yang didirikan pedagang.

b)

Perdagangan, karena interaksi terjadi di pelabuhan antara saudagar lokal dan pedagang asing.

c)

Pemerintahan, karena Ahmad diangkat menjadi pejabat kesultanan Islam.

d)

Seni dan Budaya, karena saudagar menyukai wayang.

e)

Peperangan, karena pedagang asing memaksa Ahmad untuk memeluk Islam.

4.

Seorang guru spiritual bernama Kyai Surodi ingin menyebarkan ajaran Islam di daerah pedalaman Jawa yang masih kental dengan tradisi Hindu-Buddha. Untuk menghindari konflik dan mempermudah penerimaan, Kyai Surodi menggunakan media pertunjukan wayang kulit dan memasukkan nilai-nilai tauhid ke dalam cerita-ceritanya. Metode penyebaran Islam yang dilakukan Kyai Surodi ini paling erat kaitannya dengan peran salah satu Walisongo, yaitu ....

a)

Sunan Ampel

b)

Sunan Kudus

c)

Sunan Bonang

d)

Sunan Muria

e)

Sunan Kalijaga

5.

Pada abad ke-13, sebuah bandar dagang di ujung utara Sumatera menjadi ramai dikunjungi kapal-kapal dari India, Arab, dan Tiongkok. Para pedagang Muslim di sana membentuk komunitas yang kuat dan kemudian mendirikan kerajaan Islam pertama di Nusantara. Kerajaan ini menjadi bukti awal formalisasi kekuasaan Islam di Indonesia. Kerajaan yang dimaksud dalam cerita ini adalah ....

a)

Kesultanan Demak

b)

Kesultanan Samudera Pasai

c)

Kesultanan Mataram

d)

Kesultanan Pajang

e)

Kesultanan Gowa dan Talo

6.

Di sebuah desa pesisir, seorang ulama terkemuka dari Jawa Timur menikahi putri seorang kepala desa yang dihormati. Pernikahan ini tidak hanya menyatukan dua keluarga, tetapi juga secara perlahan membuat keluarga besar kepala desa dan masyarakat sekitarnya tertarik untuk memeluk Islam. Fenomena ini menunjukkan bahwa salah satu cara penyebaran Islam yang efektif di Indonesia adalah melalui jalur ....

a)

Politik, karena ulama tersebut menjadi raja desa.

b)

Pendidikan, karena kepala desa mendirikan sekolah agama.

c)

Perkawinan/Sosial, karena terbentuknya ikatan keluarga yang menjadi model dan menarik bagi masyarakat lokal.

d)

Perdagangan, karena mahar pernikahan berupa rempah-rempah.

e)

Seni dan Budaya, karena ulama itu mahir dalam tari.

7.

Seorang arsitek diminta untuk merancang masjid di ibu kota kerajaan Islam baru di Jawa. Raja berpesan agar bangunan masjid tetap menghormati tradisi lokal, sehingga arsitek tersebut memutuskan untuk membuat atap berbentuk tumpang (bertingkat-tingkat) yang menyerupai bangunan pura Hindu, tetapi tanpa patung. Keputusan arsitek ini merefleksikan konsep .....

a)

Kolonialisme, karena meniru arsitektur asing.

b)

Modernisme, karena menggunakan teknologi konstruksi baru.

c)

Sinkretisme, karena mencampur ajaran agama yang berbeda secara teologis.

d)

Akulturasi/Asimilasi Budaya, karena terjadi perpaduan antara unsur Islam dan unsur kebudayaan lokal (Hindu-Buddha).

e)

Fundamentalisme, karena menolak segala bentuk budaya lokal.

8.

oko, seorang pemuda dari keluarga petani, ingin memperdalam ilmu agama Islam secara menyeluruh, dari fiqih, tafsir, hingga tasawuf. Ia memutuskan untuk tinggal dan belajar langsung dari seorang kyai di sebuah asrama yang menjadi pusat pembelajaran agama Islam tradisional. Di tempat ini, ia juga berinteraksi dengan santri dari berbagai daerah. Lembaga pendidikan Islam yang diikuti oleh Joko ini dikenal dengan nama .....

a)

Majelis Taklim, karena ini adalah forum pengajian non-formal.

b)

Madrasah, karena menawarkan kurikulum formal Kementerian Agama.

c)

Pesantren, yang merupakan lembaga pendidikan Islam tradisional dengan sistem asrama dan kyai sebagai pengajar utama.

d)

Suro, karena ini adalah nama bulan dalam kalender Jawa Islam.

e)

Meunasah, karena ini adalah istilah untuk institusi di Aceh.

9.

Setiap tahun, Kesultanan Yogyakarta dan Surakarta menggelar perayaan yang meriah untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Acara ini melibatkan keramaian, pasar malam, dan upacara adat yang sudah berlangsung turun-temurun, di mana masyarakat berkumpul dan bersedekah. Tradisi perayaan maulid yang terkenal di Jawa ini dinamakan .....

a)

Nyepi

b)

Grebek

c)

Hajatan

d)

Tahlilan

e)

Haul

10.

