wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Page 1

Total questions: 25

Worksheet time: 26mins

Name
Class
Date
1.

Di sisi sosial-ekonomi, meski urbanisasi membuka peluang, ia juga mempertajam kesenjangan. Persaingan di pasar kerja menjadi sangat ketat, sehingga tidak semua pendatang berhasil mendapatkan pekerjaan formal. Hal ini memicu tumbuhnya sektor informal yang seringkali rentan dan tidak memiliki jaminan sosial. Kesenjangan antara si kaya dan si miskin di perkotaan pun semakin melebar, menciptakan potensi konflik sosial dan meningkatkan angka kriminalitas sebagai akibat dari tekanan ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan sebuah perencanaan tata kota yang komprehensif dan berkelanjutan. Pemerintah perlu mengadopsi pendekatan holistik yang tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada pemerataan akses terhadap layanan dasar, pelestarian lingkungan, dan pembangunan infrastruktur yang inklusif. Tanpa intervensi kebijakan yang tepat, kota-kota akan terus tumbuh secara sporadis dan menghadapi risiko krisis ekologis serta sosial yang dapat menghambat pembangunan jangka panjang.

1.

Berdasarkan paragraf kedua, masalah apa yang timbul akibat urbanisasi dari perspektif lingkungan?

a)

Timbulnya sektor informal yang tidak memiliki jaminan sosial.

b)

Melebarnya kesenjangan antara penduduk kaya dan miskin.

c)

Peningkatan polusi udara, konversi lahan hijau, dan penumpukan sampah.

d)

Krisis perumahan layak dan sistem sanitasi yang tidak memadai.

e)

Kemacetan lalu lintas parah karena transportasi publik yang tidak efisien.

2.

 

 (1) Urbanisasi, atau perpindahan penduduk dari desa ke kota, telah menjadi fenomena global yang tak terhindarkan seiring dengan kemajuan industri dan ekonomi. Kota-kota besar menjadi magnet yang menarik jutaan orang dengan janji peluang kerja, pendidikan yang lebih baik, dan fasilitas modern. Namun, di balik gemerlapnya kehidupan kota, urbanisasi yang tidak terkendali melahirkan serangkaian tantangan serius. Salah satu dampak paling signifikan adalah tekanan terhadap infrastruktur dan lingkungan. Lonjakan jumlah penduduk yang cepat seringkali tidak diimbangi oleh penyediaan perumahan yang layak, sistem sanitasi yang memadai, dan transportasi publik yang efisien.

(2) Akibatnya, banyak kota di negara berkembang menghadapi masalah permukiman kumuh, krisis air bersih, dan kemacetan lalu lintas yang parah. Dari perspektif lingkungan, urbanisasi masif berkontribusi pada peningkatan polusi udara akibat emisi kendaraan dan industri, serta konversi lahan hijau menjadi beton yang mengurangi area resapan air dan memicu banjir. Selain itu, penumpukan sampah menjadi masalah pelik karena volume yang dihasilkan melampaui kapasitas sistem pengelolaan sampah kota.

(3) Di sisi sosial-ekonomi, meski urbanisasi membuka peluang, ia juga mempertajam kesenjangan. Persaingan di pasar kerja menjadi sangat ketat, sehingga tidak semua pendatang berhasil mendapatkan pekerjaan formal. Hal ini memicu tumbuhnya sektor informal yang seringkali rentan dan tidak memiliki jaminan sosial. Kesenjangan antara si kaya dan si miskin di perkotaan pun semakin melebar, menciptakan potensi konflik sosial dan meningkatkan angka kriminalitas sebagai akibat dari tekanan ekonomi.

(4) Oleh karena itu, diperlukan sebuah perencanaan tata kota yang komprehensif dan berkelanjutan. Pemerintah perlu mengadopsi pendekatan holistik yang tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada pemerataan akses terhadap layanan dasar, pelestarian lingkungan, dan pembangunan infrastruktur yang inklusif. Tanpa intervensi kebijakan yang tepat, kota-kota akan terus tumbuh secara sporadis dan menghadapi risiko krisis ekologis serta sosial yang dapat menghambat pembangunan jangka panjang.

Pada paragraf keempat, terdapat kata serapan holistik. Makna kata tersebut dalam konteks kalimatnya adalah ....

a)

A. pendekatan yang fokus pada satu sektor prioritas

b)

B. pendekatan yang dilakukan secara bertahap dan perlahan

c)

C. pendekatan yang bersifat sebagian untuk uji coba

d)

D. pendekatan dengan meninjau permasalahan secara menyeluruh dan terpadu

e)

E. pendekatan yang hanya berorientasi pada hasil akhir

3.

 

 (1) Urbanisasi, atau perpindahan penduduk dari desa ke kota, telah menjadi fenomena global yang tak terhindarkan seiring dengan kemajuan industri dan ekonomi. Kota-kota besar menjadi magnet yang menarik jutaan orang dengan janji peluang kerja, pendidikan yang lebih baik, dan fasilitas modern. Namun, di balik gemerlapnya kehidupan kota, urbanisasi yang tidak terkendali melahirkan serangkaian tantangan serius. Salah satu dampak paling signifikan adalah tekanan terhadap infrastruktur dan lingkungan. Lonjakan jumlah penduduk yang cepat seringkali tidak diimbangi oleh penyediaan perumahan yang layak, sistem sanitasi yang memadai, dan transportasi publik yang efisien.

(2) Akibatnya, banyak kota di negara berkembang menghadapi masalah permukiman kumuh, krisis air bersih, dan kemacetan lalu lintas yang parah. Dari perspektif lingkungan, urbanisasi masif berkontribusi pada peningkatan polusi udara akibat emisi kendaraan dan industri, serta konversi lahan hijau menjadi beton yang mengurangi area resapan air dan memicu banjir. Selain itu, penumpukan sampah menjadi masalah pelik karena volume yang dihasilkan melampaui kapasitas sistem pengelolaan sampah kota.

(3) Di sisi sosial-ekonomi, meski urbanisasi membuka peluang, ia juga mempertajam kesenjangan. Persaingan di pasar kerja menjadi sangat ketat, sehingga tidak semua pendatang berhasil mendapatkan pekerjaan formal. Hal ini memicu tumbuhnya sektor informal yang seringkali rentan dan tidak memiliki jaminan sosial. Kesenjangan antara si kaya dan si miskin di perkotaan pun semakin melebar, menciptakan potensi konflik sosial dan meningkatkan angka kriminalitas sebagai akibat dari tekanan ekonomi.

