wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Chiks

Total questions: 118

Worksheet time: 59mins

Name
Class
Date
1.

Berikut ini yang bukan termasuk kontra indikasi pemberian nutrisi enteral adalah…

a)

hipovolemik

b)

diare <1500ml/hr

c)

muntah

d)

short bowel syndrome

e)

hemodinamik yang tidak stabil

2.

Penurunan kadar leptin pada pasien tuberculosis tidak mampu memberikan efek fisiologis berupa peningkatan nafsu makan, hal ini disebabkan karena...

a)

Peningkatan mediator inflamasi TNF-a yang menghambat sintesis protein dan aktivitas lipolitik

b)

Peningkatan mediator inflamasi TNF-a yang meningkatkan proteolitik dan utilisasi Asam Amino

c)

Peningkatan mediator inflamasi TNF-a yang menghambat sintesis protein dan meningkatkan aktivitas lipolitik

d)

Penurunan mediator inflamasi TNF-a yang menghambat sintesis protein dan aktivitas lipolitik

e)

Penurunan mediator inflamasi TNF-a yang meningkatkan proteolitik dan utilisasi asam amino

3.

Peningkatan katabolisme pada malnutrisi TB menyebabkan penurunan kadar leptin. Apa yang terjadi pada tubuh pasien?

a)

Meningkatnya nafsu makan disertai penurunan berat badan akibat zat makronutrien yang tidak mampu diserap oleh tubuh pasien

b)

Meningkatnya nafsu makan disertai peningkatan berat badan akibat tidak terkontrolnya penyerapan zat makronutrien pada tubuh pasien

c)

Meningkatnya nafsu makan disertai penurunan berat badan akibat adanya peningkatan sitokin TNF-alfa yang menyebabkan anorexia

d)

Menurunnya nafsu makan disertai peningkatan berat badan akibat energi tubuh pasien yang tidak mampu digunakan oleh sel tubuh

e)

Menurunnya nafsu makan yang disertai penurunan berat badan akibat kurangnya asupan energi yang masuk ke dalam tubuh pasien

4.

Kadar kebutuhan karbohidrat, protein dan lemak pada pasien TBC adalah...

a)

Karbohidrat 40-50%, protein 20-30%, lemak 10-20%

b)

Karbohidrat 45-55%, protein 15-30%, lemak 25-30%

c)

Karbohidrat 45-65%, protein 15-30%, lemak 25-35%*

d)

Karbohidrat 45-55%, protein 15-30%, lemak 10-20%

e)

Karbohidrat 40-50%, protein 20-30%, lemak 25-35%

5.

Komplikasi metabolik yang terjadi pada pemberian parenteral nutrition adalah...

a)

Thrombophlebitis

b)

Infeksi dan sepsis pada tempat infus

c)

Hiperlipidemia, defisiensi mineral, imbalans elektrolit, overfeeding dan underfeeding, alergi, PN-associated Liver disease (PNLAD)

6.

Yang merupakan keuntungan menggunakan jalur Naso Enteral…

a)

Tidak Membutuhkan konfirmasi x-ray untuk menentukan posisi ujung pipa makanan

b)

Alat NGT hanya dapat digunakan lebih dari 4 minggu dan perlu penggantian bila masih diperlukan

c)

Sukar menyebabkan aspirasi

d)

Tidak memerlukan anestesia dan prosedur bedah

e)

Insiden komplikasi Tinggi

7.

Berikut salah satu kontraindikasi pemberian nutrisi enteral adalah....

a)

Fistula digestif

b)

Penyakit Crohn's

c)

Malabsorpsi

d)

Obstruksi total intestinal

e)

Kanker esofageal

8.

Penyebab terjadinya malnutrisi tuberkulosis adalah KECUALI…

a)

peningkatan katabolisme

b)

anemia

c)

anoreksia

d)

hipermotilitas lambung

e)

malabsorpsi

9.

Kriteria klinis yang benar utk Pulmonary Cachexia Syndrome adalah

a)

Pernyataan 1,2 dan 3 benar

b)

Pernyataan 1 dan 3 benar

c)

Pernyataan 2 dan 4 benar

d)

Pernyataan 4 saja yang benar

e)

Semua pernyataan benar

10.

Untuk mengatasi neuritis akibat efek samping obat INH, maka diberikan…

a)

Piridoksin

b)

Selenium

c)

asam askorbat

d)

Beta karoten

e)

Tokoferol

11.

Yang tergolong infeksi saluran pernapasan akut bagian bawah…

a)

Sinusitis

b)

Tonsilitis

c)

Faringitis

d)

Bronkiolitis

e)

Rhinitis

12.

Pemberian antibiotika pada batuk bukan pneumonia jika…

a)

Skor Centor > 5

b)

Tidak ada perbaikan klinis 2-3 hari

c)

Skor Centor ≥ 4

d)

Tidak ada perbaikan klinis 5 hari

e)

Ada gejala demam

13.

Seorang anak laki-laki berusia 10 bulan, 8 kg datang ke Puskesmas dengan keluhan batuk pilek. Keluhan dirasakan sejak 2 hari yang lalu disertai demam tinggi, sebelumnya anak batuk pilek selama 4 hari. Anak tampak sesak dan tidak aktif biasanya, makan minum tidak mau, muntah bila diberi makan minum. Dari PF didapatkan RR 52x/menit, Nadi 120 x/menit, Suhu 39 C, SpO2 88%. Keadaan umum anak tampak rewel, tidak aktif, apatis, tarikan dinding dada (+), auskultasi paru didapatkan rhonki. Tata laksana antibiotik pasien tersebut …

a)

Ampisilin 100 mg/kgbb/hari dibagi 4 dosis intra vena

b)

Amoksisilin oral 40 mg/kgbb/12 jam

c)

Ampisilin 100 mg/kgbb/hari dibagi 3 dosis intra vena

d)

Amoksisilin oral 50 mg/kgbb/8 jam

e)

Amoksisilin oral 25 mg/kgbb/8 jam

14.

Jika dalam waktu 3 hari pemberian terapi antibiotik tidak ada perbaikan klinis maka yang harus dilakukan…

a)

Rujuk

b)

Tetap lanjutkan pemberian antibiotika hingga 5 hari

c)

Tambah antibiotika Gentamisin 7,5 mg/kgbb/hari dosis tunggal

d)

Pemberian nebulasi Short acting beta agonis

e)

Tambah antibiotika Amoksisilin intravena 100 mg/kgbb/8 jam

15.

