Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kuis Biomol Komunikasi Antar Sel

Total questions: 87

Worksheet time: 44mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang menjadi dasar pertahanan hidup (survival) pada sel menurut materi komunikasi antar sel?

a)

Sistem komunikasi antar sel yang mengkoordinir pertumbuhan, diferensiasi, dan metabolisme

b)

Sistem pernapasan yang efisien

c)

Jumlah energi yang dihasilkan mitokondria

d)

Ketersediaan air di lingkungan sel

2.

Molekul sinyal kimiawi yang digunakan dalam komunikasi antar sel disebut juga sebagai?

a)

Ligan / 1st messenger

b)

Enzim / 2nd messenger

c)

Asam nukleat / 3rd messenger

d)

Ion / 4th messenger

3.

Manakah berikut ini yang BUKAN merupakan contoh molekul sinyal kimiawi dalam komunikasi antar sel?

a)

Lipid

b)

Hormon

c)

Neurotransmiter

d)

Protein lain (misal: faktor pertumbuhan)

4.

Apa yang dimaksud dengan transduksi sinyal dalam komunikasi antar sel dan manakah contoh yang tepat dalam kehidupan nyata?

a)

Transduksi sinyal adalah proses perubahan bentuk sinyal yang berurutan, dari sinyal ekstraseluler sampai respon dalam komunikasi antar sel. Contohnya adalah hormon insulin yang mengatur kadar gula darah.

b)

Transduksi sinyal adalah proses pembelahan sel secara langsung. Contohnya adalah mitosis pada sel kulit.

c)

Transduksi sinyal adalah proses pengangkutan oksigen oleh hemoglobin. Contohnya adalah pernapasan pada manusia.

d)

Transduksi sinyal adalah proses pembentukan energi di mitokondria. Contohnya adalah respirasi seluler.

5.

Apa fungsi utama dari protein reseptor dalam mekanisme pensinyalan sel?

a)

Menerima dan mentransduksi sinyal dari luar sel ke dalam sel

b)

Menghasilkan energi untuk sel

c)

Mengatur pembelahan sel secara langsung

d)

Menghancurkan molekul sinyal ekstraseluler

6.

Manakah dari berikut ini yang merupakan hasil akhir dari aktivasi protein efektor dalam mekanisme pensinyalan sel?

a)

Metabolisme yang berubah, ekspresi gen yang berubah, dan perubahan bentuk atau pergerakan sel

b)

Sintesis protein reseptor baru

c)

Penghancuran membran plasma

d)

Pembentukan molekul sinyal ekstraseluler baru

7.

Peran utama protein sinyal intraseluler dalam mekanisme pensinyalan sel adalah:

a)

Mentranmisikan sinyal dari reseptor ke protein efektor untuk respons seluler yang spesifik

b)

Menghambat ekspresi gen secara permanen

c)

Berfungsi sebagai cadangan energi

d)

Menghancurkan protein efektor

8.

Apa judul utama dari gambar yang ditampilkan pada halaman ini?

a)

Bentuk Komunikasi Antar Sel

b)

Proses Fotosintesis pada Tumbuhan

c)

Struktur Membran Sel

d)

Mekanisme Transportasi Aktif

9.

Berdasarkan diagram, komunikasi antar sel dapat terjadi melalui beberapa cara. Manakah di bawah ini yang BUKAN merupakan salah satu bentuk komunikasi antar sel yang ditunjukkan pada gambar?

a)

Autokrin

b)

Parakrin

c)

Endokrin

d)

Fotosintesis

10.

Perbedaan utama antara komunikasi autokrin dan parakrin adalah...

a)

Autokrin terjadi pada sel yang sama, sedangkan parakrin terjadi pada sel yang berbeda di sekitarnya.

b)

Autokrin dan parakrin adalah proses yang sama.

c)

Autokrin hanya terjadi pada sel saraf, sedangkan parakrin pada sel otot.

d)

Autokrin terjadi pada sel yang berbeda, sedangkan parakrin terjadi pada sel yang sama.

