Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Morfologi Tanaman Karet: Capaian Pembelajaran

Total questions: 26

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Tujuan umum mata kuliah ‘Morfologi Tanaman Karet’ adalah mahasiswa mampu menjelaskan morfologi serta fungsi bagian-bagian bahan tanam. Pernyataan mana yang paling tepat menggambarkan fokus L1?

a)

Menjelaskan morfologi dan fungsi bahan tanam

b)

Menghitung produksi lateks tahunan

c)

Menganalisis ekonomi kebun karet

d)

Mendesain sistem irigasi untuk kebun

2.

Tanaman karet (Hevea brasiliensis) berasal dari mana?

a)

Hutan hujan di Afrika

b)

Hutan hujan di Amerika Selatan

c)

Savana Australia

d)

Pegunungan Asia Timur

3.

Kegunaan karet alam meliputi apa saja?

a)

Pembuatan tekstil dan pupuk

b)

Ban kendaraan serta barang rumah tangga dan medis

c)

Panel surya dan baterai litium

d)

Pestisida dan herbisida

4.

Pernyataan manakah yang benar mengenai kedalaman dan sebaran akar tanaman karet?

a)

Akar tunggang mencapai 10 m, akar lateral 1–2 m

b)

Akar tunggang 1–2 m, akar lateral menyebar hingga 10 m

c)

Akar tunggang dan lateral sama-sama 0–60 cm

d)

Akar lateral hanya berada di sekitar 2,5 m dari pangkal pohon

5.

Bagian akar yang paling aktif menyerap air dan unsur hara pada tanaman karet adalah apa, dan berada pada kedalaman berapa?

a)

Ujung akar; 5–10 m

b)

Akar lateral; 1–2 m

c)

Bulu akar; 0–60 cm

d)

Akar tunggang; 2,5 m

6.

Pada gambar kebun karet, pilih pernyataan yang paling tepat tentang tipe daun karet.

a)

Daun tunggal dengan satu helai

b)

Daun majemuk dengan tiga anak daun pada satu tangkai

c)

Daun majemuk dengan lima anak daun berhadapan

d)

Daun jarum tanpa tangkai

7.

Pernyataan yang benar mengenai siklus daun karet adalah...

a)

Daun karet tidak pernah gugur

b)

Gugur daun terjadi setiap tahun, biasanya saat kemarau atau musim kering

c)

Gugur daun hanya terjadi saat musim hujan

d)

Daun baru langsung hijau tanpa fase warna lain

8.

Setelah masa gugur, daun baru karet awalnya berwarna... sebelum menjadi hijau.

a)

Kuning cerah

b)

Merah kecokelatan/kemerahan

c)

Putih

d)

Biru kehijauan

9.

Apa penyebab utama penyakit Jamur Akar Putih (JAP) pada tanaman karet?

a)

Bakteri Pseudomonas fluorescens

b)

Jamur Rigidoporus microporus

c)

Virus mosaik karet

d)

Nematoda parasit akar

10.

Ciri visual pada akar yang menunjukkan infeksi JAP adalah hadirnya _______ yang menempel kuat berwarna putih.

a)

hifa udara

b)

miselium atau rhizomorf

c)

spora basidiospora bebas

d)

lapisan lendir

11.

Gejala awal pada tajuk daun tanaman karet yang terserang JAP adalah...

a)

Daun hijau mengkilap lalu membesar

b)

Daun pucat, kuning, kusam lalu mengering dan gugur

c)

Muncul bercak ungu pada daun tua

d)

Daun menggulung karena kekurangan air tanpa perubahan warna

12.

Berdasarkan materi, bandingkan jumlah bunga jantan dan betina pada tanaman karet.

a)

Jumlah bunga jantan lebih sedikit daripada bunga betina

b)

Jumlah bunga jantan dan betina sama

c)

Jumlah bunga jantan lebih banyak daripada bunga betina

d)

Tidak ada perbedaan jumlah

13.

Bagian utama yang menghasilkan serbuk sari pada bunga jantan adalah:

a)

Stigma

b)

Ovarium

c)

Anther pada benang sari

d)

Stilus

14.

