NEW
Font size
S
M
L
XL
WorksheetsPTS Dasar Produktif DKV
Total questions: 60
Worksheet time: 5mins
Name
Class
Date
1.
Sebuah perusahaan makanan sehat meminta desain poster kampanye dengan target “anak muda”. Namun, dalam briefing mereka hanya berkata: “pokoknya harus keren dan kekinian”. Tidak ada detail tentang platform distribusi (online/offline), gaya visual yang diinginkan, atau pesan utama yang harus ditekankan. Tim desain akhirnya membuat poster penuh ilustrasi abstrak. Hasilnya? Klien menolak mentah-mentah karena audiens tidak menangkap pesan gizi yang ingin disampaikan. Dalam manajemen produksi desain, apa langkah yang seharusnya dilakukan agar masalah ini tidak terulang?
a)
Membuat design brief terstruktur sejak awal berisi tujuan, audiens, pesan utama, dan media distribusi
b)
Membiarkan desainer berkreasi sebebasnya agar terlihat lebih inovatif.
c)
Menyelesaikan desain dulu, lalu menanyakan feedback klien setelahnya.
d)
Menyuruh klien memilih desain dari template populer yang sudah ada.
e)
Mengganti gaya desain ke yang lebih “ramai” agar terlihat menarik.
2.
Sebuah perusahaan minuman ingin mengurangi limbah plastik. Mereka mencari desainer untuk membuat kemasan ramah lingkungan yang tetap menarik secara visual. Ada desainer yang menawarkan desain elegan dengan bahan daur ulang, namun ada juga yang menawarkan desain biasa dengan plastik murah. Perusahaan bingung memilih. Apa nilai tambah profesi desainer packaging dalam kasus ini? menarik sekaligus berkelanjutan.
a)
Memilih bahan termurah agar biaya produksi rendah.
b)
Menggabungkan estetika visual dengan inovasi material ramah lingkungan, sehingga produk
c)
Membuat kemasan sekecil mungkin supaya hemat bahan.
d)
Mendesain kemasan hanya fokus pada warna mencolok.
e)
Mengabaikan isu lingkungan karena konsumen hanya peduli harga.
3.
Sebuah tim DKV mengerjakan iklan cetak dengan deadline 14 hari. Namun karena tidak ada jadwal produksi yang jelas, pekerjaan melewati batas waktu hingga 1 bulan, membuat klien kecewa. Bagaimana manajemen produksi dapat mencegah keterlambatan ini?
a)
Membagi jadwal kerja ke dalam timeline produksi dengan milestone jelas, termasuk revisi.
b)
Memberikan jam lembur tanpa batas pada desainer agar deadline terpenuhi
c)
Mengurangi kualitas desain agar lebih cepat selesai.
d)
Membiarkan desainer bekerja bebas tanpa pengaturan waktu agar lebih kreatif.
e)
Meminta klien memperpanjang deadline setiap kali tim tidak sanggup mengejar target.
4.
Sebuah proyek desain brosur awalnya dianggarkan Rp 5 juta, namun biaya membengkak menjadi Rp 10 juta karena tidak ada perencanaan biaya cetak dan distribusi sejak awal. Apa langkah manajemen produksi yang tepat untuk mencegah masalah ini?
a)
Mengurangi jumlah halaman brosur agar biaya cetak lebih murah.
b)
Membuat perencanaan anggaran (budgeting) detail sejak awal, mencakup desain, cetak, distribusi, dan revisi
c)
Membiarkan biaya membengkak karena kreativitas tidak bisa dibatasi anggaran.
d)
Mengorbankan kualitas cetakan agar sesuai anggaran.
e)
Menagih biaya tambahan tanpa penjelasan detail ke klien
5.
Dalam sebuah proyek iklan digital, tim ilustrasi merasa konsep mereka diabaikan oleh tim copywriting. Akibatnya, komunikasi tidak lancar dan hasil desain menjadi tidak harmonis.Bagaimana manajemen produksi dapat menyelesaikan masalah ini?.
a)
Membiarkan tim bekerja sendiri-sendiri agar lebih bebas.
b)
Mengandalkan satu tim saja agar tidak terjadi konflik.
c)
Menyusun alur kerja kolaboratif dengan peran jelas, komunikasi rutin, dan koordinasi project manager.
d)
Menyuruh semua tim bekerja lembur agar fokus ke hasil.
e)
Menghilangkan bagian copywriting agar visual lebih dominan
6.
Klien terus meminta revisi desain logo hingga lebih dari 20 kali, membuat tim kelelahan dan waktu produksi tersita. Apa solusi manajemen produksi untuk masalah ini?
a)
Membatasi jumlah revisi sesuai kesepakatan di kontrak awal, misalnya maksimal 3 kali.
b)
Melakukan semua revisi tanpa protes agar klien puas.
c)
Menolak semua revisi setelah desain pertama.
d)
Membuat desain sebanyak mungkin agar klien memilih sendiri.
e)
Mengganti desainer agar hasil lebih cepat diterima klien.