(4) Oleh karena itu, diperlukan sebuah perencanaan tata kota yang komprehensif dan berkelanjutan. Pemerintah perlu mengadopsi pendekatan holistik yang tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada pemerataan akses terhadap layanan dasar, pelestarian lingkungan, dan pembangunan infrastruktur yang inklusif. Tanpa intervensi kebijakan yang tepat, kota-kota akan terus tumbuh secara sporadis dan menghadapi risiko krisis ekologis serta sosial yang dapat menghambat pembangunan jangka panjang.

Berdasarkan paragraf kedua, masalah apa yang timbul akibat urbanisasi dari perspektif lingkungan?

a)

A. Timbulnya sektor informal yang tidak memiliki jaminan sosial.

b)

B. Melebarnya kesenjangan antara penduduk kaya dan miskin.

c)

C. Peningkatan polusi udara, konversi lahan hijau, dan penumpukan sampah.

d)

D. Krisis perumahan layak dan sistem sanitasi yang tidak memadai.

e)

E. Kemacetan lalu lintas parah karena transportasi publik yang tidak efisien.

4.

 

 (1) Urbanisasi, atau perpindahan penduduk dari desa ke kota, telah menjadi fenomena global yang tak terhindarkan seiring dengan kemajuan industri dan ekonomi. Kota-kota besar menjadi magnet yang menarik jutaan orang dengan janji peluang kerja, pendidikan yang lebih baik, dan fasilitas modern. Namun, di balik gemerlapnya kehidupan kota, urbanisasi yang tidak terkendali melahirkan serangkaian tantangan serius. Salah satu dampak paling signifikan adalah tekanan terhadap infrastruktur dan lingkungan. Lonjakan jumlah penduduk yang cepat seringkali tidak diimbangi oleh penyediaan perumahan yang layak, sistem sanitasi yang memadai, dan transportasi publik yang efisien.

(2) Akibatnya, banyak kota di negara berkembang menghadapi masalah permukiman kumuh, krisis air bersih, dan kemacetan lalu lintas yang parah. Dari perspektif lingkungan, urbanisasi masif berkontribusi pada peningkatan polusi udara akibat emisi kendaraan dan industri, serta konversi lahan hijau menjadi beton yang mengurangi area resapan air dan memicu banjir. Selain itu, penumpukan sampah menjadi masalah pelik karena volume yang dihasilkan melampaui kapasitas sistem pengelolaan sampah kota.

(3) Di sisi sosial-ekonomi, meski urbanisasi membuka peluang, ia juga mempertajam kesenjangan. Persaingan di pasar kerja menjadi sangat ketat, sehingga tidak semua pendatang berhasil mendapatkan pekerjaan formal. Hal ini memicu tumbuhnya sektor informal yang seringkali rentan dan tidak memiliki jaminan sosial. Kesenjangan antara si kaya dan si miskin di perkotaan pun semakin melebar, menciptakan potensi konflik sosial dan meningkatkan angka kriminalitas sebagai akibat dari tekanan ekonomi.

(4) Oleh karena itu, diperlukan sebuah perencanaan tata kota yang komprehensif dan berkelanjutan. Pemerintah perlu mengadopsi pendekatan holistik yang tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada pemerataan akses terhadap layanan dasar, pelestarian lingkungan, dan pembangunan infrastruktur yang inklusif. Tanpa intervensi kebijakan yang tepat, kota-kota akan terus tumbuh secara sporadis dan menghadapi risiko krisis ekologis serta sosial yang dapat menghambat pembangunan jangka panjang.Jawablah dengan mengetik benar atau salah pernyataan berikut berdasarkan informasi teks di atas!

Paragraf kedua memberikan contoh spesifik dari "tekanan terhadap infrastruktur dan lingkungan" yang disebutkan secara umum di paragraf pertama.

(a)  

5.

(1) Urbanisasi, atau perpindahan penduduk dari desa ke kota, telah menjadi fenomena global yang tak terhindarkan seiring dengan kemajuan industri dan ekonomi. Kota-kota besar menjadi magnet yang menarik jutaan orang dengan janji peluang kerja, pendidikan yang lebih baik, dan fasilitas modern. Namun, di balik gemerlapnya kehidupan kota, urbanisasi yang tidak terkendali melahirkan serangkaian tantangan serius. Salah satu dampak paling signifikan adalah tekanan terhadap infrastruktur dan lingkungan. Lonjakan jumlah penduduk yang cepat seringkali tidak diimbangi oleh penyediaan perumahan yang layak, sistem sanitasi yang memadai, dan transportasi publik yang efisien.

(2) Akibatnya, banyak kota di negara berkembang menghadapi masalah permukiman kumuh, krisis air bersih, dan kemacetan lalu lintas yang parah. Dari perspektif lingkungan, urbanisasi masif berkontribusi pada peningkatan polusi udara akibat emisi kendaraan dan industri, serta konversi lahan hijau menjadi beton yang mengurangi area resapan air dan memicu banjir. Selain itu, penumpukan sampah menjadi masalah pelik karena volume yang dihasilkan melampaui kapasitas sistem pengelolaan sampah kota.

(3) Di sisi sosial-ekonomi, meski urbanisasi membuka peluang, ia juga mempertajam kesenjangan. Persaingan di pasar kerja menjadi sangat ketat, sehingga tidak semua pendatang berhasil mendapatkan pekerjaan formal. Hal ini memicu tumbuhnya sektor informal yang seringkali rentan dan tidak memiliki jaminan sosial. Kesenjangan antara si kaya dan si miskin di perkotaan pun semakin melebar, menciptakan potensi konflik sosial dan meningkatkan angka kriminalitas sebagai akibat dari tekanan ekonomi.

(4) Oleh karena itu, diperlukan sebuah perencanaan tata kota yang komprehensif dan berkelanjutan. Pemerintah perlu mengadopsi pendekatan holistik yang tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada pemerataan akses terhadap layanan dasar, pelestarian lingkungan, dan pembangunan infrastruktur yang inklusif. Tanpa intervensi kebijakan yang tepat, kota-kota akan terus tumbuh secara sporadis dan menghadapi risiko krisis ekologis serta sosial yang dapat menghambat pembangunan jangka panjang.