Tuberkulin adalah komponen protein kuman TB yang mempunyai sifat antigenik yang kuat. Jika disuntikkan secara intrakutan kepada seseorang yang telah terinfeksi TB (telah ada kompleks primer dalam tubuhnya dan telah terbentuk imunitas selular terhadap TB), maka akan terjadi reaksi berupa indurasi di lokasi suntikan. Bila seseorang memiliki ketahanan tubuh yang rendah (immunocompromised), maka kemungkinan hasil uji tuberkulin adalah…

a)

Hasil positif bila indurasi ≥ 10 mm

b)

Hasil positif bila indurasi ≥ 15 mm

c)

Hasil positif bila indurasi ≥ 5 mm

d)

Hasil positif bila indurasi ≥ 1 mm

e)

Hasil positif bila indurasi ≥ 1,5 mm

16.

Indikasi Test Tuberkulin…

a)

Bayi usia 1 bulan yang hendak diberi vaksin BCG

b)

Batuk >1 minggu dengan riwayat asma

c)

Demam >1 minggu

d)

Riwayat kontak dengan penderita TB

e)

Berat badan sulit naik 1 bulan

17.

Menurut konsep terkini, yang menjadi patogenesis asma adalah. KECUALI..

a)

Inflamasi kronik yang khas, melibatkan dinding saluran respiratori

b)

peningkatan reaktivitas saluran respiratori

c)

Obstruksi saluran napas sehingga terdapat keterbatasan aliran udara

d)

Peradangan pada parenkim paru-paru yang menyebabkan timbulnya suara wheezing

18.

Klasifikasi asma adalah berdasarkan serangan berat, KECUALI…

a)

Bicara dalam kata

b)

Gelisah

c)

Letargi

d)

Duduk bertopang lengan

e)

Saturasi Oksigen <90%

19.

Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun datang ke IGD dengan keluhan sesak nafas. Dari anamnesis diketahui bahwa sesak nafas bersifat berulang, serangan hampir tiap minggu namun tidak setiap hari dan sebelumnya membaik dengan pemberian obat nebulisasi salbutamol. Dalam kondisi sesak nafas, anak hanya mampu mengucapkan kalimat dan terlihat lebih senang duduk daripada berbaring. Orangtua laki-laki memiliki riwayat alergi terhadap makanan laut. Pemeriksaan fisik menunjukkan wheezing di kedua lapangan paru, tachipnea, dan retraksi dada minimal. Sebutkan diagnosis yang PALING TEPAT untuk serangan asma terhadap anak tersebut…

a)

Asma serangan berat

b)

Asma serangan ringan sedang

c)

Asma dengan ancaman henti nafas

d)

Asma serangan ringan

e)

Asma serangan berat, persisten sedang

20.

Seorang anak laki-laki berusia 8 tahun di diagnosis asma serangan berat di IGD rumah sakit dan telah mendapatkan terapi nebulisasi kombinasi salbutamol dan ipratropium bromide namun belum menunjukkan perbaikan. Alternatif terapi apa yang dapat diberikan pada pasien tersebut untuk mengatasi serangan asma pasien tersebut…

a)

Nebulisasi salbutamol

b)

Pemberian adrenalin 0,1 ml/kgBB secara intramuskular

c)

Pemberian injeksi MgSO4 50 mg/kgBB secara intravena

d)

Pemberian injeksi aminofilin dosis 6 - 8 mg/kgBB (loading intravena)

e)

Pemberian inhalasi B-agonis kerja panjang (long acting beta agonist)

21.

Respon terhadap tata laksana awal Asma dikatakan respon baik jika…

a)

Keluhan berkurang, klinis membaik, wheezing berkurang, intake oral membaik, SpO2 92 – 94%

b)

Keluhan hilang, klinis tampak baik, wheezing(-), intake oral baik, SpO2>95%

c)

Keluhan tetap, klinis tampak baik, wheezing(+), intake oral baik, SpO2 tetap

d)

Keluhan hilang, klinis tampak baik, wheezing(-), intake oral baik, SpO2<95%

e)

Keluhan berkurang, klinis tampak baik, wheezing(-), intake oral baik, SpO2>90%

22.

Tatalaksana pneumonia PALING BENAR di bawah adalah ……

a)

Oksigen, cairan dan nutrisi, analgetik/antipiretik

b)

Oksigen, cairan dan nutrisi, bronkodilator dan steroid

c)

Oksigen, cairan dan nutrisi, analgetik/antipiretik, dan antibiotik

d)

Oksigen, cairan dan nutrisi, analgetik/antipiretik dan steroid

e)

Oksigen, cairan dan nutrisi, antihistamin, antibiotik dan dekoengen klinis.

23.

Pernyataan di bawah ini yang PALING TEPAT adalah ……

a)

Skor TB 9, belum perlu dilakukan terapi TB

b)

Skor TB 8, dilakukan terapi TB dengan regimen R/H/Z 2 bulan dan R/H 4 bulan

c)

Skor TB 6, dilakukan terapi TB dengan regimen R/H/Z 2 bulan dan R/H 4 bulan

d)

Skor TB 9, dilakukan terapi TB dengan regimen R/H/Z 2 bulan dan R/H 10 bulan

e)

Skor TB 9, dilakukan terapi TB dengan regimen R/H/Z 2 bulan dan R/H 4 bulan

24.

Kriteria klinis Tuberkulosis anak, kecuali…

a)

Demam Sub febris ≥ 2 minggu

b)

Hiperpireksia ≥ 2 minggu

c)

Batuk terus menerus ≥ 2 minggu

d)

BB turun ≥ 2 bulan

e)

BB tidak naik ≥ 2 bulan

25.

Seorang anak berusia 8 tahun mengalami nyeri dada, takipneu, dispneu, takikardia dan tampak sianosis, hasil foto thorax berikut : Diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini..

a)

TBC

b)

Pneumonia

c)

Pertussis

d)

Laringomalasia

e)

Pneumothorax

26.

Pilih jawaban yang benar.

a)

Perkusi hipersonor

b)

Perkusi redup

c)

Auskultasi suara dasar vesikuler

d)

Auskultasi wheezing seluruh lapangan paru

27.

Auskultasi rhonki seluruh lapangan paru Etiologi yang mungkin, kecuali...

a)

Keganasan

b)

Trauma dada

c)

Inflamasi paru akut

d)

Acute lung injury

e)

Post vaksin BCG

28.

