WorksheetsPPPK
Total questions: 48
Worksheet time: 9mins
Nilai berorientasi pelayanan menekankan bahwa ASN harus...
A. mengutamakan kepentingan pribadi di atas kepentingan publik.
melayani masyarakat sesuai standart minimal
memberikan pelayanan yang cepat,tepat dan berkualitas
memberikan pelayanan hanya kepada pihak
yang dikenl
Nilai kompeten mengarah ASN untuk
melaksanakan tugas hanya berdasarkan pengalaman masa lalu
menghindari perubahan dan inovasi
bekerja dengankemampuan yang ada tanpa perlu belajar
mengembangkan diri secara berkelanjutan
nilai harmonis dalam ASN ber AKHLAK menenkankan pada
kemampuan menjaga hubungan baik dengan rekan kerja untuk menciptakan sinergi
Upaya membangun komunikasi terbuka agar tercipta kerjasama yang sehat
Keterampilan menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja demi tercapainya tujuan bersama
Sikap menjaga kerukunan antar pegawai agar tercipta suasana kerja kondusif
Jika seorang ASN menhghadapi dilema antara loyalitas kepada pimpinan dan kepentingan publik,maka sikap sesuai BrAKHLAK adalah
Menolak perintah yang bertentangan dengan aturan demi menjaga kepentingan masyarakat
Mengutamakan kepentingan publik tanpa mencari solusi formal
Menjalankan perintah pimpinan sembari mencari agar masyarakat tetap diuntungkan
Mengikuti perintah pimpinan karena hal itu merupakan bentuk loyalitas
Nilai adaptif dalam ASN berAKHLAK terutma menekankan pada
kemampuan ASN untuk mengikuti perubahan sesuai arahan pimpinan
kemampuan ASN untuk menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan kerja
Keterampilan ASN berinovasi sesuai perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat
Contoh sikap kolaboratif yang sesuai dengan nilai berAKHLAK adalah
Bekerjasama dengan pihak terkait hanya ketika diminta pimpinan
Membangun kerjasama lintas sektor demi tercapainya tujuan bersama
Meminta bantuan rekan kerja hanya jika kesulitan menyelesaikan tugas
Berkoordinasi sebatas lingkup unit tanpa memperhatikan kepentingan organisasi
Transparansi,integritas dan dapat dipertanggungjawabkan merupakan ciri nilai
loyal
akuntabel
kolaboratif
adaftif
Nilai yang menekankan kesediaan seorang ASN untuk memberikan pelayanan terbaik adalah
Berorientasi pada layanan
Akuntabel
loyal
Kompeten
Sifat berntegritas seorang ASN ditunjukkan dengani
Mengutamakan hasil dibandingkan proses
Bertindak sesuai aturan,walaupun tanpa pengawasan
Menunggu instruksi dari atasan
Menyelesaikan pekerjaan dengan cepat
ASN yang bekerja dengan memperhatikan kesejahteraan rekan kerjanya menunjukkan nilai
Harmonis
loyal
Adaptif
Akuntabel
Manajemen PPPK bertujuan untuk
Meningkatkan jumlah ASN
Mempercepat rekrutmen pegawai
Mengatur proses pengandaan,penempatan,pengembangan dan evaluasi pegawai kontrak
Menghapus proses seleksi ASN
Hasil penilaian kinerja ASN digunakan sebagai dasar
Penetapan tunjangan kinerja,kenaikan pangkat,promosi,dan pengembangan karir
Pemberian cuti tahunan bergilir
Penentuan jabatan struktural semata
Penentuan masa kerja pegawai untuk pensiun
Dalam menilai perilaku kerja ASN,indikator yang tidak termasuk adalah
Orientasi pelayanan
Komitmen
Integritas
Kecepatan menyelesaikan pekerjaan
Dalam penilaian kinerja PPPK,fokus utama adalah
Masa kerja dan loyalitas pada pimpinan
Perpanjangan kontrak berdasarkan kompetensi dan hasil penilaian kinerja
Kesetiaan terhadap organisasi sebagai dasar kontrak
Kehadiran kerja sebagai ukuran utama produktivitas
Tujuan utama penilaian kinerja ASN menurut PP30 tahun 2019 adalah
Menentukan kelayakan ASN untuk mendapatkan tunjangan kinerja
Menilai sejauh mana ASN melaksanakan perintah atasan secara konsisten
Mengukur pencapaian sasaran kerja sekaligus perilaku kerja sebagai dasar pembinaan
Menghitung kinerja ASN untuk keapentingan kenaikan pangkat semata
Apabila seorang ASN mendapatkan nilai kinerja "kurang"selama 2 tahun berturut-turut konsekuensi yang paling tepat adalah
Tidak berhak memperoleh gaji pokok
Pemberhentian tidak dengan hormat secara langsung
Tidak memperoleh kenaikan pangkat atau perpanjangan perjanjian kerja,serta dapat dikenakan tindakan disiplin
