WorksheetsEvaluasi Pembelajaran
Total questions: 15
Worksheet time: 5mins
Dalam konteks teori manajemen risiko K3, risiko kerja dapat diartikan sebagai ….
Bahaya yang tidak dapat dihindari ketika bekerja
Alat untuk mengendalikan bahaya saat bekerja
Kemungkinan dan dampak dari kejadian berbahaya
Prosedur keselamatan kerja dalam menghindari bahaya
Peserta didik diminta menjelaskan kembali langkah-langkah prosedur evakuasi darurat berdasarkan SOP perusahaan. Urutan yang tepat dan tanpa kesalahan dalam melakukan evakuasi darurat adalah …
Mendengar alarm darurat→Menghentikan aktivitas→Menuju jalur evakuasi→Berkumpul di titik aman
Menyelamatkan barang berharga→Menunggu instruksi→Menuju titik kumpul→Melapor ke petugas
Menutup semua peralatan→Mengambil barang pribadi→Menuju keluar ruangan→Kembali bekerja setelah situasi tenang
Menolong rekan kerja→Mengamankan area→Mencatat kejadian→Melanjutkan pekerjaan
Seorang pekerja di pabrik menemukan tumpahan cairan berbahaya di lantai. Jenis bahaya kerja ini termasuk dalam kategori
Bahaya fisik
Bahaya kimia
Bahaya biologis
Bahaya ergonomi
Saat melakukan praktik bubut di bengkel teknik mesin, Anda melihat beberapa simbol K3 terpasang di area kerja. Bagaimana penerapan simbol dan alat keselamatan kerja tersebut membantu mencegah kecelakaan, dan contoh penerapan yang sesuai dengan standar K3 adalah...
Simbol digunakan untuk membedakan area kerja antar mesin; contoh: tanda bahaya ditempel di setiap mesin agar mudah dikenali
Simbol berfungsi sebagai pengingat bahaya dan panduan tindakan aman; contoh: tanda wajib memakai kacamata pelindung di dekat mesin bubut
Simbol menunjukkan tanggung jawab operator terhadap kebersihan area kerja; contoh: tanda dilarang makan dan minum di ruang bengkel
Simbol dipasang untuk mematuhi aturan administrasi keselamatan kerja; contoh: papan informasi K3 di pintu masuk bengkel
Untuk mencegah kecelakaan akibat mesin berputar, tindakan yang paling tepat sesuai prinsip K3 adalah
Memastikan pelindung mesin terpasang dengan baik sebelum mesin dinyalakan
Mengatur posisi tubuh lebih dekat ke mesin agar hasil kerja lebih presisi
Membersihkan serpihan logam menggunakan kuas saat mesin masih berputar
Menggunakan sarung tangan kain tipis agar tangan tidak licin saat bekerja
Ketika melakukan observasi di area bengkel, Anda menemukan bahwa simbol “Gunakan pelindung telinga” dipasang di dekat pintu keluar, bukan di area kerja mesin bubut yang bising.
Berdasarkan fakta tersebut, analisis yang paling tepat adalah …
Simbol sudah benar karena menunjukkan bahwa bengkel memiliki kesadaran akan pentingnya alat pelindung diri
Simbol sudah benar karena tetap berada di lingkungan bengkel
Simbol boleh dipasang di mana saja selama masih terlihat jelas
Simbol belum sesuai karena tidak ditempatkan di area yang membutuhkan perlindungan pendengaran
Sebuah pekerja mengalami luka saat memperbaiki mesin tanpa mematikan sumber listrik utama.
Berdasarkan konsep manajemen risiko K3, analisis yang paling tepat terhadap penyebab kecelakaan tersebut adalah …
Kurang hati-hati saat bekerja
Disebabkan oleh kondisi mesin yang sudah tua dan perlu diganti
Kelalaian prosedur isolasi energi
Tidak dapat dicegah karena merupakan risiko alami dari pekerjaan teknis
Dalam simulasi evakuasi kebakaran di bengkel teknik mesin, ditemukan beberapa kesalahan berikut:
