wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

LATIHAN SOAL

Total questions: 99

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.
Pasien dengan demam jantung rematik pasca infeksi streptococcus yang disebabkan oleh steptococcus B haemolyticus grup A setelah infeksi nasofaring. Apakah patomekanisme infeksi tersebut?
a)
a. Protein M
b)
b. Protein A
c)
c. Protein T
d)
d. Protein U
e)
e. Protein R
2.
Respon terhadap leukosit terhadap kemokin untuk adhesi dan migrasi ke tempat infeksi melalui reseptor?
a)
a. Reseptor G protein coupled
b)
b. Reseptor Toll-like
c)
c. Reseptor sitokim
d)
d. Reseptor fagositik
e)
e. Reseptor IgG
3.
Pemeriksaan tes cepat molekuler Xpert MTB/RIF dapat juga mendeteksi mutasi pada gen rpoB yang menyebabkan resistansi terhadap obat?
a)
a. Rifampisin
b)
b. Pirazinamid
c)
c. INH
d)
d. Ethambutol
e)
e. Streptomisin
4.
Pencegahan infeksi tuberkulosis dapat melalui pemberian imunisasi, yaitu
a)
a. BCG
b)
b. DPT
c)
c. MMR
d)
d. HPV
e)
e. PCV
5.
Produksi reactive oxygen species(ROS) difasilitasi oleh?
a)
a. Protease
b)
b. Cyclic Amp
c)
c. Neuromidase
d)
d. Phagocyte oxidase
e)
e. inducible nitric oxide synthase
6.
Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang berobat ke IGD RS dengan batuk lendir 10 hari dan telah terapi oral. Hasil pemeriksaan darah: leukosit: 15.000µl. Pemeriksaan sputum dengan pewarnaan gram menunjukan banyak diplokokus berwarna ungu, berbentuk lanset dan sel polimorfonukleus. Hasil kultur menampakkkan gambar banteri alfa-hemolitik pada media BAP, sensitif terhadap optochin dan uil katalase negatif. Apakah mikroba penyebab infeksi yang paling tepat?
a)
a. Falcrococcus faecalis
b)
b. Neisseria meningtides
c)
c. Staphylococcus aureus
d)
d. Streptococcus pyogenes
e)
e. Streptococcus pneumonia
7.
Infeksi whooping cough dapat dicegah menggunakan vaksin?
a)
a. BCG
b)
b. DPT
c)
c. MMR
d)
d. HPV
e)
e. PCV
8.
Antigenic drift pada infeksi virus influenza adalah
a)
a. Novel antigen
b)
b. Novel antibody
c)
c. Slightly modified antigens
d)
d. Slightly modified antibody
e)
e. antigent antibody complex
9.
Obat tuberkulosis yang menghambat transkrip dengan mengikat rna polimerase adalah
a)
a. Rifampisin
b)
b. Pirazinamid
c)
c. INH
d)
d. Ethabutol
e)
e. Streptonisin
10.
Produksi calcium-dependent nitric oxide melalui reseptor T2R38 dapat distimulasi(?) oleh molekul quarom sensing bakteri yaitu,
a)
a. Acyl-homoserine lactone
b)
b. Alkyl quinolanes
c)
c. Fatty acidmethyl estres
d)
d. Autoinducing peptides
e)
e. Fractanase
11.
Seorang laki-laki berusia 50 tahun pekerjaan petani, datang berobat ke IGD RS dengan keluhan demam, batuk lendir 2 minggu. Hasil kultur laboratorium mikrobiologi ditemukan jamur yang menyebabkan infeksi Valley fever. Apakah mikroba penyebab infeksi ini?
a)
a. Malassezia furfur
b)
b. Microsprorum canis
c)
c. Candida albicans
d)
d. Coccidioides immitis
e)
e. Histoplasma capsulatum
12.
Antigenic shift pada infeksi virus influenza adalah
a)
a. Novel antigen
b)
b. Novel antibody
c)
c. Slightly modified antigens
d)
d. Slightly modified antibody
e)
e. antigent antibody complex
13.
Seorang laki-laki berusia 30 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan batuk berlendir, kadang-kadang disertai darah sejak 3 minggu lalu. Keluhan disertai demam, keringan malam, malaise, dan penurunan berat badan. Riwayat minum obat antibiotik dan obat batuk, tetapi belum ada perubahan. Pemeriksaan auskultasi paru didapatkan ronkhi, wheezing tidak ada apakah sampel yang paling tepat untuk menegakkan diagnosa kasus ini?
a)
a. Feses
b)
b. Urine
c)
c. Sputum SPS
d)
d. Fungsi Ginjal
e)
e. Cairan Cerrebrospinal
14.
Seorang perempuan berusia 37 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan batuk berlendir kadang-kadang disertai darah sejak 4 minggu lalu. Keluhan diserta demam, keringat malam, malaise, dan penurunan berat badan. Riwayat minum obat antibiotik dan obat batuk tetapi belum ada perubahan. Pemeriksaan paru didapatkan ronchi, wheezing tidak ada. Hasil pemeriksaan ziehl neelsen ditemukan bakteri tahan asam. warna merah. apakah mikroba penyebab yang paling tepat?
a)
a. Kiebsiella pneumoniae
b)
b. Haemophilus influenza
c)
c. Streptococcus pneumonia
d)
d. Coryrebacterium diphtheria
e)
e. Mycobacterium tuberculosis
15.
Pemeriksaan diagnostik laboratorium Mikrobiologi dengan pewarnaan ziehl neelsen ditemukan ?
a)
a. 1+
b)
b. 2+
c)
c. 3+
d)
d. 4+
e)
e. 5+
16.
Apakah yang memfasilitasi respon imun nasopharyngeal-associated lymphoid tissue melalui transpor mikrba trans-epithelial
a)
a. Sel M
b)
b. Sel A
c)
c. Sel T
d)
d. Sel U
e)
e. Sel R
17.
Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun datang ke IGD RS dibawa oleh ibunya, dengan keluhan batuk kering 8 hari. Keluhan disertai demam, nyeri menelan, suara serak, dan malaises. Pemeriksaan nasofaringeal tampak pseudomembran kelabu di tenggorokan. Hasil swab tenggorokan ditemukan mikroba tumbuh baik di media loeffler, pewarnaan gram ditemukan bakteri basil berwarna ungu dan pewarnaan Neisser tampak granula metakhromatik. Apakah mikroba penyebab yang paling tepat?
a)
a. Bordetella pertusis
b)
b. Klebsiella pneumonia
c)
c. Haemophilus influenza
d)
d. Streptococcus pneumonia
e)
e. Corynebacterium diphteriae
18.
Seorang laki-laki berusia 55 tahun datang berobat ke IGD RS dengan keluhan batuk lendir 3 minggu. Keluhan disertai malaises dan merasa demam. Pasien telah diberikan obat batuk tetapi belum ada perubahan dan sementara minum obat antivirus HIV-AIDS sejak 4 tahun yang lalu. Hasil kultur di laboratorium Mikrobiologi ditemukan koloni berfilamen putih, kemudian berubah warna hijau tua atau hijau kebiruan dengan pinggiran putih,permukaan seperti beludru dan pewarnaan sputum ditemukan hifa dan konidia. Apakah mikroba penyebab infeksi ini?
a)
a. Malasezia furfur
b)
b. Microspororum canis
c)
c. Coccidiodes immitis
d)
d. Aspergillus fumigatus
e)
e. Histoplasma capsulatum
19.
Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan batuk lendir sudah 10 hari. Keluhan disertai demam dan nyeri menelan yang dialai sejak 6 hari yang lalu. Hasil pemeriksaan swab tenggorokan dilaboratorium mikrobiologi ditemukan koloni membentuk B-hemolitikus, sensitif bacitracin, uji katalase dan koagulase negatif, serta pewarnaan gram: bakteri berwarna ungu, berbentuk kokus apakah mikroba penyebab infeksi yang paling tepat
a)
a. Streptococcus pneumoniae
b)
b. Streptococcus pyogenes
c)
c. Streptococcus virdans
d)
d. Streptococcus agalactiae
e)
e. Streptococcus facium
20.
Seorang laki-laki 60 tahun datang ke klinik dokter umum dengan keluhan sering tersedak setelah makan dan minum atau saat berbaring. Riwayat batuk berulang sehingga penderita beberapa kali masuk rumah sakit dengan keluhan sama. suara parau dialami sejak 1 bulan terakhir, hilang timbul. Sering berdehem karena terasa ganjalan dan lendir tenggorok. Kadang terasa asam/ pahit di leher. Intake kurang disertai penurunan berat badan. Panas dan nyeri menelan tidak ada. Riwayat merokok dan penggunaan suara berlebihan disangkal. Tanda vital: Tekanan darah 110/70 mmHg, Nadi 72x/mnt, Respirasi 20x/mnt, temperature 36.5°C. Status lokalis: Orofaring agak hiperemis sekitar arkus anterior. Laringoskopi indirek: sulit dievaluasi. Diagnosa paling mungkin sesuai kasus diatas?
a)
a. Tumor hipofaring
b)
b. GERD
c)
c. Paresa plika vokalis
d)
d. Laringitis kronis
e)
e. reflus laring faring
21.
Seorang laki-laki 60 tahun datang ke klinik dokter umum dengan keluhan sering tersedak setelah makan dan minum atau saat berbaring. Riwayat batuk berulang sehingga penderita beberapa kali masuk rumah sakit dengan keluhan sama. suara parau dialami sejak 1 bulan terakhir, hilang timbul. Sering berdehem karena terasa ganjalan dan lendir tenggorok. Kadang terasa asam/ pahit di leher. Intake kurang disertai penurunan berat badan. Panas dan nyeri menelan tidak ada. Riwayat merokok dan penggunaan suara berlebihan disangkal. Tanda vital: Tekanan darah 110/70 mmHg, Nadi 72x/mnt, Respirasi 20x/mnt, temperature 36.5°C. Status lokalis: Orofaring agak hiperemis sekitar arkus anterior. Laringoskopi indirek: sulit dievaluasi. Komplikasi yang paling mungkin terjaid pada kasus diatas?
a)
a. Aspirasi pneumonia
b)
b. Faringitis kronik
c)
c. Epiglotitis
d)
d.Tumor laring
e)
e. GERD
22.
Seorang laki-laki 60 tahun datang ke klinik dokter umum dengan keluhan sering tersedak setelah makan dan minum atau saat berbaring. Riwayat batuk berulang sehingga penderita beberapa kali masuk rumah sakit dengan keluhan sama. suara parau dialami sejak 1 bulan terakhir, hilang timbul. Sering berdehem karena terasa ganjalan dan lendir tenggorok. Kadang terasa asam/ pahit di leher. Intake kurang disertai penurunan berat badan. Panas dan nyeri menelan tidak ada. Riwayat merokok dan penggunaan suara berlebihan disangkal. Tanda vital: Tekanan darah 110/70 mmHg, Nadi 72x/mnt, Respirasi 20x/mnt, temperature 36.5°C. Status lokalis: Orofaring agak hiperemis sekitar arkus anterior. Laringoskopi indirek: sulit dievaluasi. Penyebab yang paling sesuai dengan kasus diatas adalah?
a)
a. Tumor nasofaring
b)
b. inkompetensi velofaringeal
c)
c. Disfagia orofaringeal
d)
d. Disfagia esofageal
e)
e. GERD
23.
Seorang laki-laki 60 tahun datang ke klinik dokter umum dengan keluhan sering tersedak setelah makan dan minum atau saat berbaring. Riwayat batuk berulang sehingga penderita beberapa kali masuk rumah sakit dengan keluhan sama. suara parau dialami sejak 1 bulan terakhir, hilang timbul. Sering berdehem karena terasa ganjalan dan lendir tenggorok. Kadang terasa asam/ pahit di leher. Intake kurang disertai penurunan berat badan. Panas dan nyeri menelan tidak ada. Riwayat merokok dan penggunaan suara berlebihan disangkal. Tanda vital: Tekanan darah 110/70 mmHg, Nadi 72x/mnt, Respirasi 20x/mnt, temperature 36.5°C. Status lokalis: Orofaring agak hiperemis sekitar arkus anterior. Laringoskopi indirek: sulit dievaluasi. Pemeriksaan penunjang yang paling sesuai untuk diagnosis kasus diatas
a)
A. Manometri
b)
B. Foto kontas barium
c)
C. Reflux Symptom Index
d)
D. Trial medication atibiotika
e)
E. FEES
24.
Seorang anak laki-laki 6 tahun datang diantar ibunya ke klinik dokter umum dengan keluhan sesak sejak jam yang lalu. Riwayat tersedak makanan saat makan sambil bermain di halaman rumah. Batuk berulang-ulang dialami penderita. Pada saat tiha di dokter sesak bertambah hebat dan disertai suara serak. Terdapat stridor inspiratoar, retraksi suprasternal, intercostal. Diagnosis yang sesuai dengan kasus di atas Adalah
a)
A. Benda asing faring
b)
B. Benda asing glottis
c)
C. Benda asing plika vokalis
d)
D. Benda asing trakea
e)
E. Benda asing bronkus
25.
Seorang anak laki-laki 6 tahun datang diantar ibunya ke klinik dokter umum dengan keluhan sesak sejak jam yang lalu. Riwayat tersedak makanan saat makan sambil bermain di halaman rumah. Batuk berulang-ulang dialami penderita. Pada saat tiha di dokter sesak bertambah hebat dan disertai suara serak. Terdapat stridor inspiratoar, retraksi suprasternal, imtercostal. Penatalaksanaan awal yang segera mungkin dapat dilakukan pada kasus di atas Adalah
a)
A. Oksigenasi
b)
B. Antibiotika
c)
C. Kortikosteroid
d)
D. Heimlich maneuver
e)
E. Pasang infus
26.
Seorang anak perempuan 5 tahun datang diantar ibunya ke klinik dokier umum dengan keluhan sesak sejak 3 jam yang lalu. Riwayat tersedak mainan saat sedang bermain dengan teman-temannya. Batuk berulang-ulang disertai napas berbunyi. Pada pemeriksaan ditemukan palpatory thud dan audible slap. Letak kelainan sesuai kasus diatas Adalah
a)
A. Faring
b)
B. Trakea
c)
C. Laring
d)
D. Bronkus
e)
E. Epiglotis
27.