7.
Desain poster promosi konser dibuat dengan baik, tetapi hanya dicetak di koran lokal yang tidak dibaca target audiens utama (remaja). Akibatnya promosi gagal. Apa kesalahan manajemen produksi di sini?
a)
Tidak membuat desain yang cukup berwarna.
b)
Tidak memilih media distribusi yang sesuai dengan target audiens.
c)
Tidak membuat poster dalam berbagai ukuran.
d)
Tidak menambahkan efek visual 3D.
e)
Tidak menambahkan foto artis yang cukup besar.
8.
Sebuah perusahaan fashion meminta katalog produk baru yang penuh warna. Tim desain bekerja dengan antusias, menggunakan kombinasi warna cerah yang tampil memukau di layar monitor. Namun, ketika katalog dicetak, hasil warnanya tampak lebih kusam dan tidak sesuai ekspektasi. Klien merasa kecewa karena warna pakaian yang seharusnya menjadi daya tarik utama justru terlihat pucat. Tim mencoba meyakinkan klien bahwa layar komputer memang berbeda dengan cetakan, namun hal itu tidak diterima. Langkah manajemen produksi apa yang paling tepat agar masalah ini tidak terulang?
a)
Mengatur tingkat kecerahan monitor desainer agar tampilannya lebih mendekati hasil cetakan.
b)
Memberikan catatan warna tertentu kepada percetakan agar menyesuaikan hasil cetak.
c)
Mendesain seluruh katalog dalam hitam-putih agar aman dari masalah perbedaan warna.
d)
Menambahkan filter digital untuk memperkuat saturasi warna sebelum dikirim ke percetakan.
e)
Menggunakan format warna CMYK sejak awal dan melakukan print proof sebelum cetak massal.
9.
Sebuah kampanye iklan tentang bahaya rokok dibuat dengan visual yang sangat keren dan atraktif. Desainer menggunakan ilustrasi bergaya pop-art, warna mencolok, dan komposisi dinamis sehingga secara estetika dianggap sangat menarik. Namun, ada satu masalah besar: teks peringatan “Merokok Membunuhmu” ditampilkan dengan ukuran font kecil di sudut bawah. Akibatnya, audiens lebih fokus pada desain grafis ketimbang pesan utama kampanye. Klien kecewa karena tujuan edukasi gagal tercapai, meskipun karya visualnya dipuji. Elemen manajemen produksi apa yang terabaikan dalam kasus ini?
a)
Menekankan pesan utama dalam design brief sehingga menjadi elemen dominan pada visual.
b)
Menggunakan font dekoratif agar pesan lebih menarik perhatian anak muda
c)
Menambahkan ilustrasi tambahan supaya poster lebih hidup dan ramai.
d)
Memperpendek teks agar lebih mudah dibaca tanpa mengubah ukuran.
e)
Mencetak poster dalam ukuran besar agar audiens dapat melihat lebih jelas.
10.
Sebuah majalah sekolah berencana mencetak edisi khusus akhir tahun. Proyek ini mencakup desain layout, ilustrasi cover, pengolahan foto, dan editing teks. Sayangnya, project manager menugaskan hampir semua pekerjaan hanya pada dua desainer, sementara anggota tim lain hanya diberi tugas ringan. Akibatnya, kedua desainer utama mengalami kelelahan, kualitas hasil menurun, dan deadline pun terancam molor. Beberapa pihak menyalahkan software yang digunakan, namun masalah sebenarnya lebih kompleks. Kesalahan manajemen produksi dalam kasus ini terletak pada…
a)
Tidak membagi sumber daya (SDM) secara proporsional sesuai keahlian dan kapasitas kerja.
b)
Tidak menggunakan software desain terbaru yang lebih cepat dan efisien.
c)
Tidak mengurangi jumlah halaman majalah agar proses lebih singkat.
d)
Tidak menambahkan musik latar dalam presentasi hasil desain kepada klien.
e)
Tidak membatasi jumlah revisi sehingga pekerjaan makin berat.
11.
Sebuah lembaga pendidikan membuat banner raksasa untuk acara wisuda. Desain terlihat elegan, dengan foto pimpinan, logo kampus, dan kalimat sambutan. Namun setelah banner dipasang di depan gedung, banyak orang menyadari ada salah ketik fatal pada nama rektor. Kesalahan ini menjadi bahan ejekan di media sosial, dan lembaga harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mencetak ulang. Padahal jika diperiksa lebih teliti sebelum produksi massal, masalah bisa dihindari. Tahap manajemen produksi apa yang dilewati dalam kasus ini?
a)
Quality control (pemeriksaan akhir) sebelum masuk ke tahap produksi massal.
b)
Mendesain ulang banner dengan ukuran lebih kecil agar lebih mudah diperiksa detailnya
c)
Membatasi jumlah kata dalam teks agar risiko salah ketik lebih rendah.
d)
Menambahkan elemen grafis mencolok agar audiens tidak terlalu fokus ke tulisan.
e)
Mengurangi variasi warna dalam desain supaya tampak sederhana dan minim kesalahan.
