wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Try Out TKA biologi Metabolisme, biodiversitas dan ekosistem

Total questions: 12

Worksheet time: 18mins

Name
Class
Date
1.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas enzim lipase pankreas manusia pada berbagai variasi pH. Ekstrak enzim lipase pankreas dimurnikan dan diuji aktivitas katalitiknya dalam memecah substrat trigliserida. Data aktivitas enzim (dalam % aktivitas maksimum) yang diperoleh adalah sebagai berikut:

Penelitian ini juga mengamati bahwa getah pankreas yang mengandung ion bikarbonat (HCO₃⁻) secara efektif menetralkan kondisi asam dari lambung, menciptakan lingkungan dengan pH sekitar 7.5-8.0 di dalam duodenum.

Berdasarkan data pada jurnal tersebut, analisis yang tepat mengapa proses pencernaan lemak dapat berjalan secara optimal di dalam usus halus (duodenum)?

a)

Lipase pankreas mencapai aktivitas tertingginya karena sisi katalitik enzim bekerja optimal pada suasana netral yang dipertahankan oleh sekresi bikarbonat.

b)

Lingkungan duodenum yang bersifat basa kuat mengaktifkan sisi alosterik lipase sehingga efisiensi pemecahan lemak meningkat

c)

Asam lambung yang mencapai duodenum langsung mengaktivasi proenzim lipase menjadi enzim aktif pada pH rendah

d)

Sisi alosterik enzim lipase mengalami perubahan konformasi dan mengikat ion HCO₃⁻ yang berfungsi sebagai kofaktor

e)

pH asam dari lambung merupakan kondisi ideal untuk kerja lipase pankreas, sehingga pencernaan lemak tetap efisien

2.

Perhatikan tabel berikut yang menunjukkan pengaruh berbagai aktivator logam terhadap suhu optimum dan aktivitas maksimum enzim fibrinolitik dari Pseudomonas aeruginosa TS 6.4.

Berdasarkan data tersebut, manakah pernyataan yang tidak sesuai?

a)

Suhu optimum enzim tanpa aktivator adalah 40°C

b)

Aktivitas maksimum enzim dengan Mn²⁺ adalah 1,6 U/mL.

c)

Zn²⁺ menyebabkan suhu optimum enzim menjadi lebih tinggi daripada tanpa aktivator.

d)

Ca²⁺ meningkatkan aktivitas maksimum enzim sebesar 0,7 U/mL dibandingkan tanpa aktivator

e)

Mg²⁺ meningkatkan suhu optimum enzim sebesar 5°C

3.

Katalase adalah enzim yang terdapat pada sel tumbuhan dan hewan. Enzim ini mengkatalisis pemecahan hidrogen peroksida (H2O2) menjadi air (H2O) dan oksigen (O2). Oksigen yang dihasilkan akan membentuk busa. Tinggi busa yang terbentuk dapat diukur untuk menentukan aktivitas katalase. Sekelompok siswa melakukan penyelidikan aktivitas katalase pada jaringan kentang yang dimasak dan tidak dimasak. Langkah-langkah percobaan: 1) Membuat dua potongan kentang dengan bentuk dan ukuran yang sama. 2) Memasukkan 5 cm³ larutan hidrogen peroksida 3% ke dalam tabung reaksi berlabel kentang dimasak. 3) Memasukkan 5 cm³ larutan hidrogen peroksida 3% ke dalam tabung reaksi berlabel kentang tidak dimasak. 4) Memasukkan salah satu potongan kentang ke dalam gelas berisi air panas selama lima menit. 5) Mengeluarkan potongan kentang dari air panas, lalu memasukkannya ke dalam tabung reaksi berlabel kentang dimasak. 6) Memasukkan potongan kentang mentah ke dalam tabung reaksi berlabel kentang tidak dimasak. 7) Membiarkan kedua potongan kentang berada dalam larutan hidrogen peroksida selama dua menit, kemudian mengukur tinggi busa yang terbentuk pada masing-masing tabung reaksi. Berdasarkan ilustrasi tersebut, pilihlah jawaban yang benar untuk setiap pernyataan berikut (jawaban benar lebih dari satu)

a)

Memasak kentang dengan air panas dapat mengubah struktur enzim katalase.

b)

Tabung reaksi berisi kentang yang dimasak diprediksi menghasilkan busa lebih tinggi daripada kentang yang tidak dimasak.

c)

Aktivitas enzim katalase lebih tinggi pada kentang yang tidak dimasak dibandingkan kentang yang dimasak.

d)

Menggunakan potongan kentang dengan bentuk dan ukuran yang sama pada tiap percobaan merupakan upaya mengontrol variabel.

e)

Lama waktu perendaman kentang dalam larutan hidrogen peroksida tidak memengaruhi hasil percobaan.

4.

Perhatikan skema respirasi aerob berikut!