Seorang anak perempuan 5 tahun datang diantar ibunya ke klinik dokier umum dengan keluhan sesak sejak 3 jam yang lalu. Riwayat tersedak mainan saat sedang bermain dengan teman-temannya. Batuk berulang-ulang disertai napas berbunyi. Pada pemeriksaan ditemukan palpatory thud dan audible slap. Tindakan yang paling tepat untuk penanganan definitif sesuai kasus di atas adalah
a)
A. Oksigenasi
b)
B. Antibiotika
c)
C. Kortikosteroid
d)
D. Heimlich Manuver
e)
E. Rujuk ke RS dengan pertimbangan bronkoskopi
28.
Seorang anak perempuan 5 tahun datang diantar ibunya ke klinik dokter umum dengan keluhan sesak sejak 3 jam yang lalu. Riwayat tersedak mainan saat sedang bermain dengan teman-temannya. Batuk berulang-ulang disertai napas berbunyi. Pada pemeriksaan ditemukan palpatory thud dan audible slap. Pada benda asing bronkial, patofisiologi sumbatan partial dimana udara hanya bisa masuk dan tidak bisa keluar dapat menyebabkan terjadinya:
a)
A. Atelektasis
b)
B. Wheezing
c)
C. Emfisema
d)
D. Abses paru
e)
E. Bronkitis
29.
Seorang pria berusia 66 tahun datang ke IGD dengan keluhan sesak napas yang memberat saat berbaring sejak 2 hari terakhir. Pasien juga mengeluhkan batuk berdahak berbusa putih, mudah lelah, dan bengkak pada tungkai sejak satu minggu terakhir. Riwayat penyakit sebelumnya menunjukkan pasien telah didiagnosis dengan hipertensi dan penyakit jantung koroner selama 10 tahun tapi tidak rutin minum obat. Pada pemeriksaan fisik didapatkan: TD: 160/90 mmHg, Nadi: 100 kali/menit, RR: 28 kali/menit, SpO: 88%, Terdengar ronki basah halus bilateral di lapang paru bawah, Terdapat edema pitting pada kedua tungkai bawah. Foto toraks menunjukkan bayangan kabur difus bilateral dengan pola "bat's wing appearance" Sesuai dengan diagnosis hasil di atas pada gambaran histopatologik yang anda harapkan didapatkan adalah?
a)
a. Tampak pembentukan tuberkel
b)
b. Tampak cairan/deposit cosinofilik dalam rongga alveoli
c)
c. Tampak adanya pelebaran rongga-rongga alveoli abnormal, destruksi dinding septa alveoli; dan kerusakan lobulus-lobulus paru.
d)
d. Adanya daerah-daerah konsolidasi fibrinosupuratif yang luas
e)
e. Adanya sel-sel epitel anaplastik umumnya kecil mempunyai inti sangat hiperkromatik
30.
Seorang laki-laki, 53 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan batuk berdarah selama | minggu. Pada anamnesis ditemukan adanya penurunan berat badan karena nafsu makan menurun dan keringat malam. Pada pemeriksaan fisik didapatkan ronki basah dan suara nafas tambahan pada paru kanan bagian atas. Hasil rontgen dada menunjukkan adanya kavitas dan infiltrat pada lapangan paru kanan Sesuai dengan diagnosis hasil diatas pada gambaran histopatologik yang anda harapkan didapatkan adalah?
a)
Tampak pembentukan tuberkel
b)
Tampak cairan/deposit eosinofilik dalam rongga alveoli
c)
Tampak adanya pelebaran rongga-rongga alveoli abnormal, destruksi dinding septa alveoli; dan kerusakan lobulus-lobulus paru.
d)
Adanya daerah-daerah konsolidasi fibrinosupuratif yang luas
e)
Adanya sel-sel epitel anaplastik umumnya kecil mempunyai inti sangat hiperkromatik
31.
Seorang laki-laki, 63 tahun dengan riwayat hipertensi dan gagal jantung kongestif tiba-tiba mengalami sesak napas berat saat beraktivitas ringan dan dibawa ke UGD rumah sakit. Riwayat penyakit sekarang adanya batuk produktif dengan sputum berbusa berwarna merah muda dan riwayat penggunaan diuretik yang tidak teratur. Dan pada pemeriksaan fisik terdapat takikardia, takipnea, bunyi jantung S3 gallop dan krepitasi bilateral pada basis paru serta pada pemeriksaan penunjang rontgen thoraks didapatkan LVH. Sesuai dengan diagnosis hasil diatas, apakah penyebab pasti dari kasus tersebut?
a)
a. Penurunan tekanan onkotik plasma
b)
b. Peningkatan permeabilitas kapiler paru
c)
c. Peningkatan tekanan hidrostatik paru
d)
d. Peningkatan drainase limfatik paru
e)
e. Cedera mikrovaskular
32.
Seorang wanita 32 tahun dengan riwayat asma mengalami sesak napas yang semakin memburuk dalam beberapa hari terakhir datang ke UGD rumah sakit Keluhan disertai dengan batuk kering serta wheezing. Riwayat penggunaan inhaler tidak efektif. Pada pemeriksaan fisik didapatkan adanya takipnea, wheezing bilateral serta retraksi interkostal Pada pemeriksaan penunjang rontgen toraks terdapat infiltrat reticular nodular bilateral dan pada analisis gas darah arteri didapatkan hipoksemia dan hiperkapnia. Pada keadaan lebih lanjut dapat terjadi gambaran edema paru yang disebabkan oleh?
a)
a. Cedera hemodinamik/kardiogenik
b)
b. Peningkatan permeabilitas kapiler akibat pelepasan mediator inflamasi
c)
c. Proses hipersensitivitas tipe 1
d)
d. Efek mediator radang yang dilepaskan pada proses inflamasi
e)
e. Adanya cairan inflamasi yang terjebak dalam alveolus
33.
Seorang laki-lakı, 45 tahun adalah seorang perokok berat selama 30 tahun, datang dengan keluhan batuk kronis produktif selama 5 tahun terakhir. Pemeriksaan fisik menunjukkan adanya ronki basah bilateral. Pada pemeriksaan radiologi toraks, ditemukan adanya penebalan bronkus dan peningkatan transluensi paru. Sesuai dengan diagnosis hasil diatas pada gambaran histopatologik yang anda harapkan didapatkan adalah?
a)
Adanya pelebaran rongga-rongga alveoli abnormal, destruksi dinding septaalveoli: dan kerusakan lobulus-lobulus paru
b)
Hipertrofi kelenjar penghasil mukus pada bronkus & trakea, sel goblet bertambah, kelenjar mukosa bertambah
c)
Gumpalan lendir mengandung spiral-spiral Curschmann dan kristal Charcot ciden dan sel-sel radang eosinophil
d)
Dilatasi dapat berbentuk silindroid, fusiform atau sakuler serta lumen bronkus berisi eksudat supuratif mukous ulserasi, dan sembab.
e)
Tampak gambaran slit like airspace
34.