12.
Di studio desain, banyak perangkat elektronik digunakan: komputer, scanner, printer, dan proyektor. Karena keterbatasan stop kontak, teknisi menambah colokan dan kabel ekstensi. Sayangnya, kabel-kabel dibiarkan berserakan di lantai tanpa penataan. Suatu hari, seorang desainer hampir jatuh tersandung kabel saat membawa laptop. Jika dibiarkan, hal ini bisa menimbulkan kecelakaan kerja serius. Langkah K3LH yang paling tepat untuk mengatasi masalah ini adalah…
a)
Mengikat kabel seadanya dengan isolasi agar tidak terlihat berantakan.
b)
Menata kabel menggunakan jalur kabel (cable management) dan penutup lantai khusus untuk mencegah tersandung.
c)
Memindahkan meja kerja agar jauh dari kabel.
d)
Menyimpan kabel tambahan di gudang supaya tidak terlalu banyak di lantai.
e)
Menempelkan peringatan “Hati-hati kabel” di dinding studio.
13.
Sebuah tim DKV menggunakan cat semprot untuk membuat poster besar. Mereka bekerja di dalam ruangan tertutup agar tidak terkena hujan. Setelah beberapa jam, beberapa orang batuk dan pusing karena menghirup uap cat. Poster memang selesai, tetapi kesehatan tim terganggu. Tindakan K3LH yang seharusnya dilakukan sejak awal adalah…
a)
Menggunakan cat dengan warna lebih terang agar tidak perlu banyak lapisan.
b)
Bekerja di ruang terbuka atau memakai masker respirator khusus cat.
c)
Menyemprot cat lebih cepat supaya tidak banyak terhirup.
d)
Mengurangi ukuran poster agar cat yang dipakai lebih sedikit.
e)
Menggunakan kipas angin kecil untuk mengusir bau cat.
14.
Seorang desainer grafis menghabiskan waktu 10 jam nonstop di depan layar komputer untuk mengejar deadline. Akibatnya, matanya merah, perih, dan mulai buram. Rekan kerja menyarankan berbagai solusi, tetapi tidak semuanya tepat untuk jangka panjang. Upaya K3LH terbaik untuk mencegah masalah ini adalah…
a)
Menggunakan kacamata hitam saat bekerja di depan komputer.
b)
Menerapkan aturan 20-20-20 (setiap 20 menit istirahat 20 detik, melihat objek sejauh 20 kaki).
c)
Mengurangi brightness monitor hingga sangat redup.
d)
Menambahkan efek biru di layar agar lebih nyaman.
e)
Mengganti komputer dengan ukuran monitor lebih kecil
15.
Di studio desain, ada percikan api kecil di stop kontak karena penggunaan beban listrik berlebih. Beberapa orang panik, ada yang mencoba menuangkan air untuk memadamkan, ada pula yang hanya mencabut kabel. Jika tidak ada prosedur jelas, kebakaran bisa terjadi. Prosedur K3LH yang benar adalah…
a)
Mematikan aliran listrik utama dan menggunakan APAR khusus listrik (CO₂/powder).
b)
Menuangkan air banyak-banyak agar api padam cepat.
c)
Mencabut kabel yang terbakar dengan tangan kosong.
d)
Membiarkan api kecil padam sendiri karena tidak berbahaya.
e)
Menutupi stop kontak dengan kain basah.
16.
Seorang mahasiswa DKV sering duduk membungkuk saat mendesain di komputer. Setelah beberapa minggu, ia mengeluh sakit punggung dan leher. Rekannya menyarankan solusi yang berbeda, namun hanya satu yang benar-benar sesuai standar ergonomi kerja. Tindakan K3LH yang tepat adalah…
a)
Mengurangi jam kerja hingga setengah hari.
b)
Menambahkan bantal kecil di punggung.
c)
Membiarkan saja karena tubuh akan terbiasa
d)
Berbaring di lantai studio setiap kali lelah.
e)
Menggunakan kursi ergonomis dan menyesuaikan tinggi monitor agar sejajar mata.
17.
PERHATIKAN GAMBAR BERIKUT! Sebuah toko online membayar mahal desainer untuk membuat konten Instagram. Desainnya indah, tetapi engagement rendah karena pesan promosinya tidak jelas. Konsumen hanya melihat gambar, tidak tahu produk apa yang dijual. Apa yang harus dipahami dalam peluang profesi desainer konten digital?
a)
Mengunggah postingan sesering mungkin tanpa memikirkan isi.
b)
Menyewa influencer agar desain tidak terlalu penting.
c)
Menambahkan banyak warna mencolok agar orang berhenti scroll.
d)
Konten cukup indah, nanti audiens akan mencari tahu sendiri produknya.
e)
Desainer konten harus mampu menggabungkan estetika dengan strategi komunikasi agar pesan promosi tersampaikan.
