wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS ASKEB PERSALINAN PRODI DIII KEBIDANAN

Total questions: 50

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Apa pengertian Evidence Based Practice (EBP) dalam konteks asuhan persalinan yang paling tepat?

a)

Melakukan prosedur persalinan sesuai dengan kebiasaan yang selama ini dilakukan di rumah sakit.

b)

Menggunakan peralatan medis yang paling modern dan canggih selama proses persalinan.

c)

Mengintegrasikan bukti ilmiah terbaik, keahlian klinis, dan nilai atau preferensi ibu.

d)

Mengikuti semua permintaan ibu bersalin untuk memastikan kepuasan pelanggan.

2.

"Immediate skin-to-skin contact antara ibu dan bayi baru lahir selama setidaknya satu jam" sangat dianjurkan dalam asuhan persalinan. Manakah yang merupakan bukti ilmiah (evidence) yang mendukung praktik ini?

a)

Merupakan tradisi turun-temurun di banyak suku.

b)

Direkomendasikan oleh seorang influencer kesehatan di media sosial.

c)

Penelitian Cochrane Review menunjukkan bahwa hal ini meningkatkan ikatan bonding, stabilitas suhu bayi, dan keberhasilan menyusui dini.

d)

Semua rumah sakit kelas atas sudah menerapkannya.

3.

Dalam manajemen kala III persalinan, manakah intervensi yang didukung oleh bukti kuat (strong evidence) untuk mencegah perdarahan pasca persalinan?

a)

Memberikan infus oksitosin 10 IU secara intramuskular setelah plasenta lahir.

b)

Melakukan penekanan fundus uteri secara rutin dan kuat.

c)

Memberikan suntikan oksitosin 10 IU secara intramuskular segera setelah bahu depan bayi lahir (Active Management of Third Stage of Labour/AMTSL).

d)

Memijat uterus secara vigorous segera setelah bayi lahir.

4.

Kala I persalinan dimulai dengan...

a)

Pembukaan serviks lengkap (10 cm)

b)

His yang teratur dan kuat

c)

Keluarnya lendir bercampur darah (bloody show)

d)

His yang teratur dan pengurangan serviks hingga pembukaan serviks progresif

5.

Seorang ibu merasakan kontraksi setiap 5 menit sekali, yang berlangsung selama 45 detik. Setelah diperiksa, pembukaan serviksnya adalah 4 cm. Ibu tersebut berada dalam fase...

a)

Fase Laten Kala I

b)

Fase Aktif Kala I

c)

Kala II Persalinan

d)

Fase Transisi

6.

Tanda utama yang menandai dimulainya Kala II persalinan adalah...

a)

Ibu merasa ingin meneran

b)

Keluarnya cairan ketuban

c)

Denyut jantung janin meningkat

d)

Pembukaan serviks lengkap (10 cm)

7.

Durasi rata-rata Kala II persalinan pada primigravida (ibu pertama kali melahirkan) tanpa anestesi regional adalah...

a)

30 menit

b)

1-2 jam

c)

3 jam

d)

4 jam

8.

Seorang bidan sedang menangani Kala III persalinan. Tanda pasti yang paling dapat diandalkan untuk mengetahui bahwa plasenta telah terlepas dari dinding rahim adalah...

a)

Perut ibu terlihat lebih kecil

b)

Ibu merasa mulas ringan

c)

Tali pusat memanjang

d)

Uterus berkontraksi dan berbentuk seperti bola keras

9.

Tindakan aktif pada Kala III yang direkomendasikan oleh WHO untuk mencegah perdarahan postpartum adalah...

a)

Memberikan infus glukosa

b)

Memijat punggung ibu

c)

Memberikan suntikan oksitosin segera setelah bayi lahir

d)

Membiarkan plasenta lahir spontan tanpa intervensi

10.

Kala IV persalinan berlangsung selama...

a)

Sampai ibu dipindah ke ruang perawatan

b)

2 jam pertama setelah plasenta lahir

c)

Sampai ibu bisa buang air kecil sendiri

d)

24 jam pertama setelah persalinan

11.

Fokus utama pemantauan pada Kala IV persalinan adalah...

a)

Memantau kondisi ibu untuk mendeteksi dini perdarahan postpartum dan syok

b)

Memandikan bayi segera

c)

Memberikan imunisasi Hepatitis B pada bayi

d)

Mengajarkan teknik menyusui yang benar

12.

