WorksheetsKisi - kisi Ujikom Otomasi dan Mekatronika
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Programmable Logic Controller adalah
Kontrol yang terprogram, dan masih tergolong keluarga komputer dan bekerja berdasarkan program tertentu
Kontrol logika yang terprogram, dan masih tergolong keluarga komputer dan bekerja berdasarkan logika tertentu
Kontrol logika yang terprogram, dan masih tergolong dalam mikrokontroler dan bekerja berdasarkan program tertentu
Kontrol yang terprogram, dan masih tergolong dalam mikrokontroler dan bekerja berdasarkan logika tertentu
Kekurangan kontrol konvensional dibandingkan dengan kontrol PLC
Wiring rumit dan kompleks, sulit dalam penggantian sebuah komponen, sulit dalam mendeteksi error
Wiring rumit dan kompleks, mudah dalam penggantian sebuah komponen, waktu tunggu yang lama saat terjadi error
Wiring sederhana, sulit dalam penggantian sebuah komponen, sulit dalam mendeteksi error
Wiring rumit dan kompleks, sulit dalam penggantian sebuah komponen, mudah dalam monitoring
Keuntungan penggunaan kontrol PLC adalah
Implementasi lebih singkat, modifikasi lebih mudah, proses kerja lebih cepat dan error cepat dideteksi, handal dan mudah dalam perawatan
Implementasi lebih sulit, modifikasi lebih mudah, proses kerja lebih cepat dan error cepat dideteksi, handal dan mudah dalam perawatan
Implementasi lebih sulit karena rumit, modifikasi lebih mudah, proses kerja lebih cepat dan error cepat dideteksi, handal dan mudah dalam perawatan
Implementasi lebih singkat, modifikasi lebih mudah, proses kerja lambat dan error cepat dideteksi, handal dan mudah dalam perawatan
MCB atau miniature circuit breaker adalah sebuah komponen berfungsi
Menyambungkan aliran Listrik secara otomatis Ketika terjadi arus Listrik berlebihan
Memutuskan aliran Listrik secara otomatis Ketika terjadi arus Listrik berlebihan
Memutuskan aliran Listrik secara manual Ketika terjadi arus Listrik berlebihan
Menyambungkan aliran Listrik secara manual Ketika terjadi arus Listrik berlebihan
Fungsi dari sebuah relay dalam sebuah rangkaian elektrik/Listrik adalah
komponen switch elektronik yang mampu membuka dan menutup circuit secara elektrik
komponen switch elektronik yang mampu membuka dan menutup circuit secara mekanis
komponen switch elektronik yang mampu membuka dan menutup circuit secara elektrik dan mekanis
switch elektronik yang tidak mampu membuka dan menutup circuit secara elektrik dan mekanis
Proses pembacaan terhadap input, mengeksekusi program, dan operasi output dari PLC adalah
Proses Monitoring
Proses Pemograman
Proses Pengaturan
Proses Scanning
Hal yang perlu dipertimbangkan dalam penggunaan PLC adalah
Input Output, Type/Macam PLC, Bahasa Pemograman, Jenis Komunikasi
Input Output, Type/Macam PLC, Jenis Hardware, Jenis Komunikasi Data
Input Output, Model PLC, Bahasa Pemograman, Jenis Komunikasi
Input Output, Model PLC, Brand PLC, Jenis Jaringan
Dalam rangkaian konvensional diatas, Lampu H1 akan mati jika
S1 dan S2 ditekan bersamaan
S1 ditekan
S2 ditekan
K1 ditekan
Dalam rangkaian konvensional diatas, Lampu H1 akan menyala jika
S1 dan S2 ditekan bersamaan
S1 ditekan
S2 ditekan
K1 ditekan
Tombol S2 berfungsi untuk
Mematikan Relay K2 dan Lampu H1
Mengaktifkan Relay K2 dan Lampu H1
Mengaktifkan Relay K2, Mematikan K1 dan Mematikan Lampu H1
Mematikan Relay K1 dan Lampu H1
Relay K1 akan aktif jika ditekan Tombol S1 ditekan, maka akan berlaku rangkaian
Self Holding
Non Interlocking
Impulse K1
Set K1
Perhatikan diagram ladder berikut:
Rangkaian On-Off
Rangkaian Load
Rangkaian self holding
Rangkaian Dominan Off
Saat address 0.00 ditekan maka
Address 1.00 akan aktif dan self holding
Address 1.00 akan aktif selamanya
Address 1.00 akan aktif sementara
Address 1.00 akan aktif kemudian mati
Address 1.00 akan mati jika
Address 0.00 ditekan
Address 1.00 ditekan
Address 0.00 ditekan 2 kali
Address 1.00 tidak ditekan
S1, S2 dan S4 termasuk dalam elemen
Input
Output
Sensor
Tombol
L1 adalah
Input
Output
Sensor
Tombol
Relay K1 dalam pemograman PLC menggunakan
Register Eksternal
Register Internal
Komponen Elektrik
Komponen PLC
Fungsi Input S1 dan S2 jika diaktifkan, maka
K1 akan aktif sesaat selama S1 dan S2 diaktifkan
L1 akan aktif sesaat selama S1 dan S2 diaktifkan
K1 akan aktif interlocking dan mengakibatkan L1 menyala
S4 akan langsung (direct) memutuskan L1
Untuk menyimpan program yang kita buat kedalam PLC agar tidak hilang walaupun power suply dimatikan dan dapat di edit dalam PLC set up kita gunakan..
Program
Monitor
Run
Transfer to PLC
Fungsi KEEP (pada CX Programmer Omron) atau Fungsi SET (untuk brand/merk lain) pada ladder diagram adalah untuk
Menahan status suatu bit
Menghubungkan status bit
Menghitung bit
Mengukur Bit