18.
Banyak orang kini bisa memotret dengan kamera HP. Namun, sebuah perusahaan memilih menyewa fotografer profesional untuk katalog produk. Beberapa karyawan protes karena merasa smartphone sudah cukup. Setelah hasil dibandingkan, foto fotografer jauh lebih menarik dan sesuai standar pemasaran. Apa keunggulan profesi fotografer DKV dalam peluang usaha?
a)
Fotografer hanya dibutuhkan untuk acara pernikahan.
b)
Kamera smartphone terbaru sudah memiliki kualitas sama dengan fotografer.
c)
Katalog bisa memakai foto seadanya karena konsumen fokus pada harga.
d)
Menguasai teknik pencahayaan, komposisi, dan editing sehingga menghasilkan foto yang bernilai jual tinggi.
e)
Fotografi bukan bagian dari DKV sehingga tidak terlalu penting.
19.
PERHATIKAN GAMBAR BERIKUT! Seorang pengusaha kecil ingin membuat logo. Ia ditawari desain Rp50.000 dari marketplace online, tetapi hasilnya terlihat generik, mirip logo lain. Saat dipakai, konsumen tidak mengenali identitas brand. Pengusaha menyesal karena brandnya tidak punya ciri khas. Apa yang seharusnya dipahami pengusaha ini tentang profesi desainer grafis?
a)
Semua logo sebenarnya sama saja, hanya masalah harga.
b)
Lebih baik membuat logo sendiri dengan aplikasi gratis supaya hemat.
c)
Desainer grafis profesional mampu menciptakan identitas visual unik yang relevan dengan brand, bukan sekadar gambar murah.
d)
Identitas visual tidak terlalu penting dibanding harga produk.
e)
Konsumen akan terbiasa dengan logo apa pun jika sering dipakai.
20.
Seorang klien memesan brosur dari freelancer DKV. Freelancer menyerahkan desain terlambat tanpa revisi yang dijanjikan. Klien kecewa dan menilai desainer tidak profesional, sehingga tidak mau bekerja sama lagi. Apa yang penting dalam peluang usaha sebagai freelancer DKV?
a)
Menjaga etika kerja: tepat waktu, komunikasi jelas, dan hasil sesuai brief.
b)
Lebih baik menerima semua proyek meski tidak sanggup.
c)
Menunda pekerjaan agar terlihat sibuk dan dihargai.
d)
Menentukan harga sangat murah supaya banyak klien masuk.
e)
Mengabaikan revisi karena ide desainer selalu benar.
21.
Sebuah startup edutech membuat animasi edukasi untuk anak-anak. Animasi sederhana tapi menarik, sehingga banyak sekolah berlangganan. Ini membuka peluang besar bagi animator DKV di bidang pendidikan. Mengapa animator punya peluang besar di sektor ini?
a)
Karena semua anak suka gambar kartun apapun isinya.
b)
Karena animasi lebih murah daripada buku cetak.
c)
Karena sekolah hanya ingin mengikuti tren digital.
d)
Karena mampu mengemas materi sulit menjadi visual interaktif dan mudah dipahami.
e)
Karena animasi tidak memerlukan perencanaan serius.
22.
Sebuah perusahaan ganti-ganti desain kemasan tiap bulan. Kadang minimalis, kadang ramai, kadang retro. Konsumen bingung apakah produk itu benar-benar sama. Akhirnya, penjualan menurun. Profesi apa yang bisa mencegah hal ini?
a)
Brand designer/visual identity specialist yang menjaga konsistensi identitas visual.
b)
Fotografer yang bisa membuat produk tampak lebih cantik.
c)
Animator yang membuat iklan bergerak.
d)
Editor video yang membuat konten viral.
e)
Copywriter yang menulis slogan baru setiap minggu.
23.
Sekelompok lulusan DKV membuka studio kecil yang menawarkan jasa desain poster, branding, dan konten digital. Awalnya sepi klien, tetapi setelah membuat portofolio online yang menarik, mereka mulai dilirik perusahaan besar. Apa yang ditunjukkan kasus ini tentang peluang usaha DKV?
a)
Portofolio yang profesional dapat menjadi kunci menarik klien dan membuka pasar lebih luas.
b)
Lebih baik menunggu klien datang sendiri tanpa promosi.
c)
Menentukan harga termurah selalu membuat studio sukses.
d)
Fokus hanya pada satu layanan agar tidak pusing.
e)
Membuat desain sesuai tren meski tidak sesuai brief klien.
24.
