NEW
Font size
WorksheetsPENILAIAN KAIDAH FIKIH KELAS 12
Total questions: 27
Worksheet time: 14mins
Kata “Al-Umuru bi Maqasidiha” secara etimologi terdiri dari dua unsur yaitu Al-Amru dan Al-Maqshad. Kata Al-Maqshad artinya ….
Menuju ke suatu tempat
Menuju suatu arah tujuan
Menuju jalan yang terjal
Keadaan yang ada
Peristiwa yang telah terjadi
الْأُمُوْرُ بِمَقَاصِدِهَا Adalah ….
Segala perkara tergantung pada tujuannya
Segala perkara tergantung pada keadaannya
Segala perkara tergantung pada masalahnya
Segala perkara tergantung pada manfaatnya
Segala perkara tergantung pada tradisi
Dibawah ini adalah merupakan dasar dari Al-Umuru bi Maqasidiha adalah ….
A. وَالْآنَ فِي النَّاسِ بِالْحَجِّ (الحج 271)
B. فَكَاتِبُوهُمْ إِنْ عَلِمْتُمْ فِيهِمْ خَيْرًا (النور 33)
C. وَاشْهَدُوا وَالْأَذَانِيَا بِعِثَمٍ (البقرة 282)
D. وَمَا أَمَرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ (البينة 5)
E. كُلُوا وَاشْرَبُوا مِنْ رِزْقِ اللَّهِ (البقرة 60)
Begitu pentingnya niat dalam segala amal ibadah sampai-sampai Rasulullah SAW mengingatkan “Sesungguhnya manusia itu dibangkitkan menurut niatnya” (HR Ibnu Majah dan Abu Hurairah). Bunyi haditsnya adalah ….
أَتَمَا بُعِثْتُ لأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الْأَخْلَاقِ
أَنَاللَّهُ يَقْبَلُ التَّوْبَةَ الْعَبْدِ مَا لَمْ يُغَرْغِرْ
أَتَمَا بُعِثَ النَّاسِ عَلَى نِيَّتِهِ
أَكْثَرُ النَّاسِ أَكْثَرُهُمْ لِلْمَوْتِ ذِكْرًا
إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ
Apabila ada perbedaan apa yang diucapkan dengan apa yang ada di dalam hati atau yang diamalkan, maka yang dianggap benar adalah ….
Tujuannya yang jelas
Amaliah yang nyata
Apa yang menjadi niatnya
Apa yang ada di dalam hatinya
Berdasarkan petunjuk yang benar
Sumpah itu harus berdasarkan kata-kata dan maksud. Kaidahnya adalah ….
لا يلزم نية العبادة في كل جزء
كل ما كان له اصل فلا ينتقل عن اصله بمجرد
مبنية على الألفاظ والمقاصد للعباد
النية في اليمين مخصص اللفظ العام ولا نعم
ما لا يشترط التعرض له جملة وتفصيلا اذا عين واحطأ لم يضر
Secara etimologi “Al-Yaqin” artinya adalah ….
Pengetahuan yang tidak ada keraguan
Pengetahuan yang belum pasti
Pengetahuan tentang keimanan
Pengetahuan tentang alam semesta
Ulul albab
Maksud dari kaidah ini اليقين لأيزال بالشك adalah ….
Keyakinan tidak akan berubah dengan niat
Keyakinan tidak akan hilang dengan tujuan yang jelas
Keyakinan tidak hilang dengan keraguan
Keyakinan terhadap keimanan
Keyakinan tidak akan berubah dengan berbagai cobaan
Keteguhan hati yang tidak bersandar pada dalil Qath’I disebut ….
Yakin
Zhan
Syak
I’tiqad
Hammiyah
Asal itu tetap sebagaimana semula, bagaimanapun keberadaanya. Kaidahnya adalah ….
الأصل العدم
الأصل فى كل حديث نقدره با قرب الزمان
الإرضاء الأصل فى التحريم
الأصل براءة الذمة
الأصل بقاء ماكان على ماكان
Hukum asal dari suatu kalimat adalah ….