Seorang ibu hamil memiliki panggul yang sempit secara anatomis. Hal ini dapat menghambat kemajuan persalinan. Faktor yang mempengaruhi persalinan dalam kasus ini adalah...

a)

Power

b)

Passenger

c)

Passage

d)

Psikologis

13.

Pada saat persalinan, kontraksi rahim yang kuat dan teratur sangat penting untuk mendorong janin. Faktor yang ditunjukkan dalam pernyataan ini adalah...

a)

Passage

b)

Power

c)

Passenger

d)

Psikologis

14.

Seorang bayi dalam kandungan berada dalam posisi sungsang (bokong di bawah). Kondisi ini dapat mempersulit proses kelahiran. Faktor yang mempengaruhi persalinan ini adalah...

a)

Power

b)

Psikologis

c)

Passage

d)

Passenger

15.

Sebelum persalinan, seorang ibu merasa sangat cemas dan takut yang berlebihan. Perasaan ini dapat menyebabkan ketegangan otot dan menghambat pembukaan serviks. Faktor yang mempengaruhi persalinan dalam ilustrasi ini adalah...

a)

Passage

b)

Power

c)

Psikologis

d)

Passenger

16.

Selama Kala I, ibu dianjurkan untuk banyak berjalan ringan dan memilih posisi yang nyaman. Tindakan ini terutama bertujuan untuk...

a)

Mempercepat pengeluaran plasenta

b)

Mengurangi rasa mual dan pusing

c)

Memperlancar turunnya kepala janin dan memperkuat kontraksi

d)

Mencegah terjadinya ketuban pecah dini

17.

Pada Kala II, ketika ibu memiliki keinginan untuk mengejan, bidan meminta ibu untuk mengambil napas dalam dan menahannya sambil mendorong ke arah perineum. Tindakan ini merupakan pemenuhan kebutuhan dasar berupa...

a)

Eliminasi

b)

Istirahat

c)

Aktivitas (mengejan yang efektif)

d)

Cairan dan Nutrisi

18.

Selama Kala III, fokus perawatan bidan adalah membantu pengeluaran plasenta dengan aman. Tindakan yang sering dilakukan untuk merangsang pelepasan plasenta adalah...

a)

Meminta ibu untuk batuk

b)

Melakukan insisi episiotomi

c)

Memijat fundus uteri secara lembut

d)

Memberikan kompres dingin pada perut

19.

Pemantauan tanda-tanda vital (tekanan darah, nadi, suhu) dan kontraksi rahim secara ketat sangat penting dilakukan selama Kala IV. Tujuan utama dari pemantauan ini adalah untuk...

a)

Mengetahui kesiapan ibu untuk menyusui

b)

Mengidentifikasi dini tanda-tanda syok atau perdarahan

c)

Menilai kondisi emosional ibu

d)

Memastikan kandung kemih sudah kosong

20.

Prinsip utama Asuhan Sayang Ibu selama proses persalinan adalah...

a)

Mempercepat proses persalinan dengan intervensi medis

b)

Menjaga keselamatan ibu dan bayi serta menghormati hak-hak ibu

c)

Membatasi pergerakan ibu untuk menghemat tenaga

d)

Melakukan pemeriksaan dalam secara rutin setiap jam

21.

Pada Kala I, bentuk asuhan sayang ibu yang tepat adalah...

a)

Membiarkan ibu berbaring terus di tempat tidur

b)

Memberikan kebebasan pada ibu untuk memilih posisi yang nyaman

c)

Membatasi asupan makanan dan minuman untuk mencegah muntah

d)

Melarang adanya pendamping selama proses persalinan

22.

Selama Kala II, asuhan sayang ibu yang dapat dilakukan adalah...

a)

Meminta ibu mengejan terus-menerus tanpa jeda

b)

Memberikan semangat dan membimbing teknik mengejan yang benar

c)

Melakukan episiotomi rutin pada semua ibu bersalin

d)

Melarang ibu untuk bersuara saat mengejan

23.

Setelah bayi lahir (Kala III), asuhan sayang ibu yang paling tepat adalah...

a)

Segera memotong tali pusat tanpa menunggu

b)

Meletakkan bayi di tempat tidur bayi terpisah

c)

Melakukan kontak kulit ke kulit antara ibu dan bayi

d)

Membersihkan bayi secara menyeluruh sebelum diberikan ke ibu

24.

