wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Evaluasi Pembelajaran MK Teori dan MK Praktik

Total questions: 15

Worksheet time: 4mins

Name
Class
Date
1.

Sebutkan definisi momentum dan tuliskan rumusnya beserta satuannya dalam SI! (C1 Faktual)

a)

a. Momentum adalah hasil kali massa dan kecepatan, rumusnya p = m × v, satuan SI adalah kg·m/s.

b)

b. Momentum adalah hasil kali massa dan percepatan, rumusnya p = m × a, satuan SI adalah kg·m/s².

c)

c. Momentum adalah hasil bagi massa dan kecepatan, rumusnya p = m / v, satuan SI adalah kg/s.

d)

d. Momentum adalah hasil kali gaya dan waktu, rumusnya p = F × t, satuan SI adalah N·s.

2.

Jika Anda menjadi anggota kelompok dan menemukan hasil perhitungan impuls yang berbeda dengan data eksperimen, apa langkah-langkah yang akan Anda lakukan untuk mengevaluasi hasil tersebut secara teliti, disiplin, dan bertanggung jawab? (C4 Prosedural)

a)

a. Memeriksa kembali perhitungan, membandingkan dengan data eksperimen, berdiskusi dengan kelompok, dan membuat laporan hasil evaluasi.

b)

b. Mengulangi pengukuran eksperimen sebanyak tiga kali untuk mendapatkan nilai rata-rata yang baru, tanpa memeriksa sumber kesalahan perhitungan.

c)

c. Menggunakan nilai faktor koreksi (misalnya sebesar 10%) pada hasil perhitungan teoretis, untuk memperhitungkan hambatan udara yang tidak terukur.

d)

d. Melakukan rekalibrasi ulang seluruh peralatan tanpa melakukan debugging pada langkah-langkah pengukuran yang telah dilakukan.

3.

Mengapa airbag pada mobil dapat mengurangi risiko cedera penumpang saat terjadi tabrakan menurut konsep momentum dan impuls? (C4 Konseptual)

a)

a. Airbag memperbesar waktu kontak sehingga gaya yang diterima penumpang lebih kecil

b)

b. Airbag mempercepat perubahan momentum sehingga gaya yang diterima penumpang lebih besar

c)

c. Airbag mengurangi massa efektif tabrakan, sehingga energi kinetik yang dihasilkan berkurang

d)

d. . Airbag memastikan tabrakan menjadi lenting sempurna dengan memantulkan sebagian momentum, sehingga gaya yang diterima tidak terpusat.

4.

Sebuah bola bermassa 2 kg bergerak dengan kecepatan 3 m/s. Nilai momentumnya adalah … (C3 Prosedural)

a)

a. 2 kg·m/s

b)

b. 4 kg·m/s

c)

c. 6 kg·m/s

d)

d. 8 kg·m/s

5.

Perbedaan utama tumbukan lenting sempurna dan tidak lenting sempurna adalah …(C2 Konseptual)

a)

a. Ada tidaknya gaya normal

b)

b. Ada tidaknya perubahan momentum

c)

c. Ada tidaknya kehilangan energi kinetik

d)

d. Ada tidaknya perubahan massa

6.

Sebuah bola kasti dilempar dan dipukul sehingga momentumnya berubah arah. Pernyataan yang tepat adalah … (C3 Konseptual)

a)

a. Impuls hanya mengubah besar momentum

b)

b. Impuls hanya mengubah arah momentum

c)

c. Impuls mengubah besar dan arah momentum

d)

d. Impuls tidak memengaruhi momentum

7.

Seorang siswa mengatakan bahwa jika dua benda bertumbukan, maka energi kinetik selalu kekal. Penilaian Anda terhadap pernyataan ini adalah … (C5 Konseptual)

a)

a. Benar, pernyataan tersebut berlaku untuk semua jenis tumbukan (tidak lenting, lenting sebagian, lenting sempurna)

b)

b. Benar, pernyataan tersebut hanya berlaku pada tumbukan tidak lenting sama sekali

c)

c. Benar, pernyataan tersebut hanya berlaku pada tumbukan lenting sebagian

d)

d. Benar, pernyataan tersebut hanya berlaku pada tumbukan lenting sempurna

8.

