NEW
Font size
WorksheetsUlangan Harian Anekdot
Total questions: 50
Worksheet time: 36mins
Berikut yang termasuk struktur teks anekdot adalah ...
Abstrak, orientasi, krisis, reaksi dan koda
Abstrak, orientasi, aksi, krisis dan koda
Abstrak, orientasi, reaksi, krisis dan kode
Abstrak, orientasi, aksi, krisis dan koda
Abstrak, organisasi, aksi, krisis, dan koda
kalimat retoris adalah
kalimat yang tidak memerlukan jawaban
kalimat yang tidak mengandung unsur perintah
kalimat yang hanya menggunakan konjungsi
kalimat yang perlu menggunakan jawaban
kalimat yang mengandung unsur tanya
Suatu hari, Budi dalam perjalanan pulang dengan mengendarai sebuah mobil. Saat itu, malam hari dan hujan turun dengan lebat. Sial bagi budi, lampu depan mobilnya padam.
Karena tidak ada penerangan yang cukup, Budi mengikuti lampu belakang mobil di depannya.
Tiba-tiba mobil yang diikuti Budi berhenti mendadak, dan mengakibatkan Budi menabrak mobil tersebut.
Budi : "Ini bukan salah saya, salah kamu yang berhenti mendadak!" (sambil menantang)
Sopir : "Itu jelas salahmu!"
Budi : "Kok bisa, jelas-jelas kamu yang berhenti mendadak!" (masih dengan nada menantang)
Sopir : "Kamu kira ini di mana? Di sini kan garasi rumahku!"
Nilai didik pada kutipan anekdot tersebut adalah ...
Emosi harus terkendali saat menghadapi persoalan
Jangan lekas marah kepada orang lain jika belum tahu persoalan yang sebenarnya
Semua orang tidak boleh marah
Seorang sopir yang marah
Budi seorang pemarah
Andi kehilangan sepeda motor, kemudian melapor ke kantor polisi setempat. Setelah tiga bulan berlalu, Andi belum juga mendapat kabar dari kepolisian. Akhirnya, Andi memutuskan pergi ke kantor polisi untuk menanyakan nasib motornya. Setelah sampai di kantor polisi, Andi merasa senang karena mendapat keterangan bahwa motornya sudah ditemukan. Andi ingin segera membawa pulang motor kesayangannya tersebut.
"Bolehkah saya membawa pulang motor tersebut, Pak?"
tanya Andi kepada petugas.
"Boleh, Nak. Asal kamu tahu diri." Jawab petugas.
"Oh iya. Saya mengucapkan terima kasih, Pak." Sambil berjabat tangan dan menerima surat keterangan. Petugas tersebut menyerahkan berkas penerimaan dengan berat.
Penyebab kelucuan anekdot tersebut adalah ...
Andi kehilangan sepeda motor
Setelah tiga bulan tidak ada kabar dari kepolisian
Andi mendapat kabar nahwa motornya sudah ditemukan
Petugas polisi mendapatkan upah terima kasih dari Andi
Petugas menyerahkan berkas dengan berat hati
Andi kehilangan sepeda motor, kemudian melapor ke kantor polisi setempat. Setelah tiga bulan berlalu, Andi belum juga mendapat kabar dari kepolisian. Akhirnya, Andi memutuskan pergi ke kantor polisi untuk menanyakan nasib motornya. Setelah sampai di kantor polisi, Andi merasa senang karena mendapat keterangan bahwa motornya sudah ditemukan. Andi ingin segera membawa pulang motor kesayangannya tersebut.
"Bolehkah saya membawa pulang motor tersebut, Pak?"
tanya Andi kepada petugas.
"Boleh, Nak. Asal kamu tahu diri." Jawab petugas.
"Oh iya. Saya mengucapkan terima kasih, Pak." Sambil berjabat tangan dan menerima surat keterangan. Petugas tersebut menyerahkan berkas penerimaan dengan berat.
Sindiran yang terdapat dalam anekdot tersebut adalah ...