11.

Apa yang dimaksud dengan autocrine signaling?

a)

Molekul sinyal mempengaruhi dirinya sendiri

b)

Molekul sinyal mempengaruhi sel lain di jaringan yang berbeda

c)

Molekul sinyal hanya mempengaruhi lingkungan luar sel

d)

Molekul sinyal tidak mempengaruhi apapun

12.

Apa fungsi utama dari autocrine signaling?

a)

Mengatur proses proliferasi

b)

Mengatur proses respirasi

c)

Mengatur proses fotosintesis

d)

Mengatur proses ekskresi

13.

Mengapa autocrine signaling penting dalam proses pertumbuhan?

a)

Karena merupakan cara kerja dari sebagian besar faktor pertumbuhan

b)

Karena hanya terjadi pada sel saraf

c)

Karena hanya terjadi pada organisme multiseluler

d)

Karena tidak memerlukan reseptor

14.

Bagaimana mekanisme kerja autocrine signaling?

a)

Molekul sinyal dilepaskan dan mempengaruhi sel yang sama

b)

Molekul sinyal dilepaskan dan mempengaruhi sel tetangga

c)

Molekul sinyal tidak dilepaskan ke lingkungan

d)

Molekul sinyal hanya mempengaruhi organ lain

15.

Apa yang dimaksud dengan paracrine signaling?

a)

Komunikasi antar sel yang dipengaruhi oleh hormon jarak jauh

b)

Komunikasi antar sel yang dipengaruhi oleh neurotransmiter dan beberapa faktor pertumbuhan dengan jarak ke sel target dekat (sekitar sel)

c)

Komunikasi antar sel yang hanya terjadi di dalam inti sel

d)

Komunikasi antar sel yang hanya melibatkan protein membran

16.

Manakah di bawah ini yang merupakan contoh molekul yang terlibat dalam paracrine signaling?

a)

Insulin

b)

EGF (Epidermal Growth Factor)

c)

Adrenalin

d)

Glukagon

17.

Faktor pertumbuhan manakah yang termasuk dalam paracrine signaling?

a)

Platelet-derived Growth Factor (PDGF)

b)

Insulin-like Growth Factor (IGF)

c)

Hormon pertumbuhan (GH)

d)

Prolaktin

18.

Mengapa paracrine signaling hanya mempengaruhi sel-sel yang berdekatan?

a)

Karena molekul sinyalnya tidak dapat bergerak jauh dari sel penghasil

b)

Karena hanya sel yang jauh yang memiliki reseptor

c)

Karena sinyalnya diangkut melalui darah ke seluruh tubuh

d)

Karena sinyalnya hanya aktif di dalam inti sel

19.

Paracrine signaling mempengaruhi proses pertumbuhan jaringan pada organisme multiseluler dengan cara:

a)

Mengaktifkan sel-sel yang berdekatan untuk membelah atau berdiferensiasi melalui pelepasan faktor pertumbuhan lokal

b)

Mengirimkan sinyal ke seluruh tubuh melalui darah

c)

Menghambat semua aktivitas sel di sekitarnya

d)

Menghancurkan sel target yang jauh

20.

Apa nama molekul sinyal utama yang digunakan dalam mekanisme endocrine signaling?

a)

Hormon

b)

Enzim

c)

Vitamin

d)

Asam amino

21.

Melalui media apa sinyal pada endocrine signaling dikirimkan ke sel target?

a)

Aliran darah

b)

Sinapsis saraf

c)

Cairan interstitial

d)

Saluran pencernaan

22.

Manakah dari berikut ini yang merupakan contoh hormon yang terlibat dalam endocrine signaling?

a)

Adrenalin

b)

Hemoglobin

c)

Kolagen

d)

Melanin

23.