Setelah persalinan selesai, asuhan sayang ibu mencakup...

a)

Segera memisahkan ibu dan bayi

b)

Membiarkan ibu menunggu sendiri

c)

Mendukung ibu dan bayi untuk rawat gabung

d)

Membatasi kunjungan keluarga sama sekali

25.

Sebelum persalinan, seorang ibu mengalami perdarahan pervaginam yang merah segar dan banyak, disertai nyeri perut hebat, Tanda bahaya apakah yang mungkin terjadi?

a)

Ketuban pecah normal

b)

Persalinan prematur

c)

Plasenta previa atau solusio plasenta

d)

His normal

26.

Selama persalinan Kala II, denyut jantung janin turun hingga 90x/menit dan tidak segera pulih. Ini menunjukkan...

a)

Janin sehat

b)

Gawat janin

c)

Kontraksi normal

d)

Ibu kelelahan

27.

Tali pusat yang terlihat atau teraba di vagina sebelum kepala janin lahir disebut...

a)

Presentasi kepala

b)

Prolaps tali pusat/penumbungan tali pusat

c)

Lilitan tali pusat

d)

Tali pusat normal

28.

Setelah 30 menit plasenta tidak lahir dengan perdarahan banyak, kondisi ini disebut...

a)

Retensio plasenta

b)

Plasenta lengkap

c)

Kala III normal

d)

Laserasi jalan lahir

29.

Pada Kala IV, bidan meraba fundus uteri yang lembek (tidak berkontraksi) dan perdarahan dari jalan lahir banyak. Komplikasi ini disebabkan oleh...

a)

Laserasi Serviks

b)

Atonia Uteri

c)

Hematoma Vulva

d)

Infeksi

30.

Pada pemeriksaan Leopold I, bidan meraba bagian janin yang keras, bulat, dan ballottable di fundus uteri. Hal ini menunjukkan...

a)

Presentasi kepala

b)

Presentasi bokong

c)

Letak lintang

d)

Posisi occiput anterior

31.

Tujuan utama dilakukan pemeriksaan dalam pada ibu bersalin adalah untuk menilai...

a)

Denyut jantung janin

b)

Pembukaan serviks dan penurunan bagian terendah janin

c)

Tekanan darah ibu

d)

Berat badan janin

32.

Pemeriksaan denyut jantung janin yang normal pada persalinan kala I adalah...

a)

80-100 kali per menit

b)

100-120 kali per menit

c)

120-160 kali per menit

d)

160-180 kali per menit

33.

Pada pemeriksaan Leopold III, bidan meraba bagian janin yang tidak beraturan dan lunak di bagian atas simfisis. Hal ini menunjukkan...

a)

Kepala janin

b)

Bokong janin

c)

Tungkai janin

d)

Punggung janin

34.

Pemeriksaan dalam yang menunjukkan pembukaan serviks 8 cm menandakan ibu berada dalam fase...

a)

Fase laten

b)

Fase aktif

c)

Fase transisi

d)

Kala II

35.

Pemeriksaan penunjang yang dapat mendeteksi letak plasenta dan jumlah air ketuban adalah...

a)

USG

b)

CTG

c)

Pemeriksaan dalam

d)

Pemeriksaan Leopold

36.

Partograf digunakan secara utama untuk...

a)

Menentukan jenis kelamin janin

b)

Memantau kemajuan persalinan dan mendeteksi dini penyulit

c)

Menggantikan pemeriksaan ultrasonografi (USG)

d)

Menilai kondisi kesehatan ibu pasca persalinan

37.

Garis waspada (alert line) pada partograf dimulai dari pembukaan serviks...

a)

2 cm dan berakhir di 10 cm dalam waktu 8 jam

b)

3 cm dan berakhir di 10 cm dalam waktu 8 jam

c)

4 cm dan berakhir di 10 cm dalam waktu 4 jam

d)

5 cm dan berakhir di 10 cm dalam waktu 6 jam

38.