Jawablah dengan mengetik benar atau salah pernyataan berikut berdasarkan informasi teks di atas!

Paragraf kedua membantah gagasan bahwa urbanisasi selalu berdampak negatif seperti yang digambarkan di paragraf pertama.

(a)  

6.

 

 (1) Urbanisasi, atau perpindahan penduduk dari desa ke kota, telah menjadi fenomena global yang tak terhindarkan seiring dengan kemajuan industri dan ekonomi. Kota-kota besar menjadi magnet yang menarik jutaan orang dengan janji peluang kerja, pendidikan yang lebih baik, dan fasilitas modern. Namun, di balik gemerlapnya kehidupan kota, urbanisasi yang tidak terkendali melahirkan serangkaian tantangan serius. Salah satu dampak paling signifikan adalah tekanan terhadap infrastruktur dan lingkungan. Lonjakan jumlah penduduk yang cepat seringkali tidak diimbangi oleh penyediaan perumahan yang layak, sistem sanitasi yang memadai, dan transportasi publik yang efisien.

(2) Akibatnya, banyak kota di negara berkembang menghadapi masalah permukiman kumuh, krisis air bersih, dan kemacetan lalu lintas yang parah. Dari perspektif lingkungan, urbanisasi masif berkontribusi pada peningkatan polusi udara akibat emisi kendaraan dan industri, serta konversi lahan hijau menjadi beton yang mengurangi area resapan air dan memicu banjir. Selain itu, penumpukan sampah menjadi masalah pelik karena volume yang dihasilkan melampaui kapasitas sistem pengelolaan sampah kota.

(3) Di sisi sosial-ekonomi, meski urbanisasi membuka peluang, ia juga mempertajam kesenjangan. Persaingan di pasar kerja menjadi sangat ketat, sehingga tidak semua pendatang berhasil mendapatkan pekerjaan formal. Hal ini memicu tumbuhnya sektor informal yang seringkali rentan dan tidak memiliki jaminan sosial. Kesenjangan antara si kaya dan si miskin di perkotaan pun semakin melebar, menciptakan potensi konflik sosial dan meningkatkan angka kriminalitas sebagai akibat dari tekanan ekonomi.

(4) Oleh karena itu, diperlukan sebuah perencanaan tata kota yang komprehensif dan berkelanjutan. Pemerintah perlu mengadopsi pendekatan holistik yang tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada pemerataan akses terhadap layanan dasar, pelestarian lingkungan, dan pembangunan infrastruktur yang inklusif. Tanpa intervensi kebijakan yang tepat, kota-kota akan terus tumbuh secara sporadis dan menghadapi risiko krisis ekologis serta sosial yang dapat menghambat pembangunan jangka panjang.

Jawablah dengan mengetik benar atau salah pernyataan di bawah ini berdasarkan informasi di atas!

Paragraf pertama menjelaskan penyebab, sedangkan paragraf kedua menjelaskan solusi dari masalah urbanisasi.

(a)  

7.

 

 (1) Urbanisasi, atau perpindahan penduduk dari desa ke kota, telah menjadi fenomena global yang tak terhindarkan seiring dengan kemajuan industri dan ekonomi. Kota-kota besar menjadi magnet yang menarik jutaan orang dengan janji peluang kerja, pendidikan yang lebih baik, dan fasilitas modern. Namun, di balik gemerlapnya kehidupan kota, urbanisasi yang tidak terkendali melahirkan serangkaian tantangan serius. Salah satu dampak paling signifikan adalah tekanan terhadap infrastruktur dan lingkungan. Lonjakan jumlah penduduk yang cepat seringkali tidak diimbangi oleh penyediaan perumahan yang layak, sistem sanitasi yang memadai, dan transportasi publik yang efisien.

(2) Akibatnya, banyak kota di negara berkembang menghadapi masalah permukiman kumuh, krisis air bersih, dan kemacetan lalu lintas yang parah. Dari perspektif lingkungan, urbanisasi masif berkontribusi pada peningkatan polusi udara akibat emisi kendaraan dan industri, serta konversi lahan hijau menjadi beton yang mengurangi area resapan air dan memicu banjir. Selain itu, penumpukan sampah menjadi masalah pelik karena volume yang dihasilkan melampaui kapasitas sistem pengelolaan sampah kota.

(3) Di sisi sosial-ekonomi, meski urbanisasi membuka peluang, ia juga mempertajam kesenjangan. Persaingan di pasar kerja menjadi sangat ketat, sehingga tidak semua pendatang berhasil mendapatkan pekerjaan formal. Hal ini memicu tumbuhnya sektor informal yang seringkali rentan dan tidak memiliki jaminan sosial. Kesenjangan antara si kaya dan si miskin di perkotaan pun semakin melebar, menciptakan potensi konflik sosial dan meningkatkan angka kriminalitas sebagai akibat dari tekanan ekonomi.

(4) Oleh karena itu, diperlukan sebuah perencanaan tata kota yang komprehensif dan berkelanjutan. Pemerintah perlu mengadopsi pendekatan holistik yang tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada pemerataan akses terhadap layanan dasar, pelestarian lingkungan, dan pembangunan infrastruktur yang inklusif. Tanpa intervensi kebijakan yang tepat, kota-kota akan terus tumbuh secara sporadis dan menghadapi risiko krisis ekologis serta sosial yang dapat menghambat pembangunan jangka panjang.

Penulis menyajikan informasi dalam teks dengan tujuan utama untuk ....

a)

A. mengajak penduduk desa untuk tidak pindah ke kota besar

b)

B. mengkritik kegagalan pemerintah dalam membangun infrastruktur kota

c)

C. memberikan gambaran seimbang mengenai peluang dan tantangan urbanisasi

d)

D. memaparkan analisis mendalam mengenai dampak negatif urbanisasi yang tak terkendali

e)

E. membandingkan tingkat keberhasilan program urbanisasi di berbagai negara

8.

Angin berembus pelan, memainkan helai-helai ilalang di padang sabana yang terhampar laksana permadani emas di bawah mentari senja. Di kejauhan, siluet Gunung Rinjani berdiri gagah, puncaknya seolah menggaruk langit yang mulai memerah. Aku duduk di atas batu besar, membiarkan keheningan meresap ke dalam jiwa. Sudah tiga hari aku di sini, melarikan diri dari riuh rendah kota yang memenjarakan kreativitas. Sebagai seorang pelukis, aku mencari kanvas baru, bukan hanya di atas kain, tetapi juga di dalam benakku.

