WorksheetsQuiz tentang Produk Hilang dalam Metode Harga Pokok Proses
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Mengapa produk hilang di awal proses tidak ikut menyerap biaya produksi?
Karena produk sudah selesai diproses.
Karena produk belum menerima biaya produksi.
Karena produk dicatat sebagai retur.
Karena produk dijual ke konsumen.
Jika produk hilang terjadi di akhir proses, bagaimana pengaruhnya terhadap unit ekuivalen?
Tidak diperhitungkan dalam unit ekuivalen.
Diperhitungkan dalam unit ekuivalen.
Mengurangi unit ekuivalen.
Tidak memengaruhi unit ekuivalen.
Apa yang membedakan produk hilang di awal proses dan di akhir proses dalam hal biaya produksi?
Produk hilang di awal proses sudah menyerap biaya produksi.
Produk hilang di akhir proses tidak menyerap biaya produksi.
Produk hilang di awal proses tidak menyerap biaya produksi, sedangkan di akhir proses sudah menyerap biaya produksi.
Tidak ada perbedaan.
Mengapa penting untuk membedakan produk hilang di awal dan di akhir proses dalam metode harga pokok proses?
Untuk menentukan biaya overhead pabrik.
Untuk menghitung harga pokok produksi per unit secara akurat.
Untuk menentukan jumlah produk jadi.
Untuk menghitung jumlah bahan baku.
Jika produk hilang di awal proses pada departemen lanjutan, apa akibat utamanya?
Hanya menaikkan biaya bahan baku.
Tidak berpengaruh terhadap harga pokok.
Menaikkan harga pokok produk yang diterima dari departemen sebelumnya dan juga yang ditambahkan di departemen lanjutan.
Menurunkan biaya tenaga kerja langsung.
Apa yang terjadi jika produk hilang di awal proses pada departemen lanjutan terhadap biaya overhead?
Biaya overhead dihapus seluruhnya.
Biaya overhead tetap sama.
Biaya overhead meningkat.
Biaya overhead berkurang.
Jika produk hilang terjadi di awal proses, bagaimana pengaruhnya terhadap harga pokok produk di departemen lanjutan?
Harga pokok produk menurun.
Harga pokok produk tetap.
Harga pokok produk meningkat.
Harga pokok produk dihapus.
Pada metode harga pokok proses, bila barang selesai ditransfer ke departemen berikutnya, maka jurnal yang dibuat adalah:
Dr. Barang Dalam Proses – Departemen Berikutnya, Cr. Barang Dalam Proses – Departemen Sebelumnya
Dr. Barang Jadi, Cr. Barang Dalam Proses
Dr. Penjualan, Cr. Barang Jadi
Dr. Overhead Pabrik, Cr. Barang Dalam Proses
Berapa unit ekuivalen konversi jika produk akhir berjumlah 2.000 unit dan tingkat penyelesaian konversi adalah 50%?
1.000 unit
2.000 unit
500 unit
1.500 unit
Pada metode harga pokok proses, akun apa yang digunakan untuk mencatat biaya overhead pabrik?
Biaya Overhead Pabrik
Barang Dalam Proses – Departemen terkait
Persediaan Barang Jadi
Beban Pokok Penjualan