Tujuan yang sebenarnya
Materi yang sebenarnya
Metode yang sebenarnya
Arti yang sebenarnya
Strategi yang sebenarnya
Barang siapa yang telah sah nikahnya, kemudian dia ragu apakah telah mentalak istrinya atau belum, maka hukum pernikahannya adalah ….
Harus nikah lagi
Haram
batal
masih tetap sah
tidak jelas
Thowaf ditetapkan dengan dalil yang meyakinkan yaitu harus tujuh kali putaran. Kemudian dalam keadaan thowaf, seseorang ragu apakah yang dilakukan putaran kelima atau keenam. Maka yang meyakinkan sesuai dengan kaidah adalah ....
Ketiga
Keempat
Kelima
Keenam
Ketujuh
Seseorang dihadapkan pada 2 pilihan atau kemungkinan ia menduga salah satunya lebih unggul dan hatinya lebih condong untuk membuang salah satu lainnya yang lemah, maka yang lebih unggul disebut ....
Al-Yakin
Ghalabah Al Dhan
Al Dhan
Al Syakk
Al Syukr
Di bawah ini makna secara bahasa "al masyaqotu" dari kaidah fikih al masyaqah tajlibu taysir adalah ....
Segala Sesuatu yang memberatkan karena kondisi tertentu
Meringankan
mendatangkan
dispensasi
Kemudahan
Kaidah fikih yang memberikan pemahaman kepada umat Islam dengan membangun kerangka berfikir pentingnya menerapkan dispensasi atau keringanan kepada siapapun yang kadang kala terjadi baik ketika menjalankan ibadah maupun dalam interaksi social atau muamalah untuk meminimalisir beban. Kerangka berfikir di atas lebih tepat dalam penerapan ....
Al Adatu muhkamah
Al urf
Al yaqin la yuzalu bi syak
Adl dlororu yuzal
Al Masyaqotu tajlibu taysir
Karakter generasi milenial sebagai colon ulama intelektual sebagai pencerminan atau penerapan al masyaqotu tajlibu taysir adalah ....
Tidak pernah puas dalam mencari ilmu
Taat beribadah
Berakhlak mulia
Tidak kenal putus asa karena memiliki keyakinan setelah kesulitan pasti ada kemudahan
rasa ingin tahu yang tinggi
Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut! 1. Karena sakit dan tidak sanggup melakukan shalat dengan berdiri maka mendapatkan dispensasi kemudahan dengan duduk 2. Karena sedang dalam perjalanan dan jarak tempuh perjalanannya lebih dari 89 KM, maka mendapat kemudahan shalat dengan jama 3. Karena dalam kesulitan menemukan air untuk wudlu maka mendapatkan kemudah untuk tayamum 4. Seseorang yang memiliki pohon besar di depan rumah dan mengarahkan di jalan maka pemerintah berhak memerintahkan untuk menebang karena dianggap berbahaya 5. Menyebarkan berita hoak karena berdampak pada pertengkaran dilarang oleh agama. Pernyataan di atas yang benar sebagai contoh penerapan kaidah al masyaqotu tajlibu taisir adalah ....
A. 1 – 2 – 3
B. 1 – 2 – 5
C. 1 – 3 – 5
D. 2 – 3 – 4
E. 3 – 4 – 5
Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut! 1. Perintah Allah pada dasarkan mudah atau tidak sulit. 2. Perintah Allah pada dasarnya memberatkan. 3. Perintah Allah hendaknya dilakukan oleh seorang hamba sesuai kemampuan dengan tawas-suth. 4. Mengerjakan perintah Allah dengan gegabah 5. Semua perintah dan larangan Allah terhadap hambanya adalah anugerah. Pernyataan yang merupakan hikmah al masyaqotu tajlibu taisir ....