Namun, ketenangan ini paradoksal. Semakin sunyi alam di sekitarku, semakin gaduh suara-suara di dalam kepalaku. Mereka mempertanyakan segalanya: keputusanku meninggalkan pekerjaan mapan, bakat yang kuragukan, dan masa depan yang tampak buram seperti kabut pagi. Kupejamkan mata, mencoba menghalau bisikan keraguan itu dengan citra sabana yang baru saja kulihat. Aku harus bisa menuangkannya. Warna emas ilalang, gradasi jingga di langit, dan bayangan ungu pada punggung gunung. Itu saja. Fokus. Tapi jemariku terasa kaku, dan imajinasiku beku. Kekosongan di hadapanku terasa mengejek, sama kosongnya dengan kanvas putih yang menantiku di pondok.Berdasarkan pilihan kata dan deskripsi dalam teks, latar waktu yang paling dominan dalam kutipan cerita tersebut adalah ....

a)

A. pagi hari

b)

B. tengah hari

c)

C. sore hari

d)

D. malam hari

e)

E. dini hari

9.

Angin berembus pelan, memainkan helai-helai ilalang di padang sabana yang terhampar laksana permadani emas di bawah mentari senja. Di kejauhan, siluet Gunung Rinjani berdiri gagah, puncaknya seolah menggaruk langit yang mulai memerah. Aku duduk di atas batu besar, membiarkan keheningan meresap ke dalam jiwa. Sudah tiga hari aku di sini, melarikan diri dari riuh rendah kota yang memenjarakan kreativitas. Sebagai seorang pelukis, aku mencari kanvas baru, bukan hanya di atas kain, tetapi juga di dalam benakku.

Namun, ketenangan ini paradoksal. Semakin sunyi alam di sekitarku, semakin gaduh suara-suara di dalam kepalaku. Mereka mempertanyakan segalanya: keputusanku meninggalkan pekerjaan mapan, bakat yang kuragukan, dan masa depan yang tampak buram seperti kabut pagi. Kupejamkan mata, mencoba menghalau bisikan keraguan itu dengan citra sabana yang baru saja kulihat. Aku harus bisa menuangkannya. Warna emas ilalang, gradasi jingga di langit, dan bayangan ungu pada punggung gunung. Itu saja. Fokus. Tapi jemariku terasa kaku, dan imajinasiku beku. Kekosongan di hadapanku terasa mengejek, sama kosongnya dengan kanvas putih yang menantiku di pondok.

Konflik batin utama yang dialami oleh tokoh "aku" adalah ....

a)

A. ketakutan terhadap alam liar yang sunyi dan terpencil

b)

B. kesulitan beradaptasi dengan lingkungan baru yang jauh dari kota

c)

C. pertentangan antara keinginan untuk melukis dan keraguan atas kemampuannya sendiri

d)

D. penyesalan karena telah meninggalkan pekerjaan yang memberikan kestabilan finansial

e)

E. kebingungan dalam memilih objek yang tepat untuk dijadikan lukisan

10.

Angin berembus pelan, memainkan helai-helai ilalang di padang sabana yang terhampar laksana permadani emas di bawah mentari senja. Di kejauhan, siluet Gunung Rinjani berdiri gagah, puncaknya seolah menggaruk langit yang mulai memerah. Aku duduk di atas batu besar, membiarkan keheningan meresap ke dalam jiwa. Sudah tiga hari aku di sini, melarikan diri dari riuh rendah kota yang memenjarakan kreativitas. Sebagai seorang pelukis, aku mencari kanvas baru, bukan hanya di atas kain, tetapi juga di dalam benakku.

Namun, ketenangan ini paradoksal. Semakin sunyi alam di sekitarku, semakin gaduh suara-suara di dalam kepalaku. Mereka mempertanyakan segalanya: keputusanku meninggalkan pekerjaan mapan, bakat yang kuragukan, dan masa depan yang tampak buram seperti kabut pagi. Kupejamkan mata, mencoba menghalau bisikan keraguan itu dengan citra sabana yang baru saja kulihat. Aku harus bisa menuangkannya. Warna emas ilalang, gradasi jingga di langit, dan bayangan ungu pada punggung gunung. Itu saja. Fokus. Tapi jemariku terasa kaku, dan imajinasiku beku. Kekosongan di hadapanku terasa mengejek, sama kosongnya dengan kanvas putih yang menantiku di pondok.

Kalimat mana saja dari dalam kutipan cerpen tersebut yang paling efektif dalam menggambarkan perasaan gelisah dan keraguan tokoh "aku"?

Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.

a)

Aku duduk di atas batu besar, membiarkan keheningan meresap ke dalam jiwa.

b)

Namun, ketenangan ini paradoksal. Semakin sunyi alam di sekitarku, semakin gaduh suara-suara di dalam kepalaku.

c)

Warna emas ilalang, gradasi jingga di langit, dan bayangan ungu pada punggung gunung.

d)

Kekosongan di hadapanku terasa mengejek, sama kosongnya dengan kanvas putih yang menantiku di pondok.

e)

Aku tak dapat mengeendalikan diri ketika kabar itu datang padaku.

11.

Revolusi industri 4.0 telah mendorong integrasi masif antara dunia fisik, digital, dan biologis. Salah satu teknologi kunci dalam era ini adalah Internet of Things (IoT), sebuah konsep di mana objek sehari-hari dilengkapi dengan sensor, perangkat lunak, dan teknologi lain untuk terhubung dan bertukar data melalui internet. Penerapan IoT sangat luas, mulai dari rumah pintar (smart home) yang memungkinkan pengguna mengontrol lampu dan suhu via ponsel, hingga kota pintar (smart city) yang mengoptimalkan manajemen lalu lintas dan konsumsi energi secara real-time.

Di sektor industri, IoT mengubah pabrik tradisional menjadi pabrik pintar (smart factory). Mesin-mesin yang terhubung dapat memprediksi kebutuhan perawatan sebelum terjadi kerusakan (pemeliharaan prediktif), sehingga mengurangi waktu henti produksi secara signifikan. Rantai pasok juga menjadi lebih transparan dan efisien, karena setiap produk dapat dilacak posisinya dari gudang hingga ke tangan konsumen.