Jika kurva pembukaan serviks pada partograf melampaui garis waspada (alert line), tindakan yang tepat adalah...

a)

Membiarkan karena masih normal

b)

Segera melakukan operasi sesarea

c)

Meningkatkan frekuensi pemantauan dan mempersiapkan rujukan

d)

Memberikan obat pereda nyeri

39.

Bagian pada partograf yang mencatat denyut jantung janin bertujuan untuk...

a)

Mengetahui jenis kelamin janin

b)

Mendeteksi dini gawat janin

c)

Memperkirakan berat badan janin

d)

Menilai posisi janin

40.

Posisi yang dianjurkan untuk persalinan kala II dalam Asuhan Persalinan Normal adalah...

a)

Telentang dengan kaki di stirup

b)

Setengah duduk atau setengah jongkok dengan punggung ditopang

c)

Berbaring miring ke kiri

d)

Berdiri tegak

41.

Teknik mengejan yang efektif dan aman pada kala II adalah...

a)

Menahan napas semampunya sambil mengencangkan seluruh otot perut

b)

Mengejan hanya saat merasa sakit, dengan durasi sesingkat mungkin

c)

Mengejan spontan mengikuti dorongan alamiah, diikuti tarikan napas dalam dan mengejan kuat sambil menunduk ke dada selama 5-6 detik

d)

Menahan napas lebih dari 15 detik untuk mendorong bayi secepatnya

42.

Tindakan utama penolong persalinan saat kepala bayi membuka vulva (crowning) adalah...

a)

Menarik kepala bayi dengan lembut untuk mempercepat kelahiran

b)

Memberikan tekanan kuat pada fundus uteri

c)

Melakukan perlindungan perineum (perineal protection) dengan tangan untuk mengontrol laju kelahiran kepala

d)

Segera melakukan episiotomi

43.

Setelah kepala bayi lahir, tindakan pertama yang harus dilakukan adalah...

a)

Segera menarik bahu bayi

b)

Membersihkan mata dan mulut bayi

c)

Memeriksa apakah tali pusat melilit leher (nuchal cord)

d)

Memberikan suntikan oksitosin

44.

Prinsip utama dalam membantu kelahiran bahu adalah...

a)

Menarik bayi dengan kuat

b)

Melahirkan bahu anterior (depan) terlebih dahulu, kemudian bahu posterior (belakang)

c)

Memutar bayi searah jarum jam

d)

Menunggu kontraksi berikutnya tanpa tindakan apapun

45.

Setelah bayi lahir, penolong segera mengeringkan bayi, kecuali...

a)

Kepala

b)

Tangan

c)

Kaki

d)

Punggung dan dada (untuk memfasilitasi kontak kulit ke kulit)

46.

Waktu yang ideal untuk melakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) adalah...

a)

1 jam setelah bayi lahir

b)

Setelah bayi dibersihkan dan dibedong

c)

Segera setelah bayi lahir, dalam waktu 60 menit pertama, dengan kontak kulit ke kulit

d)

Setelah plasenta lahir

47.

Inisiasi Menyusu Dini (IMD) adalah...

a)

proses bayi mulai menyusu segera setelah lahir

b)

pemberian susu formula pada bayi baru lahir

c)

menunda pemberian ASI hingga bayi berusia 1 hari

d)

proses menyapih bayi sebelum usia 6 bulan

48.

Manfaat IMD bagi bayi dan ibu adalah:

a)

Meningkatkan ikatan antara ibu dan bayi serta memperkuat sistem imun bayi.

b)

Menyebabkan bayi mudah sakit dan ibu stres.

c)

Menghambat pertumbuhan bayi dan menurunkan produksi ASI.

d)

Tidak berpengaruh terhadap kesehatan ibu dan bayi.

49.

Tahapan pelaksanaan IMD yang benar menurut WHO adalah:

a)

Bayi langsung diletakkan di dada ibu, kontak kulit ke kulit, bayi mencari puting dan mulai menyusu.

b)

Bayi dibersihkan terlebih dahulu, lalu diberikan ASI setelah satu jam.

c)

Bayi diberikan susu formula sebelum IMD dilakukan.

d)

Bayi dipisahkan dari ibu selama proses IMD.

50.

Faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan IMD adalah:

a)

Kurangnya pengetahuan ibu tentang IMD

b)

Dukungan keluarga yang kuat

c)

Fasilitas kesehatan yang memadai

d)

Tenaga kesehatan yang terlatih