Jika dilakukan CT scan Thorax, temuan yang mungkin didapat adalah...

a)

Nodul paru

b)

Fraktur tulang belakang

c)

Hepatomegali

d)

Penyempitan arteri koroner

29.

Yang dimaksud dengan gagal nafas ialah…

a)

Peradangan di saluran pernafasan yg disebabkan oleh infeksi

b)

Terganggunya aliran udara ke paru – paru

c)

Kegagalan sistem pernafasan untuk mempertahankan pertukaran oksigen dan karbon dioksida dalam paru – paru

d)

Spirometri merupakan pemeriksaan penunjang yg dilakukan

30.

Batuk darah menjadi salah satu kasus emergenci oleh karena dapat menyebabkan…

a)

Gagal jantung dan pneumoni

b)

Gagal nafas dan asphyxia

c)

Asma dan PPOK

d)

Kanker paru dan edema

31.

Mekanisme terjadinya pneumothorax adalah…

a)

Ruptur apical bleb pada kasus primer pneumothorax spontan

b)

Robekan pleura visceral yg menyebabkan udara masuk ke cavum pleura pada kasus sekunder pneumothorax spontan

c)

Diseksi sepanjang tracheobronchial dengan ruptur proximal pada kasus traumatic pneumothorax

d)

Semua pernyataan diatas benar

32.

Pneumothorax dibagi menjadi…

a)

Spontaneus

b)

Iatrogenic

c)

Traumatic

d)

Smua diatas benar

33.

Penatalaksanaan gagal nafas dapat diberikan, kecuali…

a)

Mukolitik

b)

Suplemen oxygen

c)

Antibiotik

d)

Nasotracheal suctioning

34.

Deteksi hipoxemia dapat dilakukan dng pemeriksaan, kecuali…

a)

AGDA

b)

Pulse oxymetri

c)

Transcutaneous partial pressure of oxygen

d)

MRI

35.

Keuntungan terapi inhalasi dibanding oral, kecuali…

a)

Dosis lebih kecil

b)

Efek samping minimal

c)

Harga lebih murah

d)

Dapat mencegah terjadinya EIA

36.

Obat-obatan yg dapat diberikan melalui inhalasi, kecuali…

a)

Adrenergik bronkodilator

b)

Kortikosteroid

c)

Kemoterapi

37.

Asma adalah…

a)

Penyakit heterogen yang ditandai inflamasi akut saluran nafas

b)

Penyakit heterogen yang ditandai inflamasi kronis saluran nafas

c)

Tidak bervariasi terhadap waktu

d)

Tidak bervariasi terhadap intensitas

e)

Disertai hambatan aliran udara inspirasi yang bervariasi

38.

Gejala klinis asma, kecuali..

a)

Wheezing ekspirasi

b)

Wheezing inspirasi

c)

sesak nafas

d)

dada terasa berat

e)

batuk

39.

Faal paru pada pasien asma..

a)

FEV1 menurun

b)

Peningkatan faal paru setelah bronkodilator/obat kontroler

c)

Penurunan faal paru setelah olahraga atau setelah tes provokasi bronkial

d)

Variasi faal paru

e)

Semua benar

40.

Bronkiektasis adalah, kecuali…

a)

kelainan kongenital atau didapat dari bronkus dg karakteristik berupa pelebaran abnormal yang menetap disertai kerusakan dinding saluran nafas

b)

Dapat terjadi pada anak

c)

Dapat terjadi pada dewasa

d)

Lebih banyak pada laki-laki

e)

Prevalensi meningkat seiring usia

41.

PPOK adalah…

a)

Penyakit yang dapat dicegah

b)

Penyakit yang dapat diobati

c)

ditandai oleh gejala respirasi yang menetap

d)

ditandai oleh hambatan aliran udara

e)

Semua benar

42.

Emfisema adalah…

a)

Penyakit obstruksi akut

b)

Akibat berlebihnya elastisitas paru

c)

Akibat peningkatan faal paru

d)

Semua salah

e)

Semua benar

43.

Mekanisme terjadinya efusi pleura, kecuali…

a)

Peningkatan sistemik pada tekanan hidrostatik

b)

Peningkatan tekanan onkotik pada sirkulasi mikrovaskuler

c)

Peningkatan permeabilitas sirkulasi mikrovaskular pleura

d)

Peningkatan cairan intersisial paru gangguan drainase limfatik

e)

Gangguan drainase limfatik

44.

Pernyataan yang benar mengenai Edema paru…

a)

Tidak dibedakan antara kardiogenik dan non kardiogenik

b)

Gambaran radiologi berupa opasitas homogen pada lapangan paru

c)

Gambaran radiologi berupa Bat wing appearance

d)

Penurunan work of breathing

e)

Semua salah

45.

Atelektasis adalah…

a)

Ekspansi tidak lengkap hanya pada sebagian paru

b)

ekspansi tak lengkap atau kolapsnya semua atau sebagian paru

c)

Keadaan ini sering disebabkan oleh obstruksi bronkus, tidak ada hubungan kompresi pada jaringan paru

d)

Pada atelektasis hanya terjadi kompresi, bukan obstruksi

e)

Semua pernyataan di atas salah

46.

Penatalaksanaan pada atelectasis, kecuali…

a)

Mengatasi obstruksi jalan napas untuk menghilangkan hipoksia.

b)

Bronkodilator

c)

Pengobatan Infeksi

d)

Oksigenasi

e)

Operasi

47.

Senyawa yang terkandung dalam sambiloto yang memiliki khasiat untuk mengatasi common cold adalah…

a)

Reserpin

b)

Andrographolid

c)

Allicin

d)

Codein

e)

Teofilin

48.

Senyawa terpenoid yang memiliki khasiat sebagai ekspektoran antara lain…

a)

Santonin

b)

Ephedrine

c)

Ergotamin

d)

Mangiferin

e)

Camphora

49.

Obat kodeina berasal dari tanaman…

a)

Morinda citrifolia

b)

Papaver somniferum

c)

Citrus sinensis

d)

Kaempferia galanga

e)

Thymus vulgaris

50.

Dalam jumlah berapa akar muntah berfungsi sebagai pengencer dahak…

a)

Kadar emetin kecil

b)

Kadar emetin sedang

c)

Kadar emetin besar

d)

Kadar glysirisin kecil

e)

Kadar glysirisin sedang

51.

