NEW
Font size
WorksheetsPenerapan Nilai-Nilai Pancasila
Total questions: 30
Worksheet time: 30mins
Penerapan Pancasila yang menyatakan bahwa bangsa Indonesia tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Ketuhanan Yang Maha Esa kepada orang lain adalah perwujudan dari sila ke-...
Sila 1
Sila 5
Sila 3
Sila 2
Pernyataan yang paling mencerminkan penerapan sila Ketuhanan Yang Maha Esa dengan tetap menjaga harmoni keberagaman adalah...
Melaksanakan perintah agama sesuai kepercayaan masing-masing dengan tetap mempertahankan harmoni keberagaman.
Mengembangkan sikap saling tenggang rasa (tepa salira) di tengah perbedaan pendapat.
Menempatkan persatuan di atas kepentingan pribadi dan golongan.
Menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai dengan proses musyawarah mufakat.
Bangsa Indonesia senantiasa mengembangkan sikap saling tenggang rasa (tepa salira). Prinsip ini merupakan perwujudan konkret dari penerapan nilai...
Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Ketuhanan Yang Maha Esa
Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Persatuan Indonesia
Pengakuan dan perlakuan terhadap kesederajatan manusia sesuai harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa merupakan landasan penerapan sila...
Sila Ketiga
Sila Kedua
Sila Keempat
Sila Pertama
Sikap yang menunjukkan bahwa bangsa Indonesia mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan adalah implementasi dari sila...
Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Persatuan Indonesia
Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Perwujudan Persatuan Indonesia sebagai sikap kebangsaan ditunjukkan dengan tindakan...
Memajukan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Saling menghormati perbedaan dan keberagaman masyarakat dan bangsa Indonesia.
Menjunjung tinggi prinsip pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.
Menjunjung tinggi hak asasi manusia secara universal.
Setelah suatu keputusan dicapai melalui proses musyawarah mufakat, kewajiban bangsa Indonesia yang harus dilakukan sesuai Sila Keempat adalah...
Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai.
Mengedepankan kepentingan pribadi meskipun mufakat telah tercapai.
Meninjau ulang keputusan jika terdapat pihak yang keberatan secara individu.
Memaksakan hasil keputusan hanya kepada pihak yang ikut dalam musyawarah.
Prinsip bahwa penyelenggaraan negara berlandaskan pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat merupakan cita-cita untuk memakmurkan rakyat. Prinsip ini merupakan perwujudan dari sila...
Sila Pertama
Sila Kelima
Sila Keempat
Sila Ketiga
Salah satu tujuan negara Indonesia yang selaras dengan penerapan sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia adalah...
Negara menjunjung tinggi prinsip permusyawaratan dalam lembaga perwakilan rakyat.
Negara memiliki tujuan untuk memajukan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Negara menjamin kebebasan beragama bagi setiap warga negaranya.
Bangsa Indonesia menjalin persaudaraan berdasarkan nilai-nilai keadilan dan keadaban.
Bangsa Indonesia bersungguh-sungguh untuk menciptakan keadilan dalam menjamin hak warga negara Indonesia merupakan perwujudan konkret dari sila...
Persatuan Indonesia
Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Ketuhanan Yang Maha Esa
Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Asumsi Data: Dalam sebuah kecamatan terdapat 4 desa dengan jumlah penduduk dan keberagaman agama sebagai berikut: Jika sikap toleransi dan persatuan antar umat beragama berhasil diterapkan di Desa Maju, berapakah persentase penduduk Desa Maju yang memeluk Agama A dari total penduduk desa tersebut?
15%
25%
50%
75%
Perwujudan dari nilai Persatuan Indonesia dalam kehidupan sehari-hari yang paling tepat adalah...
Mengutamakan kepentingan pribadi di atas kepentingan bersama.
Memaksa orang lain untuk mengikuti adat istiadat kita.
Ikut serta dalam kegiatan kerja bakti di lingkungan meskipun berbeda suku.
Hanya berinteraksi dengan orang-orang yang berasal dari suku yang sama.
