NEW
Font size
WorksheetsSOAL SELEKSI PKL NON REGULER
Total questions: 30
Worksheet time: 15mins
Seorang siswa mengukur celah katup (valve clearance) dengan menggunakan feeler gauge. Spesifikasi celah katup adalah 0,25 mm, tetapi feeler gauge 0,25 mm tidak bisa masuk sedangkan 0,15 mm terlalu longgar. Apa langkah yang paling tepat terhadap hasil diatas?
Celah terlalu sempit, perlu disetel ulang
Celah normal dan tidak perlu disetel
Feeler gauge tidak cocok untuk pengukuran ini
Celah terlalu lebarperlu diganti rocker arm
Seorang teknisi mengukur tegangan baterai menggunakan multitester analog. Saat mesin mati tegangan menunjukkan 11 V, saat mesin hidup tegangan menjadi 13,8 V. Apa kesimpulan dari hasil pengukuran tersebut?
Aki dalam kondisi baik dan alternator bekerja optimal
Aki lemah dan alternator belum mengisi secara optimal
Alternator rusak dan tegangan terlalu tinggi
Aki lemah dan alternator bekerja optimal
Multitester analog menunjukkan jarum ke arah nol saat digunakan pada mode ohm dan ujung kabel dihubungkan langsung. Apa artinya?
Hambatan sangat tinggi
Hubungan terbuka
Kabel tersambung
Kabel Terputus/rusak
Seorang mekanik sedang mengukur sudut dwell penggunaan alat dwell tester dan mendapat hasil pengukuran 45°. Standar sudut dwell adalah 52°±6. Kesimpulan dari hasil pengukuran tersebut adalah
Sudut dwell tepat, tidak perlu disetel ulang
Sudut dwell besar, perlu disetel ulang
Sudut dwell kecil, perlu disetel ulang
Sudut dwell besar, tidak sesuai standar
Alat ukur yang paling tepat untuk mengukur diameter Piston adalah
Dial Bore Gauge
Jangka Sorong
Micrometer Inside
Micrometer Outside
Alat ukur yang digunakan untuk mengukur ketebalan piringan rem (cakram) secara akurat adalah
Jangka Sorong
Micrometer Inside
Vernier Caliper
Micrometer Outside
Dial Indikator
Alat ukur yang digunakan untuk mengetahui kekencangan baut kepala silinder saat pemasangan ulang adalah
Torque Wrench
Shock wrench
open Wrench
Adjustable wrench
Perhatikan gambar di bawah ini. Jika terminal 86 diberi tegangan positif dan 85 diberi tegangan negatif apa yang akan terjadi?
Terminal 86 dan 87 akan terhubungan
Terminal 86 dan 30 akan terhubung
Terminal 87 dan 30 akan terhubung
Terminal 87 dan 30 tidak terhubung
Seorang mekanik sedang memeriksa kondisi Relay menggunakan multitester analog. Jika terminal 85 dan 86 dihubungkan pada tiap probe hasilnya tahanan terbaca nol ohm, kesimpulannya adalah...
Relay rusak, saklar kemungkinan putus
Relay masih bagus, saklar masih terhubung
Relay rusak, kumparan terputus
Relay masih bagus, kumparan masih terhubung
Seorang mekanik akan memeriksa kondisi Fuse dengan ukuran 10 A menggunakan multitester, posisi selektor pada multitester yang tepat adalah pada...
Ampere (A)
Ohm (Ω)
Volt (V)
Farad (F)
Seorang mekanik sedang mengukur diameter silinder menggunakan dial bore gauge dan mendapatkan hasil pengukuran diameter silinder 75,80 mm. Batas standar diameter silinder adalah 75,70 mm. Kesimpulan dari hasil pengukuran tersebut adalah...
Diameter sesuai standar, Silinder masih bagus
Diameter Dibawah standar, silinder sudah jelek
Diameter diatas standar, silinder sudah jelek
Diameter diatas standar, silinder masih bagus
Seorang mekanik melakukan pengukuran tebal kampas rem dan memperoleh hasil 0,9 mm sedangkan limit keausan kampas rem adalah 1 mm, kesimpulan dari kondisi kampas rem adalah...
Kampas rem masih bagus
Kampas rem sudah aus dan harus diganti
Kampas rem masih bisa digunakan
Kampas rem terlalu tebal
Ketebalan kampas rem kurang dari standar menunjukkan kondisi kampas rem yang bagaimana?