Mengapa jarak antara sel penghasil hormon dan sel target pada endocrine signaling dikatakan jauh?

a)

Karena hormon dibawa oleh aliran darah ke seluruh tubuh

b)

Karena hormon hanya bekerja di sekitar sel penghasilnya

c)

Karena hormon tidak dapat melewati membran sel

d)

Karena hormon hanya aktif di sistem pencernaan

24.

Endocrine signaling memungkinkan satu hormon mempengaruhi banyak sel di seluruh tubuh karena:

a)

Hormon hanya aktif jika disuntikkan langsung ke sel target.

b)

Hormon hanya bekerja pada satu jenis sel di satu lokasi.

c)

Hormon tidak dapat bergerak dari tempat asalnya.

d)

Hormon disekresikan ke dalam aliran darah yang mengalir ke seluruh tubuh, sehingga dapat mencapai banyak sel target yang berbeda.

25.

Apa nama molekul sinyal yang terlibat dalam sinyal sinaptik?

a)

Hormon

b)

Enzim

c)

Neurotransmiter

d)

Protein

26.

Bagian neuron manakah yang berfungsi sebagai mediator sinyal dalam sinyal sinaptik?

a)

Dendrit

b)

Akson

c)

Nukleus

d)

Soma

27.

Jarak antara sel pengirim dan sel target pada sinyal sinaptik biasanya...

a)

Sangat dekat

b)

Sangat jauh (ke seluruh tubuh)

c)

Tidak ada jarak

d)

Selalu di luar tubuh

28.

Neurotransmiter yang berperan dalam transmisi impuls saraf pada sinyal sinaptik adalah...

a)

Dopamin, berperan dalam metabolisme lemak

b)

Asetilkolin, berperan dalam transmisi impuls saraf

c)

Insulin, berperan dalam penyerapan glukosa

d)

Hemoglobin, berperan dalam pengangkutan oksigen

29.

Jelaskan bagaimana sinyal sinaptik dapat mempengaruhi sel target di seluruh tubuh.

a)

Sinyal sinaptik hanya mempengaruhi sel di sekitar neuron

b)

Sinyal sinaptik dapat menjangkau sel target yang jauh melalui akson

c)

Sinyal sinaptik tidak mempengaruhi sel target

d)

Sinyal sinaptik hanya bekerja pada sel otot

30.

Gambar diagram sinyal sinaptik yang menunjukkan neuron, akson, sinaps, neurotransmiter, dan sel target.

a)

Diagram yang menunjukkan neuron, akson, sinaps, neurotransmiter, dan sel target.

b)

Diagram yang hanya menunjukkan neuron dan akson tanpa sinaps.

c)

Diagram yang hanya menunjukkan sel target dan neurotransmiter tanpa neuron.

d)

Diagram yang hanya menunjukkan akson dan sinaps tanpa neurotransmiter.

31.

Apa yang dimaksud dengan contact-dependent signaling?

a)

Sinyal yang memerlukan kontak langsung antara membran sel

b)

Sinyal yang dikirim melalui cairan ekstraseluler

c)

Sinyal yang berjalan melalui hormon dalam darah

d)

Sinyal yang tidak memerlukan kontak sama sekali

32.

Manakah dari berikut ini yang merupakan contoh contact-dependent signaling?

a)

Protein delta dalam perkembangan embrio

b)

Hormon insulin dalam darah

c)

Neurotransmitter di sinapsis

d)

Sitokin yang dilepaskan ke cairan ekstraseluler

33.

Mengapa jarak antara sel sinyal dan sel target pada contact-dependent signaling dikatakan paling dekat?

a)

Karena kedua sel harus bersentuhan langsung

b)

Karena sinyal dapat menyebar jauh

c)

Karena sinyal dikirim melalui cairan tubuh

d)

Karena sinyal dikirim melalui udara

34.

Peran mediator sinyal pada contact-dependent signaling adalah...

a)

Mediator sinyal adalah kontak langsung dengan membran sel, contohnya protein delta

b)

Mediator sinyal adalah hormon yang dilepaskan ke darah, contohnya insulin

c)

Mediator sinyal adalah neurotransmitter di sinapsis, contohnya dopamin

d)

Mediator sinyal adalah enzim yang bekerja di luar sel, contohnya amilase

35.