Apa fungsi dan asal tanaman senyawa ephedrine…

a)

Dekongestan dan Hyoscyamus niger

b)

Ekspektoransia dan Hyoscyamus niger

c)

Antitusif dan Pimpinella anisum

d)

Ekspektoransia dan Ephedrae equisetina

e)

Dekongestan dan Ephedrae equisetina

52.

Tanaman yang sudah terdaftar sebagai fitofarmaka antara lain…

a)

Akar manis

b)

Meniran

c)

Madu

d)

Mahkota Dewa

e)

Jinten hitam

53.

Senyawa alkaloid yang berfungsi sebagai antitusif antara lain…

a)

Morphine

b)

Vinblastine

c)

Theobromine

d)

Theophylline

e)

Codein

54.

Tanaman yang terbukti secara ilmiah memiliki aktivitas antibakteri alami dan dapat meredakan gejala hidung tersumbat adalah….

a)

Sambiloto

b)

Bawang putih

c)

Teh hijau

d)

Herba timi

e)

Kencur

55.

Senyawa alkaloid yang berfungsi sebagai bronkodilator antara lain…

a)

Morphine

b)

Vinblastine

c)

Theobromine

d)

Theophylline

e)

Codein

56.

Kandungan senyawa daun sirih dan buah mengkudu yang memiliki khasiat sebagai antiseptik, antibatuk dan ekspektoransia adalah…

a)

Kamfer dan Terpen

b)

Aseptol dan morindon

c)

Kamferin dan sineol

d)

Hiosiamina dan timol

e)

Timol dan emetine

57.

Seorang pria berusia 34 tahun dibawa ke rumah sakit dengan keluhan sesak napas. Dokter melakukan pemeriksaan dan didapatkan vital sign tekanan darah 80/50mmHg, suhu 38,5 °C, denyut nadi 115 X/menit, CVP 3 mmHg, perkusi redup, auskultasi suara vesikular. Apa diagnosis dari keadaan pria tersebut…

a)

Tension Pneumothorax

b)

Flail Chest

c)

Tamponade Kordis

d)

Rupture Tracheobronchial

e)

Hematothorax

58.

Pemeriksaan Rontgen ditemukan sudut costophrenicus menghilang dan tampak jantung bergeser ke hemithorax kanan. Apa diagnosis dari kasus ini?

a)

Ruptur diafragma

b)

Ruptur tracheobronchial

c)

Flail chest

d)

Contusi pulmonum

e)

Tension pneumothorax

59.

Seorang laki-laki berusia 17 tahun ditusuk ketika sedang tawuran dan segera dibawa ke Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit terdekat. Tidak didapati benda tertancap pada dada pasien, namun tampak gelembung-gelembung udara dari luka sebesar 2 cm pada dada kiri pasien, pasien tampak pucat dan gelisah, nadi 110 x/menit jumlah pernafasan lebih dari 30 kali per menit, tekanan darah 100/60 mmHg. Ada kecurigaan terjadinya open pneumotoraks. Sebagai seorang dokter di Instalasi Gawat Darurat, apakah prosedur yang akan anda lakukan untuk menangani kondisi pasien?

a)

Memasang kasa plester 3 sisi (3 sides tape dressing)

b)

Needle torachostomy

c)

Pericardiocentesis

d)

Chest tube

e)

Balut tekan

60.

Seorang laki-laki usia 52 tahun datang ke UGD setelah terjadi kecelakaan lalu lintas dengan kesadaran menurun, klien tampak sesak pernapasan cepat dan dangkal ditemukan pernapasan paradoksikal, klien tampak pucat, tekanan darah menurun dan nadi cepat berdasarkan hasil thorax foto ditemukan adanya 3 buah fraktur pada tulang iga 4,5,6. Apakah diagnosis pada kasus di atas?

a)

fraktur iga

b)

pneumothorak

c)

hemopneumothorak

d)

flail chest

e)

kontusio paru

61.

Yang termasuk kriteria mayor pneumonia berat menurut ATS/IDSA 2007/2019...

a)

Frekuensi napas >30 kali/menit

b)

Infiltrat multilobus

c)

Leukopenia

d)

Pasien dengan ventilasi mekanis

e)

Konfusi/disorientasi

62.

Di bawah ini merupakan faktor risiko enterik gram negatif, Kecuali...

a)

Pasien penyakit paru kronik (bronkiektasis, fibrosis paru, PPOK)

b)

Penyakit dasar kelainan jantung dan paru

c)

Penghuni panti jompo

d)

Kelainan penyakit yang multipel

e)

Riwayat pemakaian antibiotik

63.

Yang termasuk faktor risiko bakteri Multi Drug Resistan HAP/VAP menurut ATS/IDSA 2016...

a)

Usia >60 tahun

b)

Penggunaan antibiotik intravena >90 hari

c)

Kolonisasi mikroorganisme di orofaring

64.

Di bawah ini adalah tatalaksana adekuat abses paru, Kecuali…

a)

Antibiotik

b)

Bronkoskopi

c)

Bronkodilator

d)

Reseksi bedah abses

e)

Koreksi cairan, elektrolit dan diet hiperkalori

65.

Gejala flu burung yang timbul pada unggas biasanya…

a)

Produksi telur menurun

b)

Jengger berubah warna menjadi biru

c)

Tidak mau makan

d)

Unggas terlihat lemas, diare

e)

Semua benar

66.

Yang termasuk faktor risiko bronkiolitis, kecuali…

a)

Usia paling sering terjadi 1 dan 3 bulan

b)

Bayi preterm

c)

Penyakit neuromuskular

d)

Anak-anak usia > 5 tahun

e)

Trisomi 21

67.

Definisi klinis bronkitis yang paling benar adalah…

a)

Penyakit yang dapat dicegah dan diobati ditandai dengan keterbatasan aliran udara persisten, progresif berhubungan dengan respons inflamasi kronik dan bersifat irreversible

b)

Peradangan akut pada parenkim paru

c)

Batuk produktif hampir sepanjang hari minimal >3 bulan dalam 2 tahun berturut-turut

d)

Daerah yang berisi pus/debris nekrotik dengan gambaran radiologis air fluid level di dalam suatu kavitas

e)

Peradangan akut disertai dengan edem mukosa saluran napas kecil

68.

Komplikasi pada pertussis di bawah ini benar, kecuali…

a)

Bronkopneumonia

b)

Bronkitis kronik

c)

Infeksi virus rekuren

d)

Apneu dan kematian

e)

Pneumotoraks, patah iga

69.

