wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Manajemen Jasa dan Operasional Pelabuhan

Total questions: 40

Worksheet time: 40mins

Name
Class
Date
1.

Dokumen legalitas yang mengatur batas wilayah kerja dan kepentingan pelabuhan disebut …

a)

Rencana Induk Pelabuhan Nasional

b)

Penetapan lokasi DLKr/DLKp

c)

Perizinan Lingkungan

d)

IMB (PBG/SLF)

2.

Dokumen legal yang diperlukan untuk pembangunan gedung terminal penumpang di pelabuhan adalah …

a)

Hasil kajian hidro-oseanografi

b)

IMB

c)

Penetapan lokasi DLKr/DLKp

d)

Persetujuan RIP

3.

Penetapan lokasi pelabuhan harus memperhatikan kesesuaian terhadap rencana tata ruang wilayah dan …

a)

Dokumen pengadaan lahan

b)

Rencana Induk Pelabuhan Nasional

c)

Analisis lalu lintas pelayaran

d)

Rencana pembangunan terminal

4.

Rekomendasi keterpaduan dengan rencana tata ruang wilayah diberikan oleh …

a)

Syahbandar

b)

Gubernur dan Bupati/Walikota

c)

Kementerian Perhubungan

d)

Badan Usaha Pelabuhan

5.

Salah satu aspek penting dalam penyusunan RIP adalah memastikan …

a)

Keberlanjutan proyek pembangunan pelabuhan

b)

Kesesarian dan keseimbangan dengan kegiatan lain di lokasi pelabuhan

c)

Tersedianya tenaga kerja lokal

d)

Sumber pendanaan proyek

6.

Dalam penyusunan Rencana Induk Pelabuhan, aspek keselamatan dan keamanan lalu lintas kapal berfungsi untuk …

a)

Menentukan skala investasi fasilitas

b)

Menjamin kelancaran operasi pelabuhan dan alur pelayaran

c)

Menyesuaikan dengan tata ruang laut nasional

d)

Menentukan kebutuhan tenaga kerja pelabuhan

7.

Manakah kombinasi berikut yang seluruhnya termasuk fasilitas pokok di wilayah daratan pelabuhan?

a)

Kolam pelabuhan – Terminal curah kering – areal pengembangan pelabuhan

b)

Dermaga – fasilitas penampungan dan pengelolaan limbah – Terminal peti kemas

c)

Fasilitas sarana bantu navigasi pelayaran – jaringan jalan dan rel kereta – Fasilitas bunker

d)

Terminal terapung - Kawasan perkantoran – Drydock

8.

Fasilitas yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan bahan berbahaya di pelabuhan adalah …

a)

Fasilitas bunker

b)

Gudang B3

c)

Gudang lini 2

d)

Terminal curah

9.

Kolam pelabuhan digunakan untuk …

a)

Penyimpanan barang curah

b)

Sandar dan olah gerak kapal

c)

Pemanduan kapal

d)

Penempatan kapal mati

10.

Fasilitas perairan yang disiapkan bagi kapal pengangkut bahan berbahaya dan beracun (B3) memiliki fungsi utama untuk …

a)

Menjamin efisiensi bongkar muat

b)

Menjamin keamanan dan keselamatan pelayaran

c)

Menyediakan layanan logistik cepat

d)

Menampung barang curah kering

11.

DLKp digunakan untuk kegiatan yang bersifat …

a)

Operasional inti pelabuhan

b)

Penunjang dan pengembangan jangka panjang

c)

Administratif dan komersial

d)

Pemeriksaan barang

12.

Manakah kombinasi kegiatan yang seluruhnya termasuk peruntukan DLKp di luar DLKr perairan?

a)

Alur pelayaran – Percobaan berlayar – Penempatan kapal mati

b)

Kolam pelabuhan – Terminal terapung – Kegiatan karantina

c)

Pemanduan kapal – Sandar kapal – Transfer muatan

d)

Fasilitas bunker – Dryport – Terminal curah

13.

DLKr berbeda dari DLKp karena …

a)

DLKr menampung kegiatan administratif

b)

DLKr berfungsi sebagai area utama kegiatan operasional pelabuhan

c)

DLKr digunakan untuk percobaan berlayar

d)

DLKr bersifat sementara

14.

Kombinasi kegiatan berikut yang seluruhnya merupakan peruntukan DLKr di wilayah perairan adalah …

a)

Ship to ship transfer – Pemanduan kapal – Kolam pelabuhan

b)

Percobaan berlayar – Alur dari/ke pelabuhan – Penempatan kapal mati

c)

Terminal curah – Dryport – Gudang lini 2

d)

Kegiatan karantina – Reboisasi – Sandar kapal nelayan

15.