Apa contoh molekul sinyal yang dapat memberikan respon berbeda pada sel yang berbeda?

a)

Asetilkolin

b)

Adrenalin

c)

Insulin

d)

Glukagon

36.

Bagaimana respon sel otot jantung terhadap asetilkolin?

a)

Menurunkan laju dan kekuatan kontraksi

b)

Meningkatkan sekresi

c)

Meningkatkan kontraksi

d)

Menurunkan sekresi

37.

Apa yang terjadi pada sel kelenjar ludah ketika menerima sinyal asetilkolin?

a)

Terjadi sekresi

b)

Terjadi kontraksi

c)

Terjadi pemecahan glikogen

d)

Terjadi penurunan HR

38.

Adrenalin dapat memberikan respon yang berbeda pada organ tubuh. Manakah kombinasi organ dan respon berikut yang benar terkait efek adrenalin?

a)

Di jantung, adrenalin meningkatkan HR; di usus, adrenalin menurunkan peristaltik

b)

Di jantung, adrenalin menurunkan HR; di otot, adrenalin meningkatkan sekresi

c)

Di usus, adrenalin meningkatkan peristaltik; di jaringan lemak, adrenalin menurunkan pemecahan lemak

d)

Di otot, adrenalin menurunkan pemecahan glikogen; di jaringan lemak, adrenalin meningkatkan kontraksi

39.

Molekul sinyal yang sama dapat memberikan respon berbeda pada sel yang berbeda karena...

a)

Setiap sel memiliki reseptor dan mekanisme respon yang berbeda

b)

Semua sel memiliki respon yang sama terhadap sinyal

c)

Molekul sinyal hanya bekerja pada satu jenis sel

d)

Sinyal tidak dapat masuk ke dalam sel

40.

Diagram yang menunjukkan respon berbeda dari asetilkolin pada sel otot jantung, sel kelenjar ludah, dan sel otot rangka.

a)

Diagram yang menunjukkan asetilkolin menyebabkan kontraksi pada otot rangka, relaksasi pada otot jantung, dan sekresi pada kelenjar ludah.

b)

Diagram yang menunjukkan asetilkolin menyebabkan relaksasi pada otot rangka, kontraksi pada otot jantung, dan sekresi pada kelenjar ludah.

c)

Diagram yang menunjukkan asetilkolin menyebabkan kontraksi pada otot jantung, relaksasi pada otot rangka, dan tidak ada efek pada kelenjar ludah.

d)

Diagram yang menunjukkan asetilkolin tidak mempengaruhi otot jantung, otot rangka, maupun kelenjar ludah.

41.

Apa yang terjadi jika suatu sel menerima kombinasi molekul sinyal yang berbeda?

a)

Sel akan memberikan respon yang berbeda

b)

Sel akan selalu mati

c)

Sel tidak akan merespon apapun

d)

Sel hanya akan membelah

42.

Berdasarkan gambar, respon apa yang terjadi jika sel menerima sinyal A, B, dan C?

a)

Sel bertahan hidup (survive)

b)

Sel membelah (divide)

c)

Sel berdiferensiasi (differentiate)

d)

Sel mati

43.

Jika suatu sel menerima sinyal A, B, C, D, dan E, respon apa yang akan diberikan oleh sel tersebut?

a)

Membelah (divide)

b)

Bertahan hidup (survive)

c)

Berdiferensiasi (differentiate)

d)

Mati

44.

Mengapa penting bagi sel untuk dapat memberikan respon yang berbeda terhadap kombinasi molekul sinyal yang diterimanya?

a)

Agar sel dapat menyesuaikan fungsi dan peranannya sesuai kebutuhan organisme

b)

Agar sel selalu membelah tanpa kontrol

c)

Agar sel tidak pernah berubah

d)

Agar sel selalu mati

45.