Seorang laki-laki, 65 tahun, perokok berat selama 40 tahun, datang ke klinik dengan keluhan sesak napas progresif, batuk kronis, dan penurunan berat badan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suara nafas tambahan berupa wheezing dan penurunan saturasi oksigen. Hasil pemeriksaan penunjang menunjukkan peningkatan volume residu udara dan penurunan kapasitas difusi paru. Sesuai dengan diagnosis hasil diatas pada gambaran histopatologik yang anda harapkan didapatkan adalah?
a)
Adanya pelebaran rongga-rongga alveoli abnormal, destruksi dinding septa alveoli; dan kerusakan lobulus-lobulus paru
b)
Hipertrofi kelenjar penghasil mukus pada bronkus & trakea, sel goblet bertambah, kelenjar mukosa bertambah
c)
Gumpalan lendir mengandung spiral-spiral Curschman dan kristal Charcot Leiden dan sel-sel radang eosinophil
d)
Dilatasi dapat berbentuk silindroid, fusiform atau sakuler serta lumen bronkus berisi eksudat supuratif mukons ulserasi, dan sembab.
e)
Tampak gambaran slit like air space
35.
Seorang wanita, 20 tahun datang ke UGD rumah sakit. keluhan utama sesak napas yang semakin memburuk dalam beberapa hari terakhir. Keluhan disertai dengan batuk berlendir serta mengi. Riwayat penggunaan inhaler tidak efektif Pada pemeriksaan fisik didapatkan adanya takipnea dan wheezing bilateral: Riwayat alergi keluarga(+). Sesuai dengan diagnosis hasil diatas pada gambaran histopatologik yang anda harapkan didapatkan adalah?
a)
Adanya pelebaran rongga-rongga alveoli abnormal destruksi dinding septa alveoli; dan kerusakan lobulus-lobulus paru
b)
Hipertrofi kelenjar penghasil mukus pada bronkus & trakea, sel goblet bertambah, kelenjar mukosa bertambah
c)
Gumpalan lendir mengandung spiral-spiral Curschmann dan kristal Charcot Leiden dan sel-sel radang eosinophil
d)
Dilatasi dapat berbentuk silindroid, fusiform atau sakuler serta lumen bronkus berisi eksudat supuratif mukous ulserasi, dan sembab.
e)
Tampak gambaran slit like air space
36.
Seorang pria berusia 60 tahun, perokok berat, datang dengan keluhan batuk kronis, penurunan berat badan yang drastis, dan kelemahan. Riwayat merokok selama 35 tahun. Pemeriksaan pencitraan menunjukkan adanya massa mediastinum yang luas. Hasil biopsi transbronkial menunjukkan tumor dengan sel-sel kecil, berinti gelap, dan sedikit sitoplasma. Sel-sel tumor membentuk nesı atau roset yang khas. Berdasarkan gambaran histopatologi tersebut, apakah diagnosis paling mingkm pada kasus diatas?
a)
Non-small cell lung carcinoma
b)
Small cell lung carcinoma/Oat cell carcinoma
c)
Adenocarcinoma papiler paru
d)
Large cell carcinoma
e)
Karsinoma sel skuamous
37.
Seorang wanita, 50 tahun datang dengan keluhan batuk krems produktif dengan dahak berdarah selama bertahun-tahun. Pada pemeriksaan fisik, ditemukan ronki basah pada kedua paru. Hasil CT-scan toraks menunjukkan dilatasi bronkus yang signifikan, terutama di lobus bawah. Sesuai dengan diagnosis hasil diatas pada gambaran histopatologik yang anda harapkan didapatkan adalah?
a)
Adanya pelebaran rongga-rongga alveoli abnormal, destruksi dinding septa alveoli; dan kerusakan lobulus-lobulus paru
b)
Hipertrofi kelenjar penghasil mukus pada bronkus & trakea, sel goblet bertambah, kelenjar mukosa bertambah
c)
Gumpalan lendir mengandung spiral-spiral Curschman dan kristal Charcot Leiden dan sel-sel radang eosinophil
d)
Dilatasi dapat berbentuk silindroid, fusiform atau sakuler serta lumen bronkus berisi eksudat supuratif mukous ulserasi, dan sembab.
e)
Tampak gambaran slit like air space
38.
Seorang wanita, 50 tahun, adalah seseorang bukan perokok, menjalani operasi pengangkatan tumor paru. Pada pemeriksaan makroskopis, tumor terlihat sebagai nodul soliter, berwarna putih keabu-abuan, dengan permukaan yang sebagian besar halus dan sedikit berpapila. Diameter tumor sekitar 3 cm. dan pada pemeriksaan mikroskopik tumor menunjukkan pola pertumbuhan jari yang khas dengan sel-sel tumor yang membentuk kelenjar kecil. Inti sel tumor menunjukkan variasi ukuran dan bentuk, dengan beberapa inti yang menunjukkan nukleoli menonjol. Sitoplasma sel tumor sedikit eosinofilik dan mengandung sedikit mucin Apa diagnosis berdasarkan hasil pemeriksaan histopatologi tersebut?
a)
Non-small cell lung carcinoma
b)
Small cell lung carcinoma/Oat cell carcinoma
c)
Adenocarcinoma papiler paru
d)
Large cell carcinoma.
e)
Karsinoma sel skuamous
39.
Seorang laki laki, 40 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan sesak napas, suara mengi dan rasa berat di dada, didiagnosa dengan Asma bronkial. Salah satu obat yang diberikan yaitu obat golongan bronkodilator. Sebutkan salah satu obat golongan bronkodilator
a)
a. Kortikosteroid
b)
b. Kromolin
c)
c. Beta 2 agonis
d)
d. Anti-IgE
e)
e. Anti-ILS
40.
Seorang laki - laki, 35 tahun datang ke IGD RS dengin keluhan sesak timbul hampir tiap hari, terbangun malam hari ≥1x/minggu, & fungsi paru menurun. Dikategorikan treatment "Langkah" keberapakah dari jalur 1 menurut GINA pada pasien tersebut?
a)
a. Langkah 1
b)
b. Langkah 2
c)
c. Langkah 3
d)
d. Langkah 4
e)
e. Langkah 5
41.
Seorang laki -laki, 35 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan sesak timbul hampir tiap hari, terbangun malam hari ≥1x/minggu, & fungsi paru menurun Menurut GINA 2023 jalur 1, treatment apa yang harus diberikan pada pasien tersebut?
a)
Dosis tinggi ICS-formoterol (MART)
b)
Dosis sedang ICS-formoterol (MART)
c)
Dosis rendah ICS-formoterol (MART)
d)
Dosis rendah ICS-formoterol bila perlu
e)
Dosis tinggi ICS-formoterol bila perlu
42.
Golongan obat apakah yang tidak lagi merekomendasikan penggunaan sebagai terapi tunggal reliever pada serangan asthma oleh GINA sejak tahun 2019
a)
a. LABA (Long acting beta, agonist)
b)
b. SABA (Short acting beta, agonist)
c)
c. SAMA (Short acting muscarinic antagonist)
d)
d. LAMA (Long acting muscarinic antagonist)
e)
e. LTRA (Leukotriene receptor antagonist)
43.