Tempat parkir menjadi pusat pencurian sepeda motor
Hendaknya menjaga keamanan barangnya sendiri-sendiri
Petugas kepolisian seharusnya tidak melakukan pungutan liar dalam melayani masyarakat
Ucapan terimakasih sangat berarti bagi petugas
Kehilangan motor merupakan pengalaman yang berharga
PUNTUNG ROKOK
Singapura termasuk salah satu negara yang bersih. Siapa pun yang membuang sampah sembarangan bisa didenda, meskipun hanya membuang puntung rokok. Suatu ketika Azam sedang berlibur, tetapi tampaknya ia tak tahu akan adanya peraturan itu. Ia merokok sendirian sambil duduk di bangku. Karena rokoknya sudah hampir habis, ia membuang puntung rokoknya begitu saja dan jatuh persis di sisi kaki kirinya.
Tanpa disangka-sangka, tiba-tiba datang petugas dan menegur Azam dengan suara tegas, "Tahukah Anda bahwa Anda telah melakukan pelanggaran?"
"Tidak tahu. Apa gerangan yang telah saya perbuat?" jawab Azam.
"Anda telah membuang sampah sembarangan, yaitu puntung rokok," tegas petugas itu.
Dengan sigap Azam menjawab, "Oh... Maaf terjatuh."
Lalu, diambilnya puntung rokok itu serta langsung diisapnya lagi. Petugas itu hanya terbelalak keheranan. Kemudian, ia pergi meninggalkan Azam.
Isi dari teks anekdot tersebut ...
Perlunya aturan membuang sampah.
Singapura adalah salah satu negara yang bersih.
Menyindir orang yang tidak menaati aturan membuang sampah.
Denda terhadap kesalahan membuang sampah sembarangan.
Petugas yang heran dengan sikap Azam.
Bagian orientasi pada teks anekdot berisi tentang ...
bagian yang memperlihatkan tanggapan atau respons dari suatu masalah
bagian yang menjelaskan mengenai masalah utama
bagian akhir teks yang memberikan simpulan
bagian yang menunjukkan awal kejadian cerita/latar belakang cerita
bagian yang menunjukkan penyelesaian masalah
Kita dapat memahami teks anekdot dan dapat memanfaatkannya sebagai sarana untuk….
Memperbanyak masalah
Mempertahankan bangsa agar berpegang teguh terhadap pancasila
Memperoleh ilmu pengetahuan
Menyampaikan kritik terhadap persoalan yang sedang di hadapi melalui sindiran
Susunlah anekdot berikut ini sesuai dengan strukturnya!
1. Bu guru pun tersenyum
2. Siapa yang bisa membuat perumpamaan bagi penegakan hukum di negeri kita? Tanya Bu guru di depan kelas.
3. Bu guru bertanya kenapa disebut hukum kantong kresek
4. Tidak lama kemudian seorang anak menjawab dengan lantang
5. Hukum kantong kresek Bu, kata anak itu.
6. Hanya bisa menyelesaikan kasus kecil Bu, kalau kasus besar tidak pernah muat.
1-2-3-4-5-6
2-4-5-3-6-1
2-4-3-5-1-6
1-2-4-5-3-6
3-2-1-4-5-6
Amati teks berikut ini!
Teks 1
Seekor kutu tinggal padatanduk banteng. Setelah ada di sana sekian lama dan merasa ingin pindah, dia kemudian bertanya pada banteng apakah sang banteng memang ingin pindah.
“Aku tak tahu kapan kau datang, jawab si banteng, “kurasa aku pun tak perlu memberi peringatan saat kau pergi.”
Teks 2
Sejak bertemu dengan dia, hidupku menjadi lebih berarti. Setiap hari aku mendapatkan wejangan-wajangan darinya. Salah satunya adalah wejangan bagaimana cara menikmati hidup agar tidak tamak dan selalu bersyukur. “Seandainya bisa, manusia pasti akan menggenggam dunia,” katanya suatu saat.
Teks 3
Saudara-saudara yang saya hormati,
beberapa hari yang lalu, masyarakat sedang merayakan pesta demokrasi—memilih presiden dan wakil presiden secara langsung. Saya berharap, siapapun yang menjadi presiden dan wakil presiden, kita harus berlapang dada untuk menerima segala kebijakannya.