Perwujudan dari nilai Persatuan Indonesia dalam kehidupan sehari-hari yang paling tepat adalah...
Mengutamakan kepentingan pribadi di atas kepentingan bersama.
Memaksa orang lain untuk mengikuti adat istiadat kita.
Ikut serta dalam kegiatan kerja bakti di lingkungan meskipun berbeda suku.
Hanya berinteraksi dengan orang-orang yang berasal dari suku yang sama.
"Persatuan Indonesia" merupakan sila yang menghendaki warga negara untuk menjunjung tinggi nilai persatuan. Salah satu manfaat dari penjunjungan nilai ini bagi kehidupan berbangsa adalah...
Terbentuknya masyarakat yang eksklusif dan tertutup.
Terciptanya konflik antargolongan dan perpecahan.
Terciptanya kerukunan hidup di tengah masyarakat yang beragam.
Terjaminnya kebebasan untuk memaksakan pendapat.
"Persatuan Indonesia" merupakan sila yang menghendaki warga negara untuk menjunjung tinggi nilai persatuan. Salah satu manfaat dari penjunjungan nilai ini bagi kehidupan berbangsa adalah...
Terbentuknya masyarakat yang eksklusif dan tertutup.
Terciptanya konflik antargolongan dan perpecahan.
Terciptanya kerukunan hidup di tengah masyarakat yang beragam.
Terjaminnya kebebasan untuk memaksakan pendapat.
Peringatan hari besar yang dilakukan oleh seorang warga negara melibatkan ritual puasa, keheningan total, dan pantangan beraktivitas (Catur Brata Penyepian). Ritual ini didasarkan pada ajaran yang bersumber dari kitab suci yang terbagi menjadi bagian Śruti dan Smṛti. Tempat ibadah yang biasa digunakan warga tersebut memiliki bangunan suci utama yang disebut Padmasana. Agama yang dipeluk warga tersebut adalah...
Hindu
Buddha
Islam
Kristen Protestan
Seorang cendekiawan sedang meneliti kitab suci yang disebut 'Tiga Keranjang' (Tipitaka). Kitab ini memuat ajaran tentang pembebasan dari penderitaan dan siklus kelahiran kembali. Kitab ini menjadi rujukan utama dalam perayaan hari besar yang diperingati melalui prosesi penerangan lilin dan dirayakan saat bulan purnama. Tempat ibadah manakah yang berkaitan erat dengan tradisi ini...
Gereja Katedral, hari raya Natal.
Pura, hari raya Galungan.
Vihara, hari raya Waisak.
Masjid Raya, hari raya Idul Adha.
Toleransi antarumat beragama menuntut kita memahami komponen dasar setiap agama. Manakah pasangan komponen agama di Indonesia berikut yang keliru?
Buddha: Tempat Ibadah Vihara dan Hari Besar Waisak.
Hindu: Kitab Suci Weda dan Hari Besar Nyepi.
Islam: Tempat Ibadah Masjid dan Hari Besar Idul Fitri.
Kristen Katolik: Kitab Suci Alkitab dan Tempat Ibadah Pura.
Di Indonesia, Hari Raya Waisak (Buddha) ditentukan berdasarkan sistem kalender lunar Vaisakha dan Hari Raya Idul Fitri (Islam) ditentukan berdasarkan kalender Hijriah. Akibatnya, tanggal perayaan kedua hari besar ini selalu bergeser setiap tahunnya pada kalender Masehi (kalender umum). Kitab suci manakah yang menjadi landasan bagi ajaran agama yang perayaan hari besarnya, seperti Natal, ditentukan secara tetap pada kalender Masehi (tanggal yang sama setiap tahun)?
Weda
Tripitaka
Alkitab
Al-Qur'an
Di sekolah, penerapan Sila Kelima diwujudkan dengan cara:
Memilih ketua OSIS dengan aklamasi.
Guru memberikan nilai secara objektif dan adil kepada semua siswa.
Hanya siswa berprestasi yang boleh menggunakan fasilitas sekolah.