Hanya diberikan teguran tertulis oleh atasan langsung
Dalam parktikpenilaian kinerja ASN perana atasan langsung adalah
Menentukan target kinerja tanpa melibatkan ASN
Membimbing,memantau serta memberikan umpan balik terhadap capaian kinerja
Menyusun seluruh SKP bawahan tanpa diskusi
Memberikan penilaian perilaku semata
Apa yang diutamakan dalam seleksi PPPK
Usia pelamar
Pengalaman dan kompetensi
Domisili pelamar
koneksi politik
Kategori jabatan yang dapat diisi oleh PPPK meliputi
Hanya jabatan fungsional
Jabatan sturktural dan fungsional
Hanya jabatan administratif
semua benar
Dalam manajemen PPPK,evaluasi kinerja pegawai digunakan untuk
Memperpanjang kontrak atau mengakhirinya
Memberikan bonus tambahan
mengganti pegawai tetap
Menentukan lokasi kerja baru
Salah satu tujuan dari peningkatan kompetensi PPPK
Menambah jumlah tenaga kerja
Meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja pegawai
Mengurangi anggaran pemerintah
Meningkatkan usia pensiun pegawai
Program pelatihan yang dilakukan untuk meningkatkan kompetensi PPPK bertujuan untuk
Mengurangi biaya operasional
Memperbaharui pengetahuan dan keterampilan sesuai kebutuhan tugas
Meningkatkan kinerja administrasi
Mengganti jabatan fungsional dengan jabatan struktural
Peningkatan kompetensi PPPK dapat dilakukan melalui
cuti panjang
pelatihan dan pendidikan berkelanjutan
penurunan beban kerja
pemangkasan jabatan
jika ASN merasa penilaian kinerjanya tidak objektif,langkah yang paling sesuai adalah
Mengajukan keberatan melalui mekanisme yang diatur dalam instansi
Menyampaikan protes langsung kepada rekan sejawat
Mengabaikan hasil penilaian karena dianggap tidak adil
Mengajukan cuti sebagai bentuk penolakan terhadap hasil penilaian
Kompetensi yang perlu ditingkatkan untuk PPPK agar lebih berdaya saing di bidangnya adalah
Ketrampilan komunikasi dan teknis
jumlah cuti tahunan
pengalaman kerja di luar negeri
tingkat pendidikan formal
Budaya anti korupsi pada ASN terutama menekankan pentingnya nilai integritas.Dalam PP 94/2021 pelanggaran disiplin yang menunjukkan rendahnya integritas termasuk dalam kategori
Tidak masuk kerja tanpa keterangan
penyalahgunaan wewenang untuk kepentingan pribadi
Terlambat masuk kerja berulangkali
Tidak mentaati ketentuan jam kerja
Prinsip akuntabilitas dalam budaya anti korupsi dapat diwujudkan ASN dengan cara
Membuat laoran kegiatan sesuai fakta yang terjadi
Menyampaikan laporan dengan data yang telah disesuaikan atasan
Menyusun laporan keuangan secara jujur dan transparan
Melaksanakan tugas sesuai perintah tanpa memanipulasi hasil
transparansi dalam budaya anti korupsi tercermin dalam disiplin PNS ketika
ASN membuka informasi pelayanan publik sesuai ketentuan
ASN memberikan informasi kepada pihak tertentu
ASN menyimpan data yang seharusnya dapat diakses publik
ASN menyampaikan informasi secara tertulis kepada masyyarakat
salah satu bentuk pelanggaran disiplin yang bertentangan dengan budaya anti korupsi adalah
Tidak masuk kerja tanpa izin
Memanipulasi data perjalanan dinas untuk kepentingan pribadi
Datang terlambat tanpa keterangan
Tidak mentaati perintah kedinasan yang sah
Manajemen ASN bertujuan utama untuk
Mewujudkan ASN yang profesional,netral dan berintegritas
Mendukung penyelenggaraan pemerintah yang efektif dan efisien
Memberikan pelayan publik yang berkualitas kepada masyarakat
Mengembangkan potensi pegawai sesuai kompetensi yang dimiliki
Dalam sistem merit,pengelolaan ASN dilakukan berdasarkan
kualifikasi,kompetensi dan kkinerja
senioritas dan masa kerja pegawai
jabatan fungsional dan struktural semata
pertimbangan politik dan hubungan pribadi
Pengembangan karier ASN diarahkan untuk
memberikan kesempatan promosi jabatan berdasarkan kompetensi
meningkatkn kesejahteraan pegawai melalui tunjangan
menjamin semua pegawai memperoleh jabatan tertentu
mengatur mutasi ASN antar instansi tanpa pertimbangan kompetensi
sistem penilaian kinerja ASN dilakukan untuk
menilai capaian hasil kerja berdasarkan perjanjian kerja
memberikn penghargaan dan hukuman secara adil
menentukan kebutuhan pengembangan kompetensi pegawai