Obat yang digunakan untuk mengurangi peradangan saluran napas, mengendalikan gejala & mengurangi risiko eksaserbasi asma dan penurunan fungsi paru merupakan jenis obat
a)
a. Pelega napas
b)
b. Pengontrol asma
c)
c. Reliever
d)
d. Terapi tambahan
e)
e. Add on
44.
Seorang perempuan, 54 tahun datang ke IGD RS dengan asma berat, sudah ditangani secara optimal dengan menggunakan ICS formoterol tapi gejala tidak terkontrol. Maka dapat dipertimbangkan untuk diberikan terapi
a)
a. Pelega napas
b)
b. Pengontrol asma
c)
c. Reliever
d)
d. Terapi tambahan
e)
e. Add on
45.
Apa yang kamu ketahui tentang Tahap Lanjutan Pengobatan Tuberkulosis Paru
a)
a. Pasien minum obat setiap hari
b)
b. Pasien mendapat jenis obat lebih banyak dibanding dengan tahap awal
c)
c. Jangka waktu sekitar dua bulan
d)
d. Sebagian besar pasien TB BTA positif menjadi BTA negatif (konversi) dalam 2 bulan
e)
e. Bertujuan membunuh sisa-sisa kuman yang masih ada dalam tubuh
46.
Seorang laki laki, 35 tahun datang ke IGD dengan keluhan batuk berdahak bercampur darah, sesak napas, berkeringat di malam hari, BB menurun. Setelah dilakukan pemeriksaan sputum didapatkan sputum BTA (+). Pasien dikategorikan Kategori I. Pada Tahap awal regimen pengobatan apa yang tepat pada pasien ini
a)
a. 2RHZES
b)
b. 2RHZE
c)
c. 4R3H3
d)
d. 5R3H3E3
e)
e. 4RHZE
47.
Obat anti tuberculosis digolongkan atas Lini pertama dan Lini kedua. Obat yang merupakan obat lini pertama adalah
a)
a. Sikloserin
b)
b. Amikasin
c)
c. Etionamid
d)
d. Etambutol
e)
e. Kanamisin
48.
Efek samping obat merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi pada pengobatan TB. Efek samping urin, tinja, ludah, sputum, air mata & keringat menjadi warna merah merupakan efek samping dari?
a)
Rifampisin
b)
Isoniasid
c)
Pirazinamid
d)
Etambutol
e)
Streptomisin
49.
Pasien TB paru dengan sputum BTA (+) kambuh atau pasien dengan gagal obat merupakan: Kategori diagnostik TB kategori:
a)
Kategori I
b)
Kategori II
c)
Kategori III
d)
Kategori IV
e)
Kategori V
50.
Seorang wanita berusia 40 tahun datang ke poliklinik rumah sakit dengan keluhan batuk berdahak yang telah dialami sejak 3 bulan lalu. Pasien juga mengeluhkan sesak nafas yang memberat sejak 2 bulan terakhir. Keringat malam (+), Demam (+), pasien sudah pernah menjalani pengobatan TBC 6 bulan, namun sering lupa minum obat. Setelah melakukan pemeriksaan TCM ternyata pasien mengalami TBC yang disebabkan M tuberculosis yang resisten terhadap rifampisin dan isoniazid. Apakah jenis resisten obat yang diderita pasien tersebut?
a)
TBC Resisten Rifampisin (TBC RR)
b)
TBC Monoresisten Isoniazid (TBC Hr)
c)
TBC Multi Drug Resistant (MDR)
d)
TBC Pre-Extensively Drug Resistant (pre-XDR)
e)
TBC Extensively Drug Resistant (XDR)
51.
Seorang pria berusia 55 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan batuk dan demam sejak 2 bulan yang lalu. Pasien juga mengeluh mengalami sesak nafas. Pasien sudah menjalani pengobatan TBC 6 bulan, dan dinyatakan gagal obat. Setelah melakukan pemeriksaan TCM ternyata pasien mengalami resisten rifampisin (dapat juga resisten terhadap isoniazid), juga resisten terhadap setidaknya satu fluorokuinolon (Levofloksasin atau moksifloksasin) Apakah jenis Resisten Obat yang diderita pasien tersebut?
a)
TBC Resisten Rifampisin (TBC RR)
b)
TBC Monoresisten Isoniazid (TBC Hr)
c)
TBC Multi Drug Resistant (MDR)
d)
TBC Pre-Extensively Drug Resistant (pre-XDR)
e)
TBC Extensively Drug Resistant (XDR)
52.
Modifikasi Panduan BPaLM yang dapat dilakukan pada pengobatan TBC RO dengan mengikuti prinsip berikut:
a)
Modifikasi dosis Bedaquiline, Pretomanid & Moxifloksasin diperbolehkan
b)
Penggunaan Moxifloksasin bisa digantikan dengan Levofloksasin
c)
Bila Moxifloksasin dihentikan, pengobatan dapat dilanjutkan dengan panduan BPaL
d)
Linezolid bisa dihentikan pemakaiannya kapan saja bila terjadi toksisitas signifikan
e)
Jika terjadi efek samping yang memerlukan penghentian linezolid lebih dari 14 hari dalam 9 minggu pertama maka penggunaan Bedaquiline, Pretomanid, & Moxifloksasin tetap dilanjutkan
53.
Kriteria pasien TBC RO pengobatan jangka panjang
a)
TBC ekstra paru berat
b)
Anak dan dewasa yang terdiagnosis TBC RO klinis dan merupakan kontak pasien terkonfirmasi RBC RR/MDR eligibilitas berdasarkan pola resistensi kasus indeks
c)
Tidak terbukti resisten terhadap bedaquiline, clofazimin, INH dosis tinggi, etionamid/linezolid
d)
Tidak ada riwayat penggunaan bedaquiline, fluorokuinolon, (pengobatan/pencegahan), clofazimin, etionamid/linezolid selama > 1 bulan
e)
Bukan kasus TBC paru lesi luas, ukuran total kavitas > 4cm, terdapat kavitas di kedua lapang paru
54.
Seorang pria berusia 63 tahun datang keluhan batuk berdahak disertai dengan keringat pada malam hari serta ada demam. Pasien juga mengeluh mengalami sesak nafas. Setelah menjalani pemeriksaan, pasien tersebut di diagnosa dengan TBC ekstra paru berat. Panduan pengobatan apa yang tepat untuk pasien tersebut
a)
Panduan pengobatan 6 bulan BPalM
b)
Panduan pengobatan 6 bulan BPal
c)
Panduan pengobatan 9 bulan variasi etionamid
d)
Panduan pengobatan 9 bulan variasi linezolid
e)
Panduan pengobatan jangka panjang (18 - 20 bulan)
55.
Pengelompokan Obat TBC Resisten Obat dibagi atas tiga grup. Obat yang merupakan obat grup B adalah
a)
Bedaquiline
b)
Moxifloksasin
c)
Etionamid
d)
Clofazimine
e)
Etambutol
56.