Meskipun demikian, adopsi IoT bukannya tanpa tantangan. Isu keamanan siber menjadi perhatian utama; semakin banyak perangkat yang terhubung, semakin besar pula potensi celah keamanan yang bisa dieksploitasi oleh peretas. Selain itu, masalah privasi data juga mengemuka, mengingat perangkat IoT mengumpulkan data personal pengguna dalam jumlah besar. Diperlukan regulasi yang ketat dan standar keamanan yang tinggi untuk memastikan bahwa manfaat IoT dapat dimaksimalkan tanpa mengorbankan keamanan dan privasi individu.

Struktur kerangka berpikir yang paling tepat untuk merangkum isi teks tersebut adalah ....

a)

I. Definisi IoT dan contoh penerapan umum (rumah & kota pintar)

II. Manfaat spesifik IoT di sektor industri (pabrik pintar & rantai pasok)

III. Tantangan utama dalam adopsi IoT (keamanan & privasi data)

b)

I. Sejarah Revolusi Industri 4.0

II. Peran IoT dalam manajemen lalu lintas

III. Cara kerja pemeliharaan prediktif pada mesin pabrik

IV. Pentingnya regulasi data personal

c)

I. Tantangan keamanan siber di era digital

II. Pengertian Internet of Things (IoT)

III. Contoh perangkat IoT di rumah pintar

IV. Solusi untuk mengatasi masalah privasi

d)

I. Keunggulan pabrik pintar (smart factory)

II. Kelemahan pabrik tradisional

III. Perbandingan efisiensi rantai pasok

IV. Masalah waktu henti produksi

e)

I. Pengertian kota pintar (smart city)

II. Cara kerja manajemen energi real-time

III. Isu eksploitasi celah keamanan oleh peretas

IV. Manfaat transparansi dalam rantai pasok

12.

Revolusi Industri 4.0 telah mendorong integrasi masif antara dunia fisik, digital, dan biologis. Salah satu teknologi kunci dalam era ini adalah Internet of Things (IoT), sebuah konsep di mana objek sehari-hari dilengkapi dengan sensor, perangkat lunak, dan teknologi lain untuk terhubung dan bertukar data melalui internet. Penerapan IoT sangat luas, mulai dari rumah pintar (smart home) yang memungkinkan pengguna mengontrol lampu dan suhu via ponsel, hingga kota pintar (smart city) yang mengoptimalkan manajemen lalu lintas dan konsumsi energi secara real-time.

Di sektor industri, IoT mengubah pabrik tradisional menjadi pabrik pintar (smart factory). Mesin-mesin yang terhubung dapat memprediksi kebutuhan perawatan sebelum terjadi kerusakan (pemeliharaan prediktif), sehingga mengurangi waktu henti produksi secara signifikan. Rantai pasok juga menjadi lebih transparan dan efisien, karena setiap produk dapat dilacak posisinya dari gudang hingga ke tangan konsumen.

Meskipun demikian, adopsi IoT bukannya tanpa tantangan. Isu keamanan siber menjadi perhatian utama; semakin banyak perangkat yang terhubung, semakin besar pula potensi celah keamanan yang bisa dieksploitasi oleh peretas. Selain itu, masalah privasi data juga mengemuka, mengingat perangkat IoT mengumpulkan data personal pengguna dalam jumlah besar. Diperlukan regulasi yang ketat dan standar keamanan yang tinggi untuk memastikan bahwa manfaat IoT dapat dimaksimalkan tanpa mengorbankan keamanan dan privasi individu.

Berdasarkan tantangan yang diuraikan pada paragraf terakhir, langkah pengembangan teknologi IoT selanjutnya yang paling logis adalah ....

a)

A. penciptaan perangkat dengan lebih banyak sensor untuk mengumpulkan data

b)

B. penurunan harga perangkat IoT agar dapat diakses oleh semua kalangan

c)

C. fokus pada pengembangan protokol enkripsi yang lebih kuat dan sistem perlindungan data

d)

D. integrasi IoT dengan teknologi kecerdasan buatan untuk analisis data yang lebih canggih

e)

E. perluasan jangkauan konektivitas internet ke daerah-daerah terpencilB. penurunan harga perangkat IoT agar dapat diakses oleh semua kalangan

13.

Seorang pengguna smart watch khawatir data detak jantung dan lokasi GPS-nya disalahgunakan oleh pihak ketiga. Kekhawatiran ini relevan dengan informasi yang disajikan dalam teks.

Tentukan Setuju atau Tidak Setuju untuk setiap alasan berikut yang mendukung pernyataan di atas!

Teks menjelaskan bahwa perangkat IoT seperti smart watch mengumpulkan data personal pengguna dalam jumlah besar.​ ​ (a)  

Choose from the below words
tidak setuju
setuju
14.

Seorang pengguna smart watch khawatir data detak jantung dan lokasi GPS-nya disalahgunakan oleh pihak ketiga. Kekhawatiran ini relevan dengan informasi yang disajikan dalam teks.

Tentukan Setuju atau Tidak Setuju untuk setiap alasan berikut yang mendukung pernyataan di atas!

Teks menyebutkan bahwa IoT hanya diterapkan di sektor industri dan manajemen kota, bukan pada perangkat personal.

(a)  

Choose from the below words
tidak setuju
setuju
15.

Seorang pengguna smart watch khawatir data detak jantung dan lokasi GPS-nya disalahgunakan oleh pihak ketiga. Kekhawatiran ini relevan dengan informasi yang disajikan dalam teks.

Tentukan Setuju atau Tidak Setuju untuk setiap alasan berikut yang mendukung pernyataan di atas!

Teks secara spesifik menyoroti masalah privasi data sebagai salah satu tantangan utama adopsi IoT. (a)  

Choose from the below words
setuju
tidak setuju
16.

(1) Lanskap profesional modern diwarnai oleh fenomena yang dikenal sebagai creator economy atau ekonomi kreator. Ekosistem ini merujuk pada bisnis yang dibangun oleh para pembuat konten independen, seperti vlogger, podcaster, dan influencer media sosial, untuk memonetisasi karya, keahlian, dan audiens mereka. Didukung oleh demokratisasi teknologi dan menjamurnya platform digital seperti YouTube, Instagram, dan TikTok, individu kini memiliki kekuatan untuk membangun jenama (brand) pribadi dan menjangkau audiens global tanpa memerlukan perantara media tradisional.

