wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Struktur Beton (Dasar-Dasar)

Total questions: 30

Worksheet time: 45mins

Name
Class
Date
1.

Bleeding pada beton segar dapat diminimalkan dengan beberapa cara. Manakah urutan prioritas yang PALING TEPAT untuk mengurangi bleeding:

a)

Menambah semen → mengurangi air → menambah pasir → menyesuaikan pemadatan

b)

Mengurangi air → menambah semen → menambah pasir → menyesuaikan pemadatan

c)

Menambah pasir → menambah semen → mengurangi air → menyesuaikan pemadatan

d)

Menyesuaikan pemadatan → mengurangi air → menambah semen → menambah pasir

e)

Menambah semen → menambah pasir → mengurangi air → menyesuaikan pemadatan

2.

Dalam hal workability beton segar, faktor yang TIDAK secara langsung meningkatkan kemudahan pengerjaan adalah:

a)

Penambahan jumlah air dalam campuran

b)

Penambahan semen dengan FAS tetap

c)

Penggunaan agregat kasar dengan butir maksimum lebih besar

d)

Penggunaan agregat dengan bentuk butir bulat

e)

Gradasi campuran pasir dan kerikil yang baik

3.

Faktor-faktor yang mempengaruhi segregasi pada beton segar mencakup semua hal berikut KECUALI:

a)

Campuran yang kurus/kurang semen

b)

Pemakaian air yang berlebihan

c)

Ukuran butir kerikil yang semakin besar

d)

Penggunaan agregat halus yang berlebihan

e)

Tinggi jatuh pengecoran yang terlalu tinggi

4.

Pada rangkak (creep) beton, pernyataan yang PALING TEPAT mengenai pengaruh agregat adalah:

a)

Rangkak berkurang jika agregat halus dan semen bertambah

b)

Rangkak bertambah jika agregat kasar bertambah

c)

Rangkak bertambah jika agregat halus dan semen bertambah banyak

d)

Rangkak tidak dipengaruhi oleh jenis agregat

e)

Rangkak hanya dipengaruhi oleh agregat kasar

5.

Beton dengan klasifikasi K400-K800 umumnya diaplikasikan untuk:

a)

Lantai kerja dan penimbunan

b)

Struktur beton tanpa tulangan

c)

Beton bertulang konvensional

d)

Beton prategang seperti tiang pancang prategang

e)

Bangunan non-struktural

6.

Faktor yang BUKAN merupakan penyebab utama peningkatan panas hidrasi dalam proses hidrasi semen adalah:

a)

Kandungan C₃A yang tinggi

b)

Kandungan C₃S yang tinggi

c)

Nilai FAS yang tinggi

d)

Temperatur curing yang tinggi

e)

Kandungan FM (Free Moisture) yang tinggi

7.

Efek susut (shrinkage) pada beton dipengaruhi oleh ukuran elemen beton. Pernyataan yang BENAR adalah:

a)

Laju dan besarnya penyusutan bertambah jika volume elemen beton makin besar

b)

Laju dan besarnya penyusutan berkurang jika volume elemen beton makin besar

c)

Ukuran elemen tidak mempengaruhi susut beton

d)

Hanya laju penyusutan yang berkurang, bukan besarnya

e)

Hanya besarnya penyusutan yang berkurang, bukan lajunya

8.

Sebuah proyek memerlukan beton dengan spesifikasi K-350. Jika menggunakan benda uji kubus 20×20×20 cm, berapakah kuat tekan yang harus dicapai agar ekuivalen dengan K-350 (benda uji standar 15×15×15 cm)?

a)

332,5 kg/cm²

b)

350,0 kg/cm²

c)

368,4 kg/cm²

d)

375,0 kg/cm²

e)

380,5 kg/cm²

9.

Sebuah elemen beton massa dituang dengan volume 150 m³. Jika berat jenis beton normal adalah 2400 kg/m³, berapakah total berat beton yang dituang?

a)

300 ton

b)

320 ton

c)

350 ton

d)

360 ton

e)

375 ton

10.