Seorang laki-laki berusia 20 tahun datang di IGD Rumah Sakit akibat kena pukulan di daerah leher, pasien mengeluhkan sesak dan terasa nyeri di daerah leher, suara parau, Nyeri menelan disangkai, suara napas berbunyi. Pemeriksaan foto rontgen servikal didapatkan penyempitan di daerah trakea. Apakah gejala yang paling tepat untuk kasus tersebut?
a)
Stridor ekspiratoar
b)
Stridor inspiratoar
c)
Disfonia
d)
Disfagia
e)
Hemoptisis
57.
Seorang laki-laki berusia 30 tahun datang di IGD Rumah Sakit Kolooran dengan keluhan sesak yang disertai suara parau akibat kena pukulan di daerah leher sejak 7 hari terakhir. Tanda vital Tekanan Darah 120/70mmHg, Nadi 82 kali/menit, Pemapasan 22 kali/menit Apakah pemeriksaan yang paling tepat yang dapat dilakukan dokter untuk menegakkan diagnosis kasus diatas?
a)
CT scan leher
b)
Laringoskopi Direk
c)
Fiber Optic Laringoskopi
d)
X - Foto leher AP dan lateral
e)
Nasoendoskopi
58.
Seorang anak laki-laki 25 tahun mengalami sesak disertai suara parau saat mengalami benturan yang mengenai leher pada waktu bermain sepak bola. Pasien kemudian diantar orang tuanya ke RS permata Bunda. Pada pemeriksaan didapati ada luka memar di bagian anterior leher yang terasa nyeri saat palpasi. Apakah penatalaksanaan awal yang paling tepat
a)
Resusitasi jantung paru
b)
Trakeostomi segera
c)
Nilai airway, Breathing, & Circulation
d)
Cricotyrotomi
e)
Pemberian adrenalin IV
59.
Seorang laki-laki berusia 28 tahun telah dilakukan trakeostomi di RSU Daerah tipe B akibat benturan yang mengenai leher saat terjadi lakalantas. Setelah keadaan umum stabil, Pasien dirujuk ke departemen THT-KL RS tipe A untuk penanganan lanjutan. Apakah pemeriksaan yang tepat dilakukan dr Sp THT-KL?
a)
CT Scan
b)
X foto leher
c)
MRI
d)
Fiber Optik Laringoskopi
e)
Darah Lengkap
60.
Seorang laki-laki berusia 20 tahun diantar guru olahraga ke IGD RS Hermina dengan keluhan sesak disertai suara parau saat mengalami benturan yang mengenai leher pada waktu bermain sepak bola. Pada pemeriksaan didapati ada luka memar di bagian anterior leher, retraksi suprasternal, stridor inspirasi. Pada palpasi didapatkan krepitasi. Tanda vital Tekanan Darah: 110/0mmHg, Frekuensi pernapasan 22 kali/menit, Denyut nadi 84 kali/menit. Saturasi O2 93%. Apakah penatalaksanaan awal yang tepat pada kasus ini?
a)
Trakeostomi
b)
Laryngofissure
c)
Midline tyrotomi
d)
Arytenoidopexy
e)
Crycotyrotomi
61.
Seorang laki-laki 25 tahun datang ke RS Awaloei dengan keluhan suara parau, sesak napas dan stridor. Kadang nyeri tenggorokan, demam, common cold, lemas disertai nyeri sulit menelan. TD 120/80mmHg, Nadi 90/m, RR: 28/m, SB: 37,5C. Apakah kemungkinan diagnosis berikut?
a)
Epiglotis akut
b)
Udem Laring
c)
Laringomalacia
d)
Laringitis akut
e)
Difteri laring
62.
Seorang laki-laki 0 tahun datang ke RS Awaloei dengan keluhan suara parau, sesak napas dan stridor. Kadang nyeri tenggorokan, demam, common cold, lemas disertai nyeri sulit menelan. TD 120/80 mmHg, Nadi: 90/m, RR: 28/m, SB: 37,5C. Apakah tatalaksana yang tepat untuk kasus tersebut?
a)
Oral Gargle
b)
Antiemetik
c)
Voice rest selama 2 - 3 hari, medikamentosa
d)
Antihistamin
e)
Operasi
63.
Apakah nama tanda (anak panah) pada foto X-ray disamping ini?
a)
Steeple sign
b)
Thumb sign
c)
Bull neck
d)
Tripod Position
e)
Epiglotic sign
64.
Apakah nama tanda (anak panah) pada foto X-ray disamping ini?
a)
Steeple sign
b)
Thumb sign
c)
Bull neck
d)
Tripod Position
e)
Epiglotic sign
65.
Seorang laki-laki berusia 33 tahun datang ke Rumah Sakit dengan keluhan sesak sejak 3 hari, sesak makin bertambah berat. Pada anamnesis 10 hari yang lalu menjalani operasi apendektomi dengan general anastesi. Riwayat batuk pilek tidak ada, demam tidak ada. Terdengar stridor inspiraoar, pada pemeriksaan dengan flexible optic laringoskopi ditemukan penyempitan di sub glotik. Apakah penyebab dari kasus ini?
a)
Trauma laring korosif
b)
Trauma laring ekstrinsic
c)
Trauma laring akibat radiasi
d)
Trauma laring akibat pemasangan endotracheal tube
e)
Laryngopharyngeal reflux (LPR)
66.
Pneumonia adalah….
a)
Penyakit infeksi pada parenkim paru
b)
Penyakit infeksi pada bronkus paru saja
c)
Penyakit infeksi pada bronkiolus terminalis saja
d)
Penyakit infeksi pada bronkiolus respiratorius saja
e)
Infeksi pada pleura para
67.
Penularan virus SARS COV adalah melalui…
a)
Inhalasi
b)
Hematogen
c)
Penyebaran langsung
d)
Aspirasi
e)
Kontak kulit
68.
Penyakit yang disebabkan oleh masuknya udara ke dalam kavum pleura adalah…
a)
Pneumonia
b)
Pneumotoraks
c)
Efusi pleura
d)
Bronkiektasis
e)
Atelektasis
69.
Seorang penderita masuk IGD dengan keluhan utama sesak nafas. Sesak dialami sejak 3 minggu SMRS. Vital sign: T 140/80, N = 100x/menit, R = 30x/menit PF: Thorax: Pulmo: SP ↓/N, Chest X ray: Efusi pleura dextra. Hasil TCM cairan efusi positif TBC. Bagaimana patofisiologi terjadinya efusi pleura pada pasien ini:
a)
Albuminuria → hipoalbuminemia → peningkatan tekanan hidrostatik → cairan berdifusi keluar dari pembuluh darah kapiler ke cavum pleura
b)
Albuminuria → hipoalbuminemia → penurunan tekanan onkotik → cairan berdifusi keluar dari pembuluh darah kapiler ke cavum pleura
c)
Infeksi pada pleura → pelepasan mediator inflamasi oleh sel Mast → peningkatan permeabilitas kapiler → cairan kaya protein keluar dari kapiler ke kavum pleura
d)
Tekanan darah meningkat → peningkatan tekanan hidrostatik → cairan berdifusi keluar dari pembuluh darah kapiler ke cavum pleura
e)
Albuminuria → hipoalbuminemia → peningkatan tekanan onkotik → cairan berdifusi keluar dari pembuluh darah kapiler ke cavum pleura
70.