Banyak yang khawatir profesi desainer akan hilang karena AI dapat membuat gambar otomatis. Namun, perusahaan besar tetap mencari desainer manusia. Mengapa demikian? Apa nilai tambah profesi DKV dibanding AI?
a)
Karena AI selalu menghasilkan gambar yang jelek.
b)
Karena AI hanya bisa digunakan di luar negeri.
c)
Desainer mampu memahami konteks budaya, strategi komunikasi, dan kebutuhan spesifik klien yang tidak bisa digantikan AI.
d)
Karena AI terlalu mahal untuk digunakan.
e)
Karena semua orang masih lebih suka hasil manual.
25.
Industri game lokal berkembang pesat. Sebuah studio kecil ingin bersaing dengan game internasional. Mereka menyadari bahwa selain programmer, mereka juga membutuhkan profesi DKV. Tanpa itu, game mereka terasa hambar dan tidak menarik. Peran profesi DKV yang paling penting dalam industri game adalah…
a)
Membuat konsep visual karakter, lingkungan, dan interface yang imersif sehingga pemain betah berinteraksi.
b)
Menambahkan kode pemrograman agar game tidak error.
c)
Membuat game secepat mungkin agar segera rilis.
d)
Mengurangi detail visual supaya lebih hemat waktu.
e)
Membuat game sederhana tanpa identitas visual.
26.
Sebuah start-up minuman herbal bernama Natura Tea ingin memperkuat identitas mereknya di pasar digital. Saat ini mereka tidak punya logo yang konsisten, warna di setiap media berbeda, dan gaya desain tidak seragam. Sebagai desainer komunikasi visual, langkah paling strategis untuk memperkuat citra merek mereka adalah …
a)
Membuat ulang seluruh konten promosi dengan gaya bebas
b)
Mendesain logo dan pedoman identitas visual (brand guideline) yang konsisten
c)
Mengganti semua warna dengan tren terkini
d)
Memperbanyak iklan di media sosial tanpa memperhatikan konsistensi visual
e)
Membuat slogan baru tanpa memperbaiki elemen visual
27.
Sebuah sekolah menengah kejuruan ingin menarik calon siswa baru melalui brosur dan video promosi. Namun desainnya terlalu penuh teks dan foto acak tanpa struktur. Jika kamu menjadi desainer proyek ini, apa yang perlu kamu perbaiki agar fungsi DKV sebagai sarana informasi dan promosi berjalan optimal?
a)
Menghapus semua teks dan hanya menampilkan logo
b)
Membuat layout dengan hierarki visual yang jelas dan pesan utama di awal
c)
Menambahkan lebih banyak foto agar tampilan meriah
d)
Mengubah warna menjadi hitam-putih agar terlihat elegan
e)
Menghilangkan logo agar desain lebih luas
28.
Sebuah lembaga lingkungan mengadakan kampanye bertajuk “Laut Tanpa Plastik”. Poster yang dibuat menampilkan gambar laut biru tenang dan teks kecil di bawahnya. Banyak orang lewat tanpa memperhatikan pesannya. Masalah utama dalam desain poster tersebut adalah …
a)
Kurangnya keseimbangan warna
b)
Tidak adanya ilustrasi manusia
c)
Pesan visual tidak kontras dan tidak menggugah emosi
d)
Warna biru terlalu natural
e)
Warna biru terlalu natural
29.
Perusahaan “EcoBag” membuat logo berbentuk daun dengan warna hijau. Setelah beberapa tahun, perusahaan serupa bermunculan dengan warna dan bentuk mirip. Apa yang seharusnya dilakukan desainer agar fungsi identifikasi tetap kuat dan unik?
a)
Menghapus logo lama tanpa riset
b)
Mendesain ulang dengan simbol baru yang mencerminkan nilai merek
c)
Mengganti warna hijau menjadi merah
d)
Menambahkan teks panjang di bawah logo
e)
Membiarkan saja agar tetap sederhana
30.
Kampanye kesehatan menampilkan poster bergambar orang sakit dan teks “Jangan Merokok”. Namun hasil survei menunjukkan banyak orang menganggap poster itu menyeramkan dan tidak efektif. Solusi desain terbaik agar fungsi informasi dan persuasi lebih efektif adalah …
a)
Menghapus gambar orang sakit dan menggantinya dengan visual positif seperti paru-paru sehat
b)
Membuat desain lebih gelap agar lebih dramatis
c)
Menambahkan statistik medis rumit
d)
Mengubah bahasa menjadi formal ilmiah
e)
Membuat teks lebih kecil agar fokus ke gambar
31.
Sebuah perusahaan makanan cepat saji ingin menunjukkan bahwa produknya dibuat dari bahan alami. Namun desain iklannya penuh warna neon dan efek mengilap. Masalah utama dalam desain ini adalah …
a)
Tidak sesuai dengan pesan brand yang ingin disampaikan
b)
Terlalu banyak gambar
c)
Kurangnya logo
d)
Tidak menggunakan font tebal
e)
Tidak memakai filter efek
32.
