NEW
Font size
WorksheetsASESMEN HARIAN 2 QH KELAS 9
Total questions: 20
Worksheet time: 15mins
Suatu hari, Rafi berjualan buah di pasar. Ia menemukan beberapa buah apel yang mulai rusak. Ketika ada pembeli datang, Rafi dengan jujur mengatakan bahwa sebagian buah sudah tidak segar dan menawarkannya dengan harga lebih murah. Pembeli pun senang karena merasa dihargai dan akhirnya membeli di tempat Rafi lagi keesokan harinya.Nilai yang ditunjukkan oleh Rafi dalam cerita di atas adalah ….
Rajin berjualan
Jujur dalam muamalah
Hemat dalam berdagang
Cerdas mencari keuntungan
Dampak positif dari sikap Rafi dalam kisah di atas adalah ….
Ia kehilangan pelanggan
Ia dimarahi penjual lain
Ia rugi besar karena jujur
Ia mendapat kepercayaan pembeli
Allah Swt. berfirman dalam QS. Al-Muthaffifin ayat 1–3: “celakalah bagi orang-orang yang curang, yaitu orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi, dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi.”Berdasarkan ayat di atas, perilaku yang dilarang dalam muamalah adalah ….
Menjual dengan harga tinggi
Meningkatkan kualitas barang
Mengurangi takaran dan timbangan
Memberi bonus kepada pelanggan
Makna dari ayat tersebut bagi kehidupan sehari-hari adalah ….
Kejujuran dalam timbangan akan mendatangkan keberkahan
Menipu dalam timbangan tidak berpengaruh apa pun
Keuntungan dunia lebih penting dari kejujuran
Ketelitian dalam timbangan tidak perlu
Nina berjualan secara online. Ia selalu menampilkan foto produk sesuai aslinya, menulis deskripsi dengan jujur, dan segera mengirim barang setelah dibayar. Banyak pembeli memberikan ulasan positif dan merekomendasikan tokonya ke teman-teman mereka. Nilai karakter yang dapat diteladani dari kisah Nina adalah ….
Gigih dan sabar
Jujur dan amanah
Disiplin dan hemat
Tegas dan berani
Dalam sebuah penelitian sosial, ditemukan bahwa pedagang yang jujur cenderung memiliki pelanggan tetap dan reputasi baik. Sebaliknya, pedagang yang sering menipu pembeli justru kehilangan pelanggan dalam waktu singkat. Kesimpulan yang tepat dari hasil penelitian di atas adalah ….
Semua pedagang sama saja
Kejujuran tidak menjamin kesuksesan
Menipu adalah strategi dagang yang baik
Pedagang jujur lebih dipercaya dan usahanya berkelanjutan
Dalam kehidupan modern, transaksi digital menuntut kejujuran yang sama seperti jual beli langsung. Informasi produk, harga, dan pengiriman harus disampaikan secara benar agar tidak merugikan pihak lain. Makna yang terkandung dalam teks tersebut adalah ….
Transaksi digital tidak termasuk muamalah
Dalam dunia online, kejujuran tidak penting
Kejujuran hanya berlaku pada jual beli di pasar tradisional
Prinsip jujur tetap wajib diterapkan dalam semua bentuk transaksi
Rama dikenal sebagai anak yang jujur. Ia tidak pernah berbohong kepada orang tuanya, guru, maupun teman-temannya. Saat menemukan uang di halaman sekolah, Rama segera menyerahkannya ke guru piket tanpa berpikir untuk mengambilnya. Karena kejujurannya, teman-teman mempercayainya dalam setiap kegiatan kelompok. Berdasarkan teks di atas, arti sikap jujur adalah ….
Menolong teman tanpa pamrih
Mengambil kesempatan agar tidak rugi
Mengatakan hal yang benar dan tidak menipu
Menyembunyikan kesalahan agar tidak dimarahi
Dalam Islam, muamalah berarti segala bentuk hubungan antar manusia dalam urusan duniawi, seperti jual beli, pinjam-meminjam, kerja sama, dan lain-lain.Tujuan muamalah adalah agar manusia saling menolong dan memenuhi kebutuhan hidup dengan cara yang halal dan adil. Berdasarkan teks, yang dimaksud dengan muamalah adalah ….