Sebuah benda uji silinder 15×30 cm menghasilkan kuat tekan 35 MPa. Jika dikonversi ke benda uji kubus standar 15×15×15 cm, berapakah kuat tekan yang ekuivalen?

a)

40,12 kg/cm²

b)

401,20 kg/cm²

c)

421,69 kg/cm²

d)

450,00 kg/cm²

e)

480,50 kg/cm²

11.

Dalam konteks sifat hidraulis semen, mengapa semen dapat mengeras di dalam air namun tidak larut dalam air setelah mengeras?

a)

Karena terjadi reaksi polimerisasi yang irreversible

b)

Karena terbentuk kristal hidrat yang stabil dan tidak larut

c)

Karena air menguap selama proses hidrasi

d)

Karena terjadi reaksi asam-basa

e)

Karena pembentukan gel koloid yang permanen

12.

Apa perbedaan karakteristik utama antara semen non-hidrolik dan semen hidrolik dalam hal mekanisme pengerasannya?

a)

Non-hidrolik memerlukan CO₂ dari udara, hidrolik bereaksi dengan H₂O

b)

Non-hidrolik lebih cepat mengeras daripada hidrolik

c)

Non-hidrolik menggunakan gips, hidrolik tidak

d)

Non-hidrolik lebih kuat dalam kondisi basah

e)

Tidak ada perbedaan signifikan

13.

Dalam proses pembuatan semen, mengapa gipsum ditambahkan pada tahap akhir setelah pembakaran klinker?

a)

Untuk mengontrol waktu ikat semen (setting time)

b)

Untuk meningkatkan kekuatan tekan beton

c)

Untuk mengurangi panas hidrasi

d)

Untuk meningkatkan kehalusan semen

e)

Untuk menambah berat semen

14.

Mengapa penggunaan air berlebih dalam campuran beton dapat menyebabkan penurunan kuat tekan beton?

a)
  • Air berlebih meninggalkan rongga/pori setelah menguap yang melemahkan struktur

b)

Air berlebih mempercepat proses hidrasi

c)

Air berlebih meningkatkan berat beton

d)

Air berlebih mengurangi kohesi agregat

e)

Air berlebih menyebabkan korosi tulangan

15.

Mengapa retarder digunakan untuk mass concrete yang memerlukan panas hidrasi rendah?

a)

Memperlambat reaksi hidrasi sehingga panas dilepas lebih bertahap dan merata

b)

Mengurangi kebutuhan semen

c)

Meningkatkan kekuatan awal

d)

Mempercepat proses pengecoran

e)

Mengurangi biaya konstruksi

16.

Mengapa penggunaan abu terbang (fly ash) sebagai aditif harus dijaga agar kadarnya tidak terlalu tinggi?

a)

Kadar tinggi membuat pasta terlalu kohesif dan menghambat daya alir

b)

Kadar tinggi meningkatkan panas hidrasi

c)

Kadar tinggi mempercepat waktu ikat

d)

Kadar tinggi mengurangi kekuatan tekan drastis

e)

Kadar tinggi menyebabkan korosi tulangan

17.

Jika setting time awal suatu semen adalah 90 menit dan setting time akhir adalah 360 menit, berapa selisih waktu antara semen mulai kaku hingga mengeras sempurna?

a)

4,5 jam

b)

4,0 jam

c)

3,5 jam

d)

3,0 jam

e)

2,5 jam

18.

Suatu pekerjaan menggunakan water reducer yang dapat mengurangi kebutuhan air sebesar 15%. Jika kebutuhan air normal adalah 200 liter, berapa liter air yang diperlukan setelah menggunakan water reducer?

a)
  • 165 liter

b)

170 liter

c)

175 liter

d)

180 liter

e)

185 liter

19.

Jika kekuatan tekan mortar dengan air minum pada umur 28 hari adalah 35 MPa, berapa minimum kekuatan tekan mortar dengan air yang tidak dapat diminum agar memenuhi syarat (90% dari air minum)?

a)

30,5 MPa

b)

31,0 MPa

c)

31,5 MPa

d)

32,0 MPa

e)

32,5 MPa

20.

