WorksheetsSoal Teks eksposisi
Total questions: 8
Worksheet time: 8mins
Proses Terjadinya Pelangi
Pelangi adalah fenomena optik dan meteorologi yang ditandai dengan munculnya spektrum cahaya (berbagai warna) di langit akibat pembiasan sinar matahari oleh tetesan air hujan. Pelangi hanya bisa dilihat ketika kita membelakangi matahari dan hujan sedang turun di depan kita.
Proses terbentuknya pelangi dimulai ketika cahaya matahari melewati tetesan air. Di dalam tetesan air tersebut, cahaya dibiaskan atau dibelokkan. Pembiasan ini menyebabkan cahaya putih matahari terurai menjadi spektrum warna yang berbeda-beda. Setelah terurai, cahaya memantul pada permukaan belakang tetesan air. Saat meninggalkan tetesan air, cahaya tersebut dibiaskan sekali lagi. Gabungan proses pembiasan, pemantulan, dan pembiasan kedua inilah yang memisahkan dan memancarkan spektrum warna tersebut hingga terlihat oleh mata kita sebagai pelangi. Urutan warna yang kita lihat adalah merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu (Me-Ji-Ku-Hi-Bi-Ni-U).
Berdasarkan strukturnya, paragraf pertama teks tersebut, yang berisi pernyataan umum tentang definisi pelangi, termasuk dalam bagian...
Interpretasi
Penjelasan (Deretan Penjelas)
Tesis
Pernyataan Umum
Proses Terjadinya Pelangi
Pelangi adalah fenomena optik dan meteorologi yang ditandai dengan munculnya spektrum cahaya (berbagai warna) di langit akibat pembiasan sinar matahari oleh tetesan air hujan. Pelangi hanya bisa dilihat ketika kita membelakangi matahari dan hujan sedang turun di depan kita.
Proses terbentuknya pelangi dimulai ketika cahaya matahari melewati tetesan air. Di dalam tetesan air tersebut, cahaya dibiaskan atau dibelokkan. Pembiasan ini menyebabkan cahaya putih matahari terurai menjadi spektrum warna yang berbeda-beda. Setelah terurai, cahaya memantul pada permukaan belakang tetesan air. Saat meninggalkan tetesan air, cahaya tersebut dibiaskan sekali lagi. Gabungan proses pembiasan, pemantulan, dan pembiasan kedua inilah yang memisahkan dan memancarkan spektrum warna tersebut hingga terlihat oleh mata kita sebagai pelangi. Urutan warna yang kita lihat adalah merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu (Me-Ji-Ku-Hi-Bi-Ni-U).
Tujuan utama dari teks di atas, sesuai dengan ciri teks eksplanasi, adalah untuk...
Menceritakan kisah penemuan pelangi
Memaparkan urutan proses terjadinya suatu fenomena alam
Mengajak pembaca untuk menjaga lingkungan
Mendeskripsikan keindahan pelangi secara visual
Proses Terjadinya Pelangi
Pelangi adalah fenomena optik dan meteorologi yang ditandai dengan munculnya spektrum cahaya (berbagai warna) di langit akibat pembiasan sinar matahari oleh tetesan air hujan. Pelangi hanya bisa dilihat ketika kita membelakangi matahari dan hujan sedang turun di depan kita.
Proses terbentuknya pelangi dimulai ketika cahaya matahari melewati tetesan air. Di dalam tetesan air tersebut, cahaya dibiaskan atau dibelokkan. Pembiasan ini menyebabkan cahaya putih matahari terurai menjadi spektrum warna yang berbeda-beda. Setelah terurai, cahaya memantul pada permukaan belakang tetesan air. Saat meninggalkan tetesan air, cahaya tersebut dibiaskan sekali lagi. Gabungan proses pembiasan, pemantulan, dan pembiasan kedua inilah yang memisahkan dan memancarkan spektrum warna tersebut hingga terlihat oleh mata kita sebagai pelangi. Urutan warna yang kita lihat adalah merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu (Me-Ji-Ku-Hi-Bi-Ni-U).
Dalam paragraf kedua, terdapat kata teknis yang mengacu pada pembelokan arah rambat cahaya saat melewati medium yang berbeda. Kata teknis tersebut adalah...