Sebuah komunitas seni ingin membuat poster acara pameran dengan tema “Kembali ke Akar Budaya.” Namun desainnya menggunakan font futuristik dan warna neon. Kesalahan desain ini menunjukkan kegagalan fungsi DKV sebagai …
a)
Sarana identifikasi
b)
Sarana informasi
c)
Sarana promosi
d)
Sarana interpretasi budaya
e)
Sarana dokumentasi
33.
Sebuah maskapai penerbangan membuat video promosi yang menampilkan pemandangan alam indah tetapi tanpa menampilkan logo atau tagline. Fungsi DKV apa yang terabaikan dalam kasus ini?
a)
Identifikasi
b)
Promosi
c)
Estetika
d)
Narasi visual
e)
Dokumentasi
34.
Sebuah kafe bernama Sore Hari ingin menarik anak muda. Mereka memutuskan membuat desain promosi dengan warna pastel lembut dan ilustrasi lucu. Strategi tersebut menggambarkan fungsi DKV sebagai …
a)
Identifikasi dan promosi
b)
Estetika dan informasi
c)
Edukasi dan komunikasi
d)
Hiburan dan dokumentasi
e)
Analisis dan persuasi
35.
Sebuah event musik lokal gagal menarik penonton meskipun desain posternya bagus. Setelah dievaluasi, ternyata jadwal dan lokasi acara sulit dibaca karena font dekoratif yang rumit. Kesalahan ini menunjukkan bahwa fungsi DKV sebagai sarana … tidak berjalan efektif.
a)
Identifikasi
b)
Informasi
c)
Promosi
d)
Persuasi
e)
Estetika
36.
Logo sebuah lembaga sosial menggunakan tangan terbuka berwarna biru muda dengan matahari di tengahnya. Makna simbol tersebut paling tepat adalah …
a)
Ketenangan dan harapan
b)
Keberanian dan kekuatan
c)
Kemewahan dan prestise
d)
Ketegasan dan disiplin
e)
Formalitas dan profesionalisme
37.
Seorang desainer membuat poster iklan minuman energi dengan latar biru lembut dan font tipis. Konsumen menganggap produk ini tidak berenergi. Kesalahan desainer terletak pada …
a)
Pemilihan warna dan tipografi yang tidak mendukung citra produk
b)
Tata letak yang tidak simetris
c)
Ukuran logo terlalu kecil
d)
Komposisi gambar terlalu kosong
e)
Tidak adanya teks promosi
38.
Sebuah perusahaan transportasi laut menggunakan simbol jangkar pada logonya. Namun, karena warna dan bentuknya mirip dengan pesaing, banyak konsumen bingung membedakannya. Masalah ini berhubungan dengan fungsi DKV sebagai …
a)
Promosi
b)
Informasi
c)
Identifikasi.
d)
Edukasi
e)
Komunikasi
39.
Desainer membuat brosur wisata “Jelajah Nusantara” dengan menampilkan ikon-ikon daerah dan peta interaktif. Strategi ini memperkuat fungsi DKV sebagai sarana …
a)
Edukasi visual dan informasi
b)
Estetika dan hiburan
c)
Identifikasi dan persuasi
d)
Dokumentasi dan simbolik
e)
Promosi dan ekspresi pribadi
40.
Sebuah iklan digital untuk produk kamera menampilkan fotografer profesional sedang bekerja dengan latar cahaya matahari terbit. Tujuan visual tersebut adalah …
a)
Menunjukkan nilai profesionalisme dan inspirasi
b)
Menjelaskan fitur teknis kamera
c)
Menggambarkan sejarah produk
d)
Menunjukkan lokasi penjualan
e)
Memperlihatkan kelemahan produk lain
41.
Poster pameran seni menggunakan warna hitam putih dan gambar tangan menggambar mata. Audiens merasa tergerak untuk datang karena kesan misterius. Poster ini berhasil menjalankan fungsi DKV sebagai …
a)
Promosi dan persuasi emosional
b)
Edukasi
c)
Identifikasi formal
d)
Dokumentasi
e)
Analisis simbolik
42.
Logo produk fashion Natura Wear menampilkan garis lengkung halus dan warna nude. Citra visual ini memberikan kesan …
a)
Feminin dan elegan
b)
Maskulin dan kuat
c)
Keras dan tegas
d)
Dinamis dan sporty
e)
Anak muda dan ceria
43.
Sebuah toko roti tradisional ingin menonjolkan kesan klasik dan hangat. Pemilihan warna, font, dan ornamen yang paling sesuai adalah …
a)
Warna coklat keemasan dengan font bergaya vintage
b)
Warna neon dengan font sans-serif
c)
Warna hitam putih dengan font futuristik
d)
Warna abu gelap dan font geometris
e)
Warna biru muda dengan font tebal
44.