Yang termasuk teks anekdot adalah….
teks 1
teks 2
teks 3
teks 1 dan 2
teks 2 dan 3
Bacalah teks berikut ini!
Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas. “ Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir”jelasnya. “Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto. Fotonya nanti ditempel di buku tugas dan berikan deskripsi”. Tiba-tiba seorang anak berkomentar.”Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir”. Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa.
Pada anekdot tersebut, reaksi yang menjadi koda adalah …
Tiba-tiba seorang anak berkomentar.
Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa.
Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir”jelasnya
Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya
Fotonya nanti ditempel di buku tugas dan berikan deskripsi
Berikut ini , yang termasuk teks anekdot adalah….
Harimau (Panthera tigris) digolongkan ke dalam mamalia, yaitu binatang yang menyusui. “Kucing besar”itu adalah hewan pemangsa dan pemakan daging. Harimau dapat mencapai tinggi 1,5 meter, panjang 3,3 meter, dan berat 300 kilogram. Bulunya berwarna putih dan cokelat keemasan-emasan dengan belang atau loreng berwarna hitam
Saudara-saudara yang saya hormati, Beberapa hari yang lalu, masyarakat sedang merayakan pesta demokrasi—memilih presiden dan wakil presiden secara langsung.Saya berharap, siapapun yang menjadi presiden dan wakil presiden, kita harus berlapang dada untuk menerima segala kebijakannya.
Pernahkah Anda membuat SIM, misalnya SIM C? Mengurus SIM tentu memerlukan waktu dan biaya. Tulisan ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dalam mengurus SIM C dengan jalan yang benar.
Perdagangan bebas yang diusung oleh sebuah negara dipastikan dapat menguntungkan atau merugikan negara yang bersangkutan. Dampak negatif kebijakan politik negara di sektor ekonomi ini mudah kita temukan di Indonesia.
Ibu-ibu sedang kerja bakti membersihkan jalan desa pada pagi hari. Suasana terkesan ramai, obrolan seputar harga, gosip, dan anak. “Wah, bulan ini banyak pangeluaran. Anak saya masuk kuliah dan adiknya masuk SMA,” kata Bu Tini “Semua ternak saya, saya sekolahkan Bu biar pintar” sambung Bu Tini “He..he..he” tawa Bu Romlah renyah Mereka pun melanjutkan membersihkan rumput di kanan dan kiri
Salah satu tujuan dari dibuatnya teks anekdot adalah untuk….
mengetahui kemampuan seseorang dalam berkarya
menghibur pembacanya
menghilangkan stress
refresing dari berbagai aktivitas
mengetahui kehidupan manusia sesungguhnya
Bagian yang menunjukkan konflik cerita disebut….
Abstraksi
Orientasi
Krisis
Reaksi
Koda
Bagian yang menunjukkan situasi awal cerita disebut ….
Abstraksi
Orientasi
Krisis
Reaksi
Koda
Bagian yang menunjukkan tanggapan tokoh terhadap konflik disebut …
Abstraksi
Orientasi
Krisis
Reaksi
Koda
Bacalah penggalan teks anekdot berikut!
(1) “Anda telah membuang sampah sembarangan, yaitu puntung rokok”, tegas petugas itu. (2) Dengan sigap Azam menjawab, “Oh…, maaf terjatuh.” (3) Lalu, diambilnya puntung rokok itu serta langsung diisapnya lagi. (4)Petugas itu hanya terbelalak keheranan. (5)Kemudian, ia pergi meninggalkan Azam.
Koda yang terdapat pada paragraf di atas adalah...
1
2
3
4
5
Bacalah teks berikut!
Cuma Takut Tiga Roda
(1) Suatu hari, saat Abdurahman Wahid menjabat sebagai Presiden RI, ada pembicaraan serius yang dilakukan seusai menghadiri sebuah rapat di istana Negara. (2) Pembicaraan bertopik isu terhangat. (3) Diketahui, pembicaraan itu mengenai wabah demam berdarah yang kala itu sedang melanda kota Jakarta.
(4) Gusdur pun sibuk memperbincangkan penyakit mematikan tersebut.