Apa tujuan utama molekul sinyal ekstraseluler mengikat reseptor pada sel target?

a)

Untuk menimbulkan respon pada sel target

b)

Untuk mempercepat metabolisme sel

c)

Untuk menghambat pertumbuhan sel

d)

Untuk memecah membran sel

46.

Dimanakah letak reseptor permukaan sel?

a)

Tersisip dalam membran plasma

b)

Di dalam inti sel

c)

Di sitoplasma

d)

Pada dinding sel

47.

Reseptor permukaan sel biasanya berfungsi untuk menerima molekul sinyal dengan karakteristik apa?

a)

Hidrofilik dan besar

b)

Hidrofobik dan kecil

c)

Hidrofobik dan besar

d)

Hidrofilik dan kecil

48.

Sebutkan salah satu contoh molekul sinyal yang menggunakan reseptor intraseluler!

a)

Hormon steroid

b)

Glukosa

c)

Asam amino

d)

Insulin

49.

Mengapa reseptor intraseluler hanya dapat menerima molekul sinyal hidrofobik dan kecil?

a)

Karena molekul tersebut dapat menembus membran sel

b)

Karena molekul tersebut larut dalam air

c)

Karena molekul tersebut tidak dapat menembus membran sel

d)

Karena molekul tersebut selalu berada di luar sel

50.

Jelaskan perbedaan utama antara reseptor permukaan sel dan reseptor intraseluler berdasarkan letak dan jenis molekul sinyal yang diterima!

a)

Reseptor permukaan sel berada di membran plasma untuk molekul hidrofilik besar, sedangkan reseptor intraseluler berada di dalam sel untuk molekul hidrofobik kecil

b)

Reseptor permukaan sel berada di dalam inti untuk molekul hidrofobik kecil, sedangkan reseptor intraseluler berada di membran plasma untuk molekul hidrofilik besar

c)

Reseptor permukaan sel berada di sitoplasma untuk molekul hidrofobik besar, sedangkan reseptor intraseluler berada di dinding sel untuk molekul hidrofilik kecil

d)

Reseptor permukaan sel berada di luar sel untuk semua jenis molekul, sedangkan reseptor intraseluler berada di dalam sel untuk semua jenis molekul

51.

Apa perbedaan utama antara reseptor permukaan sel (cell-surface receptors) dan reseptor intraseluler (intracellular receptors)?

a)

Reseptor permukaan sel berada di membran plasma, sedangkan reseptor intraseluler berada di dalam sel.

b)

Reseptor permukaan sel berada di inti sel, sedangkan reseptor intraseluler berada di membran plasma.

c)

Reseptor permukaan sel hanya menerima molekul hidrofobik, sedangkan reseptor intraseluler menerima molekul hidrofilik.

d)

Reseptor permukaan sel dan reseptor intraseluler memiliki fungsi yang sama persis.

52.

Molekul sinyal seperti apa yang biasanya berikatan dengan reseptor permukaan sel?

a)

Molekul sinyal hidrofilik

b)

Molekul sinyal hidrofobik kecil

c)

Protein pembawa

d)

Enzim

53.

Mengapa reseptor intraseluler memerlukan protein pembawa untuk molekul sinyalnya?

a)

Karena molekul sinyal hidrofobik kecil tidak larut dalam cairan ekstraseluler dan membutuhkan bantuan untuk melewati membran sel.

b)

Karena molekul sinyal hidrofilik tidak dapat masuk ke dalam sel tanpa protein pembawa.

c)

Karena reseptor intraseluler hanya aktif di luar sel.

d)

Karena protein pembawa adalah bagian dari reseptor permukaan sel.

54.

Apa yang dimaksud dengan tahap "Penerimaan" dalam mekanisme signaling dengan reseptor pada membran sel?

a)

Molekul sinyal berikatan pada reseptor spesifik di membran plasma sel target

b)

Aktivasi enzim spesifik dalam sel

c)

Perubahan bentuk molekul relay

d)

Pemecahan glikogen menjadi glukosa

55.