Spektrum
Meteorologi.
Pembiasan
Pemantulan
Proses Terjadinya Pelangi
Pelangi adalah fenomena optik dan meteorologi yang ditandai dengan munculnya spektrum cahaya (berbagai warna) di langit akibat pembiasan sinar matahari oleh tetesan air hujan. Pelangi hanya bisa dilihat ketika kita membelakangi matahari dan hujan sedang turun di depan kita.
Proses terbentuknya pelangi dimulai ketika cahaya matahari melewati tetesan air. Di dalam tetesan air tersebut, cahaya dibiaskan atau dibelokkan. Pembiasan ini menyebabkan cahaya putih matahari terurai menjadi spektrum warna yang berbeda-beda. Setelah terurai, cahaya memantul pada permukaan belakang tetesan air. Saat meninggalkan tetesan air, cahaya tersebut dibiaskan sekali lagi. Gabungan proses pembiasan, pemantulan, dan pembiasan kedua inilah yang memisahkan dan memancarkan spektrum warna tersebut hingga terlihat oleh mata kita sebagai pelangi. Urutan warna yang kita lihat adalah merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu (Me-Ji-Ku-Hi-Bi-Ni-U).
Kalimat manakah yang menunjukkan hubungan sebab-akibat (kausalitas) dalam proses terjadinya pelangi?
Pelangi hanya bisa dilihat ketika kita membelakangi matahari.
Cahaya putih matahari terurai menjadi spektrum warna yang berbeda-beda
Pembiasan ini menyebabkan cahaya putih matahari terurai menjadi spektrum warna.
Saat meninggalkan tetesan air, cahaya tersebut dibiaskan sekali lagi
Proses Terjadinya Pelangi
Pelangi adalah fenomena optik dan meteorologi yang ditandai dengan munculnya spektrum cahaya (berbagai warna) di langit akibat pembiasan sinar matahari oleh tetesan air hujan. Pelangi hanya bisa dilihat ketika kita membelakangi matahari dan hujan sedang turun di depan kita.
Proses terbentuknya pelangi dimulai ketika cahaya matahari melewati tetesan air. Di dalam tetesan air tersebut, cahaya dibiaskan atau dibelokkan. Pembiasan ini menyebabkan cahaya putih matahari terurai menjadi spektrum warna yang berbeda-beda. Setelah terurai, cahaya memantul pada permukaan belakang tetesan air. Saat meninggalkan tetesan air, cahaya tersebut dibiaskan sekali lagi. Gabungan proses pembiasan, pemantulan, dan pembiasan kedua inilah yang memisahkan dan memancarkan spektrum warna tersebut hingga terlihat oleh mata kita sebagai pelangi. Urutan warna yang kita lihat adalah merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu (Me-Ji-Ku-Hi-Bi-Ni-U).
Jika paragraf pertama adalah Pernyataan Umum, maka paragraf kedua dalam teks tersebut, yang menjelaskan tahapan-tahapan prosesnya, termasuk dalam struktur...
Interpretasi
Penegasan Ulang
Opini
Deretan Penjelas
Salah satu ciri kebahasaan utama teks eksplanasi adalah penggunaan kata teknis (istilah ilmiah). Penggunaan istilah tersebut bertujuan untuk...
Memberikan nuansa emosional dan persuasif pada teks
Menggambarkan tindakan fisik para tokoh.
Memperkuat objektivitas dan keilmiahan penjelasan fenomena
Menyusun urutan waktu kejadian yang bersifat fiktif
Perhatikan kalimat berikut: "Awan kumulonimbus bergerak secara bertahap, kemudian menyebabkan hujan deras." Kata yang dicetak tebal dalam kalimat tersebut adalah jenis konjungsi yang dominan dalam teks eksplanasi, yaitu konjungsi...
Kausalitas (Sebab-Akibat).
Penerangan (Penjelas)
Temporal (Kronologis).
Perbandingan.
Kalimat berikut yang menggunakan konjungsi kausalitas adalah...
Matahari bersinar terik, lalu suhu udara pun meningkat drastis.
Pergerakan lempeng terjadi secara perlahan-lah
Oksigen adalah gas yang sangat diperlukan oleh makhluk hidup
Kekeringan terjadi karena curah hujan yang sangat minim.