Pada gambar di atas, terdapat beberapa tahapan penting dalam proses respirasi sel. Jika tempat berlangsungnya reaksi biokimia pada tahap Z mengalami kerusakan , maka bagaimana dampak yang terjadi sehubungan dengan energi yang dihasilkan dari  proses katabolisme tersebut?

a)

ATP dari glikolisis meningkat untuk menggantikan energi yang hilang dari siklus Krebs dan transfer elektron

b)

ATP dari glikolisis tetap sama, ATP dari siklus Krebs meningkat, sedangkan transfer elektron berhenti total

c)

ATP dari glikolisis tetap dihasilkan  ,  NAD⁺/FAD tidak bisa  didaur ulang, dan transfer elektron tidak berjalan optimal

d)

ATP dari glikolisis hilang, ATP dari siklus Krebs tetap, dan transfer elektron menurun sedikit.

e)

ATP dari semua tahapan meningkat karena kerusakan tersebut  memicu percepatan metabolisme glukosa

5.

Perhatikan data hasil penelitian sederhana tentang kadar glukosa dan etanol pada proses fermentasi tape ketan selama 6 hari berikut ini:

Berdasarkan gambar histogram di atas, manakah pernyataan berikut yang sesuai? Pilih semua jawaban yang Benar dari 5 pernyataan berikut ini! Jawaban benar lebih dari satu.

a)

Penurunan kadar glukosa menunjukkan bahwa glukosa digunakan sebagai substrat utama dalam proses fermentasi anaerob oleh mikroorganisme

b)

Peningkatan kadar etanol dari hari ke-0 hingga hari ke-6 menunjukkan hasil akhir fermentasi alkohol yang dilakukan oleh ragi

c)

Jika efisiensi konversi glukosa menjadi etanol adalah 50%, maka pada hari ke-4 sekitar 37,5 g glukosa telah dikonversi menjadi 35 g etanol

d)

Proses ini Proses ini menghasilkan energi dalam bentuk 36 ATP per molekul glukosa, sehingga dapat mendukung pertumbuhan cepat mikroorganisme

e)

Data histogram mendukung bahwa fermentasi tape adalah contoh respirasi anaerob yang menghasilkan produk utama berupa etanol dan sedikit CO₂.

6.

Di sebuah laboratorium dilakukan pengujian efisiensi energi pada berbagai kondisi pencahayaan untuk tanaman selada. Hasilnya menunjukkan bahwa pada intensitas cahaya yang sangat tinggi, laju fotosintesis justru menurun, meskipun kadar CO2 di lingkungan laboratorium dijaga optimal. Faktor apa yang paling mungkin menyebabkan penurunan laju fotosintesis pada intensitas cahaya tinggi tersebut?

a)

Kekurangan CO2

b)

Kekurangan air

c)

Kerusakan klorofil

d)

Suhu terlalu rendah

e)

Penguapan terlalu tinggi

7.

Pada kondisi lingkungan tropis yang panas kering dan cahaya tinggi, disarankan para petani menanam tanaman jagung, tebu, sorgum dibandingkan dengan menanam gandum, bayam, kacang tanah. Pernedaan pada beberapa jenis tanaman tersebut berkaitan dengan mekanisme fotosintesis yang disebut sebagai tanaman C4 dan C3. Keterangan di bawah ini  merupakan alasan yang tepat untuk menjelaskan saran tersebut adalah ....

a)

PEP karboksilase memiliki afinitas lebih tinggi terhadap O2 dibandingkan CO2

b)

PEP karboksilase bekerja cepat mengikat CO2 sehingga mengurangi fotorespirasi

c)

Rubisco bekerja lebih efektif pada tanaman C4 dibandingkan tanaman C3

d)

Tanaman C4 tidak membutuhkan cahaya matahari tinggi

e)

Tanaman C4 hanya berfotosintesisi pada malam hari

8.

Di kawasan hutan dataran tinggi Papua, ditemukan penurunan tajam populasi burung cendrawasih (Paradisaea rudolphi) akibat perburuan liar untuk dijadikan hiasan dan maskot budaya. Pemerintah daerah bersama lembaga adat dan NGO (Non-Governmental Organization) internasional merancang program konservasi berbasis komunitas yang mencakup:

−      Pelarangan perburuan burung cendrawasih yang diperkuat hukum adat dan sanksi lokal.

−      Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan kerajinan tangan dan budidaya tanaman hias endemik.

−      Pembangunan ekowisata berbasis pengamatan burung liar yang melibatkan pemuda adat sebagai pemandu.

−      Penangkaran cendrawasih di luar habitat alami untuk tujuan edukasi dan pariwisata.

−      Promosi global budaya Papua dengan tetap menampilkan bulu cendrawasih asli sebagai simbol warisan budaya.

Strategi yang paling tepat dan berkelanjutan dalam pelestarian keanekaragaman hayati berdasarkan kasus di atas adalah: (pilih semua jawaban yang benar)

a)

Pelarangan berbasis hukum adat, karena dapat memperkuat kepatuhan masyarakat setempat secara sosial dan budaya

b)

Pemberdayaan ekonomi lokal, karena mengalihkan sumber penghasilan masyarakat dari perburuan ke kegiatan ramah lingkungan

c)

Ekowisata berbasis pengamatan burung, karena meningkatkan kesadaran global tanpa mengganggu populasi satwa liar

d)

Penangkaran di luar habitat alami, karena dapat memperkenalkan burung cendrawasih secara lebih luas ke dunia

e)

Promosi budaya dengan penggunaan bulu asli, karena menunjukkan pelestarian budaya lokal yang otentik

9.