(5) “Menurut Anda, mengapa demam berdarah saat ini semakin marak di Jakarta, Pak?” tanya seorang menterinya.
(6) “Ya karena Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso melarang bemo, becak, dan sebentar lagi bajaj dilarang beredar di Kota Jakarta ini. (7) Padahal kan, nyamuk sini cuma takut sama tiga roda.”
Krisis yang terdapat pada teks anekdot ditunjukan dengan nomor…
1 dan 2
2 dan 3
4
5 dan 6
7
Bacalah teks anekdot tersebut!
Kisah Pemulung
Pada siang hari di sebuah kompleks perumahaan yang kelihatan mewah terjadi perdebatan antara Pak RT dan Pak Pemulung. Masalah yang mereka debatkan adalah hal remeh yaitu di lingkungan perumahan itu, memang sudah banyak ditempel papan dengan tulisan “Pemulung Dilarang Masuk”, tetapi masih saja ada pemulung yang tidak menaati aturan tersebut.
Pak RT: “Pak sedang cari apa di tempat sampah itu?”
Pemulung :“Ya, sudah tentu cari barang bekas atau botol plastik yang dapat didaur ulang.”
Pak RT : “Maaf ya Pak, Bapak dapat baca tulisan yang ada di depan pintu gerbang perumahan ini, tidak?”
Pemulung :“Emang tulisannya apa, Pak?”
Pak RT: “Di papan itu tertulis Pemulung Dilarang Masuk, lantas kenapa Bapak nekat masuk di perumahan ini?”
Pemulung : “Yah, Pak RT ini gimana sih… kalau saya bisa baca tulisan yang di papan itu, tentu saya tidak akan jadi pemulung, Pak!”
Pak RT kemudian terdiam membisu dan berpikir bahwa jawaban pemulung itu ada benarnya juga. Pemulung tadi ternyata buta huruf, jelaslah ia tidak bisa baca papan larangan pemulung.
Dari segi makna tersirat, teks anekdot di atas dapat diinterpretasikan sebagai...
Masih banyak orang miskin di sekitar kita!
Pemulung dilarang masuk!
Banyak pemulung yang tidak menaati peraturan.
Ternyata angka buta aksara disekitar kita masih banyak.
Teranyata masih banyak pemulung disekitar kita.
Merupakan contoh dari...
anekdot politik
anekdot kesehatan
anekdot pendidikan
anekdot masyarakat
semua jawaban benar
1) Lucu
2) Tanpa pesan tersirat
3) Hanya bersifat menghibur
4) Terdapat kritik/sindiran
5) Masalah terkait tokoh publik
Manakah yang termasuk ciri-ciri anekdot?
1. Bu guru pun tersenyum
2. Siapa yang bisa membuat perumpamaan bagi penegakan hukum di negeri kita? Tanya Bu guru di depan kelas.
3. Bu guru bertanya kenapa disebut hukum kantong kresek
4. Tidak lama kemudian seorang anak menjawab dengan lantang
5. Hukum kantong kresek Bu, kata anak itu.
6. Hanya bisa menyelesaikan kasus kecil Bu, kalau kasus besar tidak pernah muat.
Kita dapat memahami teks anekdot dan dapat memanfaatkannya sebagai sarana untuk...
Menyampaikan kritik terhadap persoalan-persoalan pada bidang-bidang layanan tersebut
Sumber aktualisasi diri penggunanya pada konteks sosial-budaya akademis
Mempertahankan bangsa agar berpegang tegus terhadap Pancasila
Menyelesaikan persoalan-persoalan yang kita hadapi di dunia nyata
Perhatikan penggalan teks anekdot berikut!
Pada malam jumat, paling banyak ditemukan politisi melakukan blusukan, termasuk Darman (maaf bukan nama yang sebenarnya dan bukan sebenarnya nama). Darman mendatangi kampung yang diterjang banjir paling parah kebetulan disana banyak wartawan meliput sehingga dia makin semangat menyerahkan bingkisan.
Dalam teks tersebut yang termasuk peristiwa penting adalah….
Pada malam jumat, sejumlah politisi melakukan ”blusukan” ke daerah-daerah banjir.