Seorang ulama dari Persia datang ke pesisir Jawa dan menyebarkan ajaran Islam dengan menekankan aspek kedekatan spiritual dengan Tuhan (Tuhan). Pendekatan ini membuat Islam mudah diterima oleh masyarakat lokal yang sebelumnya sudah memiliki konsep mistik. Aliran dalam Islam yang menekankan dimensi spiritual, etika, dan penyucian diri ini dikenal sebagai ....

a)

Sufisme/Tasawuf, yang menekankan pada penyucian jiwa dan pencapaian kedekatan dengan Tuhan.

b)

Syariah, yang merujuk pada seluruh hukum Islam yang bersumber dari Al-Qur'an dan Sunnah.

c)

Hadis, yang berfokus pada perkataan dan perbuatan Nabi Muhammad SAW.

d)

Fiqih, yang berfokus pada hukum dan tata cara ibadah formal.

e)

Tauhid, yang berfokus pada keesaan Allah.

11.

Pada abad ke-15, Kesultanan Ternate dan Tidore berkembang pesat sebagai kekuatan maritim di Indonesia bagian timur, didukung oleh perdagangan rempah-rempah yang melimpah (cengkeh dan pala). Kedua kesultanan ini juga menjadi benteng pertahanan Islam di timur Nusantara dari pengaruh penjajah Eropa. Faktor utama yang mendorong pesatnya Islamisasi dan kekuatan kedua kesultanan ini adalah ......

a)

Keberhasilan mengalahkan seluruh kerajaan di Jawa secara militer.

b)

Perdagangan rempah-rempah dan posisi strategis di jalur pelayaran global.

c)

Pendirian banyak universitas Islam yang menyaingi universitas di Timur Tengah.

d)

Penemuan ladang minyak bumi yang besar di pulau Halmahera.

e)

Sistem irigasi pertanian yang canggih.

12.

Raja Agung, seorang Sultan Mataram Islam, selalu menyelaraskan kebijakan pemerintahannya dengan ajaran Islam, namun ia juga berusaha mempertahankan unsur-unsur tradisi Jawa yang sudah ada. Ia menerapkan konsep 'Raja sebagai Khalifatullah' (Wakil Allah di muka bumi) yang menunjukkan adanya legitimasi spiritual dalam kekuasaannya. Konsep ini mencerminkan integrasi antara ....

a)

Kapitalisme dan Feodalisme.

b)

Sekularisme dan Demokrasi.

c)

Agama (Islam) dan Politik/Kekuasaan Tradisional Jawa.

d)

Militerisme dan Kolonialisme.

e)

Globalisasi dan Nasionalisme.

13.

Pak Ali ingin membeli sebuah sepeda motor baru seharga Rp 20.000.000, namun ia tidak memiliki dana tunai yang cukup. Ia mendatangi Bank Syariah 'A' dan bank tersebut setuju untuk membelikan motor tersebut terlebih dahulu, kemudian menjualnya kembali kepada Pak Ali dengan harga total Rp 25.000.000 (termasuk margin keuntungan bank) yang akan dicicil selama 3 tahun. Akad pembiayaan yang digunakan dalam transaksi ini, di mana bank bertindak sebagai penjual dan nasabah sebagai pembeli, adalah...

a)

Ijarah

b)

Mudharabah

c)

Musyarakah

d)

Qardh

e)

Murabahah

14.

Ibu Rina memiliki dana lebih dan memutuskan untuk menempatkannya pada produk Deposito Mudharabah di Bank Syariah 'B'. Dalam akad ini, Ibu Rina bertindak sebagai pemilik dana (*shahibul maal*), sedangkan Bank 'B' bertindak sebagai pengelola dana (*mudharib*). Keuntungan dari pengelolaan dana tersebut akan dibagi antara Ibu Rina dan Bank 'B' berdasarkan nisbah (proporsi) yang disepakati di awal. Prinsip utama yang mendasari pembagian keuntungan ini adalah...

a)

Imbalan dalam bentuk hadiah tanpa perjanjian

b)

Bunga (Interest)

c)

Bagi hasil (Profit Sharing)

d)

Fee/upah atas jasa penyimpanan dana

e)

Nisbah keuntungan tetap, terlepas dari hasil usaha

15.

Pak Edo memiliki usaha bengkel dan membutuhkan peralatan mesin baru. Untuk menghemat modal, ia memilih untuk tidak membeli mesin tersebut, melainkan menyewa dari Bank Syariah 'E' untuk jangka waktu 5 tahun. Setelah masa sewa berakhir, mesin tersebut akan menjadi milik Pak Edo sesuai perjanjian di awal. Skema pembiayaan yang memadukan sewa (*Ijarah*) dengan opsi kepemilikan di akhir masa sewa (*Tamlik*) ini dikenal sebagai...

a)

Musyarakah

b)

Rahn

c)

Kafalah

d)

Ijarah

e)

Syirkah