Di daerah pertanian dataran tinggi, petani membudidayakan tanaman kubis dari varietas yang berbeda. Beberapa kubis memiliki daun ungu kehijauan, sementara yang lain berdaun hijau cerah. Semua tanaman ditanam dalam satu lahan dan termasuk dalam satu spesies. Selain itu, di daerah tersebut juga tumbuh tanaman kentang, wortel, dan buncis, serta hidup beberapa jenis serangga penyerbuk dan burung pemakan serangga.

Tingkat keanekaragaman hayati yang paling tepat untuk menggambarkan kondisi tanaman kubis di lahan tersebut adalah...

a)

Spesies, karena kubis, wortel, dan buncis hidup berdampingan dalam satu komunitas

b)

Genetik, karena lahan pertanian memiliki banyak jenis tumbuhan berdaun lebar

c)

Genetik, karena ada variasi bentuk dan warna daun dalam satu spesies kubis

d)

Ekosistem, karena tanaman dan hewan berinteraksi di lingkungan pertanian

e)

Spesies, karena semua tanaman ditanam dalam satu lahan yang sama

10.

Perhatikan gambar berikut

Panah pada gambar menunjukkan arah aliran energi antarorganisme dalam suatu ekosistem darat.

Berdasarkan gambar tersebut, pernyataan manakah yang paling tepat mengenai peran organisme dalam transfer energi dan susunan jaring-jaring makanannya?


a)

Burung dan tikus berperan sebagai produsen karena menjadi sumber energi bagi ular dan elang

b)

Kelinci dan kambing berada pada tingkat trofik yang sama karena keduanya memperoleh energi langsung dari produsen

c)

Elang memperoleh energi langsung dari tumbuhan karena berada di puncak jaring-jaring makanan

d)

Ular dan burung berada di tingkat trofik yang sama karena sama-sama memangsa tumbuhan

e)

Kucing liar berperan sebagai konsumen primer karena mendapatkan energi langsung dari produsen

11.

Seorang siswa menemukan dua organisme yang hidup berdampingan pada pepohonan. Organisme pertama tampak tak berwarna, habitus menyerupai benang beranyam yang hidup menempel pada pohon, sedangkan organisme kedua berwarna hijau, struktur seperti handuk bagian ujung mirip daun dan bagian bawah mirip akar dan juga menempel pada pohon. Saat diamati lebih lanjut, organisme pertama tersebut tidak memiliki akar, batang, atau daun sejati. Sebaliknya, organisme kedua memiliki struktur yang mirip dengan batang dan daun karena berwarna hijau.

 

Berdasarkan ciri-ciri yang disebutkan, bagaimana seharusnya siswa tersebut mengelompokkan kedua organisme ini ke dalam taksonominya, dan mengapa?

a)

Keduanya dikelompokkan ke dalam Kingdom Plantae karena sama-sama menempel pada pohon

b)

Organisme pertama adalah jamur, dapat dimasukkan kedalam Kingdom Fungi, sedangkan organisme kedua Adalah lumut, dimasukkan ke Kingdom Plantae, berdasarkan cara memperoleh nutrisinya

c)

Jamur dan lumut sama-sama dikelompokkan ke dalam Kingdom Fungi karena keduanya tidak memiliki akar sejati

d)

Jamur dimasukkan ke Kingdom Plantae karena menempel di pohon, sedangkan lumut dimasukkan ke Kingdom Fungi karena tidak memiliki bunga

e)

Keduanya dikelompokkan ke dalam Kingdom Animalia karena tidak memiliki sel

12.

Seorang peneliti mengamati tiga spesies hewan:

  • Spesies X: Memiliki sayap, bulu, dan paruh.

  • Spesies Y: Memiliki sayap, bulu, dan paruh, serta mampu terbang.

  • Spesies Z: Memiliki sayap, paruh, dan sisik, serta tidak bisa terbang.

Berdasarkan ciri-ciri morfologis tersebut, berilah tanda centang (✅) pada pernyataan yang benar tentang hubungan kekerabatan ketiga spesies tersebut.

a)

Spesies X dan Spesies Y memiliki kekerabatan yang lebih dekat dibandingkan Spesies X dan Spesies Z

b)

Spesies X, Y, dan Z dapat dikelompokkan dalam satu ordo yang sama karena semuanya memiliki sayap

c)

Ketiga spesies tersebut dapat dimasukkan ke dalam kelas yang berbeda

d)

Keberadaan sayap pada ketiganya adalah hasil evolusi konvergen

e)

Spesies X dan Y dapat dikelompokkan dalam famili yang sama, tetapi Z berada di famili yang berbeda