Penyakit yang menyebabkan terjadinya dilatasi bronkus yang ireversibel yang disebabkan kerusakan dinding bronkus oleh infeksi kronis adalah…
a)
Pneumotoraks
b)
Efusi Pleura
c)
Bronkiektasis
d)
Pneumonia
e)
Atelektasis
71.
Patofisiologi terjadinya Bronkiektasis pada Vicious Circle adalah…
a)
Terjadi penurunan proses inflamasi dan sitokin
b)
Peningkatan kerja mukosiliar pada saluran napas
c)
Hipersekresi mukus saluran napas
d)
Penurunan kolonisasi bakteri pada saluran napas
e)
Kontriksi bronkus
72.
Penyakit yang disebabkan masuknya udara ke kavum pleura adalah…
a)
Pneumonia
b)
Efusi pleura
c)
Bronkiektasis
d)
Pneumotoraks
e)
Atelektasis
73.
Patofisiologi terjadinya Ventil Pneumotoraks adalah…
a)
Luka tusuk menembus kulit sampai ke pleura parietal → udara masuk dari atmosfer ke kavum pleura → efek katup searah → katup terbuka saat inspirasi dan menutup saat ekspirasi → tekanan intra pleura melebihi tekanan atmosfer → paru kolaps
b)
Luka tusuk menembus kulit sampai ke pleura parietal → udara masuk dari atmosfer ke kavum pleura → efek katup dua arah → katup terbuka saat inspirasi dan terbuka saat ekspirasi → tekanan intra pleura melebihi tekanan atmosfer → paru kolaps
c)
Luka tusuk menembus kulit sampai ke pleura parietal → udara masuk dari atmosfer ke kavum pleura → efek katup searah → katup terbuka saat inspirasi dan menutup saat ekspirasi → tekanan intra pleura sama dengan tekanan atmosfer → paru kolaps
d)
Luka tusuk menembus kulit sampai ke pleura parietal → udara masuk dari atmosfer ke kavum pleura → efek katup searah → katup terbuka saat inspirasi dan menutup saat ekspirasi → tekanan intra pleura lebih rendah dari tekanan atmosfer → paru kolaps
e)
Luka tusuk menembus kulit sampai ke pleura parietal → udara masuk dari atmosfer ke kavum pleura → efek katup searah → katup terbuka saat inspirasi dan terbuka saat ekspirasi → tekanan intra pleura melebihi tekanan atmosfer → paru kolaps
74.
Patofisiologi terjadinya pneumonia yang disebabkan oleh virus COVID-19 adalah sbb:
a)
Virus masuk ke saluran nafas secara inhalasi →protein M virus melekat pada reseptor ACE2 epitel saluran nafas → virus masuk ke sel → replikasi, transkripsi dan translasi virus pada inti sel → virus keluar sel dan menginfeksi sel sehat lainnya
b)
Virus masuk saluran nafas secara aspirasi → protein S virus melekat pada reseptor ACE2 saluran nafas → replikasi, transkripsi dan translasi virus pada inti sel → virus keluar sel dan menginfeksi sel sehat lainnya
c)
Virus masuk saluran nafas secara hematogen → protein E melekat pada reseptor ACE2 saluran nafas → replikasi, transkripsi dan translasi virus pada inti sel → virus keluar dan menginfeksi sel sehat lainnya
d)
Virus masuk ke saluran nafas secara inhalasi → protein S virus melekat pada reseptor ACE2 epitel saluran nafas → virus masuk ke sel → replikasi, transkripsi dan translasi virus pada inti sel → virus keluar sel dan menginfeksi sel sehat lainnya
e)
Virus masuk ke saluran nafas secara inhalasi → protein M virus melekat pada reseptor ACE2 epitel saluran nafas → virus masuk ke sel → replikasi, transkripsi dan translasi virus pada inti sel → virus keluar sel dan menginfeksi sel sehat lainnya
75.
Patofisiologi terjadinya Atelectasis adalah:
a)
Absorption Atelectasis: Efusi pleura → cairan dalam cavum pleura menekan paru → kolaps paru
b)
Compression Atelectasis: Corpus alienum → obstruksi saluran nafas → kolaps paru
c)
Absorption Atelectasis: Pneumothorax → udara dalam cavum pleura menekan paru → kolaps paru
d)
Compression Atelectasis: Tumor bronkus → obstruksi saluran nafas → kolaps paru
e)
Surfactant impairment: Bayi prematur → surfaktan defisiensi → tegangan permukaan alveoli menurun → kolaps paru
76.
Seorang bayi laki-laki, UG 24 minggu, lahir dengan berat badan lahir 1100 gr, secara SC. Pada saat lahir bayi didapatkan merintih. Bayi kemudian diberikan CPAP. Manakah diagnosis yang paling mungkin pada bayi ini?
a)
TTN
b)
Pneumonia
c)
MAS
d)
RDS
e)
Sepsis neonatorum
77.
Seorang bayi laki-laki, UG 43 minggu, lahir dengan berat badan lahir 4500 gr, secara spontan dan ibu dengan KPD 30 jam. Badan bayi saat lahir bercampur mekonium. Saat lahir bayi sesak. Bayi kemudian diberikan ventilator. Manakah diagnosis yang paling mungkin pada bayi ini?
a)
TTN
b)
Pneumonia
c)
MAS
d)
RDS
e)
Sepsis neonatorum
78.
Seorang bayi laki-laki, UG 37 minggu, lahir dengan berat badan lahir 3000 gr, secara SC dari ibu dengan DM. Saat lahir bayi sesak. Bayi kemudian diberikan oksigen nasal. Manakah diagnosis yang paling mungkin pada bayi ini?
a)
TTN
b)
Pneumonia
c)
MAS
d)
RDS
e)
Penyakit jantung bawaan
79.
Seorang bayi laki-laki, UG 43 minggu, lahir dengan berat badan lahir 3500 gr, secara SC dari ibu dengan ketuban pecah dini 30 jam, disertai demam. Bayi saat lahir terlihat sesak. Bayi kemudian diberikan ventilator. Manakah diagnosis yang paling mungkin pada bayi ini?
a)
TTN
b)
Pneumonia
c)
MAS
d)
RDS
e)
Penyakit jantung bawaan
80.
Seorang bayi prematur lahir dengan berat badan lahir 1000 gr. Sebelum lahir ibu penderita tidak mendapatkan KS untuk pematangan paru. Saat lahir didapatkan bayi sesak dan pada pemeriksaan radiologi didapatkan gambaran white lung. Tindakan yang paling tepat untuk dilakukan adalah:
a)
Pemberian antibiotik
b)
Pemberian oksigen
c)
Pemberian inotropik
d)
Pemasangan ventilator
e)
Pemberian surfaktan
81.
Seorang bayi perempuan, UG 37 minggu, TBBL 2600 gr, lahir secara SC dengan AS 6/9. Dua jam setelah lahir, bayi didapatkan napas cepat dengan RR 70 x/menit, terdengar suara grunting, disertai retraksi SC minimal. Bayi disertai sianosis yang berangsur-angsur menghilang dengan pemberian oksigen nasal. Saat dilakukan auskultasi, terdengar suara napas simetris pada kedua lapangan paru. Berapakah skor Downess bayi tersebut?
a)
4
b)
5
c)
6
d)
7
e)
8
82.
