wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pengendalian Hama Tanaman

Total questions: 15

Worksheet time: 11mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan metode pengendalian fisik?

a)

Metode pengendalian fisik adalah strategi untuk mengurangi biaya produksi.

b)

Metode pengendalian fisik adalah cara untuk mengendalikan akses atau interaksi dengan objek melalui penghalang fisik.

c)

Metode pengendalian fisik adalah cara untuk mengelola data secara digital.

d)

Metode pengendalian fisik adalah teknik untuk meningkatkan efisiensi kerja.

2.

Sebutkan contoh teknik pengendalian fisik yang dapat digunakan di perkebunan!

a)

Penggunaan pestisida kimia

b)

Penyiraman tanaman secara berlebihan

c)

Contoh teknik pengendalian fisik di perkebunan adalah penggunaan pagar, perangkap, dan mulsa.

d)

Pemupukan dengan bahan kimia

3.

Apa keuntungan menggunakan metode pengendalian fisik?

a)

Meningkatkan risiko kebocoran data.

b)

Biaya yang lebih tinggi untuk implementasi.

c)

Mengurangi efisiensi operasional.

d)

Keamanan yang lebih baik dan perlindungan aset.

4.

Jelaskan apa yang dimaksud dengan metode pengendalian mekanis!

a)

Metode pengendalian mekanis adalah penggunaan pestisida kimia untuk membunuh hama.

b)

Metode pengendalian mekanis melibatkan penggunaan bahan organik untuk mengendalikan penyakit.

c)

Metode pengendalian mekanis adalah teknik pengendalian hama dengan cara penanaman tanaman penghalang.

d)

Metode pengendalian mekanis adalah teknik pengendalian hama atau penyakit menggunakan alat fisik.

5.

Sebutkan alat yang digunakan dalam pengendalian mekanis!

a)

Pipa

b)

Transmitter

c)

Sensor

d)

Katup, motor, aktuator

6.

Apa saja keuntungan dari pengendalian mekanis dibandingkan dengan metode lain?

a)

Pengendalian mekanis menghasilkan lebih banyak limbah.

b)

Keuntungan pengendalian mekanis termasuk efektivitas, ramah lingkungan, dan biaya rendah.

c)

Metode lain lebih efektif dalam jangka panjang.

d)

Pengendalian mekanis lebih mahal dibandingkan metode lain.

7.

Apa itu pestisida alami dan bagaimana cara kerjanya?

a)

Pestisida alami adalah bahan kimia sintetis untuk membunuh hama.

b)

Pestisida alami hanya digunakan untuk tanaman hias.

c)

Pestisida alami adalah bahan dari sumber alami yang mengendalikan hama dan penyakit tanaman.

d)

Pestisida alami tidak memiliki efek samping pada lingkungan.

8.

Sebutkan beberapa contoh pestisida alami yang dapat digunakan!

a)

Herbisida

b)

Bahan kimia sintetis

c)

Neem oil, sabun insektisida, bawang putih, cabai, minyak esensial.

d)

Pestisida berbasis tembakau

9.

Apa keuntungan menggunakan pestisida alami dibandingkan pestisida kimia?

a)

Keuntungan menggunakan pestisida alami adalah lebih ramah lingkungan, aman bagi kesehatan, dan mengurangi risiko resistensi hama.

b)

Pestisida kimia lebih murah dan lebih efektif.

c)

Pestisida alami dapat menyebabkan lebih banyak kerusakan pada tanaman.

d)

Pestisida kimia lebih mudah didapatkan di pasaran.

10.

Jelaskan pentingnya teknik pemantauan hama dalam perkebunan!

a)

Teknik pemantauan hama hanya diperlukan pada musim hujan.

b)

Pemantauan hama tidak berpengaruh pada hasil panen.

c)

Teknik pemantauan hama penting untuk mengendalikan hama secara efektif dan ramah lingkungan dalam perkebunan.

d)

Teknik ini lebih mahal dibandingkan penggunaan pestisida kimia.

11.

Sebutkan beberapa cara untuk memantau hama di tanaman!

a)

1. Inspeksi rutin tanaman. 2. Penggunaan perangkap hama. 3. Pemantauan dengan alat teknologi. 4. Mencatat tanda-tanda serangan hama.

b)

Menggunakan pupuk kimia berlebihan.

c)

Membiarkan hama berkembang biak.

d)

Mengabaikan tanaman yang terinfeksi.

12.

Apa yang harus dilakukan jika ditemukan hama pada tanaman?

a)

Cuci tanaman dengan air sabun setiap hari.

b)

Gunakan insektisida atau metode alami untuk mengendalikan hama.

c)

Gunakan pupuk kimia untuk mempercepat pertumbuhan tanaman.

d)

Biarkan hama berkembang biak di tanaman.

13.

Jelaskan bagaimana cara melakukan pemantauan hama secara efektif!

a)

Hanya melakukan identifikasi tanpa pemantauan rutin.

b)

Mengabaikan pencatatan data dan langsung mengambil tindakan.

c)

Lakukan identifikasi, pemantauan rutin, pencatatan data, dan tindakan pengendalian hama.

d)

Melakukan pemantauan hanya saat hama terlihat.

14.

Apa yang dimaksud dengan ambang batas kerusakan dalam pemantauan hama?

a)

Tingkat kerusakan yang harus dicapai sebelum tindakan diambil.

b)

Tingkat populasi hama yang dapat ditoleransi sebelum menyebabkan kerusakan signifikan.

c)

Jumlah hama yang harus dibasmi untuk mencegah kerusakan.

d)

Waktu yang diperlukan untuk mengamati populasi hama.

15.

Sebutkan langkah-langkah yang harus diambil setelah pemantauan hama!

a)

Mengabaikan hasil pemantauan

b)

Menerapkan tindakan tanpa evaluasi

c)

Hanya melakukan identifikasi hama

d)

Identifikasi, rencanakan, laksanakan, dan evaluasi tindakan pengendalian hama.