wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ulangan Harian Teks Hikayat

Total questions: 20

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Berikut yang bukan merupakan ciri-ciri teks hikayat adalah. . . .

a)

Anonim

b)

Dinamis

c)

Istanasentris

d)

Mengandung hal yang tidak logis

e)

Menceritakan kesaktian tokoh

2.

Hal yang membuat teks hikayat tidak diketahui pengarangnya adalah karena teks hikayat. . . .

a)

Berupa cerita rekaan

b)

Bertujuan menghibur

c)

Merupakan cerita pelipur lara

d)

Diceritakan dari mulut ke mulut

e)

Hanya berkembang di lingkungan istana

3.

Berikut yang merupakan kaidah kebahasaan teks hikayat adalah menggunakan. . . .

a)

Majas sindiran

b)

Kalimat tunggal

c)

Kalimat imperatif

d)

Kalimat persuasif

e)

Konjungsi urutan waktu

4.

Berikut yang bukan merupakan kata arkais adalah. . . .

a)

Hatta

b)

Titah

c)

Sujana

d)

Enggan

e)

Syahdan

5.

Bacalah penggalan hikayat “Indera Bangsawan” berikut untuk mengerjakan soal nomor 5, 6 dan 7!

Maka anakanda yang mulia baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya.

1. Kata “yang mulia baginda” dalam penggalan hikayat di atas menggunakan majas...

a)

Antonomasia

b)

Metafora

c)

Hiperbola

d)

Simile

e)

Personifikasi

6.

Kata arkais yang 'dititah' pada penggalan hikayat di atas memiliki makna...

a)

Diusir

b)

Diperintah

c)

Diminta

d)

Diizinkan

e)

Dipanggil

7.

Maka anakanda yang mulia baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya.

Nilai yang terkandung dalam penggalan hikayat di atas adalah...

a)

Nilai agama

b)

Nilai sosial

c)

Nilai estetika (keindahan)

d)

Nilai edukasi (pendidikan)

e)

Nilai budaya

8.

Hikayat adalah salah satu jenis cerita rakyat yang disajikan dengan menonjolkan unsur penceritaan berciri....

a)

cerita yang dibuat-buat oleh pengarangnya

b)

kepandaian dan kecerdasan tokoh-tokohnya

c)

kesaktian dan keunggulan ceritanya

d)

kemustahilan dan kesaktian tokoh-tokohnya

e)

kemustahilan dan kepandaian tokoh-tokohnya

9.

Berikut ini adalah ciri-ciri hikayat, kecuali ….

a)

Anonim

b)

Khayal

c)

Logis

d)

Lisan

e)

Istana sentris

10.

Unsur instristik dalam hikayat antara lain adalah.....

a)

Orientasi, pemenuhan

b)

Tema, alur

c)

Event, krisis

d)

Latar, reaksi

e)

Amanat, koda

11.

Bacalah penggalan hikayat tersebut!

Maka tiadalah terjawab oleh laki-laki itu. Maka disuruh oleh Masyhudulhakk jauhkan laki-laki Bedawi itu. Setelah itu maka dipanggilnya pula orang tua itu. Maka kata Masyhudulhakk, "Hai orang tua, sungguhlah perempuan itu istrimu sebenar-benamya?"

Konjungsi yang menyatakan urutan waktu atau peristiwa pada penggalan hikayat di atas adalah....

a)

Kemudian

b)

Lalu

c)

Maka

d)

Setelah itu

e)

Selanjutnya

12.

Bacalah penggalan hikayat “Pengembara yang Lapar” berikut!

(1) “Janganlah kamu berdua tamak sangat dan bercakap besar pula.

(2) Aku pun lapar juga.

(3) Bagi aku, kalau ada nasi sepinggan sudah cukup,” Awang bersuara.

(4) Kendi dan Buyung tertawa mendengar kata-kata Awang.

(5) “Dengan nasi sepinggan, mana boleh kenyang?

Majas metafora pada kalimat di atas ditandai dengan nomor...

a)

(1)

b)

(2)

c)

(3)

d)

(4)

e)

(5)

13.

Hikayat termasuk ke dalam jenis teks....

a)

Narasi

b)

Prosedur

c)

Laporan

d)

Eksposisi

e)

Deskripsi

14.

Manakah yang bukan termasuk karakteristik hikayat?

a)

Kemustahilan

b)

Kesaktian tokoh-tokohnya

c)

Anonim

d)

Keunikan

e)

Menggunakan alur berbingkai

15.

Ciri bahasa yang dominan pada hikayat adalah...

a)

Menggunakan bahasa Melayu

b)

Banyak menggunakan konjungsi pada awal kalimat

c)

Mengandung nilai-nilai kehidupan

d)

Menggunakan bahasa yang sukar dipahami

e)

Diceritakan secara lisan sehingga tidak diketahui penulisnya

16.

Hikayat banyak menggunakan kata arkais. Yang dimaksud kata arkais adalah....

a)

Kata-kata baku

b)

Kata-kata Melayu yang sudah jarang digunakan

c)

Kata-kata resapan dari bahasa asing

d)

Kata-kata yang tidak terdapat di kamus

e)

Kata-kata lampau yang sudah jarang digunakan

17.

Salah satu karakteristik hikayat adalah menggunakan alur berbingkai. Yang dimaksud alur berbingkai adalah...

a)

Alur maju

b)

Alur mundur

c)

Alur yang di dalamnya terdapat cerita yang lain

d)

Alur campuran

e)

Alur yang membahas tokoh kain

18.

Bacalah penggalan hikayat “Amir” berikut!

Dahulu kala di Sumatra, hiduplah seorang saudagar yang bernama Syah Alam. Syah Alam mempunyai seorang anak bernama Amir. Amir tidak menjaga uangnya dengan baik. Setiap hari dia membelanjakan uang yang diberi ayahnya. Karena sayangnya pada Amir, Syah Alam tidak pernah memarahinya. Syah Alam hanya bisa mengelus dada.

Majas yang digunakan pada penggalan hikayat di atas adalah...

a)

Metafora

b)

Alegori

c)

Antonomasia

d)

Personifikasi

e)

Simile

19.

Bacalah penggalan hikayat tersebut!

Pada suatu hari, raja hendak pergi jauh. Ia mengumpulkan semua putri-putrinya.

“Aku hendak pergi jauh dan lama. Buah tangan apakah yang kalian inginkan?” tanya raja.

“Aku ingin perhiasan yang mahal,” kata Putri Jambon.

“Aku mau kain sutra yang berkilau-kilau,” kata Putri Jingga.

Majas yang digunakan pada penggalan teks hikayat di atas adalah...

a)

Alegori

b)

Antonomasia

c)

Personifikasi

d)

Metafora

e)

Simile

20.

Bacalah penggalan hikayat berikut!

Setelah tiba di istana, Baginda Raja menyambut Abu Nawas dengan sebuah senyuman. “Akhir-akhir ini aku sering mendapat gangguan perut. Kata tabib pribadiku, aku kena serangan angin.” kata Baginda Raja memulai pembicaraan.

“Ampun Tuanku, apa yang bisa hamba lakukan hingga hamba dipanggil.” tanya Abu Nawas.

“Aku hanya menginginkan engkau menangkap angin dan memenjarakannya.” kata Baginda.

Majas yang digunakan pada penggalan hikayat di atas adalah...

a)

Metafora

b)

Alegori

c)

Antonomasia

d)

Personifikasi

e)

Simile