Apa yang terjadi pada tahap transduksi dalam mekanisme signaling sel?

a)

Interaksi ligan-reseptor menyebabkan perubahan bentuk reseptor dan aktivasi molekul relay

b)

Sel langsung memecah glikogen menjadi glukosa

c)

Hormon epinefrin masuk ke inti sel

d)

Sel mengeluarkan hormon baru

56.

Manakah contoh respon sel terhadap sinyal epinefrin?

a)

Pemecahan glikogen menjadi glukosa

b)

Sintesis protein baru

c)

Pembelahan sel

d)

Perubahan warna sel

57.

Mengapa interaksi antara ligan dan reseptor penting dalam proses transduksi sinyal?

a)

Karena memicu perubahan konformasi reseptor yang mengaktifkan jalur transduksi sinyal

b)

Karena menyebabkan sel membelah

c)

Karena mengubah hormon menjadi enzim

d)

Karena menghentikan semua aktivitas sel

58.

Jika terjadi gangguan pada tahap transduksi, apa kemungkinan yang akan terjadi pada respon sel?

a)

Respon sel tidak terjadi atau tidak sesuai

b)

Sel akan membelah lebih cepat

c)

Hormon akan langsung masuk ke inti sel

d)

Sel akan memproduksi lebih banyak reseptor

59.

Apa yang terjadi pada tahap penerimaan dalam mekanisme signaling dengan reseptor intraseluler?

a)

Molekul sinyal (ligan) berupa hormon steroid berdifusi melewati membran plasma sel target dan berikatan dengan reseptor intraseluler di sitoplasma

b)

Kompleks ligan-reseptor masuk ke dalam nukleus dan berikatan dengan DNA

c)

Terjadi transkripsi dan translasi protein baru

d)

Ligan langsung berikatan dengan DNA tanpa reseptor

60.

Pada tahap transduksi, apa yang dilakukan oleh kompleks ligan-reseptor?

a)

Masuk ke dalam nukleus dan berikatan dengan DNA untuk mengaktifkan gen

b)

Menghancurkan membran sel

c)

Menghambat sintesis protein

d)

Mengikat mRNA di sitoplasma

61.

Apa hasil akhir dari respon sel dalam mekanisme signaling dengan reseptor intraseluler?

a)

Terbentuknya protein baru melalui proses transkripsi dan translasi

b)

Penghancuran DNA

c)

Inaktivasi seluruh gen

d)

Penghentian sintesis protein

62.

Mengapa hormon steroid dapat berdifusi melewati membran plasma sel target?

a)

Karena hormon steroid bersifat lipofilik sehingga dapat menembus membran lipid

b)

Karena hormon steroid larut dalam air

c)

Karena hormon steroid berikatan dengan reseptor permukaan

d)

Karena hormon steroid diangkut oleh protein membran

63.

Aktivasi gen melalui mekanisme signaling dengan reseptor intraseluler terjadi ketika:

a)

Kompleks ligan-reseptor masuk ke nukleus, berikatan dengan DNA, dan mengaktifkan transkripsi gen

b)

Ligan langsung mengaktifkan protein di sitoplasma tanpa masuk ke nukleus

c)

Reseptor menghambat transkripsi gen

d)

Ligan mengikat mRNA dan menghentikan sintesis protein

64.

Diagram mekanisme signaling hormon steroid dengan reseptor intraseluler.

a)

Hormon steroid menembus membran sel, berikatan dengan reseptor intraseluler, kompleks hormon-reseptor masuk ke inti sel dan mengatur transkripsi gen.

b)

Hormon steroid berikatan dengan reseptor permukaan sel dan memicu pembentukan cAMP.

c)

Hormon steroid dipecah di luar sel sebelum masuk ke dalam sel.

d)

Hormon steroid berikatan dengan enzim di sitoplasma tanpa mempengaruhi inti sel.