Aturan mengenai ibadah mahdhah
Hubungan manusia dengan Allah Swt.
Kewajiban seorang hamba dalam beribadah
Hubungan manusia dengan sesama dalam urusan duniawi
Dalam kehidupan sehari-hari, kejujuran sangat penting diterapkan dalam kegiatan muamalah. Misalnya, dalam berdagang, seseorang harus menyebutkan kondisi barang apa adanya dan tidak menipu pembeli. Dengan kejujuran, hubungan antara penjual dan pembeli akan dipenuhi rasa saling percaya. Hubungan antara kejujuran dan muamalah berdasarkan teks di atas adalah ….
Kejujuran menjadi dasar agar muamalah berjalan dengan baik
Kejujuran tidak berpengaruh terhadap muamalah
Muamalah hanya berlaku bagi pedagang besar
Kejujuran tidak diperlukan dalam transaksi kecil
Perhatikan potongan ayat berikut: أَلَا يَظُنُّ أُولَـٰٓئِكَ أَنَّهُم مَّبْعُوثُونَ “Tidakkah mereka mengira bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan?” (QS. Al-Muṭaffifīn: 4) Ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang curang lupa akan adanya hari kebangkitan. Ayat yang benar untuk melengkapi ayat di atas adalah ….
فِى سِجِّينٍ
لِيَوْمٍ عَظِيمٍ
إِنَّ كِتَـٰبَ ٱلْأَبْرَارِ لَفِى عِلِّيِّينَ
يَوْمَ يَقُومُ ٱلنَّاسُ لِرَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ
Perhatikan potongan ayat berikut: وَيْلٌ لِّلْمُطَفِّفِينَ “Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang.” (QS. Al-Muṭaffifīn: 1) Ayat ini menjadi pembuka surah yang mengecam orang-orang yang berbuat curang dalam timbangan dan takaran. Ayat yang benar untuk melengkapi ayat di atas adalah ….
إِنَّ ٱلْإِنسَـٰنَ لِرَبِّهِۦ لَكَنُودٌ
وَإِذَا قَالُوا لَا تَفْعَلُوا۟ يَفْعَلُونَ
ٱلَّذِينَ إِذَا ٱكْتَالُوا۟ عَلَى ٱلنَّاسِ يَسْتَوْفُونَ
فَوَيْلٌ لِّلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِن يَوْمِهِمُ ٱلَّذِى يُوعَدُونَ
Perhatikan potongan ayat berikut: وَيْلٌ لِّلْمُطَفِّفِينَ Ayat ini merupakan peringatan keras bagi orang-orang yang berbuat curang dalam takaran dan timbangan. Terjemahan yang paling tepat dari ayat tersebut adalah ….
Kebahagiaan bagi orang-orang yang jujur
Celakalah bagi orang-orang yang curang
Keberuntungan bagi orang-orang yang berdagang
Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang menepati janji
Perhatikan ayat berikut: إِنَّ كِتَابَ الْفُجَّارِ لَفِي سِجِّينٍ Ayat ini menjelaskan bahwa catatan amal orang-orang yang berdosa ditempatkan pada Sijjīn. Terjemahan yang benar dari ayat tersebut adalah ….
Sesungguhnya amal buruk akan dihapus seluruhnya
Sesungguhnya catatan orang-orang saleh berada di surga
Sungguh catatan amal orang-orang jujur berada di tempat yang tinggi
Sesungguhnya kitab orang-orang berdosa benar-benar berada dalam Sijjīn
Surah Al-Muṭaffifīn ayat 1–3:
“Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang, (yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi, dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi.” Surah Al-An‘ām ayat 152:
“Dan sempurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil. Kami tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekadar kesanggupannya. Dan apabila kamu berkata, maka hendaklah kamu berlaku adil sekalipun terhadap kerabatmu ….” Kedua ayat di atas sama-sama menekankan pentingnya kejujuran dan keadilan dalam kehidupan bermuamalah. Berdasarkan kedua ayat tersebut, nilai utama yang dapat disimpulkan adalah ….