Darman mendatangi kampung yang diterjang banjir paling parah.
Darman (maaf bukan nama yang sebenarnya dan bukan sebenarnya nama).
Kebetulan disana banyak wartawan meliput.
Cerita yang lucu dan mengesankan serta singkat dan menarik, biasanya mengenai orang penting dan mengandung unsur kritik atau sindiran merupakan pengertian dari ….
Teks Humor
Teks Narasi
Teks Cerita Rakyat
Teks Anekdot
Teks Cerita Fiksi
Seorang yang ahli menulis dan menceritakan teks anekdot, berpotensi mempunyai pekerjaan di bidang penulisan ilmiah.
benar
salah
Anekdot adalah cerita singkat yang menarik dan menyenangkan.
benar
salah
Agar dapat membuat cerita anekdot, kalian harus tahu materinya.
benar
salah
Struktur teks terdiri dari Abstrak, Orientasi, Krisis, Reaksi, dan Koda.
benar
salah
Abstrak adalah penjelasan mengenai latar belakang terjadi peristiwa di dalam anekdot.
benar
salah
Orientasi merupakan bagian awal teks anekdot.
benar
salah
Koda merupakan bagian akhir teks anekdot.
benar
salah
Unsur-unsur anekdot adalah intrinsik dan ekstrinsik.
benar
salah
Tema merupakan masalah pokok atau utama dalam anekdot.
benar
salah
Tokoh pada anekdot biasanya tidak nyata atau nyata tapi sudah dikenal di masyarakat.
benar
salah
Cerita anekdot dapat juga menyampaikan kritik, tapi mempunyai manfaat.
benar
salah
Perhatikan teks berikut.
Pejabat bertanya kepada Nyamuk, “Muk, mengapa kau selalu berdengung?” “Iya, lebih baik saya mendengung seperti ini daripada saya mengobral janji sebelum pemilu?” jawab Nyamuk.
Pesan yang paling tepat adalah…
a. Jangan suka mengobral janji
b. Pilihlah wakil rakyat
c. Jadilah seorang pejabat
d. Berpartisipasilah dalam pemilu
e. Menyukseskan jalannya pemilu
Perhatikan teks berikut.
Seorang ayah mengajari anaknya berenang. “Aku tidak mau malu karena tidak bisa berenang ayah”, kata sang anak. “Ayah akan ajari dari gaya tersulit sampai termudah Nak”, jawab ayahnya. Sang anak gembira. Setelah beberapa hari latihan renang itu, sang ayah tampak bersedih sementara sang anak tampak gembira. “Terima kasih yah, akhirnya ayah dapat mengajari gaya berenang yang paling aku kuasai, tapi kenapa ayah bersedih?” tanyanya. “Yang kamu kuasai itu gaya batu, Nak!”
Kalimat yang menunjukkan bagian orientasi adalah…
a. Seorang ayah mengajari anaknya berenang.
b. “Aku tidak mau malu karena tidak bisa berenang ayah”, kata sang anak.
c. “Ayah akan ajari dari gaya tersulit sampai termudah Nak”, jawab ayahnya.
d. “Terima kasih yah, akhirnya ayah dapat mengajari gaya berenang yang paling aku kuasai, tapi kenapa ayah bersedih?” tanyanya.
e. “Yang kamu kuasai itu gaya batu, Nak!”
Perhatikan teks berikut.
Seorang pejabat daerah yang mencalonkan diri untuk ikut pilkada memasuki kantor sebuah surat kabar dan langsung marah-marah.
“Berita tentang saya yang kalian tulis semuanya tidak sesuai dengan kenyataan!” katanya setengah berteriak.
“Tenang dulu, Pak!” jawab pimpinan redaksi surat kabar tersebut.
“Tenang bagaimana?”
“Kalau kami menulis tentang Bapak sesuai dengan kenyataan yang ada, pasti Bapak tidak akan terpilih sebagai kepala daerah, melainkan malah dipanggil KPK,” kata pimpinan redaksi dengan kalem.