Seorang pasien laki-laki, 40 tahun, mengalami sesak napas tiba-tiba setelah kecelakaan lalu lintas. Hasil foto thoraks PA menunjukkan kesimpulan:

a)

Hemothorak kiri.

b)

Efusi pleura kiri.

c)

Emphysema pulmonum.

d)

Tension Pneumothorak kiri.

e)

Hydropneumothorak kiri.

70.

Sebutkan deskripsi kelainan pada foto thoraks PA di bawah ini…

a)

Tampak massa kistik paru, berbatas tegas, dinding tipis, regular.

b)

Tampak massa paru opak, berbatas tegas, dinding regular.

c)

Tampak massa paru opak, berbatas tegas, dinding tebal, dengan cavitas.

d)

Tampak massa paru opak, berbatas tegas, dinding tebal, dengan air fluid level.

e)

Tampak massa paru, malignant

71.

Laki-laki, 50 tahun, dari pemeriksaan histopatologi paru nya didiagnosis sebagai Karsinoma sel skuamosa. Pernyataan dibawah ini yang tepat untuk suatu karsinoma sel skuamosa yaitu, Kecuali ...

a)

Insiden lebih sering pada wanita dibandingkan laki-laki

b)

Predileksi lokasi cenderung pada bagian sentral bronkus utama.

c)

Umumnya didahului dengan gambaran metaplasia atau displasia skuamosa epitel bronkus.

d)

Sebelum menjadi invasif dapat ditemukan dalam bentuk karsinoma in situ.

e)

Terdapat asosiasi erat antara pajanan asap rokok dengan keganasan jenis ini

72.

Pasien Tn X, umur 58 thn. Mengeluh batuk dan sesak napas sejak 2 bulan yang lalu. Riwayat merokok aktif (+) selama 40 tahun. Pada foto thorax tampak gambaran coin lesion pada paru kiri dan adanya efusi pleura. Pada pungsi cairan pleura didapatkan cairan merah seperti darah sebanyak 300 cc. dari pemeriksaan sitologi sikatan dan bilasan bronchus ditemukan hasil Non Small Cell Ca Paru. Apa diagnose histopatologi pasien tersebut…

a)

Squamous Cell Carcinoma Paru

b)

Adenocarcinoma Paru

c)

Adenosquamous Carcinoma Paru

d)

Small Cell Carcinoma Paru

e)

Bronchoalveolar Carcinoma Paru

73.

Pasien Tn.Y, umur 29 thn. Datang dengan keluhan sesak napas, kadang batuk berdahak dan berdarah sejak 3 bulan yang lalu. Hasil pemeriksaan sitologi sikatan dan bilasan bronchus ditemukan Small Cell Ca paru. Apakah kemungkinan diagnose histopatologi dari pasien tersebut…

a)

Squamous Cell Ca Paru

b)

Adenocarcinoma Paru

c)

Adenosquamous Ca Paru

d)

Small Cell Ca Paru

e)

Bronchoalveolar Ca Paru

74.

Seorang wanita, umur 39 thn, mengeluh mengalami batuk terus menerus, berdahak tapi sedikit, warna sputum putih. Batuk dialami sejak 1 bulan yang lalu. Pasien pernah berobat namun tidak ada perubahan. Riwayat merokok aktif ( - ), merokok pasif (+). Hasil pemeriksaan Foto thorax tampak gambaran coin lesion dengan ukuran kecil pada bagian perifer paru kanan. Dari hasil pemeriksaan sitologi bilasan dan sikatan bronchus didapatkan hasil Non Small Cell carcinoma paru. Apakah diagnose histopatologi yang tepat untuk pasien ini…

a)

Squamous Cell Carsinoma Paru dengan keratinisasi

b)

Squamous Cell Carsinoma Paru tanpa keratinisasi

c)

Adenocarcinoma Paru

d)

Small Cell Carcinoma Paru

e)

Adenosquamous Carcinoma Paru

75.

Seorang wanita, umur 39 thn, mengeluh mengalami batuk terus menerus, berdahak tapi sedikit, warna sputum putih. Batuk dialami sejak 1 bulan yang lalu. Pasien pernah berobat namun tidak ada perubahan. Riwayat merokok aktif ( - ), merokok pasif (+). Hasil pemeriksaan Foto thorax tampak gambaran coin lesion dengan ukuran kecil pada bagian perifer paru kanan. Dari hasil pemeriksaan sitologi bilasan dan sikatan bronchus didapatkan hasil Non Small Cell carcinoma paru. Bagaimana gambaran atau deskripsi mikroskopis dari sediaan histopatologi pasien ini…

a)

Proliferasi sel – sel epitel squamous dengan inti atipik, pleomorfik, hiperkromatik, kromatin kasar, nucleoli prominent dan mitosis banyak. Polaritas sel kacau dan tampak invasi ke membrane basal.

b)

Proliferasi sel – sel besar, inti bulat atipik, hiperkromatik, kromatin kasar dan nucleoli prominent. Sitoplasma banyak, pucat dan tersusun padat.

c)

Proliferasi sel – sel epitel kelenjar dengan inti yang atipik, pleomorfik, hiperkromatik dan nucleoli prominent, sel – sel tersusun membentuk struktur kelenjar diantara stroma desmoplastik.

d)

Proliferasi sel – sel bentuk bulat sampai polygonal, inti atipik, pleomorfik,kromatin kasar dan sitoplasma sedikit. Sel – sel tersusun dalam sarang – sarang yang dibatasi oleh jaringan ikat tipis.

e)

Bukan salah satu di atas

76.

Pada pasien tersebut (no.6) juga terjadi pembesaran kelenjar getah bening leher kiri dan kanan yang tersusun berpaket, ukuran 2x1,5 cm. Dilakukan pemeriksaan FNAB (biopsy jarum halus) pada KGB dan didapatkan sebaran sel – sel radang limfosit matur serta gambaran sel – sel epitheloid serta 1-2 sel raksasa (sel datia). Jenis sel datia apakah yang ada pada kasus ini…

a)

Sel Datia benda asing

b)

Sel datia langhans

c)

Sel datia tumor

d)

Sel Koilosit

e)

Sel Reed Sternberg

77.

Seorang laki – laki, umur 30 thn, datang dengan keluhan batuk berdahak, sputum mucopurulent, demam tinggi, menggigil dan kadang batuk darah (haemoptoe). Dari foto thorax didapatkan gambaran radioopaque pada lobus kanan bawah paru. Apakah diagnose pasien ini…

a)

Tumor Paru

b)

Efusi Pleura

c)

Pneumonia Lobaris

d)

TBC Paru

e)

Bronchopneumonia

78.