65.

Manakah dari berikut ini yang merupakan jenis reseptor permukaan sel?

a)

Ion channel-linked receptor

b)

Reseptor hormon steroid

c)

Reseptor neurotransmitter

d)

Reseptor insulin

66.

Sebutkan salah satu contoh reseptor permukaan sel!

a)

G protein-linked receptor

b)

Reseptor hormon tiroid

c)

Reseptor vitamin D

d)

Reseptor glukokortikoid

67.

Apa perbedaan utama antara reseptor permukaan sel dan reseptor intraseluler?

a)

Reseptor permukaan sel terletak di membran sel, sedangkan reseptor intraseluler berada di dalam sel

b)

Reseptor permukaan sel hanya ditemukan pada tumbuhan, sedangkan reseptor intraseluler pada hewan

c)

Reseptor permukaan sel berfungsi untuk sintesis protein, sedangkan reseptor intraseluler untuk transport ion

d)

Reseptor permukaan sel hanya berikatan dengan hormon, sedangkan reseptor intraseluler dengan enzim

68.

Apa yang terjadi pada reseptor permukaan sel ketika molekul sinyal ekstraseluler berikatan dengannya?

a)

Reseptor mengalami perubahan tanpa molekul sinyal harus masuk ke dalam sel

b)

Molekul sinyal selalu masuk ke dalam inti sel

c)

Reseptor langsung menghasilkan energi

d)

Reseptor menghancurkan molekul sinyal

69.

Apa nama reseptor permukaan sel yang mengikat ion kanal?

a)

Ionotropic Receptor

b)

Enzimatik Receptor

c)

G-Protein Coupled Receptor

d)

Reseptor Hormon

70.

Bagaimana proses kerja reseptor ion kanal setelah menerima sinyal?

a)

Kanal terbuka dan ion dapat masuk atau keluar dari sel

b)

Kanal tertutup rapat dan tidak ada ion yang bergerak

c)

Reseptor berubah menjadi enzim

d)

Sinyal dihancurkan oleh reseptor

71.

Reseptor permukaan sel tidak memerlukan molekul sinyal untuk masuk ke dalam sel agar dapat bekerja karena:

a)

Karena reseptor dapat mengalami perubahan hanya dengan interaksi di permukaan sel

b)

Karena molekul sinyal terlalu besar untuk masuk ke dalam sel

c)

Karena sel tidak memiliki mekanisme transportasi

d)

Karena sinyal selalu berupa ion

72.

Berdasarkan diagram, apa akibat dari terbukanya kanal ion pada membran plasma?

a)

Ion dapat masuk dan keluar dari sel, menghasilkan pengaruh listrik

b)

Kanal menjadi permanen tertutup

c)

Sinyal dihancurkan oleh membran

d)

Tidak ada perubahan pada sel

73.

Jika sebuah sel tidak memiliki reseptor ion kanal, apa yang kemungkinan terjadi pada respons sel terhadap sinyal listrik?

a)

Sel tidak dapat merespons sinyal listrik dengan baik karena ion tidak dapat masuk atau keluar

b)

Sel akan tetap merespons sinyal listrik secara normal

c)

Sel akan menghasilkan lebih banyak energi

d)

Sel akan menghancurkan semua sinyal yang masuk

74.

Protein membran jenis apa yang membuka ketika berikatan dengan ligan dan menutup ketika ligan terlepas dari reseptor?

a)

Ion-channel protein

b)

Protein enzim

c)

Protein struktural

d)

Protein transport aktif

75.

Apa yang terjadi ketika ligan berikatan dengan reseptor pada protein membran?

a)

Saluran ion terbuka sehingga ion dari ekstraseluler dapat masuk ke sitosol sel target

b)

Sel langsung membelah

c)

Protein membran menjadi tidak aktif

d)

Ion keluar dari sel menuju lingkungan luar

76.