Waktu terbaik untuk melakukan skrining jantung berupa pemeriksaan pulse-oksimeter pada bayi adalah pada saat usia bayi?
a)
6 jam
b)
12 jam
c)
18 jam
d)
24 jam
e)
32 jam
83.
Berikut ini merupakan tanda gawat napas pada bayi, KECUALI?
a)
Pernapasan cuping hidung
b)
Head bobbing
c)
Retraksi intercostal
d)
Sianosis
e)
Akral dingin
84.
Apabila bayi yang dirawat di ruang perawatan intensif, didiagnosis dengan pneumonia neonatal, maka pilihan pengobatan yang harus dilakukan pada bayi ini adalah:
a)
Oksigen nasal
b)
CPAP
c)
Ventilasi mekanik
d)
Surfaktan
e)
Antibiotik spektrum luas
85.
Di antara penyakit paru di bawah ini, penyakit paru manakah secara klinis pada neonatus yang paling ringan gejalanya?
a)
Pneumotoraks
b)
TTN
c)
Penyakit membran hialin
d)
Pneumonia
e)
Sindrom aspirasi mekonium
86.
Apa bahaya pemberian konsentrasi oksigen yang tinggi pada bayi prematur?
a)
Respiratory Distress Syndrome
b)
Intraventricular hemorrhage
c)
Sepsis neonatorum
d)
Pneumotoraks
e)
Retinopathy of prematurity
87.
Seorang bayi didapatkan merintih 2 jam setelah lahir. Bayi lahir dari ibu umur 40 tahun, G2P1A1 dengan berat badan lahir 2600 gr, panjang badan lahir 50 cm. Skor Apgar saat lahir 6–8. Pada pemeriksaan fisik didapatkan retraksi substernal dan intercostal serta sianosis. Pemeriksaan skor Downes didapatkan 4. Apakah diagnosis bayi ini?
a)
Sepsis neonatorum
b)
Tetralogi Fallot
c)
Gawat napas ringan
d)
Gawat napas sedang
e)
Gawat napas berat
88.
Seorang pria usia 60 tahun datang ke IGD dengan keluhan sesak napas. Batuk produktif selama 3 bulan, 2 tahun ini. Pemeriksaan fisik: ekspirasi memanjang, perkusi hiper sonor, gambaran radiologis: emfisemateus. Diagnosis paling mungkin kasus ini adalah:
a)
Branko Pneumonia
b)
Bronkitis akut
c)
Penyakit Paru Obstruksi Menahun (PPOM)
d)
Atelektasis Obstruktif
e)
Pneumonia lobaris
89.
Seorang pria usia 60 tahun datang ke IGD dengan keluhan sesak napas. Batuk produktif selama 3 bulan, 2 tahun ini. Pemeriksaan fisik: ekspirasi memanjang, perkusi hiper sonor, gambaran radiologis: emfisemateus. Untuk memastikan diagnosis dilakukan pemeriksaan:
a)
Elektrokardiogram
b)
Spirometri
c)
Analisa gas darah
d)
Pemeriksaan dahak bakteri tahan asam (BTA)
e)
Gula darah puasa / 2 jam post prandial
90.
Seorang laki-laki, 62 tahun, perokok datang ke IGD karena sesak yang semakin memberat. Batuk berdahak sejak 5 tahun yang lalu. 1 minggu ini batuk bertambah banyak dengan dahak kental. Pada pemeriksaan fisik didapatkan peningkatan jugular venous pressure (JVP). Pasien berobat ke RS 8 bulan yang lalu dan didiagnosis sebagai penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Pada kasus tersebut obstruksi disebabkan kelainan pada?
a)
Hipertrofi mukosa, bronkokonstriksi, sumbatan mukus pada lumen bronkus
b)
Hipereaktivitas bronkus
c)
Pendesakan dari luar lumen bronkus
d)
Hambatan pengembangan paru
e)
Hilangnya surfaktan pada alveolus
91.
Gejala klinis atelektasis, kecuali:
a)
Sesak napas sampai sianosis (O₂ menurun)
b)
Takikardi (kerja jantung memberat)
c)
Panas tinggi (sumbatan akibat adanya lendir / peradangan dalam saluran napas)
d)
Bradikardi
e)
Syok
92.
Salah satu Kontraindikasi pemberian antikoagulansia pada emboli paru adalah :
a)
Stres, ibu muda
b)
hipertensi
c)
gagal ginjal
d)
stroke
e)
Hipertensi
93.
Berikut ini merupakan komplikasi yang dapat terjadi pada pneumonia, kecuali :
a)
Abses paru
b)
TB paru
c)
Empiema
d)
Perikarditis
e)
Meningitis
94.
Dibawah ini merupakan golongan risiko tinggi terjadinya tumor paru adalah:
a)
Perempuan
b)
Umur < 40 tahun
c)
Perokok berat
d)
Pasien dengan infeksi paru
e)
Tidak pernah terpapar zat karsinogen
95.
Berikut ini merupakan tindakan diagnostik khusus yang dapat dilakukan untuk menegakkan diagnosis tumor paru adalah:
a)
Pemeriksaan sputum
b)
Pemeriksaan darah
c)
USG toraks
d)
Analisa cairan pleura
e)
Biopsi transtorakal
96.
Pernyataan di bawah ini yang benar mengenai pneumotoraks adalah:
a)
Pada pneumothorax terbuka, terdapat hub antara pleura dengan paru
b)
Terjadi pneumothorax vistel tertutup secara spontan
c)
Bukan merupakan sebuah kegawatdaruratan
d)
Pada pneumothorax, udara bisa masuk dan keluar secara bebas dari rongga dada
e)
Tidak memerlukan pemasangan WSD
97.
Berikut merupakan penyebab pneumothorax spontan sekunder. terjadinya kecuali:
a)
PPOK
b)
ASMA
c)
TB Paru
d)
Perokok
e)
Pneumonia
98.
Seorang perempuan berusia 57 tahun datang berobat ke IGD RS dengan batuk lendir 8 hari dan telah diterapi oral. Pemeriksaan sputum dengan pewarnaan Gram menunjukkan bakteri berbentuk basil berwarna merah dan berkapsul. Hasil kultur pada media Mac Conkey koloni mukoid, berwarna merah muda. Uji oksidase negatif, dan uji biokimia Indol: negatif, MR: negatif, VP Citrat: positif. Apakah mikroba penyebab infeksi di atas ?
a)
A. Klebsiella pneumoniae
b)
B. Micoplasma pneumoniae
c)
C. Streptococcus pneumoniae
d)
D. Coryrebacterium diphtheria
e)
E. Mycobacterium tuberculosis
99.
Parameter diagnosis melalui anamnesis yang bisa mendukung untuk diagnosis kasus diatas:
a)
A. Reflux finding score
b)
B. Reflux Symptom Index
c)
C. Penetrating Aspiration Score
d)
D. GERD-Q
e)
E. esophagitis scoring system