Pada penyakit di atas (no. 8) terdapat beberapa stadium perkembangan penyakit. Yang manakah dari jawaban di bawah ini yang merupakan urutan stadium yang benar…

a)

Hepatisasi merah – resolusi – hepatisasi kelabu – kongesti

b)

Hepatisasi merah – hepatisasi kelabu – kongesti – resolusi

c)

Resolusi – hepatisasi kelabu – hepatisasi merah – kongesti

d)

Kongesti – hepatisasi merah – hepatisasi kelabu – resolusi

e)

Hepatisasi kelabu – resolusi – hepatisasi merah – kongesti

79.

Mekanisme apakah yang terjadi pada stadium kongesti…

a)

Vasodilatasi dan rongga alveoli yang terisi sedikit neutrofil dan bakteri

b)

Vasokonstriksi dan rongga alveoli terisi banyak neutrofil

c)

Vasodilatasi dan rongga alveoli terisi fibrin

d)

Obstruksi pembuluh darah dan rongga alveoli terisi eritrosit

e)

Vasokonstriksi dan rongga alveoli terisi fibrin dan bakteri

80.

Menurut panduan DOTS, obat yang menjadi indikator untuk menentukan kasus MDR (multidrug resistant) adalah:

a)

Isonazid

b)

Pirazinamid

c)

Etambutol

d)

Flourokuinolon

e)

INH dan Rifampisin

81.

Directly observed treatment, short course (DOTS), tidak termasuk komponen DOTS:

a)

Komitmen pemerintah

b)

Regimen pengobatan terstandar 6-9 bulan, diobservasi nakes dua bulan pertama

c)

Sistem pencatatan dan pelaporan terstandar untuk menilai pengobatan

d)

Deteksi kasus dengan rontgen paru

e)

Persediaan obat

82.

Seorang perempuan usia 35 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan nyeri pada dahi selama 1 minggu, 2 minggu pilek berwarna kuning kental disertai demam. Pemeriksaan fisik rhinoskopi anterior sekret mukopurulen, edema dan hiperemi konka nasalis dextra et sinistra. Apakah terapi yang diberikan pada pasien ini?

a)

Antibiotik, analgesik, dekongestan

b)

Antibiotik, analgesik, cuci hidung

c)

Steroid topikal, analgesik, cuci hidung

d)

Antibiotik, steroid topikal, cuci hidung

e)

Steroid topikal, dekongestan, cuci hidung

83.

Seorang laki-laki usia 55 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan suara serak. Suara serak sejak 4 bulan yang lalu. Selain serak juga sesak nafas. Batuk berdahak warna hijau. Pasien ada sedang pengobatan rutin TB paru bulan ke 2. Apakah diagnosa pasien ini?

a)

Laringitis Sifilitika

b)

Laringitis Tuberkulosa

c)

Laringitis Kronis

d)

Laringitis alergi

e)

Laringitis akut

84.

Seorang perempuan usia 5 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan nyeri tenggorok. Sejak 4 hari nyeri tenggorok disertai nyeri menelan, 5 hari demam. Pemeriksaan fisik terdapat pembesaran tonsil disertai adanya pseudomembran pada area tonsil. Pemeriksaan leher tampak bull neck. Apakah diagnose pasien ini?

a)

Tonsilitis kronis eksaserbasi akut

b)

Tonsilitis lakunaris

c)

Tonsilitis septik

d)

Tonsilitis difteri

e)

Angina Plaut Vincent

85.

Seorang perempuan usia 20 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan hidung tersumbat. Sejak 1 tahun hidung kanan sering tersumbat, penciuman berkurang, kadang-kadang hidung terasa nyeri. Riwayat hidung terkena bola basket 1 tahun yang lalu. Pemeriksaan fisik rhinoskopi anterior edema konka nasalis dextra, septum deviasi ke dextra. Apakah diagnose pasien ini?

a)

Trauma hidung

b)

Septum deviasi

c)

Hiposmia

86.

Seorang perempuan usia 25 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan nyeri tenggorok sejak 1 minggu yang lalu. Nyeri tenggorok disertai nyeri menelan dan demam. Pasien juga mengeluh batuk berdahak berwarna kuning kehijauan. Pemeriksaan fisik faringoskopi tampak faring hiperemi, granul pada faring posterior, tonsil T1-T1. Apakah diagnosa pasien ini?

a)

Tonsilitis kronis eksaserbasi akut

b)

Faringitis akut (jawaban najwa) -> Tidak menjelaskan adanya granul faring posterior yang mengarah ke kondisi kronis.

c)

Faringitis kronis eksaserbasi akut (jawaban azharun)

d)

Laringitis akut

e)

Tonsilitis akut

87.

Untuk menegakkan diagnosis PCP yaitu dengan:

a)

Pemeriksaan sputum, jika hasil negatif berarti penyebab bukan jamur *P. jirovecii*

b)

Pemeriksaan sputum, jika hasil negatif, dilanjutkan pemeriksaan BAL

c)

Pemeriksaan foto thorax: gambaran nodul di apex paru

d)

Pemeriksaan MRI

e)

Semua salah

88.

Hasil pemeriksaan TST positif dengan diameter indurasi ≥ 10 didapat pada pasien dengan ...

1. Lesi fibrotik pada foto röntgen
2. Terinfeksi Tb > 2 tahun
3. Riwayat kontak dengan pasien Tb
4. Risiko tinggi, usia < 35 tahun → Untuk individu tanpa faktor risiko, cutoff TST adalah ≥ 15 mm.

a)

Jika jawaban 1, 2 dan 3 benar

b)

Jika jawaban 1 dan 3 benar

c)

Jika jawaban 2 dan 4 benar

d)

Jika hanya jawaban 4 yang benar

e)

Jika jawaban 1, 2, 3, dan 4 benar

89.

Interferon gamma dapat dihasilkan oleh ...
1. Makrofag

2. Sel limfosit T

3. Sel plasma

4. Natural killer sel

a)

Jika jawaban 1, 2 dan 3 benar

b)

Jika jawaban 1 dan 3 benar

c)

Jika jawaban 2 dan 4 benar

d)

Jika hanya jawaban 4 yang benar

e)

Jika jawaban 1, 2, 3 dan 4 benar

90.