Simpulan isi anekdot tersebut adalah…
a. Pihak surat kabar meminta maaf telah menuliskan berita bohong tentang si pejabat.
b. Pihak surat kabar menuliskan berita bohong untuk menjatuhkan nama baik si pejabat.
c. pihak surat kabar menuliskan kabar palsu untuk melindungi nama baik si pejabat.
d. pihak surat kabar tidak bertanggung jawab dengan isi berita mengenai si pejabat.
e. pihak surat kabar tiak menuliskan isi berita sesuai dengan permintaan si pejabat.
Seorang warga bernama Budi melapor bahwa dirinya telah kemalingan. Ia mendatangi Kantor Polisi.
Budi : “Lapor Pak, Saya kemalingan!”(1)
Polisi : “Kamu kemalingan apa memang?”(2)
Budi : “Saya kemalingan Motor Pak, tetapi Saya beruntung sih..”(3)
Polisi : “Lho, kok Kamu kemalingan, tetapi malah beruntung?”(4)
Budi : “Iya soalnya Saya pasang CCTV dan punya rekamannya. Wajah malingnya bisa kelihatan jelas Pak untuk ditindaklanjut.”(5)
Polisi : “Memangnya Kamu sudah minta izin malingnya untuk merekam dirinya?”(6)
Budi : “Belum pak, memangnya kenapa?” (Sambil keheranan)(7)
Polisi : “Itu ilegal. Kamu salah. Kamu Saya tangkap. Sini Saya borgol dulu!”(8)
Budi akhirnya pasrah tak berdaya.
Unsur humor yang terdapat dalam teks anekdot di atas adalah…
a. maling kabur dan tidak bisa ditangkap lagi
b. CCTV merekam aksi maling yang mencuri motor
c. polisi tidak mengurus maling, tetapi malah menangkap pelapor
d. polisi menganggap maling motor sesuatu yang biasa saja
e. pelapor tidak melaporkan kasusnya ke pengadilan
Seorang warga bernama Budi melapor bahwa dirinya telah kemalingan. Ia mendatangi Kantor Polisi.
Budi : “Lapor Pak, Saya kemalingan!”(1)
Polisi : “Kamu kemalingan apa memang?”(2)
Budi : “Saya kemalingan Motor Pak, tetapi Saya beruntung sih..”(3)
Polisi : “Lho, kok Kamu kemalingan, tetapi malah beruntung?”(4)
Budi : “Iya soalnya Saya pasang CCTV dan punya rekamannya. Wajah malingnya bisa kelihatan jelas Pak untuk ditindaklanjut.”(5)
Polisi : “Memangnya Kamu sudah minta izin malingnya untuk merekam dirinya?”(6)
Budi : “Belum pak, memangnya kenapa?” (Sambil keheranan)(7)
Polisi : “Itu ilegal. Kamu salah. Kamu Saya tangkap. Sini Saya borgol dulu!”(8)
Budi akhirnya pasrah tak berdaya.
Pola penyajian teks anekdot di atas menggunakan pola...
a. dialog
b. monolog
c. narasi
d. deskripsi
e. prolog
Seorang warga bernama Budi melapor bahwa dirinya telah kemalingan. Ia mendatangi Kantor Polisi.
Budi : “Lapor Pak, Saya kemalingan!”(1)
Polisi : “Kamu kemalingan apa memang?”(2)
Budi : “Saya kemalingan Motor Pak, tetapi Saya beruntung sih..”(3)
Polisi : “Lho, kok Kamu kemalingan, tetapi malah beruntung?”(4)
Budi : “Iya soalnya Saya pasang CCTV dan punya rekamannya. Wajah malingnya bisa kelihatan jelas Pak untuk ditindaklanjut.”(5)
Polisi : “Memangnya Kamu sudah minta izin malingnya untuk merekam dirinya?”(6)
Budi : “Belum pak, memangnya kenapa?” (Sambil keheranan)(7)
Polisi : “Itu ilegal. Kamu salah. Kamu Saya tangkap. Sini Saya borgol dulu!”(8)
Budi akhirnya pasrah tak berdaya.
Dialog yang memiliki konjungsi ditunjukkan oleh nomor...
a. 1 dan 2
b. 3 dan 4
c. 5 dan 6
d. 7 dan 8
e. 1 dan 3
