NEW
Font size
WorksheetsQuiz tentang Reseptor Nyeri
Total questions: 21
Worksheet time: 11mins
Reseptor nyeri termasuk jenis reseptor:
Kapsul Ruffini
Ujung saraf bebas
Korpuskula Pacini
Badan Meissner
Stimulus yang dapat mengaktifkan nociceptor antara lain, kecuali:
Mekanik
Termal
Kimia
Elektromagnetik
Zat kimia berikut dapat merangsang nyeri, kecuali:
Bradykinin
Serotonin
Asetilkolin
Oksitosin
Proses transduksi pada nyeri adalah:
Perpindahan impuls ke otak
Perubahan stimulus menjadi impuls listrik
Penghambatan sinyal nyeri
Persepsi terhadap nyeri
Proses transmisi nyeri berlangsung melalui:
Neuron motorik
Serabut sensorik aferen
Saraf otonom
Retikulum endoplasma
Proses modulasi nyeri adalah:
Peningkatan intensitas nyeri
Penghambatan atau penguatan sinyal nyeri
Perubahan stimulus menjadi impuls
Respon motorik terhadap nyeri
Persepsi nyeri bergantung pada:
Kecepatan transmisi impuls saja
Pengalaman dan emosi individu
Intensitas stimulus saja
Jenis reseptor saja
Nyeri tanpa adanya rangsangan jaringan disebut:
Nociceptive pain
Neuropathic pain
Referred pain
Somatic pain
Traktus yang membawa nyeri lambat dan kronik adalah:
Tr. spinocerebellaris
Tr. paleo-spinotalamikus
Tr. rubrospinalis
Tr. kortikospinalis
Neurotransmiter penghambat nyeri pada sistem analgesia adalah:
Substansi P
Glutamat
Serotonin dan enkefalin
Asetilkolin
Area otak yang berperan dalam inhibisi nyeri adalah:
Periaqueductal gray matter
Pons lateral
Serebelum
Nukle
Area otak yang berperan dalam inhibisi nyeri adalah:
Periaqueductal gray matter
Pons lateral
Serebelum
Nukleus kaudatus
Senyawa berikut termasuk opium-like substances endogen, kecuali:
Beta-endorfin
Met-enkefalin
Leu-endorfin
Noradrenalin
Kelenjar yang memproduksi melatonin adalah:
Hipofisis
Pineal
Tiroid
Adrenal
Ritme biologis yang diatur oleh cahaya dan memengaruhi tidur disebut:
Irama ultradian
Irama sirkadian
Irama infradian
Irama neurogenik
Saat suhu tubuh menurun pada malam hari, efek yang terjadi adalah:
Tubuh makin segar
Rasa kantuk meningkat
Melatonin menurun
Kortisol meningkat
Peningkatan suhu tubuh akibat olahraga larut malam dapat:
Mempercepat tidur
Menghambat pelepasan melatonin
Menurunkan ritme sirkadian
Meningkatkan kualitas tidur
Tidur yang terlalu singkat dapat meningkatkan kadar hormon:
Melatonin
Kortisol
Estrogen
Dopamin
Selama fase tidur dalam (slow-wave sleep), tubuh terutama:
Memulihkan energi fisik
Mengonsolidasi memori
Mengatur emosi
Menurunkan kortisol
Selama fase tidur REM, aktivitas otak menyerupai:
Tidur dalam
Koma
Keadaan terjaga
Relaksasi total
Fungsi utama tidur REM dibandingkan NREM adalah:
Perbaikan jaringan
Konsolidasi memori dan mimpi
Penurunan metabolisme
Sekresi melatonin