Melaksanakan upacara bendera setiap hari.
Dalam keadaan terdesak oleh serangan Sekutu, Jepang berjanji akan memberikan kemerdekaan kepada bangsa Indonesia dengan syarat ….
Indonesia memberikan sebagian wilayahnya kepada Jepang
Para pemuda Indonesia mau membantu tentara Jepang melawan Sekutu
Indonesia memenuhi semua keinginan pemerintah Jepang
Indonesia patuh terhadap semua instruksi pemerintah Jepang
Sebagai bukti janji Jepang akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia adalah dengan membentuk ….
Dokuritsu Zyumbi Iinkai
Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai
Panitia Sembilan
Komite Nasional Indonesia Pusat
Sejarah kelahiran Pancasila didasarkan pada rangkaian peristiwa sejarah tokoh pendiri negara dalam sidang perumusan dan penetapan Pancasila sebagai dasar negara. Di dalam Konsiderans Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 dinyatakan bahwa rumusan Pancasila sejak kelahirannya tanggal 1 Juni 1945 yang disampaikan Ir. Sukarno, rumusannya dalam Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945 serta rumusan final pada tanggal 18 Agustus 1945 merupakan satu kesatuan proses lahirnya Pancasila. Berdasarkan pernyataan di atas, hari lahirnya Pancasila diperingati setiap tanggal ...
1 Juni
22 Juni
17 Agustus
18 Agustus
Berikut ini adalah tokoh Panitia Sembilan yang berhasil merumuskan Piagam Jakarta, kecuali …
A. Maramis
Abdul Kahar Muzakir
Mr. Soepomo
KH. Agus Salim
Rumusan dasar negara yang terdapat dalam Piagam Jakarta berbeda dengan Pancasila yang terdapat dalam Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Perbedaan tersebut terdapat dalam sila pertama, dalam Piagam Jakarta berbunyi ….
Ketuhanan Yang Maha Esa
Ketuhanan yang berkebudayaan
Ketuhanan yang berdasar kemanusiaan yang adil dan beradab
Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya
Dengan dibacakannya teks proklamasi kemerdekaan Indonesia oleh Ir. Sukarno di halaman kediamannya Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta pada tanggal 17 Agustus tahun 1945, hal ini menandakan berikut ini, kecuali ….
Negara Indonesia dapat menguasai wilayah negara penjajah
Negara Indonesia lepas dari belenggu penjajahan
Negara Indonesia memiliki kebebasan menentukan nasib bangsa sendiri
Negara Indonesia sebagai negara yang berdaulat
Keputusan penting hasil sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945 adalah sebagai berikut, kecuali …
Melantik presiden dan wakil presiden
Membentuk Badan Keamanan Rakyat
Menetapkan UUD Negara Republik Indonesia
Membentuk sebuah Komite Nasional untuk membantu tugas presiden
Penetapan Pancasila sebagai dasar negara oleh PPKI sebagaimana naskah yang tercantum di dalam ….
Piagam Jakarta atau Jakarta Charter
Undang-Undang dan Peraturan Perundangan lainnya
Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Batang Tubuh UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Dengan disepakatinya perubahan teks dasar negara sila pertama dari Piagam Jakarta, menunjukkan sikap para pendiri bangsa yang memiliki ….
Karakter yang mengalah sekalipun merendahkan harkat dan martabat bangsa
Semangat kebangsaan dan rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara
Mengutamakan kepentingan golongan di atas kepentingan negara
Kewenangan untuk mengambil keputusan tanpa melihat pendapat pihak lain
Sebagai warga negara generasi penerus bangsa, sudah selayaknya kita meneladani nilai-nilai semangat nasionalisme dan patriotisme para pendiri bangsa, yang saat ini masih sangat diperlukan untuk kemajuan dan kejayaan bangsa, yaitu semangat ….
Pantang menyerah untuk memperkaya diri
Mengolah kekayaan alam sebebas-bebasnya
Menduduki jabatan tinggi dengan berbagai cara
Rela berkorban untuk kepentingan bangsa