Perubahan konsentrasi ion di dalam sel dapat menyebabkan perubahan apa pada membran plasma?

a)

Potensial elektrik membran plasma

b)

Bentuk fisik membran plasma

c)

Warna membran plasma

d)

Ketebalan membran plasma

77.

Pada sel saraf, apa yang menyebabkan saluran ion Na+ dan K+ terbuka?

a)

Hormon asetilkolin berikatan dengan reseptornya

b)

Masuknya ion Ca2+

c)

Kontraksi otot

d)

Penurunan suhu

78.

Bagaimana pengikatan asetilkolin pada sel otot mempengaruhi kontraksi otot?

a)

Mengakibatkan masuknya ion Ca2+ dan menghasilkan kontraksi otot

b)

Menghambat masuknya ion Na+

c)

Menurunkan kadar K+ di luar sel

d)

Menghentikan aktivitas enzim

79.

Apa fungsi utama dari reseptor yang mengikat “GTP-binding Protein” (G-Protein Coupled Receptor)?

a)

Mengaktifkan enzim dan kanal ion melalui aktivasi G-protein

b)

Menghasilkan energi secara langsung

c)

Menghancurkan sinyal molekul

d)

Mengikat DNA di inti sel

80.

Apa yang terjadi setelah aktivasi enzim oleh G-protein pada mekanisme reseptor G-protein?

a)

Terjadi perubahan konsentrasi mediator intraseluler

b)

Terjadi sintesis protein baru

c)

Terjadi pembelahan sel

d)

Terjadi penggandaan DNA

81.

Setelah aktivasi kanal ion oleh G-protein, apa akibat yang terjadi pada membran plasma?

a)

Perubahan permeabilitas ion pada membran plasma

b)

Perubahan bentuk inti sel

c)

Perubahan warna membran plasma

d)

Perubahan struktur protein

82.

Proses yang terjadi ketika sinyal/ligan memicu perubahan konsentrasi mediator intraseluler melalui reseptor G-protein adalah...

a)

Sinyal/ligan mengikat reseptor, mengaktifkan G-protein, lalu mengaktifkan enzim yang mengubah konsentrasi mediator intraseluler

b)

Sinyal/ligan langsung masuk ke inti sel dan mengubah mediator intraseluler

c)

Sinyal/ligan mengikat DNA dan mengaktifkan mediator intraseluler

d)

Sinyal/ligan menghambat enzim sehingga mediator intraseluler tetap

83.

Apa fungsi utama dari reseptor G-Protein dalam aktivasi enzim?

a)

Mengaktifkan enzim melalui transduksi sinyal

b)

Menghasilkan energi secara langsung

c)

Menghancurkan protein di dalam sel

d)

Menghambat sintesis protein

84.

Bagian manakah dari struktur G protein yang ditandai dengan warna merah pada diagram?

a)

α domain

b)

β domain

c)

γ domain

d)

N-terminal

85.

Pada proses aktivasi enzim oleh G-Protein, molekul manakah yang digantikan oleh GTP pada subunit α?

a)

GDP

b)

ATP

c)

cAMP

d)

NADH

86.

Jelaskan secara singkat bagaimana aktivasi G-Protein dapat mempengaruhi produksi cAMP di dalam sel.

a)

Aktivasi G-Protein menyebabkan enzim adenylyl cyclase mengubah ATP menjadi cAMP

b)

Aktivasi G-Protein menghancurkan cAMP menjadi ATP

c)

Aktivasi G-Protein menghambat pembentukan cAMP dari ATP

d)

Aktivasi G-Protein mengubah cAMP menjadi GTP

87.

Mengapa pertukaran GDP dengan GTP pada subunit α penting dalam proses aktivasi enzim oleh G-Protein?

a)

Karena pertukaran ini mengaktifkan subunit α untuk memicu enzim target

b)

Karena pertukaran ini menghasilkan energi untuk sel

c)

Karena pertukaran ini menghentikan sinyal dari reseptor

d)

Karena pertukaran ini menyebabkan degradasi protein