Penanganan Rehabilitasi dengan tindakan postural drainage adalah:

a)

Lobus yang akan di drainage ditempatkan pada posisi yg lebih tinggi dari bronkus utama

b)

Lobus yang akan di drainage ditempatkan pada posisi yg sejajar dari bronkus utama

c)

Lobus yang akan di drainage ditempatkan pada posisi yg lebih rendah dari bronkus utama

d)

Posisi tidak menggunakan prinsip hukum gravitasi

e)

Posisi tidak mengikuti arah bronchial tree

91.

Breathing exercise bertujuan untuk:

a)

Menurunkan Quality of life

b)

Menurunkan kekuatan otot-otot pernapasan

c)

Menurunkan toleransi exercise

d)

Meningkatkan Quality of life

e)

Mengurangi koordinasi dan efisiensi pergerakan

92.

Pasien Post Kecelakaan Lalu lintas dan telah dilakukan operasi pemasangan fixasi interna (ORIF) pada clavicula serta pemasangan WSD pada dada kiri. Saat ini pasien masih mengeluh sesak napas dan nyeri pada dada kiri. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 36,7 0 C, nadi 25 x/mnt, Respirasi rate 40 x/mnt, chest exspansi 1 cm, pernapasan cepat dan dangkal, retraksi iga (-), tampak terpasang WSD di dada kiri.

Pada kasus di atas diagnosis gangguan fungsional respirasi adalah:

a)

Gangguan fungsional obstruksi Pulmonal

b)

Gangguan Fungsional Restriksi Ekstrapulmonal

c)

Gangguan fungsional restriksi. Pulmonal

d)

Gangguan Fungsional obstruksi ekstrapulmonal.

93.

Terapi latihan gangguan fungsional respirasi yang dianjurkan pada pasien dengan diagnosis di atas:

a)

Pursed lif breathing.

b)

Six Minute walking

c)

Thoracal mobility dan Deep breathing

d)

Postural Drainage

e)

Relaksasi thorakal

94.

Tindakan Rehabilitasi medik untuk mengatasi sesak pada pasien tersebut di atas:

a)

Postural Drainage

b)

Latihan batuk efektif

c)

Koreksi Postur

d)

Inhalasi mukolitik

e)

Latihan relaksasi dan positioning

95.

"Vignette: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas penyakit menular di dunia. Angka mortalitas ISPA mencapai 4,25 juta setiap tahun di dunia. ISPA juga merupakan salah satu penyebab utama kunjungan pasien di Puskesmas (40%-60%) dan rumah sakit (15%-30%). Tingkat mortalitas sangat tinggi pada bayi, anak-anak, dan orang lanjut usia, terutama di negara dengan pendapatan perkapita rendah dan menengah. ISPA disebabkan karena bakteri, virus, jamur dan rickettsia. Bakteri yang dapat menyebabkan ISPA paling banyak ialah Haemophilus influenza dan Streptoccocus pneumonia. Selain itu, terjadinya ISPA juga dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu, gizi buruk; polusi udara dalam ruangan (indoor air pollution); BBLR; kepadatan penduduk; kurangnya imunisasi campak; dan kurangnya pemberian ASI eksklusif"

Berdasarkan kasus di atas, frekuensi kematian karena ISPA adalah:

a)

40%-60% kunjungan pasien

b)

4,25 juta jiwa

c)

rickettsia

d)

Streptococcus pneumonia

96.

Yang merupakan determinan ISPA pada kasus di atas adalah:

a)

Anak-anak

b)

Negara dengan pendapatan rendah

c)

virus

d)

Indoor air pollution

e)

kunjungan rumah sakit

97.

Bila melihat dari aspek Time untuk kasus ISPA di atas, maka jawaban yang tepat adalah:

a)

Di dunia

b)

Puskesmas

c)

Negara dengan pendapatan rendah

d)

Orang lanjut usia

e)

Tidak dapat di tentukan

98.

Vignette: Jumlah kasus baru TBC di Indonesia sebanyak 420.994 kasus pada tahun 2022. Berdasarkan jenis kelamin, jumlah kasus baru TBC tahun 2022 pada laki-laki 1,4 kali lebih besar dibandingkan pada perempuan. Bahkan berdasarkan Survei Prevalensi Tuberkulosis prevalensi pada laki-laki 3 kali lebih tinggi dibandingkan pada perempuan karena laki-laki lebih banyak yang merokok dibanding perempuan. Jika melihat kejadian TBC pada kasus di atas berdasarkan aspek place, maka jawaban yang tepat adalah:

a)

420.994 kasus

b)

Tahun 2022

c)

1,4 kali lebih besar

d)

Indonesia

e)

Laki-laki

99.

Berdasarkan jenis kelamin, jumlah kasus baru TBC tahun 2022 pada laki-laki 1,4 kali lebih besar dibandingkan pada perempuan, hal ini melihat dari keilmuan epidemiologi aspek:

a)

Frekuensi dan Time

b)

Determinan dan Time

c)

Frekuensi dan place

d)

Determinan dan Person

e)

Person dan Time

100.

Nona ira umur 19 tahun datang dengan keluhan batuk sudah 1 bulan sebelum ke poliklinik paru. Pasien mengalami penurunan berat badan sebanyak 5 kg dan saat ini berat badan pasien 40 kg. Hasil pemeriksaan dahak adalah M.tb detected very low, rifampisin resisten not detected. Tatalaksana yang tepat untuk pengobatan pasien ini adalah

a)

4 KDT 1x4 tablet dan dosis disesuaikan dengan kenaikan berat badan saat kunjungan berikutnya.

b)

4 KDT 1x4 tablet dan dosis berikutnya sama dengan dosis pertama saat kunjungan berikutnya.

c)

4 KDT 1x4 tablet di tambah B6 1x20 mg dan dosis disesuaikan dengan kenaikan berat badan saat kunjungan berikutnya.

d)

4 KDT 1x4 tablet ditambah B6 1x20 mg dan dosis berikutnya sama dengan dosis pertama saat kunjungan berikutnya.

e)

4 KDT 1x4 tablet ditambah b6 1x10 mg dan dosis disesuaikan dengan kenaikan berat badan saat kunjungan berikutnya. → tambah b6 u/ neuropati

101.

