WorksheetsKuis 3_Peranan Bakteri
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengalami insiden keracunan makanan yang menimbulkan perhatian publik. Menurut Prof. dr. Tri Wibawa dari UGM, penyebab utama keracunan makanan adalah masuknya kuman ke dalam tubuh melalui makanan yang tercemar.
Berdasarkan informasi diatas, bakteri spesifik apa yang teridentifikasi sebagai penyebab utama gangguan pencernaan dalam kasus keracunan makanan tersebut adalah?
Salmonella dan Staphylococcus aureus
Clostridium botulinum dan E. coli
Salmonella dan Escherichia coli
Vibrio cholerae dan Listeria monocytogenes
Bacillus cereus dan Campylobacter jejuni
Dalam insiden keracunan MBG, program yang bertujuan meningkatkan gizi siswa justru menimbulkan masalah kesehatan. Ada tiga faktor kontaminasi: bahan tidak higienis, pengolahan kurang bersih, dan penyimpanan tidak sesuai.
Jika setelah penyelidikan ditemukan bahwa keracunan bersifat massal, faktor kontaminasi manakah yang paling kecil kemungkinannya menjadi penyebab utama?
Bahan makanan yang sudah terkontaminasi oleh kotoran hewan
Petugas yang tidak mencuci tangan sebelum mengolah makanan
Wajan yang digunakan untuk memasak tidak dicuci dengan bersih
Makanan matang disimpan pada suhu 10°C selama 8 jam
Air yang digunakan untuk mencuci sayuran mentah tercemar
Keracunan memicu muntah dan diare. Seorang ilmuwan menekankan, pertolongan pertama adalah mengganti cairan tubuh yang hilang. Mengapa penggantian cairan dianggap prioritas utama dalam pertolongan pertama pada kasus keracunan makanan?
Untuk mengurangi produksi racun E. coli di usus
Karena muntah dan diare berisiko menyebabkan dehidrasi parah
Untuk mempercepat kerja obat-obatan antibiotik
Untuk memastikan pengosongan lambung
Untuk menetralkan racun yang masuk ke sistem pencernaan
Salmonella (infeksi invasif) dan E. coli (toksin) memiliki mekanisme berbeda tetapi menyebabkan gejala serupa seperti mual, muntah, dan diare.
Mengapa kedua bakteri dengan mekanisme berbeda ini menghasilkan gejala klinis yang serupa (gangguan pencernaan)?
Karena keduanya hanya menginfeksi makanan yang setengah matang
Karena lokasi akhir dampak kerusakannya sama-sama pada saluran pencernaan (usus)
Karena keduanya tidak dapat bertahan di asam lambung
Karena diare hanya disebabkan oleh bakteri penghasil toksin
Karena keduanya menginfeksi melalui jalur respirasi yang sama
Yoghurt didefinisikan sebagai produk koagulasi susu yang dihasilkan melalui proses fermentasi oleh Bakteri Asam Laktat (BAL). Dua jenis BAL spesifik disebutkan sebagai starter.
Menurut informasi di atas, dua jenis bakteri asam laktat yang wajib digunakan sebagai kultur starter utama dalam pembuatan yoghurt adalah...
Lactobacillus acidophilus dan Bifidobacterium lactis
Streptococcus lactis dan Lactobacillus casei
Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus
Lactobacillus plantarum dan Streptococcus cremoris
Lactobacillus helveticus dan Bifidobacterium breve
Yoghurt cocok untuk penderita lactose intolerance karena laktosa dipecah.
Mengapa mengonsumsi yoghurt (dengan bakteri hidup) lebih efektif daripada hanya minum susu bebas laktosa?
Yoghurt mengandung lebih banyak protein
Bakteri hidup dalam yoghurt membantu memproduksi enzim laktase tambahan di usus
Rasa asam yoghurt menetralkan efek laktosa sisa
Yoghurt memiliki total padatan yang lebih rendah
Laktosa dalam yoghurt tidak dapat diserap tubuh
Yoghurt diklaim sesuai bagi penderita lactose intolerance atau yang tidak toleran terhadap laktosa.
Prinsip utama yang menjadikan yoghurt lebih aman bagi penderita lactose intolerance dibandingkan susu segar, jika dikaitkan dengan proses fermentasi, adalah...
Yoghurt memiliki total padatan yang lebih tinggi sehingga lebih mudah dicerna
Laktosa dalam susu telah diubah menjadi asam laktat oleh BAL selama fermentasi
Bakteri dalam yoghurt membantu penyerapan protein dalam usus
Suhu optimum pertumbuhan BAL mematikan semua enzim pemicu intoleransi
Laktosa dalam yoghurt terurai menjadi gas yang tidak berbahaya
Kontaminasi dapat terjadi karena bahan makanan tidak higienis, proses pengolahan kurang bersih, atau penyimpanan pada suhu tidak sesuai. Maka hal yang harus dilakukan agar makanan tersebut tetap higienis adalah...
Pengawasan bahan baku
Pengolahan yang benar
Penyimpanan pada suhu yang aman
Distribusi yang cepat ke sekolah
Semua jawaban benar
Gejala keracunan meliputi mual, muntah, diare, hingga demam.
Dari daftar gejala tersebut, manakah yang merupakan indikasi langsung dari respons tubuh terhadap infeksi atau racun yang masuk, dan bukan merupakan upaya tubuh untuk mengeluarkan kontaminan?
Muntah
Diare
Demam
Mual
Nyeri perut
bakteri A menghasilkan racun yang merusak dinding usus, sedangkan bakteri B menyerang usus setelah lolos dari asam lambung.
Jika korban keracunan mengalami diare berlendir dan kerusakan dinding usus yang parah, jenis bakteri yang paling mungkin menjadi penyebabnya, berdasarkan mekanisme kerjanya, adalah...
Salmonella
Clostridium
E. coli
Vibrio cholerae
Staphylococcus aureus