Dalam skema kerja sama antara Otoritas Pelabuhan (OP) dan Badan Usaha Pelabuhan (BUP), pembangunan fasilitas pelabuhan oleh Otoritas Pelabuhan umumnya difokuskan pada kegiatan berikut, kecuali

a)

Penyediaan prasarana umum yang menunjang aksesibilitas pelabuhan

b)

Pembangunan sarana komersial seperti gudang logistik berkapasitas besar untuk disewakan

c)

Penataan kawasan operasional untuk keselamatan dan keamanan pelayaran

d)

Pengembangan sistem informasi kepelabuhanan terintegrasi untuk pelayanan publik

16.

Dalam skema konsesi, bentuk keterlibatan Otoritas Pelabuhan terhadap pembangunan fasilitas oleh BUP mencakup …

a)

Pelaksanaan konstruksi penuh oleh OP dengan pembiayaan dari BUP

b)

Pemberian hak pengelolaan dan penggunaan fasilitas pelabuhan dalam jangka waktu tertentu

c)

Penjualan aset pelabuhan milik negara kepada BUP untuk dimanfaatkan

d)

Pemberian izin operasional tanpa ada kewajiban pengawasan kinerja

17.

Manakah kombinasi kegiatan berikut yang paling menggambarkan tanggung jawab Badan Usaha Pelabuhan dalam pembangunan fasilitas pelabuhan?

a)

Pembangunan terminal barang, pengoperasian fasilitas terminal, dan penyediaan layanan kapal

b)

Penetapan zonasi kawasan pelabuhan, penyusunan rencana induk, dan penetapan tarif jasa kepelabuhan

c)

Pengawasan keselamatan pelayaran, penerbitan izin sandar, dan koordinasi keamanan pelabuhan

d)

Penetapan peraturan lalu lintas laut, pemeliharaan alur pelayaran, dan pengendalian lingkungan laut

18.

Dalam skema konsesi, hubungan antara Otoritas Pelabuhan dan BUP diatur melalui perjanjian kerja sama yang memuat …

a)

Rencana teknis dan pembiayaan pembangunan, hak dan kewajiban kedua pihak, serta jangka waktu konsesi

b)

Penyerahan penuh aset negara kepada BUP sebagai pihak swasta

c)

Pelimpahan fungsi pemerintahan dari OP kepada BUP tanpa pengawasan

d)

Penetapan standar gaji pekerja pelabuhan oleh BUP

19.

Persyaratan administrasi pembangunan pelabuhan meliputi …

a)

Kelayakan finansial

b)

Penetapan lokasi dan kepemilikan lahan

c)

Rencana teknis dermaga

d)

Dokumen AMDAL

20.

Desain teknis pelabuhan wajib memuat …

a)

Kelayakan ekonomis dan finansial

b)

Kondisi lapisan tanah

c)

Kajian ekosistem perairan

d)

Rencana tenaga kerja

21.

Sebelum pengoperasian pelabuhan disetujui, salah satu syarat penting adalah …

a)

Telah dilakukan uji coba sandar/lepas kapal

b)

Sudah tersedia investor swasta

c)

Telah ada kontrak konsesi

d)

Telah selesai studi kelayakan

22.

Dalam penyusunan rencana pembangunan alur pelayaran, aspek berikut perlu diperhatikan agar alur yang dibangun efisien dan berkelanjutan, kecuali …

a)

Rencana Induk Pelabuhan Nasional

b)

Kondisi geografis perairan

c)

Kapasitas dan daya angkut kapal nelayan tradisional

d)

Perkembangan dimensi dan jenis kapal

23.

Mengapa efisiensi jarak pelayaran menjadi salah satu aspek penting dalam perencanaan alur pelayaran?

a)

Karena dapat menekan biaya operasional kapal dan risiko keselamatan pelayaran

b)

Karena menentukan lokasi pembangunan Sarana Bantu Navigasi-Pelayaran

c)

Karena menjadi dasar dalam penetapan zona keselamatan laut

d)

Karena berpengaruh terhadap izin lingkungan kegiatan reklamasi

24.

Kepadatan lalu lintas kapal perlu dipertimbangkan dalam perencanaan alur pelayaran terutama untuk …

a)

Menentukan desain teknis dermaga

b)

Menentukan jumlah lampu pelampung navigasi

c)

Mengatur sistem rute dan arah pergerakan kapal

d)

Mengurangi sedimentasi di mulut pelabuhan

25.

Urutan kegiatan dalam pembangunan alur pelayaran yang benar adalah …

a)

Penyusunan metode kerja → survei hidro-ocenografi → desain teknis → penempatan SBNP

b)

Survei hidro-oceanografi → desain teknis → metode kerja → penempatan SBNP

c)

Survei hidro-oceanografi → penempatan SBNP → metode kerja → desain teknis

d)

Desain teknis → survei hidro-oceanografi → metode kerja → penempatan SBNP

26.

Tujuan utama dari survei hidro-oceanografi pada tahap awal pembangunan alur pelayaran adalah …

a)

Menentukan kapasitas angkut kapal

b)

Menentukan bentuk dan dimensi alur yang aman bagi kapal

c)

Menentukan lokasi pembangunan pelabuhan penyeberangan

d)

Menghitung kebutuhan biaya pengerukan

27.