Iklan sebuah aplikasi belanja menampilkan banyak diskon tetapi tidak menunjukkan identitas brand. Akibatnya, penonton tidak tahu siapa penyelenggaranya. Kelemahan ini menunjukkan fungsi DKV yang gagal, yaitu …
a)
Identifikasi
b)
Informasi
c)
Promosi
d)
Estetika
e)
Hiburan
45.
Seorang siswa membuat karya poster “Stop Cyberbullying” dengan ilustrasi anak memeluk diri sendiri dalam gelap, disinari cahaya biru dari ponsel. Poster ini memanfaatkan kekuatan DKV untuk …
a)
Menggugah empati dan kesadaran sosial
b)
Menampilkan keindahan estetis
c)
Menyampaikan data statistik
d)
Mempromosikan produk digital
e)
Mengajarkan teknik menggambar
46.
Sebuah perusahaan startup teknologi ingin membuat video promosi yang menampilkan produk terbaru berupa smartwatch. Dalam proses syuting, sutradara menyadari wajah model terlihat datar dan tidak berdimensi. Ia kemudian menambahkan pencahayaan dari samping untuk menonjolkan tekstur kulit dan bentuk wajah. Apa fungsi pencahayaan yang sedang diterapkan?
a)
Backlight untuk memberi efek siluet dramatis
b)
Key light untuk menciptakan pencahayaan utama
c)
Fill light untuk melembutkan bayangan wajah
d)
Side light sebagai variasi untuk mempertegas bentuk objek
e)
Ambient light untuk menerangi keseluruhan ruang
47.
Dalam pemotretan iklan kosmetik, fotografer menempatkan lampu utama di depan model, lalu menambahkan lampu kedua dengan intensitas lebih rendah di sisi kiri wajah untuk mengurangi bayangan keras. Bagaimana peran fill light dalam konteks ini?
a)
Sebagai sumber cahaya utama yang menentukan arah bayangan
b)
Sebagai cahaya tambahan yang menyeimbangkan kontras agar hasil tampak lembut
c)
Sebagai pencahayaan latar belakang yang menciptakan siluet
d)
Sebagai efek pencahayaan untuk menonjolkan rambut
e)
Sebagai sumber cahaya utama dari belakang model
48.
Sebuah tim produksi video dokumenter ingin menampilkan narasumber dengan latar belakang pemandangan alam yang cerah. Namun, wajah narasumber tampak gelap karena posisi membelakangi matahari. Untuk memperbaikinya, teknisi menambahkan pencahayaan dari arah depan narasumber. Teknik apa yang paling sesuai digunakan?
a)
Penggunaan fill light agar wajah tidak tertutup bayangan
b)
Mengandalkan key light alami dari matahari
c)
Menambah backlight untuk memberi efek siluet
d)
Menurunkan ISO kamera agar hasil lebih natural
e)
Menghapus pencahayaan depan agar terlihat kontras
49.
Dalam pembuatan film pendek bertema detektif, sutradara ingin adegan wawancara terlihat dramatis dan misterius. Ia menempatkan satu lampu utama di sisi kanan wajah tokoh dengan cahaya keras, tanpa lampu tambahan di sisi lain. Apa efek visual yang tercipta dari keputusan tersebut?
a)
Wajah terlihat datar dan kurang ekspresif
b)
Terjadi efek chiaroscuro (kontras tinggi) yang memperkuat suasana tegang dan misterius
c)
Warna tampak rata karena cahaya terlalu lembut
d)
Latar belakang menjadi lebih terang dari subjek
e)
Bayangan menghilang sehingga suasana netral
50.
Seorang desainer komunikasi visual ditugaskan membuat poster kampanye tentang bahaya penggunaan gadget berlebihan pada anak. Ia memilih menampilkan siluet anak kecil menatap layar terang di ruangan gelap. Apa fungsi desain tersebut dalam konteks komunikasi visual?
a)
Sebagai sarana informasi yang mendetail
b)
Sebagai sarana promosi dan penyadaran publik melalui efek emosional visual
c)
Sebagai identifikasi merek tertentu
d)
Sebagai karya seni tanpa tujuan pesan
e)
Sebagai pengantar informasi teknis produk
51.
Sebuah restoran baru menggunakan desain logo berbentuk sendok dan garpu yang membentuk huruf “R”. Warna yang digunakan adalah merah dan oranye untuk menimbulkan kesan hangat dan menggugah selera. Fungsi utama desain ini adalah…
a)
Sebagai sarana identifikasi agar merek mudah dikenali konsumen
b)
Sebagai sarana informasi yang menjelaskan menu makanan
c)
Sebagai promosi penawaran diskon
d)
Sebagai penguat gaya dekorasi interior
e)
Sebagai media naratif produk visual
52.