Apa fungsi utama bunga jantan pada tanaman karet?

a)

Menangkap polen untuk pembuahan

b)

Menghasilkan serbuk sari (polen) untuk menyerbuki bunga betina

c)

Menyimpan biji karet

d)

Melindungi ovulum

15.

Permukaan stigma pada bunga betina memiliki sifat yang memudahkan penempelan serbuk sari. Sifat tersebut adalah:

a)

Kering dan licin

b)

Lengket

c)

Bersisik

d)

Berbulu tebal

16.

Bentuk buah karet yang terbentuk dari bunga betina biasanya adalah...

a)

Beri berdaging

b)

Kapsul yang keras dan kering

c)

Polong berisi banyak biji lunak

d)

Drupa berinti tunggal

17.

Berapa jumlah bagian (lobus/karpel) pada buah karet yang masing-masing berisi satu biji?

a)

Dua

b)

Tiga

c)

Empat

d)

Lima

18.

Mana yang BUKAN ciri buah karet menurut materi?

a)

Berwarna hijau saat muda

b)

Berdiameter sekitar 4–5 cm

c)

Berbentuk kapsul keras dan kering

d)

Memiliki biji yang tidak bisa digunakan untuk perbanyakan

19.

Menurut praktik budidaya, perbanyakan karet lebih sering dilakukan melalui teknik vegetatif. Teknik yang disebutkan dalam materi adalah...

a)

Stek daun

b)

Penyerbukan buatan

c)

Penyambungan (grafting)

d)

Kultur jaringan

20.

Proses yang menyebabkan buah karet pecah menjadi tiga bagian dan melempar biji disebut...

a)

Partenokarpi

b)

Dehiscensi/pecah spontan

c)

Dormansi

d)

Stratifikasi

21.

Pada tanaman karet, proses apa yang membantu penyebaran biji sehingga peluang pertumbuhan di wilayah lebih luas meningkat?

a)

Germinasi

b)

Dehiscensi buah

c)

Fotosintesis

d)

Dormansi

22.

Mengapa perbanyakan vegetatif lebih sering dipilih dalam industri perkaretan?

a)

Menghasilkan variasi genetik yang besar

b)

Mempercepat dehiscensi buah

c)

Mempertahankan kualitas tanaman penghasil lateks

d)

Meningkatkan penyebaran biji secara alami

23.

Pernyataan manakah yang paling tepat mengenai peran buah dan biji pada tanaman karet dalam konteks industri?

a)

Buah dan biji tidak penting dalam siklus hidup karet karena industri hanya menggunakan vegetatif

b)

Buah dan biji penting dalam siklus hidup, tetapi industri lebih sering memilih perbanyakan vegetatif demi kualitas produksi

c)

Buah dan biji menjadi sumber utama peningkatan kualitas lateks dalam industri

d)

Industri menghindari perbanyakan vegetatif karena menurunkan kualitas lateks

24.

Akar tunggang karet dapat menunjang tanah pada kedalaman berapa dan penyebaran akar lateral sejauh berapa? Pilih jawaban yang paling tepat.

a)

Kedalaman 0–60 cm; penyebaran 2,5 m

b)

Kedalaman 1–2 m; penyebaran 10 m

c)

Kedalaman 2–4 m; penyebaran 3 m

d)

Kedalaman 15–25 m; penyebaran 100 m

25.

Bagian akar yang paling aktif menyerap air dan unsur hara pada tanaman karet adalah _______.

a)

Akar lateral pada kedalaman >2 m

b)

Bulu akar pada kedalaman 0–60 cm dan sekitar 2,5 m dari pangkal

c)

Akar serabut di permukaan tanah

d)

Rambut daun pada helai daun

26.

Manakah kombinasi metode yang paling tepat untuk pengendalian Jamur Akar Putih (White Root Disease) pada tanaman karet?

a)

Sanitasi kebun (pembuangan akar terinfeksi) dan aplikasi fungisida sistemik pada zona perakaran

b)

Penambahan pupuk nitrogen dosis tinggi tanpa tindakan lain

c)

Penyiraman intensif setiap hari untuk menjaga kelembapan tinggi

d)

Pemangkasan tajuk dan pengurangan penyadapan getah