(2) Salah satu daya tarik utama ekonomi kreator adalah fleksibilitas dan otonomi yang ditawarkannya. Kreator dapat bekerja dari mana saja, menentukan jam kerja sendiri, dan memiliki kendali penuh atas konten yang mereka hasilkan. Model bisnis dalam ekosistem ini sangat beragam, mulai dari pendapatan iklan, sponsor dan kemitraan jenama (brand partnership), penjualan produk turunan (merchandise), hingga penawaran konten eksklusif melalui langganan. Hal ini membuka aliran pendapatan baru yang sebelumnya tidak dapat diakses oleh individu secara luas.

(3) Namun, di balik kisah sukses yang sering ditampilkan, terdapat realitas yang penuh tantangan. Persaingan yang sangat ketat menuntut kreator untuk terus-menerus inovatif agar tetap relevan. Tekanan untuk selalu aktif dan berinteraksi dengan audiens dapat memicu masalah kesehatan mental, seperti kelelahan kronis (burnout) dan kecemasan. Selain itu, pendapatan yang tidak stabil menjadi risiko yang harus dihadapi, karena sangat bergantung pada algoritma platform yang bisa berubah sewaktu-waktu dan tren pasar yang dinamis.

(4) Dengan demikian, ekonomi kreator adalah pedang bermata dua. Di satu sisi, ia memberdayakan individu dan mendisrupsi model bisnis konvensional. Di sisi lain, ia menuntut ketahanan mental, kecerdasan bisnis, dan kemampuan adaptasi yang luar biasa. Untuk menavigasi lanskap ini, literasi digital dan manajemen diri menjadi kompetensi krusial bagi siapa pun yang bercita-cita menjadi kreator profesional.Berdasarkan teks, berikut ini yang BUKAN merupakan model bisnis untuk memonetisasi karya dalam ekonomi kreator adalah ....

a)

A. pendapatan dari iklan yang tayang pada konten

b)

B. penjualan produk turunan atau merchandise

c)

C. bekerja sebagai karyawan tetap di media tradisional

r

d)

D. menerima sponsor dari jenama tertentu

e)

E. menawarkan konten eksklusif berbaya

17.

(1) Lanskap profesional modern diwarnai oleh fenomena yang dikenal sebagai creator economy atau ekonomi kreator. Ekosistem ini merujuk pada bisnis yang dibangun oleh para pembuat konten independen, seperti vlogger, podcaster, dan influencer media sosial, untuk memonetisasi karya, keahlian, dan audiens mereka. Didukung oleh demokratisasi teknologi dan menjamurnya platform digital seperti YouTube, Instagram, dan TikTok, individu kini memiliki kekuatan untuk membangun jenama (brand) pribadi dan menjangkau audiens global tanpa memerlukan perantara media tradisional.

(2) Salah satu daya tarik utama ekonomi kreator adalah fleksibilitas dan otonomi yang ditawarkannya. Kreator dapat bekerja dari mana saja, menentukan jam kerja sendiri, dan memiliki kendali penuh atas konten yang mereka hasilkan. Model bisnis dalam ekosistem ini sangat beragam, mulai dari pendapatan iklan, sponsor dan kemitraan jenama (brand partnership), penjualan produk turunan (merchandise), hingga penawaran konten eksklusif melalui langganan. Hal ini membuka aliran pendapatan baru yang sebelumnya tidak dapat diakses oleh individu secara luas.

(3) Namun, di balik kisah sukses yang sering ditampilkan, terdapat realitas yang penuh tantangan. Persaingan yang sangat ketat menuntut kreator untuk terus-menerus inovatif agar tetap relevan. Tekanan untuk selalu aktif dan berinteraksi dengan audiens dapat memicu masalah kesehatan mental, seperti kelelahan kronis (burnout) dan kecemasan. Selain itu, pendapatan yang tidak stabil menjadi risiko yang harus dihadapi, karena sangat bergantung pada algoritma platform yang bisa berubah sewaktu-waktu dan tren pasar yang dinamis.

(4) Dengan demikian, ekonomi kreator adalah pedang bermata dua. Di satu sisi, ia memberdayakan individu dan mendisrupsi model bisnis konvensional. Di sisi lain, ia menuntut ketahanan mental, kecerdasan bisnis, dan kemampuan adaptasi yang luar biasa. Untuk menavigasi lanskap ini, literasi digital dan manajemen diri menjadi kompetensi krusial bagi siapa pun yang bercita-cita menjadi kreator profesional.

Pola pengembangan yang digunakan untuk menghubungkan gagasan pada paragraf kedua dan paragraf ketiga adalah ....

a)

A. pendapatan dari iklan yang tayang pada konten

b)

B. penjualan produk turunan atau merchandise

c)

C. bekerja sebagai karyawan tetap di media tradisional

d)

D. menerima sponsor dari jenama tertentu

e)

E. menawarkan konten eksklusif berbayar

18.

(1) Lanskap profesional modern diwarnai oleh fenomena yang dikenal sebagai creator economy atau ekonomi kreator. Ekosistem ini merujuk pada bisnis yang dibangun oleh para pembuat konten independen, seperti vlogger, podcaster, dan influencer media sosial, untuk memonetisasi karya, keahlian, dan audiens mereka. Didukung oleh demokratisasi teknologi dan menjamurnya platform digital seperti YouTube, Instagram, dan TikTok, individu kini memiliki kekuatan untuk membangun jenama (brand) pribadi dan menjangkau audiens global tanpa memerlukan perantara media tradisional.

(2) Salah satu daya tarik utama ekonomi kreator adalah fleksibilitas dan otonomi yang ditawarkannya. Kreator dapat bekerja dari mana saja, menentukan jam kerja sendiri, dan memiliki kendali penuh atas konten yang mereka hasilkan. Model bisnis dalam ekosistem ini sangat beragam, mulai dari pendapatan iklan, sponsor dan kemitraan jenama (brand partnership), penjualan produk turunan (merchandise), hingga penawaran konten eksklusif melalui langganan. Hal ini membuka aliran pendapatan baru yang sebelumnya tidak dapat diakses oleh individu secara luas.

(3) Namun, di balik kisah sukses yang sering ditampilkan, terdapat realitas yang penuh tantangan. Persaingan yang sangat ketat menuntut kreator untuk terus-menerus inovatif agar tetap relevan. Tekanan untuk selalu aktif dan berinteraksi dengan audiens dapat memicu masalah kesehatan mental, seperti kelelahan kronis (burnout) dan kecemasan. Selain itu, pendapatan yang tidak stabil menjadi risiko yang harus dihadapi, karena sangat bergantung pada algoritma platform yang bisa berubah sewaktu-waktu dan tren pasar yang dinamis.