Sebuah proyek menggunakan 80% semen Portland dan 20% fly ash sebagai bahan pengikat. Jika total bahan pengikat yang dibutuhkan 500 kg/m³ untuk volume 50 m³ beton, berapa kg fly ash yang diperlukan?

a)

4.000 kg

b)

4.500 kg

c)

5.000 kg

d)

5.500 kg

e)

6.000 kg

21.

Hubungan antara berat jenis agregat dengan daya serap air dapat dijelaskan sebagai berikut:

a)

Semakin tinggi berat jenis, semakin besar daya serap air

b)

Semakin tinggi berat jenis, semakin kecil daya serap air

c)

Tidak ada hubungan antara berat jenis dan daya serap air

d)

Berat jenis tidak mempengaruhi daya serap pada agregat kasar

e)

Daya serap air berbanding lurus dengan porositas butir

22.

Jika agregat halus mengandung zat organik yang merugikan beton, pengujian standar yang digunakan untuk mendeteksinya adalah dengan merendam dalam larutan:

a)

HCl 3%

b)

NaCl 3%

c)

NaOH 3%

d)

H₂SO₄ 3%

e)

CaCl₂ 3%

23.

Gap graded aggregate (gradasi tidak sempurna) sebaiknya dihindari dalam campuran beton karena akan:

a)

Mengurangi kekuatan beton

b)

Meningkatkan workability secara berlebihan

c)

Membutuhkan semen lebih banyak untuk mengisi rongga dan meningkatkan biaya

d)

Mengurangi berat jenis beton

e)

Mempercepat proses pengerasan beton

24.

Salah satu tujuan penggunaan agregat dalam beton adalah untuk mengurangi susut pengerasan beton. Hal ini terjadi karena:

a)

Agregat menambah volume beton sehingga mengurangi persentase susut

b)

Agregat mengabsorpsi air berlebih dari pasta semen

c)

Agregat memiliki sifat ekspansi thermal

d)

Agregat mengurangi kadar semen dalam campuran

e)

Semua jawaban benar

25.

Ukuran maksimum agregat kasar menurut standar harus tidak melebihi 3/4 jarak bersih antar tulangan. Jika jarak bersih antar tulangan adalah 40 mm, maka ukuran maksimum agregat adalah:

a)

20 mm

b)

25 mm

c)

30 mm

d)

35 mm

e)

40 mm

26.

Jika dibandingkan dengan kerikil alami, batu pecah hasil stone crusher memiliki keuntungan:

a)

Harga lebih murah

b)

Permukaan lebih halus

c)

Permukaan lebih kasar sehingga daya ikat lebih baik

d)

Ukuran lebih bervariasi

e)

Kandungan lumpur lebih tinggi

27.

Jika beton akan mengalami abrasi tinggi (misalnya lantai industri), maka kadar lumpur agregat halus maksimal yang diizinkan adalah:

a)

3%

b)

5%

c)

1%

d)

7%

e)

10%

28.

Analisis saringan agregat kasar menghasilkan berat tertahan pada saringan 9,6 mm sebesar 520 gram, pada saringan 4,8 mm sebesar 315 gram, dan pada saringan 2,4 mm sebesar 165 gram. Berapakah persentase lolos pada saringan 4,8 mm?

a)

8%

b)

16,5%

c)

22,5%

d)

31,2%

e)

47%

29.

Dari hasil pengujian gradasi agregat halus, data menunjukkan persentase lolos pada saringan 0,15 mm sebesar 5%, pada 0,3 mm sebesar 22%, dan pada 0,6 mm sebesar 48%. Agregat ini termasuk dalam kategori Daerah Gradasi berapa menurut SNI 03-2834-2000 jika batas bawah 0,6 mm adalah 35% dan batas atas 59%?

a)

Daerah I (Pasir Kasar)

b)

Daerah II (Pasir Sedang)

c)
  • Daerah III (Pasir Agak Halus)

d)

Daerah IV (Pasir Halus)

e)

Daerah V (Pasir Ekstrim)

30.

Dalam analisis gradasi, persentase lolos pada saringan 2,4 mm untuk agregat halus adalah 85%. Jika berat total sampel adalah 1200 gram, berapakah berat tertahan pada saringan 2,4 mm?

a)

120 gram

b)

180 gram

c)

240 gram

d)

300 gram

e)

360 gram