Ketebalan kampas rem kurang dari standar
Ketebalan kampas rem lebih dari standar
Ketebalan kampas rem dalam batas standar
Ketebalan kampas rem masih bagus
Seorang mekanik melakukan pengukuran keolengan piringan rem (cakram) dengan dial indikator, batas keolengan yang ditentukan adalah 0,05 mm. Setelah diukur diperoleh hasil pengukuran yaitu 0,03 mm. Kesimpulan dari pengukuran tersebut adalah
Keolengan kecil, piringan rem sudah jelek
Keolengan besar, piringan rem sudah jelek
Keolengan kecil, piringan rem masih bagus
Keolengan besar, piringan rem masih bagus
Urutan kerja dari sistem pemindah tenaga yang benar adalah?
Kopling-Transmisi-gardan-poros propeler-poros axle
Kopling-transmisi-poros propeler-poros axel-gardan
Kopling-transmisi-poros axel-gardan-poros propeler
Kopling-transmisi-poros propeler-gardan-poros axel
Berikut ini yang bukan penyebab mesin mobil injeksi pincang saat dihidupkan adalah?
Salah satu busi rusak
Salah satu koil rusak
Salah satu injektor rusak
Salah satu fuse/sekring rusak
Pada kendaraan bensin 4 tak (4 langkah), saat langkah kompresi kondisi katup yang benar adalah?
Katup Hisap membuka, Katup Buang menutup
Katup Hisap menutup, Katup Buang membuka
Katup Hisap membuka, katup buang membuka
Katup hisap menutup, katup buang menutup
Pada kendaraan bensin 4 langkah, saat langkah usaha gerakan piston yang benar adalah?
Dari Titik mati atas (TMA) menuju Titik mati bawah (TMB)
Dari Titik mati bawah (TMB) menuju Titik mati atas (TMA)
Dari Titik mati atas (TMA) menuju Titik mati atas (TMA)
Dari Titik mati bawah (TMB) menuju Titik mati bawah (TMB)
Pada mesin bensin injeksi, kapan injektor menyemprotkan bahan bakar?
Langkah Hisap
Langkah kompresi
Akhir langkah kompresi
Langkah Usaha
Pada mesin diesel, saat langkah kompresi apa yang dikompresikan pada ruang bakar?
Udara
Bahan Bakar
Campuran udara dan bahan bakar
Udara dan bahan bakar
Pada mesin bensin injeksi, saat langkah kompresi apa yang dikompresikan pada ruang bakar?
Udara saja
Udara dan bahan bakar
Bahan bakar saja
Berapa nilai satu strip pada skala dalam kotak merah?
0,02 Ω
0,2 Ω
2,0 Ω
0,5 Ω
Berapa nilai satu strip pada skala dalam kotak merah?
0,05 Ω
0,50 Ω
0,10 Ω
1,0 Ω
Seorang mekanik akan mengukur tahanan kabel tegangan tinggi dengan spesifikasi ≤25K Ω menggunakan multitester analog. Selektor yang digunakan untuk pengukuran tersebut adalah
X1 Ω
50 DCV
10 DCV
X1K Ω
Seorang mekanik akan mengukur tahanan injektor dengan spesifikasi 5 Ω menggunakan multitester analog. Selektor yang digunakan untuk pengukuran tersebut adalah
X1 Ω
X10 Ω
X100 Ω
X1K Ω
Berapa hasil dari penjumlahan pengukuran berikut ini: 35,5 mm ditambah 0,67 mm
A. 35,72 mm
B. 36,17 mm
C. 36,72 mm
D. 35,17 mm
Hasil dari penjumlahan 0,5 mm ditambah 5,08 mm adalah
A. 6,3 mm
B. 5,13 mm
C. 5,58 mm
D. 5,85 mm
Berapa hasil dari penjumlahan 1,3 cm ditambah 0,25 mm
A. 1,28 mm
B. 1,55 mm
C. 13,25 mm
D. 10,55 mm
E. 10,28 mm
Berapa selisih dari hasil pengukuran 25,05 mm dengan 45,8 mm
A. 20,03 mm
B. 20,75 mm
C. 19,58 mm
D. 20,3 mm
Bagaimana urutan langkah dalam melepas roda pada kendaraan yang tepat
A. Dongkrak kendaraan-kendorkan mur roda-lepas mur roda-lepas roda
B. Kendorkan mur roda-dongkrak kendaraan-lepas roda-lepas mur roda
C. Kendorkan mur roda-lepas mur roda-dongkrak kendaraan-lepas roda
D. Kendorkan mur roda-dongkrak kendaraan-lepas mur roda-lepas roda
