wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kesetaraan Gender

Total questions: 15

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Dalam banyak keluarga di Indonesia, anak perempuan masih dianggap harus membantu pekerjaan rumah, sementara anak laki-laki diperbolehkan bermain atau belajar.

Situasi ini menunjukkan adanya...

a)

Kesetaraan peran dalam keluarga

b)

Ketidakadilan peran berdasarkan gender

c)

Pembagian tugas yang proporsional

d)

Kebebasan anak dalam memilih pekerjaan rumah

2.

Seorang perempuan dengan kinerja baik tidak dipromosikan ke posisi manajer karena dianggap sulit memimpin bawahan laki-laki.

Fenomena tersebut mencerminkan…

a)

Bias gender di lingkungan kerja

b)

Penilaian objektif terhadap kinerja

c)

Ketidaksiapan perempuan dalam karier

d)

Disiplin kerja yang rendah

3.

Dalam lomba sains, guru lebih memilih siswa laki-laki sebagai perwakilan sekolah dengan alasan “lebih logis dan rasional.”

Pernyataan ini menunjukkan…

a)

Persepsi gender yang adil

b)

Bias stereotip terhadap kemampuan perempuan

c)

Pemilihan berdasarkan prestasi akademik

d)

Upaya peningkatan kompetensi

4.

Berdasarkan data Komnas Perempuan, kekerasan terhadap perempuan meningkat setiap tahun, terutama kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Salah satu penyebab utama fenomena ini adalah…

a)

Kurangnya pemahaman tentang hak perempuan

b)

Kelebihan peran perempuan di publik

c)

Kesadaran hukum yang tinggi

d)

Keengganan perempuan bekerja

5.

Di beberapa daerah, anak perempuan dinikahkan dini untuk menghindari beban ekonomi keluarga.

Tindakan ini termasuk bentuk…

a)

Perlindungan anak

b)

Ketidakadilan gender dan pelanggaran hak anak

c)

Tradisi budaya yang netral

d)

Upaya meningkatkan kesejahteraan

6.

Seorang perempuan aktivis lingkungan sering menerima komentar seksis dan pelecehan daring karena dianggap tidak pantas “bersuara keras.”

Kasus ini menunjukkan bentuk ketidaksetaraan dalam…

a)

Partisipasi publik

b)

Kebebasan beragama

c)

Peluang ekonomi

d)

Kesadaran digital

7.

Dalam sebuah keluarga, ibu bekerja di luar rumah dan ayah membantu mengurus anak serta pekerjaan domestik. Namun, sebagian tetangga menilai bahwa “tugas rumah tangga seharusnya dikerjakan perempuan.”

Berdasarkan kasus tersebut, apa yang dapat disimpulkan tentang perubahan nilai sosial dalam masyarakat?

a)

Perubahan peran gender masih belum diterima sepenuhnya oleh masyarakat.

b)

Perempuan tidak cocok berperan dalam pekerjaan publik.

c)

Masyarakat sudah sepenuhnya mendukung peran setara laki-laki dan perempuan.

d)

Ayah yang membantu pekerjaan rumah tangga melanggar norma keluarga.

8.

Dalam sebuah perusahaan, karyawan perempuan jarang diangkat menjadi kepala bagian, meskipun prestasi mereka sebanding dengan karyawan laki-laki.

Fenomena ini mencerminkan masalah sosial berupa...

a)

Ketimpangan struktural akibat stereotip gender dalam dunia kerja

b)

Ketidakinginan perempuan untuk memimpin

c)

Keunggulan laki-laki dalam bidang manajerial

d)

Pengaruh globalisasi terhadap sistem kerja

9.

Di daerah tertentu, anak perempuan sering berhenti sekolah lebih awal karena orang tua lebih memilih menyekolahkan anak laki-laki.

Kasus tersebut menggambarkan bahwa…

a)

Nilai budaya patriarki masih kuat memengaruhi kesempatan pendidikan

b)

Perempuan memiliki minat belajar yang rendah

c)

Pemerintah tidak mendukung pendidikan anak perempuan

d)

Sekolah tidak menyediakan fasilitas yang layak

10.

Meskipun kuota 30% perempuan dalam parlemen telah ditetapkan, representasi perempuan masih rendah karena hambatan sosial dan dukungan politik yang lemah.

Hal ini menunjukkan bahwa…

a)

Kebijakan afirmatif belum cukup efektif tanpa perubahan budaya dan struktur sosial

b)

Perempuan kurang berminat dalam bidang politik

c)

Masyarakat sudah adil dalam memilih wakil rakyat

d)

Politik tidak memerlukan partisipasi gender

11.

Siti menginginkan kesetaraan kedudukan, peran, tanggung jawab laki laki dan perempuan dalam segala aspek kehidupan. Apa masalah yang harus dirasakan kasus diatas...

a)

Emansipasi

b)

Feminisme

c)

Bias gender

d)

Maskulin

12.

Perhatikan slogan berikut!

" Perempuan sebagai komoditas politik" Mengapa slogan politik tersebut bisa muncul?

a)

Slogan tersebut hanya digunakan sebagai sarana untuk menarik perhatian

b)

Perempuan sebagai penarik perhatian yang diperlakukan indah dan menarik. Tubuh perempuan dieksploitasidan dijadikan komoditas tangguh untuk menjerat pemilih laki laki

c)

Slogan tersebut sengaja dibuat agar perempuan tidak perlu lagi berpartisipasi dalam dunia politik

d)

Untuk menghilangkan minat para perempuan ketika ingin bergabung menjadi anggota parpol.

13.

Pemberian citra baku atau label/cap kepada seseorang atau kelompok yang didasarkan pada suatu anggapan yang salah dan seringkali digunakan sebagai alasan untuk membenarkan suatu tindakan dari satu kelompok atas kelompok lainnya disebut

a)

a.       Marginalisasi

b)

b.       Beban ganda

c)

c.       Stereotipe

d)

d.       Kekerasan

14.

Suatu penilaian atau anggapan bahwa suatu peran yang dilakukan oleh satu jenis kelamin lebih rendah dari yang lain disebut …

a)

a.       Marginalisasi

b)

b.      Subordinasi  

c)

c.       Stereotipe

d)

d.       Kekerasan

15.

Tayangan atau pemberitaan yang seksis dan bias gender baik di TV, koran, radio , majalah turut membantu membentuk opini masyarakat ttg bagaimana seharusnya seorang perempuan dan laki-laki menurut budaya patriarki merupakan bentuk ketidakadilan gender dari lembaga …

a)

a.       Keluarga

b)

b.       Lembaga Agama

c)

c.       Sistem Politik

d)

d.      Media