Tn Yusup umur 19 tahun datang ke poli paru dengan keluhan sesak napas disertai batuk berdahak. Batuk berdahak semakin banyak terutama dipagi hari. Hasil HRCT menunjukkan adanya signet ring. Diagnosis yang tepat untuk pasien ini adalah:

a)

Abses paru

b)

Tumor paru

c)

Kanker paru

d)

Bronkiektasis

e)

Cystic fibrosis

102.

karakteristik sputum pasien bronkiektasis adalah:

a)

lapisan busa diatas, lapisan mukus ditengah, dan lapisan purulen dibawah.

b)

Lapisan purulen diatas, lapisan mukus ditengah, dan lapisan busa di bawah.

c)

Lapisan mukus diatas, lapisan purulen dibawah, dan lapisan busa dibawah.

d)

Lapisan busa diatas, lapisan purulen ditengah, dan lapisan mukus di bawah.

103.

Tn herman 33 tahun dating dengan keluhan sesak napas 10 hari, batuk berdahak warna kuning, demam. Pemeriksaan fisik menunjukkan tekanan darah 110/70 mmhg, nadi: 102 x/menit, suhu: 38,8°C, frekuensi napas 29 x/menit. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan leukositosis. Pemeriksaan foto toraks menunjukkan abses paru kanan. Tatalaksana yang tepat untuk pasien ini adalah:

a)

Klindamisin 2x300 mg

b)

Kotrimoksasol 2x960 mg

c)

Amoksisilin 3x500 mg

d)

Azitromisin 1x500 mg

104.

Tn indra 34 tahun datang dengan keluhan batuk berdahak 1 minggu berwarna kuning kental disertai demam naik turun. Pasien sudah minum obat parasetamol 3x500 mg tapi tidak berkurang. Pemeriksaan fisik tekanan darah 110/76 MMHG, nadi: 100 x/mnt, suhu: 38,7°C, frekuensi napas 29 x/menit, O2 udara ruangan SpO2 96%. Pasien di rujuk ke RS karena perlu di foto toraks. Hasil foto toraks menunjukkan konsolidasi paru kanan bawah. Kriteria pasien pneumonia komunitas perlu rawat inap adalah:

a)

Skor PSI 69

b)

Skor PSI 75

c)

Skor PSI 70 dengan tanda tanda vital stabil

d)

Skor PSI 80 dengan tanda tanda vital stabil

105.

Kriteria perubahan obat suntik ke obat oral adalah:

a)

Hemodinamik tidak stabil, gejala klinis membaik, dan dapat minum obat oral.

b)

Hemodinamik stabil, gejala klinis membaik, dan dapat minum obat oral.

c)

Hemodinamik stabil, gejala klinis mual muntah, dan dapat minum obat oral.

d)

Hemodinamik turun, gejala klinis membaik, dan diare.

106.

Pasien seorang wanita umur 56 tahun datang ke ruang gawat darurat dengan keluhan sesak napas 2 minggu dsertai batuk berdahak. Batuk berdahak warna putih kental disertai demam naik turun. Pemeriksaan fisik keadaan umum gelisah dan sesak, TD: 122/78 MMHG, nadi: 122 x/menit, suhu: 38,9°C, frekuensi napas: 31 x/menit. Pada foto toraks ditemukan gambaran sebagai berikut. Apakah diagnosis yang tepat untuk pasien tersebut

a)

Pneumonia komunitas dengan ARDS

b)

Pneumonia komunitas dengan lobaris

c)

Pneumonia nosokomial dengan ARDS

d)

Pneumonia nosokomial dengan lobaris

107.

Menghambat pasokan oksigen (O2) untuk tubuh yang bisa mengakibatkan pusing mual, lemas, sesak nafas, hingga tak sadarkan diri merupakan Akibat yang di sebabkan karena kebakaran hutan karena senyawa....

a)

Sulfur Oksida

b)

Karbonmonoksida

c)

Formaldehide

d)

Ozon

108.

Pada saat kebakaran hutan, data ISO menunjukan angka 250, hal ini berarti pencemaran udara berada pada level ...

a)

Tidak Sehat

b)

Sangat Tidak Sehat

c)

Berbahaya

d)

Baik

109.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak dari kebakaran hutan adalah...

a)

Mengkonsumsi vitamin peningkat imunitas

b)

Menggunakan masker saat keluar rumah

c)

Sering minum air gula

d)

Tidak keluar rumah

110.

Dibawah ini merupakan penyebab kebakaran hutan, kecuali ...

a)

Pembersihan lahan kebakaran tak di sengaja

b)

Kekurangan cukupan pencegahan kebakaran

c)

Alokasi pemanfaatan lahan

d)

Praktek kehutanan yang buruk

111.

Pencemaran udara dapat dikatakan pada level tidak sehat apabila Indeks Standar Pencemaran Udara berada pada angka ....

a)

0-50

b)

51-100

c)

101-199

d)

200-299

112.

Gambar di atas merupakan foto thoraks proyeksi:

a)

AP: Anterio-posterior

b)

PA: Postero-anterior

c)

RLD: Right lateral decubitus

d)

LLD: Left lateral decubitus

113.

Gambar di atas menunjukkan adanya:

a)

Fissura minor tertarik ke arah yang sakit

b)

Opasitas berkurang pada daerah yang sakit

c)

Pelebaran ICS pada daerah yang sakit

d)

Hilus tertarik ke sisi sehat

114.

Gambar diatas menunjukkan:

a)

Fissura minor tertarik

b)

Air bronkhogram (+)

c)

Opak homogen

d)

Ada pendorongan

115.

Gambar di atas dapat merupakan tampilan thoraks pasien dengan diagnosis:

a)

Pneumonia interstitiel

b)

Bronkopneumonia

c)

Penumonia lobus superior

d)

Pneumonis lobus inferior

116.

Pasien laki-laki usia 37 tahun datang ke klinik dengan keluhan batuk dan sesak selama 1 minggu, bertambah memburuk 2 hari ini, kemudian dilakukan pemeriksaan X ray thorak PA, maka diagnosis yang ditemukan pada foto thorak ini (di gambar II) adalah:

a)

TB Paru aktif

b)

Bronkhietasis

c)

Pneumonia

d)

Massa paru

117.

Apakah diagnosis pada X ray thorak pada gambar III di bawah ini:

a)

Massa paru

b)

Massa mediastinum

c)

Abses paru

d)

Atelektasis paru

118.

Pada gambar V di atas, apa saran pemeriksaan selanjutnya:

a)

MRI Thorak

b)

USG thorak

c)

X ray Thorak AP

d)

X ray Thorak lateral kiri