membandingkan prestasi antar pegawai dalam instansi
Disiplin ASN dalam manajemen ASN bertujuan untuk
membentuk ASN yang taat aturan dan berintegritas
menjamin terciptanya ketertiban dalam organisasi
mencegah terjadinya penyalahgunaan kewenangn
memberikan sanksi agar pegawai merasa takut
manajemen ASN menekankan pentingnya penghargaan bagi pegawai.tujuan pemberian penghargaan adalah
meningkatkan motivasi dan kinerja ASN
menambahkan beban anggaran instansi
menunjukkan rasa hirmat terhadap senioritas
membuat semua pegawai merasa sama rata
pemberhentian PPPK dapat dilakukan apabila
pegawai tidak melaksanakan tugas dengan baik meskipun telah diberikan pelatihan
pegawai memasuki usia pensiun yang ditentukan oleh instansi
pegawai mengajukan permohonan untuk berhenti secara sukarela
semula pilihan benar
salah satu syarat pemberhentian PPPK karena alasan tertentu adalah
penyalahgunaan wewenang atau keterlibatan dalam tindak pidana
tidak memenuhi standar pendidikan tinggi
menyelesaikn masa kontrak tanpa penilaian kinerja
tidak mengikuti pelatihan yang diwajibkan oleh atasan
informasi mengenai pengandaan dan pemberhentian PPPK harus
ditentukan oleh instansi dan tidak perlu diumumkan ke publik
diumumkan kepada masyarakat agar dapat diakses oleh calon pelamar atau pihak yang berkepentingan
disembunyikan untuk menjaga kerahasiaan proses admninstrasi
diperoleh hanya oleh pegawai sedang berstatus PPPK
dalam hal pemberhentiaan PPPK,yang bertanggungjawab untuk memberikan keputusan akhir adalah
kepala daerah
atasan langsung di instansi masing-masing
menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi irokrasi
komisi aparatur sipil negara <KASN>
dalam konteks PPPK,jenjang karier lebih menekankan pada
pencapaian pangkat golongan sebagaimana PNS
peningkatan kompetensi dan kinerja untuk perpanjangan kontrak dan penempatan jabatan
kesetiaan pada instansi tanpa mempertimbangkan kompetensi
kenaikan jbatan otomatis setelah 5 tahun masa kerja
jenjang karir ASN berbasis sistem merit berarti
penempatan jabatan berdasarkan kebutuhan instansi tanpa mempertimbangkan kompetensi individu
pengembangan karir ditentukan oleh senioritas dan masa kerja
promosi dan pengembangan jabatan ditentukan oleh kualifikasi,kompetensi,dan kinerja
seleksi jabatan lebih mengutamakan loyalitas terhadap pimpinan
salah satu keterbatasan jenjang karir PPPK dibanding PNS
tidak bisa mengikuti pendidikan dan pelatihan kompetensi
tidak ada kemungkinan menduduki jabatan pimpinan tinggi
perkembangan karir sangat bergantu pada perpanjangan kontrak
tidak bisa mengisi jabatan fungsional madya dan utama
salah satu jenis jabatan PPPK yang umumnya diisi oleh pegawai dengan keahlian khusus adalah
jabatan fungsional
jabatan pimpinn tinggi
jabatan administrasi
jabatan teknis
tugas utama dalam jabatan fungsional PPPK adalah
mengelola sumber daya manusia di instansi
menyusun kebijakan publik
melaksanakan tugas teknis sesuai bidang keahlian
mengatur anggaran dan keuangan negara
disiplin kerja PPPK mencakup kewajiban untuk
melaksanakan tugas sesuai dengan ketentuan dan waktu yang telah ditentukan
menunda tugas apabila ada pekerjaan lainyang enting
mengabaikan peraturan yang tidak relevan dengan ekerjaan
mengurangi jam kerja untuk meningkatkan produktivitas pribadi
jika seorang PPPK tidak hadir tanpa izin yang sah,maka sanksi yang dapat diterima adalah
pemberian penghargaan atas pengorbanannya
penundaan promosi jabatan
pemecatan dari jabatan
pemberian peringatan dan pengurangan hak hak tertentu
salah satu bentuk disiplin kerja yang wajib dipatuhi oleh PPPK adalah
menghadiri semua rapat meskipun tidak relevan dengan tugas
mematuhi peraturan mengenai jam kerja dan absensi
menggunakan waktu kerja untuk kepentingan pribadi
menghindari kerja kelompok untuk fakus pada tugas individu
dalam hal pelanggaran disiplin kerja,seorang PPPK dapat diberikan sanksi berupa
penghargaan tambahan jika melaksanakan tugas dengan baik
pembebasan tugas tanpa potongan gaji
teguran ,skorsing,atau pemecatan sesuai dengan tingkat pelanggaran
pemberian waktu libur tambahan