1 – 2 – 3
1 – 3 – 5
1 – 4 – 5
2 – 3 – 4
3 – 4 – 5
Dalam konteks kekinian khususnya di bidang tehnologi medis yaitu diperbolehkannya transplantasi organ tubuh dengan alasan ketika dalam keadaan darurat maka diperbolehkan selama dalam batas batas yang ditentukan. Pernyataan di atas sebagai contoh penerapan ....
A. Al Adatu muhkamah
B. Al urf
C. Al yaqin lu yuzalu bi syak
D. Adl dlororu yuzal
E. Al Masyaqotu taljibu taisir
Di dalam QS Al Baqoroh ayat 78 yaitu .... Ayat di atas menerangkan bahwa Allah tidak menjadikan agama untuk hambanya kesempitan. Hal itu sesuai dengan kaidah fikih ....
A. Al Adatu muhkamah
B. Al urf
C. Al yaqin lu yuzalu bi syak
D. Adl dlororu yuzal
E. Al Masyaqotu taljibu taisir
Di bawah ini bukan merupakan karakter social yang diharapkan dalam penerapan kaidah fikih al masyaqotu taljibu taisir adalah ....
Kepedulian
Saling membantu
Saling membantu
Meringankan kesulitan orang lain
Putus asa menghadapi masalah
Di bawah ini merupakan makna secara bahasa al dhararu yuzal adalah ....
Bahaya itu harus dihilangkan
Kesulitan itu mendatangkan kemudahan
Adat itu sebagai hokum
Keyakinan tidak dapat dihilangkan dengan keragu-raguan
Kemudhratan
Memberikan pemahaman kepada umat Islam dengan membangun kerangka berfikir bahwa kemudharatan yang terjadi kepada hamba Allah, sedapat mungkin dihilangkan dengan mencari pemecahan masalah atau solusi yang terbaik baik wilayah ibadah maupun sosial. Kerangka berfikir di atas sebagai paradigma penerapan kaidah fikih ....
Al Adatu muhkamah
Al urf
Al yaqin lu yuzalu bi syak
Adl dlororu yuzal
Al Masyaqotu taljibu taisir
Seseorang yang memiliki pohon besar di depan rumahnya sehingga pohon tersebut mengarah ke jalan umum dan mengganggu pengguna jalan. Maka pemerintah melalui pihak perangkat desa ....
Memerintahkan untuk menebang atau memotong pohon tersebut agar tidak mengganggu jalan umum.
Membiarkan pohon tersebut tumbuh tanpa tindakan.
Menghukum pemilik rumah karena memiliki pohon besar.
Menyarankan pemilik rumah untuk memindahkan pohon tersebut.
melarang untuk menanam pohon
Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut! 1. Kemudhartan yang memang sejak awal diizinkan oleh Allah. Seperti qishosh dan ta’zir 2. Kemudharatan yang menimpa banyak orang dan susah dihindari. Polisi udara akibat kendaraan 3. Kemudharatan yang diharamkan. Seperti korupsi, menipu 4. Semua perintah dan larangan Allah terhadap hambanya adalah anugerah. 5. Segala bentuk yang menimbulkan kemaslahatan Pernyataan yang merupakan katagori kaidah fikih al dhraru yuzal ....
A. 1 – 2 – 3
B. 1 – 3 – 5
C. 1 – 4 – 5
D. 2 – 3 – 4
E. 3 – 4 – 5
Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut! 1. Segala bentuk yang menimbulkan bahaya baik kepada diri sendiri atau orang lain diharamkan 2. Sebagai usaha pencegahan dari perbuatan yang dibenci oleh syariat 3. Semua yang berdampak buruk kepada semua hamba harus seoptimal mungkin dihindari atau dicegah. 4. Semua perintah dan larangan Allah terhadap hambanya adalah anugerah. 5. Segala bentuk yang menimbulkan kemaslahatan Pernyataan yang merupakan hikmah kaidah fikih al dhraru yuzal ....
1 – 2 – 3
1 – 3 – 5
1 – 4 – 5
2 – 3 – 4
3 – 4 – 5