Dalam pembuatan iklan minuman energi, editor video menggunakan backlight kuat dari belakang atlet yang sedang berlari di pagi hari. Cahaya matahari menyoroti tepi tubuh atlet, menciptakan efek berkilau. Apa tujuan penggunaan backlight pada adegan tersebut?
a)
Menghilangkan bayangan wajah
b)
Memberi kesan dimensi, memisahkan subjek dari latar belakang, dan menambah dramatik
c)
Menonjolkan warna kulit agar terlihat alami
d)
Mengontrol intensitas cahaya depan
e)
Menyamarkan bentuk tubuh subjek
53.
Sebuah perusahaan farmasi membuat video informasi tentang manfaat obat herbal. Namun, dalam hasil rekaman, wajah narasumber tampak terlalu gelap sementara latar belakang terlalu terang. Jika kamu menjadi sinematografer, tindakan apa yang sebaiknya dilakukan?
a)
Menambah backlight untuk menerangi latar belakang
b)
Mengatur pencahayaan dengan menambah fill light dan mengurangi intensitas cahaya belakang
c)
Meningkatkan ISO kamera tanpa mengubah pencahayaan
d)
Mengganti lokasi syuting agar tidak perlu lighting
e)
Menghapus semua sumber cahaya alami
54.
Dalam lomba desain poster, peserta diminta membuat karya yang mampu memberikan informasi dan membujuk masyarakat agar mau mendaur ulang sampah. Salah satu peserta menampilkan gambar bumi yang dikelilingi limbah plastik dan teks “Mulai dari Dirimu!”. Fungsi utama desain tersebut adalah…
a)
Sebagai identitas organisasi lingkungan
b)
Sebagai dekorasi publikasi
c)
Sebagai media promosi dan edukasi untuk mengubah perilaku masyarakat
d)
Sebagai sarana dokumentasi kampanye
e)
Sebagai instruksi teknis daur ulang
55.
Dalam pengambilan gambar produk fashion, fotografer menggunakan tiga titik cahaya: key light di depan kanan model, fill light di kiri untuk melembutkan bayangan, dan backlight di belakang untuk memberi efek pemisah antara model dan latar. Teknik ini disebut…
a)
Three-point lighting
b)
Natural lighting
c)
Ambient lighting
d)
Reflective lighting
e)
Shadow lighting
56.
Sebuah brand motor sport ingin menampilkan kesan cepat, kuat, dan berani dalam iklan mereka. Desainer memilih warna dominan merah dan hitam dengan tipografi tebal dan miring ke depan. Dari fungsi desain komunikasi visual, hal ini termasuk dalam aspek…
a)
Promosi, karena visual digunakan untuk membangun citra emosional produk
b)
Informasi, karena menjelaskan fitur teknis motor
c)
Identifikasi, karena meniru desain merek lain
d)
Dekoratif, karena hanya memperindah tampilan
e)
Analitik, karena menampilkan data statistik
57.
Dalam sebuah acara seminar kesehatan, panitia menggunakan backdrop dengan teks panjang dan banyak warna. Peserta mengaku sulit fokus membaca isi pesannya. Apa yang salah dalam penerapan fungsi DKV?
a)
Terlalu sedikit warna
b)
Desain gagal sebagai sarana informasi karena elemen visual tidak terorganisasi dengan baik
c)
Terlalu banyak ruang kosong
d)
Desain terlalu minimalis
e)
Warna latar kurang mencolok
58.
Sebuah iklan video produk sabun ingin menonjolkan kesegaran. Sutradara menambahkan pencahayaan terang lembut dengan dominasi warna biru muda, serta memperbanyak refleksi air. Kombinasi ini digunakan untuk menciptakan fungsi desain dalam aspek…
a)
Identifikasi merek secara teknis
b)
Promosi visual dengan menciptakan asosiasi rasa “segar dan bersih”
c)
Informasi tentang bahan kimia sabun
d)
Dokumentasi proses produksi
e)
Edukasi penggunaan sabun
59.
Seorang siswa DKV diminta membuat iklan layanan masyarakat bertema “Bahaya Merokok.” Ia menampilkan foto paru-paru rusak berbentuk seperti rokok yang terbakar. Bagaimana fungsi utama desain tersebut dari sisi DKV?
a)
Sebagai identifikasi produk kesehatan
b)
Sebagai media informasi dan persuasi visual yang menggugah emosi penonton
c)
Sebagai dekorasi editorial
d)
Sebagai karya estetis tanpa pesan sosial
e)
Sebagai panduan medis untuk dokter
60.
Dalam pengambilan gambar untuk film pendek bertema romansa, sinematografer menggunakan pencahayaan lembut dengan warna hangat (kuning keemasan). Cahaya utama diarahkan dari depan kanan wajah tokoh utama. Apa efek yang dihasilkan dari pengaturan pencahayaan ini?
a)
Menimbulkan kesan hangat, intim, dan emosional sesuai tema cerita
b)
Membuat suasana misterius dan menegangkan
c)
Menimbulkan kontras tinggi dan keras
d)
Membuat ekspresi wajah kurang terlihat
e)
Menciptakan kesan dingin dan kaku
Reset