Kebolehan mengurangi timbangan jika pembeli tidak tahu
Anjuran untuk berdagang hanya dengan keluarga dan kerabat dekat
Pentingnya mencari keuntungan sebanyak-banyaknya dalam perdagangan
Kewajiban menegakkan kejujuran dan keadilan dalam setiap transaksi dan ucapan
Perhatikan potongan ayat berikut: وَلَا تَقْرَبُوا مَالَ الْيَتِيمِ إِلَّا بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ Ayat ini melarang seseorang memperlakukan harta anak yatim dengan cara yang zalim. Potongan ayat yang menyambung bagian tersebut adalah ….
وَإِذَا قُلْتُمْ فَاعْدِلُوا
حَتَّىٰ يَبْلُغَ أَشُدَّهُ
إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَّقِينَ
وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ
Perhatikan potongan ayat berikut: وَأَوْفُوا الْكَيْلَ وَالْمِيزَانَ بِالْقِسْطِ Ayat ini menegaskan pentingnya kejujuran dan keadilan dalam bermuamalah. Bagian ayat yang menyambung potongan tersebut adalah ….
وَآتُوا الْيَتَامَىٰ أَمْوَالَهُمْ
فَإِنَّ رَبَّكَ سَرِيعُ الْعِقَابِ
لَا نُكَلِّفُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا
وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً
Perhatikan potongan ayat berikut: وَلَا تَقْرَبُوا مَالَ الْيَتِيمِ إِلَّا بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ حَتَّىٰ يَبْلُغَ أَشُدَّهُ Ayat ini berisi perintah untuk memperlakukan anak yatim dengan baik, terutama dalam hal pengelolaan hartanya. Terjemahan yang paling tepat dari ayat tersebut adalah ….
Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim kecuali dengan cara yang lebih baik sampai ia dewasa.
Dan janganlah kamu memberikan semua harta anak yatim sebelum baligh.
Dan janganlah kamu mengambil hak anak yatim untuk kepentinganmu.
Dan janganlah kamu berbicara kepada anak yatim dengan kasar.
Perhatikan potongan ayat berikut: وَأَوْفُوا الْكَيْلَ وَالْمِيزَانَ بِالْقِسْطِ لَا نُكَلِّفُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا Ayat ini menegaskan pentingnya berlaku adil dalam takaran dan timbangan, serta bahwa Allah tidak membebani seseorang melebihi kemampuannya. Terjemahan yang benar dari ayat di atas adalah ….
Dan sempurnakanlah takaran, tetapi tidak wajib menimbang secara adil.
Dan sempurnakanlah jual belimu dengan untung besar. Kami tidak menuntut orang yang rugi.
Dan sempurnakanlah salat dan zakat dengan benar. Kami tidak memaksa seseorang untuk menepatinya.
Dan sempurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil. Kami tidak membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya.
Perhatikan potongan ayat berikut: وَلَا تَقْرَبُوا مَالَ الْيَتِيمِ إِلَّا بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ حَتَّىٰ يَبْلُغَ أَشُدَّهُ ۖ وَأَوْفُوا الْكَيْلَ وَالْمِيزَانَ بِالْقِسْطِ ۖ لَا نُكَلِّفُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۖ وَإِذَا قُلْتُمْ فَاعْدِلُوا وَلَوْ كَانَ ذَا قُرْبَىٰ وَبِعَهْدِ اللَّهِ أَوْفُوا ۚ ذَٰلِكُمْ وَصَّاكُم بِهِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
(QS. Al-An‘ām: 152) Ayat di atas menjelaskan beberapa prinsip moral dan sosial yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat. Dari ayat tersebut, nilai utama yang ditekankan Allah Swt. dalam berinteraksi dan bermuamalah dengan sesama manusia adalah ….
Menjaga hubungan sosial tanpa memandang keadilan
Mengutamakan keluarga dalam segala urusan muamalah
Mengutamakan keuntungan pribadi selama tidak melanggar hukum
Berlaku adil, menepati janji, dan menjaga amanah dalam kehidupan sosial