Dalam penyusunan metode kerja pembangunan alur pelayaran, faktor berikut perlu diperhatikan agar proyek tidak mengganggu lalu lintas pelayaran yang ada, yaitu …

a)

Kedalaman alur yang direncanakan

b)

Jadwal pelaksanaan pembangunan

c)

Jenis dasar perairan

d)

Slope kemiringan alur pelayaran

28.

Penetapan sistem rute dan tata cara berlalu lintas termasuk ke dalam kegiatan …

a)

Pemeliharaan alur pelayaran

b)

Pembangunan alur pelayaran

c)

Operasi alur pelayaran

d)

Pengawasan keselamatan pelayaran

29.

Kegiatan berikut yang termasuk dalam kategori pemeliharaan alur pelayaran adalah …

a)

Penetapan SBNP

b)

Pembuatan peta laut

c)

Pemeliharaan lebar dan kedalaman alur

d)

Penetapan sistem rute

30.

Kegiatan operasi alur pelayaran yang bertujuan menjaga ketertaturan arus lalu lintas laut adalah …

a)

Pemeliharaan SBNP

b)

Penetapan sistem rute

c)

Pengawasan alur keluar-masuk kapal

d)

Penetapan daerah labuha

31.

Salah satu dokumen administrasi yang diperlukan dalam pengajuan izin penyelenggaraan alur pelayaran adalah …

a)

Gambar desain bangunan bawah air

b)

Peta bathimetri hasil survei

c)

Akta pendirian Perusahaan

d)

Analisis ekosistem perairan

32.

Rekomendasi teknis dari Distrik Navigasi setempat pada proses izin alur pelayaran umumnya berisi …

a)

Persetujuan lingkungan laut

b)

Tata cara berlalu lintas dan sistem rute

c)

Penetapan wilayah perairan wajib pandu

d)

Laporan kegiatan pengawasan pelabuhan

33.

Hasil survei hidro-oceanografi menjadi bagian dari persyaratan teknis karena memuat informasi penting mengenai …

a)

Struktur dermaga dan peralatan bongkar muat

b)

Kondisi dasar laut, arus, dan sedimentasi

c)

Tata ruang wilayah pesisir

d)

Volume kargo yang diangkut kapal

34.

Salah satu prinsip dalam pembangunan instalasi bawah air adalah memperhatikan ruang bebas (clearance space). Hal ini penting agar …

a)

Instalasi tidak mengganggu jalur pelayaran

b)

Alur pelayaran dapat digunakan untuk kegiatan militer

c)

Jembatan laut memiliki elevasi yang tinggi

d)

SBNP dapat dipasang di atas instalasi

35.

Penempatan kabel dan pipa bawah laut harus memperhatikan koridor tertentu agar …

a)

Tidak menimbulkan interferensi elektromagnetik dengan kapal

b)

Tidak merusak instalasi bangunan bawah air yang sudah ada

c)

Dapat diakses oleh nelayan untuk kebutuhan ekonomi

d)

Tidak membentuk sedimentasi di area sekitar

36.

Prinsip bahwa instalasi harus berada di luar perairan wajib pandu bertujuan untuk …

a)

Mempermudah pengawasan pelayaran oleh Syahbandar

b)

Menghindari potensi gangguan terhadap manuver kapal besar

c)

Menyesuaikan tata ruang daratan pelabuhan

d)

Meminimalkan risiko sedimentasi di alur utama

37.

Informasi posisi geografis, bathimetri, dan jenis dasar perairan tercantum dalam …

a)

Rekomendasi aspek keselamatan pelayaran

b)

Hasil survei teknis

c)

Surat tidak keberatan dari pemilik instalasi bangunan perairan lainnya

d)

Analisis dampak lingkungan

38.

Surat tidak keberatan (no objection letter) diperlukan ketika …

a)

Instalasi dibangun di area yang berdekatan dengan pipa/kabel bawah laut eksisting

b)

Instalasi dibangun di perairan wajib pandu

c)

Bangunan laut memiliki fungsi navigasi tambahan

d)

Instalasi dibangun di wilayah tangkap ikan tradisional

39.

Rekomendasi aspek keselamatan pelayaran dari penyelenggara pelabuhan terdekat bertujuan untuk …

a)

Menentukan kelayakan teknis bangunan bawah laut

b)

Memastikan instalasi tidak mengganggu aktivitas pelayaran

c)

Mengatur izin pemanfaatan ruang laut

d)

Menilai aspek ekonomi dari proyek pembangunan

40.

Salah satu komponen penting dalam persyaratan teknis adalah studi atau dokumen lingkungan yang telah disahkan. Tujuan dokumen tersebut adalah …

a)

Memastikan kegiatan pembangunan memiliki manfaat ekonomi

b)

Menentukan jadwal pelaksanaan pekerjaan

c)

Menilai dampak kegiatan terhadap lingkungan laut dan sekitarnya

d)

Memastikan tidak ada konflik perizinan antar instansi