wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal SPBE dan Keamanan Data

Total questions: 10

Worksheet time: 4mins

Name
Class
Date
1.

Apa itu SPBE dan Apakah SPBE dapat mendukung Transformasi Digital?

a)

SPBE adalah Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, SPBE dapat mendukung transformasi digital melalui implementasi kebijakan pembangunan aplikasi SPBE yang harus terintegritas dan saling interoperabilitas.

b)

SPBE adalah Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, SPBE dapat mendukung transformasi digital dikarenakan kebijakan SPBE salah satunya melalui implementasi kebijakan pembangunan aplikasi SPBE serta infrastruktur SPBE yang terintegritas berbagi pakai dan saling interoperabilitas meningkatkan efisiensi dan transparansi

c)

SPBE adalah Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, SPBE tidak relevan dengan Transformasi Digital karena kebijakan kolonialisme.

d)

SPBE adalah Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, SPBE tidak dapat mendukung Transformasi Digital karena kebijakan pemerintahan secara manualnya menghambat proses Transformasi Digital dipemerintahan.

2.

Layanan SPBE membutuhkan keutuhan dan keaslian data yang tinggi. Tantangannya adalah menghadapi kerawanan/serangan modifikasi dan perubahan data. Berikut merupakan upaya untuk memastikan keutuhan dan/atau keaslian, kecuali?

a)

Penerapan Backup pada Sistem Elektronik

b)

Penerapan SSL pada Aplikasi Berbasis Web

c)

Penerapan Fungsi Hash pada Aplikasi

d)

Penerapan Tanda tangan Elektronik Dokumen Elektronik.

3.

Berikut merupakan dampak dari serangan siber terhadap SPBE, kecuali:

a)

Kerusakan bangunan Pemerintah, serangan siber dapat merusak bangunan secara fisik

b)

Gangguan layanan publik, serangan siber dapat melumpuhkan layanan publik penting seperti pelayanan perizinan, pembayaran pajak, layanan kesehatan online.

c)

Kebocoran data pribadi, data warga negara sepertik NIK, Data keuangan dapat dicuri dan disalahgunakan.

d)

Kerugian finansial; biaya untuk memperbaiki sistem, memulihkan data dan menanggung denda akibat pelanggaran data dapat sangat besar.

4.

Berikut merupakan upaya penerapan keamanan SPBE yang dapat dilakukan dalam area People yang dapat dilakukan oleh Instansi Pemerintah, kecuali:

a)

Melakukan hire tenaga kontrak yang memiliki keahlian dalam keamanan informasi.

b)

Membangun sistem deteksi dini insiden siber

c)

Memastikan ketersediaan SDM Keamanan SPBE dari sisi kualitas.

d)

Memastikan ketersediaan SDM keamanan SPBE dari sisi kuantitas.

5.

Berikut merupakan aset TIK yang tepat dalam SPBE.

a)

Arsip fisik, Aplikasi dan Pusat Data

b)

Jaringan internet SPBE, Dokumen Elektronik, Perangkat

c)

Gedung Perkantoran, Aplikasi SPBE dan Infrastruktur SPBE.

d)

Data/Informasi SPBE, Aplikasi dan Infrastruktur SPBE.

6.

Langkah apa saja yang dapat dilakukan secara general untuk memastikan prinsip keutuhan, keaslian dan keniransakalan pada SPBE, kecuali?

a)

Penerapan tanda tangan digital dan jaminan pihak ketiga terpercaya melalui penggunaan sertifikat digital.

b)

Pendeteksian modifikasi dan tanda tangan elektronik tersertifikasi

c)

Penetapan klasifikasi keamanan, pembatasan akses, dan pengendalian keamanan/enkripsi dan kriptografi.

d)

Penyediaan mekanisme verifikasi, validasi dan hash function.

7.

Jenis serangan siber yang sering menggunakan teknik rekayasa sosial adalah...

a)

Phishing

b)

DDoS

c)

SQL Injection

d)

Brute Force

8.

Berikut merupakan prinsip keamanan SPBE

a)

Kerahasiaan, Keaslian, Keakuratan, Kepastian, Ketersediaan.

b)

Kerahasiaan, Keutuhan, Ketersediaan, Keaslian dan Kenirsangkalan

c)

Kepalsuan, Kepedulian, Kecintaan, Kedekatan, Kemajuan

d)

Kerahasiaan, Keutuhan, Ketersediaan, Keaslian dan Kepastian

9.

Apa yang menyebabkan SPBE dapat mengalami insiden siber?

a)

Memiliki Risiko keamanan yang dapat dimanipulasi oleh kerentanan

b)

Nilai Indeks SPBE kecil

c)

Tidak memiliki SDM Keamanan SPBE

d)

Memiliki kerentanan yang dapat di ekploitasi oleh ancaman/serangan siber

10.

Berikut merupakan penjelasan tepat terkait malware?

a)

Suatu bahasa pemrograman yang berbahaya

b)

Perangkat lunak yang dirancang hanya untuk menyebabkan kerusakan pada sistem elektronik.

c)

Perangkat lunak yang dirancang dengan tujuan tertentu yang merujuk pada kejahatan contohnya menyusup atau merusak suatu sistem elektronik.

d)

Perangkat lunak yang dirancang untuk misi tertentu dan hanya ditujukan untuk melakukan hardening system.