Font size
WorksheetsKUIS SEDIAAN SEMI SOLID
Total questions: 15
Worksheet time: 11mins
Suatu krim antiinflamasi dibuat dengan formula:
Asam stearat 15%
Gliseril monostearat 3%
Trietanolamin asetat (TEA) 2%
Parafin cair 10%
Air hingga 100%
Jika setelah pembuatan, krim terlalu cair dan tidak stabil saat penyimpanan, tindakan paling tepat untuk memperbaiki formulasi adalah
Mengurangi kadar air dan menambah emulgator
Menambahkan pengawet nonionik
Mengurangi kadar trietanolamin asetat (TEA)
Menambah parafin cair
Mengganti asam stearat dengan asam oleat
Perhatikan bahan berikut:
1. Parafin cair
2. Asam stearat
3. Propilen glikol
4. Na CMC
5. Metil paraben
Pilih 3 pernyataan yang benar terkait fungsi bahan pada sediaan krim yaitu ....
(1) dan (2) sebagai fase minyak
(3) dan (4) sebagai humektan
(2) dan (5) sebagai pengawet
(4) sebagai pembentuk basis hidrofilik
(1) sebagai humektan
Pasangkan jenis basis salep dengan sifat khasnya!
Basis hidrokarbon
Tidak dapat dicuci air
Basis absorpsi
Dapat menyerap air, mudah dicuci
Basis emulsi air dalam minyak
Mengandung emulgator
Basis larut air
Tidak berminyak, basis polietilen glikol
Seorang formulator ingin membuat sediaan suppositoria paracetamol 500 mg untuk anak-anak. Namun hasil uji menunjukkan massa terlalu rapuh dan meleleh pada suhu ruang. Analisis penyebab yang paling logis adalah ….
Dosis paracetamol terlalu tinggi
Penggunaan cocoa butter tidak murni sehingga titik leburnya turun
Cetaceum terlalu sedikit
Proses pendinginan terlalu lama
Basis digunakan PEG 4000
Sebuah industri farmasi akan memproduksi sediaan salep kloramfenikol 2%. Basis salep yang dipilih adalah basis hidrokarbon (lemak). Manakah di antara bahan berikut yang berfungsi sebagai basis utama dalam formulasi tersebut?
propilen glikol
cera alba
adeps lanae
vaselin album
parafin cair
Pada saat proses produksi krim betametason, tim IPC (In-Process Control) mengambil sampel dan melakukan uji homogenitas. Hasilnya menunjukkan masih terdapat gumpalan partikel yang tidak terdispersi merata. Tindakan korektif yang paling tepat untuk mengatasi masalah ini sesuai SOP adalah...
Segera membuang seluruh batch produksi tersebut.
Menurunkan suhu tangki pencampuran secara drastis.
Menambahkan lebih banyak zat aktif ke dalam campuran.
Melanjutkan proses homogenisasi dengan meningkatkan kecepatan dan durasi.
Menghentikan proses dan mencari formulasi tambahan baru
Seorang analis di bagian QC menerima bahan baku paracetamol. Berdasarkan data pada CoA, parameter manakah yang paling krusial untuk diverifikasi ulang di laboratorium internal sebelum bahan baku tersebut diluluskan (released)?
Tanggal Kadaluwarsa (Expiry Date)
Kadar Zat Aktif (Assay)
Nomor Batch (Batch Number)
Nama Pemasok (Supplier Name)
kode produksi
Perhatikan denah gudang di bawah ini. Gudang tersebut menyimpan bahan baku dengan tanggal kedaluwarsa yang berbeda-beda.
Jika prinsip penyimpanan yang diterapkan adalah untuk memprioritaskan bahan yang lebih cepat kedaluwarsa, maka sistem yang digunakan dan alur pengeluaran barang yang benar adalah...
FIFO
LIFO
LEFO
FEFO
FIFO dan FEFO
Seorang operator produksi mengajukan dokumen permintaan bahan pengemas sekunder berupa 500 buah dus Metformin 500 mg ke gudang. Staf gudang menyiapkan barang tersebut. Dokumen internal yang menjadi dasar bagi staf gudang untuk mengeluarkan barang tersebut adalah...
Batch Production Record (BPR) yang masih kosong.
Sertifikat Analisis (CoA) dari Quality Control.
Surat Bukti Barang Keluar (SBBK) atau Material Request.
Surat Pesanan (SP) dari departemen pembelian.
Surat penyerahan produk jadi
Selain untuk melindungi produk dari kerusakan fisik dan kontaminasi, fungsi dari kemasan dalam industri farmasi adalah... (pilih 3 jawaban)
Menjadi media promosi dan branding bagi produsen.
Meningkatkan berat total produk agar mudah dihitung.
Menjamin identitas, kualitas, dan memberikan informasi penting kepada pengguna.
Menyulitkan anak-anak untuk membuka produk.
Membagi dosis obat/sediaan
Pasangkan bahan dengan fungsi dalam formulasi krim berikut!
Stearat amonium
Pengemulsi
Gliserin
humektan
Parafin cair
fase minyak
Nipagin
pengawet
Aspek penting IPC (In Process Control) pada pembuatan krim meliputi:
1. Pemeriksaan homogenitas
2. Pemeriksaan berat jenis
3. Pemeriksaan viskositas
4. Pemeriksaan stabilitas 6 bulan
A. 1 dan 3
B. 1, 2, dan 3
C. 1 dan 4
D. 2 dan 3
E. Semua benar
Dalam SOP, langkah pembuatan krim harus diawali dengan pemeriksaan alat dan bahan. Fungsi utama tahap ini adalah …
Menjaga kebersihan
Menjamin kesesuaian prosedur
Menjamin mutu hasil akhir
Menghemat waktu
Meningkatkan daya tahan
Pasangkan tahapan pembuatan dengan fungsi
Peleburan basis
Menyatukan bahan fase
Pencampuran fase air dan minyak
membentuk emulsi
Homogenisasi
menghindari pemisahan
Pendinginan
menurunkan viskositas
Selama proses pengadukan salep, teknisi mengenakan APD lengkap. Hal ini terkait penerapan aspek …
IPC
CPOB Personalia
Dokumentasi ProduksiValidasi Proses
Kalibrasi
Peralatan
