NEW
Font size
WorksheetsSistem Pelumas dan Pendingin Kendaraan
Total questions: 14
Worksheet time: 7mins
Apa fungsi utama sistem pelumasan pada mesin kendaraan?
Membersihkan bahan bakar di dalam mesin
Mencegah kelebihan tekanan pada ruang bakar
Mengurangi gesekan antar komponen mesin
Mengontrol pengapian bahan bakar
Menstabilkan suhu air pendingin
Apa nama komponen dalam sistem pelumas yang bertugas menyaring kotoran dari oli?
Radiator
Filter oli
Pompa bahan bakar
Thermostat
Katup tekanan
Apa fungsi utama radiator dalam sistem pendingin kendaraan?
Menyimpan oli untuk pelumasan
Mengalirkan bahan bakar ke ruang bakar
Membantu melepaskan panas dari cairan pendingin
Mengontrol tekanan udara di mesin
Mengatur jumlah bahan bakar yang masuk ke mesin
Apa yang terjadi jika thermostat pada sistem pendingin mengalami kerusakan dan terus tertutup?
Cairan pendingin akan bersirkulasi dengan lancar
Mesin akan cepat panas (overheating)
Mesin menjadi lebih dingin dari suhu optimal
Radiator akan berhenti berfungsi
Oli mesin tidak akan mengalir
Dalam sebuah mesin, terjadi penurunan tekanan oli yang signifikan meskipun oli mesin baru saja diganti. Berdasarkan analisis Anda, kemungkinan penyebabnya adalah:
Oli yang digunakan terlalu encer
Pompa oli mengalami kerusakan
Katup tekanan oli tersumbat kotoran
Filter oli tidak dipasang dengan benar
Semua jawaban di atas benar
Jika Anda menemukan adanya campuran air di dalam oli mesin, apa langkah pertama yang harus dilakukan untuk mengidentifikasi penyebabnya?
Periksa radiator apakah ada kebocoran
Ganti oli mesin dan lakukan uji jalan
Periksa gasket kepala silinder apakah ada kerusakan
Cek filter oli apakah tersumbat
Cek tingkat tekanan kompresi mesin
Sistem pelumas mesin kendaraan sering dilengkapi dengan oil cooler. Apa dampaknya jika oil cooler tersumbat sebagian?
Suhu oli akan meningkat drastis
Tekanan oli akan menurun signifikan
Komponen mesin mengalami aus lebih cepat
Oli tidak dapat bersirkulasi dengan baik
Semua jawaban benar
Dalam sistem pendingin, mesin mengalami overheating, tetapi kipas radiator berfungsi normal. Langkah diagnostik berikut yang paling tepat adalah:
Memeriksa level cairan pendingin di tangki cadangan
Mengecek kerja thermostat
Memastikan radiator tidak tersumbat
Memeriksa pompa air apakah berfungsi
Semua langkah di atas harus dilakukan
Jika coolant pada radiator sering berkurang tetapi tidak ada kebocoran eksternal, apa yang mungkin terjadi?
Pompa air rusak
Thermostat macet dalam posisi tertutup
Cairan pendingin bocor ke dalam ruang bakar
Radiator terlalu panas dan menguapkan cairan
Tutup radiator tidak pas
Seorang teknisi menemukan adanya lumpur atau kerak di dalam radiator. Apa solusi terbaik untuk mengatasi masalah ini?
Mengganti radiator dengan yang baru
Membersihkan radiator menggunakan cairan khusus pembersih radiator
Menguras cairan pendingin dan menggantinya dengan air biasa
Memasang kipas pendingin tambahan
Menambahkan aditif ke dalam coolant
Apa dampak jangka panjang yang dapat terjadi jika sistem pelumasan pada mesin tidak berfungsi dengan baik, meskipun mesin masih berjalan?
Mesin akan menjadi lebih hemat bahan bakar
Komponen mesin akan cepat aus dan rusak
Mesin akan lebih dingin daripada suhu optimal
Mesin akan mengeluarkan lebih banyak asap
Mesin akan bekerja dengan tenaga lebih tinggi
Salah satu faktor yang mempengaruhi efisiensi sistem pendingin mesin adalah rasio campuran air dan coolant. Jika rasio air lebih banyak daripada coolant, apa yang bisa terjadi?
Cairan pendingin akan lebih mudah menguap pada suhu tinggi
Sistem pendingin akan berfungsi lebih efektif
Mesin akan lebih cepat dingin
Mesin berpotensi mengalami overheating lebih cepat
Cairan pendingin akan lebih tahan lama
Jika pompa oli pada sistem pelumasan kendaraan mengalami kerusakan, apa konsekuensi yang paling mungkin terjadi?
Oli mesin akan terbuang lebih cepat
Mesin mengalami overheating karena tidak ada pelumasan yang memadai
Tekanan oli akan meningkat secara drastis
Mesin akan berjalan lebih efisien dan hemat bahan bakar
Semua jawaban di atas benar
Salah satu cara untuk memastikan bahwa sistem pendingin bekerja dengan optimal adalah dengan:
Mengganti coolant setiap 10.000 km
Menyemprotkan air ke radiator pada suhu mesin dingin
Memeriksa tekanan pada radiator dan memastikan tidak ada kebocoran
Mengganti pompa air dengan model yang lebih murah
Memeriksa ketebalan dinding silinder