Jika peluru menancap pada balok kayu dan bergerak bersama, maka sistem kehilangan energi kinetik. Hal ini menunjukkan … (C4 Konseptual)

a)

a. Energi kinetik berubah seluruhnya menjadi panas

b)

b. Perubahan momentum sistem menjadi nol setelah tumbukan.

c)

c. Sebagian energi kinetik berubah bentuk menjadi energi lain

d)

d. Momentum tidak berlaku karena ada gaya internal yang bekerja pada balok kayu

9.

Setelah peluru bermassa 0,02 kg ditembakkan dengan kecepatan 400 m/s ke balok kayu bermassa 2 kg yang diam, dan peluru menempel pada balok setelah tumbukan, jenis tumbukan apa yang terjadi? (C3 Konseptual)

a)

a. Tumbukan tidak lenting sama sekali

b)

b. Tumbukan lenting sebagian

c)

c. Tumbukan lenting sempurna

d)

d. Tumbukan elastis

10.

Jika hasil pengukuran impuls dan perubahan momentum berbeda jauh, bagaimana caranya agar dapat memperbaiki desain eksperimen? (C6 Prosedural)

a)

a. Menggunakan alat ukur dengan presisi lebih tinggi dan melakukan pengulangan data untuk perhitungan nilai rata-rata yang andal.

b)

b. Mengoreksi hasil akhir dengan faktor koreksi sebesar persentase yang hilang agar mendekati kesesuaian teori.

c)

c. Mengubah salah satu variabel eksperimen yang paling sulit diukur (misalnya waktu kontak) agar Impuls sama dengan Momentum.

d)

d. Mengganti metode perhitungan momentum dengan metode integral gaya terhadap waktu, karena lebih akurat secara matematis

11.

Sudut pengikiran yang umum digunakan untuk mur berbentuk segi enam adalah … 
(C1 Faktual)

a)

a. 30° 

b)

b. 60°

c)

c. 90°

d)

d. 120°

12.

Fungsi bagian tangkai dan mata pada sebuah kikir serta hubungannya dengan hasil pengikiran adalah... (C4 Konseptual)

a)

a. Tangkai untuk pegangan, mata untuk mengikis; keduanya mempengaruhi hasil pengikiran

b)

b. Tangkai untuk mengikis, mata untuk pegangan; tidak mempengaruhi hasil

c)

c. Tangkai dan mata tidak berfungsi dalam pengikiran

d)

d. Tangkai untuk memperindah kikir, mata untuk memperkuat kikir

13.

Dampak dari suatu anggota kelompok yang tidak teliti saat proses mengikir mur adalah... (C4 Konseptual)

a)

a. Hasil kerja kelompok menjadi kurang presisi dan risiko terjadinya kecelakaan meningkat

b)

b. Hanya memengaruhi estetika luar dari proyek, namun tidak mengurangi kekuatan struktural secara signifikan.

c)

c. Hasil kerja menjadi kurang presisi karena mur tidak sejajar dan tidak ada dampak pada keselamatan

d)

d. Mengurangi waktu yang dihabiskan untuk inspeksi kualitas akhir karena dianggap sudah cukup kencang.

14.

Mengapa mur harus dikikir dengan hati-hati dan mengikuti prosedur? (C4 Konseptual)

a)

a. Untuk memastikan dimensi mur dapat masuk ke baut tanpa perlu pengukuran ulang.

b)

b. Untuk mengurangi getaran saat mengikir mur, sehingga hasil akhir menjadi lebih halus

c)

c. Untuk menjaga presisi mur dan tidak merusak ulir saat mur dipasangkan

d)

d. Untuk memudahkan pemasangan baut dan mur dengan lebih cepat tanpa perlu pelumas tambahan.

15.

Ketika mengikir permukaan datar mur, posisi badan yang benar adalah … (C3 Prosedural)

a)

a. Berdiri dengan kedua kaki sejajar bahu

b)

b. Berdiri sedikit menyamping ke arah kiri benda kerja

c)

c. Berdiri tegak lurus di depan ragum, dengan jarak satu kepalan tangan dari benda kerja

d)

d. Condong ke depan, menekan kikir dengan bahu