1. Mesin bubut dan kompresor udara dibiarkan menyala saat evakuasi berlangsung.
2. Peserta evakuasi berkumpul di area parkir yang masih berdekatan dengan tangki bahan bakar.
3. Ketua regu evakuasi tidak memberikan aba-aba evakuasi dengan jelas.
Berdasarkan analisis prosedur evakuasi darurat yang benar, titik kegagalan prosedur yang paling kritis terdapat pada …
Kesalahan teknis yang terjadi saat pengoperasian mesin karena kurangnya ketelitian atau pemahaman operator
Kurangnya kesiapan regu evakuasi dalam koordinasi dan komunikasi
Keterbatasan fasilitas jalur evakuasi di area bengkel
Kurangnya pemahaman peserta terhadap tanda bahaya kebakaran
Dalam kegiatan praktikum las listrik di laboratorium, terjadi luka bakar ringan pada mahasiswa akibat percikan logam panas.
Berdasarkan kasus tersebut, bagaimana evaluasi efektivitas penerapan konsep manajemen risiko K3 (identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian risiko) yang dilakukan oleh pihak laboratorium?
Penerapan manajemen risiko sudah efektif karena luka bakar yang terjadi hanya bersifat ringan dan tidak fatal
Pernyataan salah, karena manajemen risiko harus dievaluasi untuk mencegah kecelakaan
Penerapan manajemen risiko sudah baik karena seluruh peserta praktikum hadir dan kegiatan berjalan sesuai jadwal
Kurang efektif karena bahaya sudah dikenali, tapi pengendalian (APD) belum optimal
Dalam simulasi kebakaran di laboratorium teknik mesin, sebagian tim evakuasi membawa peralatan yang tidak penting saat keluar dari ruangan. Berdasarkan SOP evakuasi, bagaimana kesesuaian tindakan tersebut terhadap prosedur yang benar, dan apa risiko yang bisa muncul akibatnya
Tindakan tepat karena peralatan mungkin diperlukan untuk mendukung proses pemadaman awal sebelum evakuasi total dilakukan
Tindakan dapat diterima bila peralatan tersebut bernilai tinggi dan mudah dibawa tanpa menghambat pergerakan tim evakuasi
Tindakan wajar karena menunjukkan rasa tanggung jawab terhadap inventaris laboratorium agar tidak rusak akibat kebakaran
Tidak sesuai karena membawa barang dapat memperlambat evakuasi dan meningkatkan risiko
Jenis proyeksi yang digunakan pada gambar flange di atas adalah ....
Proyeksi miring
Proyeksi isometri
Proyeksi ortogonal
Proyeksi perspektif
Jika kamu diminta menggambar ulang tampak depan dan potongan X–X dari flange tersebut pada skala 1:1, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah ....
Menggambar garis tepi dan garis sumbu terlebih dahulu
Menggambar lubang baut terlebih dahulu
Menggambar ukuran dalam (inner diameter) dahulu
Menulis dimensi di awal sebelum menggambar bentuk
Tiga lubang baut berdiameter 6 mm pada flange dibuat dengan keterangan EQUI-SP. Hal itu berarti ....
Lubang memiliki ukuran yang sama tetapi jarak berbeda
Lubang memiliki posisi acak namun berdiameter sama
Lubang memiliki jarak sudut yang sama dari pusat
Lubang dibuat pada dua sisi berlawanan saja
Dalam memeriksa hasil gambar kerja flange, berikut ini yang tidak sesuai standar gambar teknik adalah ....
Garis tepi lebih tebal dari garis sumbu
Dimensi diberi tanda panah dan angka ukuran
Garis potongan dibuat putus-putus
Garis sumbu digambar dengan garis tipis putus-putus
Seorang siswa ingin memodifikasi flange dengan menambah lubang baut agar distribusinya lebih optimal untuk menahan beban tertentu. Siswa diperbolehkan menentukan jumlah, posisi, dan pola lubang sesuai desain sendiri. Langkah perancangan yang paling tepat adalah ….
Menggambar lubang secara manual tanpa pertimbangan beban
Mengikuti pola lubang standar tanpa modifikasi
Mendesain pola lubang baru berdasarkan analisis kekuatan dan simetri flange
Menggambar lubang-lubang di luar flange tanpa memperhatikan struktur