(4) Dengan demikian, ekonomi kreator adalah pedang bermata dua. Di satu sisi, ia memberdayakan individu dan mendisrupsi model bisnis konvensional. Di sisi lain, ia menuntut ketahanan mental, kecerdasan bisnis, dan kemampuan adaptasi yang luar biasa. Untuk menavigasi lanskap ini, literasi digital dan manajemen diri menjadi kompetensi krusial bagi siapa pun yang bercita-cita menjadi kreator profesional.

Pola pengembangan yang digunakan untuk menghubungkan gagasan pada paragraf kedua dan paragraf ketiga adalah ....

a)

A. perbandingan

b)

B. sebab-akibat

c)

C. pertentangan

d)

D. proses

e)

E. klasifikasi

19.

(1) Lanskap profesional modern diwarnai oleh fenomena yang dikenal sebagai creator economy atau ekonomi kreator. Ekosistem ini merujuk pada bisnis yang dibangun oleh para pembuat konten independen, seperti vlogger, podcaster, dan influencer media sosial, untuk memonetisasi karya, keahlian, dan audiens mereka. Didukung oleh demokratisasi teknologi dan menjamurnya platform digital seperti YouTube, Instagram, dan TikTok, individu kini memiliki kekuatan untuk membangun jenama (brand) pribadi dan menjangkau audiens global tanpa memerlukan perantara media tradisional.

(2) Salah satu daya tarik utama ekonomi kreator adalah fleksibilitas dan otonomi yang ditawarkannya. Kreator dapat bekerja dari mana saja, menentukan jam kerja sendiri, dan memiliki kendali penuh atas konten yang mereka hasilkan. Model bisnis dalam ekosistem ini sangat beragam, mulai dari pendapatan iklan, sponsor dan kemitraan jenama (brand partnership), penjualan produk turunan (merchandise), hingga penawaran konten eksklusif melalui langganan. Hal ini membuka aliran pendapatan baru yang sebelumnya tidak dapat diakses oleh individu secara luas.

(3) Namun, di balik kisah sukses yang sering ditampilkan, terdapat realitas yang penuh tantangan. Persaingan yang sangat ketat menuntut kreator untuk terus-menerus inovatif agar tetap relevan. Tekanan untuk selalu aktif dan berinteraksi dengan audiens dapat memicu masalah kesehatan mental, seperti kelelahan kronis (burnout) dan kecemasan. Selain itu, pendapatan yang tidak stabil menjadi risiko yang harus dihadapi, karena sangat bergantung pada algoritma platform yang bisa berubah sewaktu-waktu dan tren pasar yang dinamis.

(4) Dengan demikian, ekonomi kreator adalah pedang bermata dua. Di satu sisi, ia memberdayakan individu dan mendisrupsi model bisnis konvensional. Di sisi lain, ia menuntut ketahanan mental, kecerdasan bisnis, dan kemampuan adaptasi yang luar biasa. Untuk menavigasi lanskap ini, literasi digital dan manajemen diri menjadi kompetensi krusial bagi siapa pun yang bercita-cita menjadi kreator profesional.

Simpulan yang paling tepat untuk keseluruhan isi teks tersebut adalah ...

a)

A. Ekonomi kreator adalah jalur karier yang paling menjanjikan bagi generasi muda saat ini karena menawarkan fleksibilitas kerja.

b)

B. Menjadi seorang kreator konten profesional hanya akan berhasil jika didukung oleh perusahaan media besar.

c)

C. Masalah utama dalam ekonomi kreator adalah pendapatan yang tidak stabil sehingga profesi ini sebaiknya dihindari.

d)

D. Platform media sosial merupakan satu-satunya faktor yang menentukan keberhasilan seorang kreator konten independen.

e)

E. Ekonomi kreator menawarkan peluang pemberdayaan individu yang besar, tetapi juga diiringi dengan tantangan signifikan yang menuntut ketahanan dan adaptasi.

20.

Malam merayap pekat di luar jendela laboratorium. Hanya desing lirih dari sistem pendingin superkomputer yang memecah kesunyian. Di depan monitor yang memancarkan cahaya kebiruan, Ardi mematung. Matanya terpaku pada sebaris kode yang baru saja selesai dieksekusi, dan hasilnya—sebuah simulasi protein yang terlipat sempurna—terpampang di layar. Sesuatu yang menurut teori para seniornya mustahil dilakukan dalam waktu kurang dari satu dekade. Dia berhasil. Algoritma yang ia rancang selama tiga tahun tanpa henti, di sela-sela cemoohan dan tatapan remeh, akhirnya bekerja.

Getar kemenangan menjalari tubuhnya, tetapi anehnya, yang muncul kemudian bukanlah euforia, melainkan sebongkah kegelisahan dingin yang menusuk ulu hati. Algoritma ini bukan hanya solusi untuk pemodelan protein; ia adalah kunci untuk merancang obat secara presisi dalam hitungan hari, bukan tahun. Ia bisa menyelamatkan jutaan nyawa. Namun, di tangan yang salah, ia juga bisa menjadi senjata biologis yang tak terbayangkan. Mengumumkan penemuan ini ke dunia sama artinya dengan melepaskan jin dari dalam botol. Dunia akan berubah, tetapi ke arah mana? Tangannya terangkat ragu di atas tombol 'Publikasikan'. Beban dunia baru seolah bertumpu pada satu klik yang rapuh.

Watak tokoh Ardi yang paling menonjol berdasarkan kutipan cerita tersebut adalah ....

a)

A. ambisius dan ceroboh

b)

B. tekun dan penuh pertimbangan

c)

C. pesimis dan mudah menyerah

d)

D. pemberani dan impulsif

e)

E. sombong dan pendendam

21.

Malam merayap pekat di luar jendela laboratorium. Hanya desing lirih dari sistem pendingin superkomputer yang memecah kesunyian. Di depan monitor yang memancarkan cahaya kebiruan, Ardi mematung. Matanya terpaku pada sebaris kode yang baru saja selesai dieksekusi, dan hasilnya—sebuah simulasi protein yang terlipat sempurna—terpampang di layar. Sesuatu yang menurut teori para seniornya mustahil dilakukan dalam waktu kurang dari satu dekade. Dia berhasil. Algoritma yang ia rancang selama tiga tahun tanpa henti, di sela-sela cemoohan dan tatapan remeh, akhirnya bekerja.

Getar kemenangan menjalari tubuhnya, tetapi anehnya, yang muncul kemudian bukanlah euforia, melainkan sebongkah kegelisahan dingin yang menusuk ulu hati. Algoritma ini bukan hanya solusi untuk pemodelan protein; ia adalah kunci untuk merancang obat secara presisi dalam hitungan hari, bukan tahun. Ia bisa menyelamatkan jutaan nyawa. Namun, di tangan yang salah, ia juga bisa menjadi senjata biologis yang tak terbayangkan. Mengumumkan penemuan ini ke dunia sama artinya dengan melepaskan jin dari dalam botol. Dunia akan berubah, tetapi ke arah mana? Tangannya terangkat ragu di atas tombol 'Publikasikan'. Beban dunia baru seolah bertumpu pada satu klik yang rapuh.

Berdasarkan karakter Ardi yang digambarkan dalam teks, tindakan apa yang kemungkinan besar akan ia lakukan selanjutnya? Tentukan Tepat atau Tidak Tepat untuk setiap prediksi berikut!

Ia akan segera mempublikasikan temuannya secara terbuka untuk mendapatkan pengakuan dunia.​ (a)  

Choose from the below words
tidak tepat
tepat
22.

Malam merayap pekat di luar jendela laboratorium. Hanya desing lirih dari sistem pendingin superkomputer yang memecah kesunyian. Di depan monitor yang memancarkan cahaya kebiruan, Ardi mematung. Matanya terpaku pada sebaris kode yang baru saja selesai dieksekusi, dan hasilnya—sebuah simulasi protein yang terlipat sempurna—terpampang di layar. Sesuatu yang menurut teori para seniornya mustahil dilakukan dalam waktu kurang dari satu dekade. Dia berhasil. Algoritma yang ia rancang selama tiga tahun tanpa henti, di sela-sela cemoohan dan tatapan remeh, akhirnya bekerja.

Getar kemenangan menjalari tubuhnya, tetapi anehnya, yang muncul kemudian bukanlah euforia, melainkan sebongkah kegelisahan dingin yang menusuk ulu hati. Algoritma ini bukan hanya solusi untuk pemodelan protein; ia adalah kunci untuk merancang obat secara presisi dalam hitungan hari, bukan tahun. Ia bisa menyelamatkan jutaan nyawa. Namun, di tangan yang salah, ia juga bisa menjadi senjata biologis yang tak terbayangkan. Mengumumkan penemuan ini ke dunia sama artinya dengan melepaskan jin dari dalam botol. Dunia akan berubah, tetapi ke arah mana? Tangannya terangkat ragu di atas tombol 'Publikasikan'. Beban dunia baru seolah bertumpu pada satu klik yang rapuh.

Berdasarkan karakter Ardi yang digambarkan dalam teks, tindakan apa yang kemungkinan besar akan ia lakukan selanjutnya? Tentukan Tepat atau Tidak Tepat untuk setiap prediksi berikut!

Ia akan menghapus semua data penelitiannya karena takut akan dampak negatif yang mungkin terjadi.​ (a)  

Choose from the below words
tidak tepat
tepat
23.

Malam merayap pekat di luar jendela laboratorium. Hanya desing lirih dari sistem pendingin superkomputer yang memecah kesunyian. Di depan monitor yang memancarkan cahaya kebiruan, Ardi mematung. Matanya terpaku pada sebaris kode yang baru saja selesai dieksekusi, dan hasilnya—sebuah simulasi protein yang terlipat sempurna—terpampang di layar. Sesuatu yang menurut teori para seniornya mustahil dilakukan dalam waktu kurang dari satu dekade. Dia berhasil. Algoritma yang ia rancang selama tiga tahun tanpa henti, di sela-sela cemoohan dan tatapan remeh, akhirnya bekerja.

Getar kemenangan menjalari tubuhnya, tetapi anehnya, yang muncul kemudian bukanlah euforia, melainkan sebongkah kegelisahan dingin yang menusuk ulu hati. Algoritma ini bukan hanya solusi untuk pemodelan protein; ia adalah kunci untuk merancang obat secara presisi dalam hitungan hari, bukan tahun. Ia bisa menyelamatkan jutaan nyawa. Namun, di tangan yang salah, ia juga bisa menjadi senjata biologis yang tak terbayangkan. Mengumumkan penemuan ini ke dunia sama artinya dengan melepaskan jin dari dalam botol. Dunia akan berubah, tetapi ke arah mana? Tangannya terangkat ragu di atas tombol 'Publikasikan'. Beban dunia baru seolah bertumpu pada satu klik yang rapuh.

Berdasarkan karakter Ardi yang digambarkan dalam teks, tindakan apa yang kemungkinan besar akan ia lakukan selanjutnya? Tentukan Tepat atau Tidak Tepat untuk setiap prediksi berikut!

Ia akan mencari nasihat dari seorang mentor atau kolega senior yang ia percayai sebelum mengambil keputusan.​ (a)  

Choose from the below words
tidak tepat
tepat
24.

Malam merayap pekat di luar jendela laboratorium. Hanya desing lirih dari sistem pendingin superkomputer yang memecah kesunyian. Di depan monitor yang memancarkan cahaya kebiruan, Ardi mematung. Matanya terpaku pada sebaris kode yang baru saja selesai dieksekusi, dan hasilnya—sebuah simulasi protein yang terlipat sempurna—terpampang di layar. Sesuatu yang menurut teori para seniornya mustahil dilakukan dalam waktu kurang dari satu dekade. Dia berhasil. Algoritma yang ia rancang selama tiga tahun tanpa henti, di sela-sela cemoohan dan tatapan remeh, akhirnya bekerja.

Getar kemenangan menjalari tubuhnya, tetapi anehnya, yang muncul kemudian bukanlah euforia, melainkan sebongkah kegelisahan dingin yang menusuk ulu hati. Algoritma ini bukan hanya solusi untuk pemodelan protein; ia adalah kunci untuk merancang obat secara presisi dalam hitungan hari, bukan tahun. Ia bisa menyelamatkan jutaan nyawa. Namun, di tangan yang salah, ia juga bisa menjadi senjata biologis yang tak terbayangkan. Mengumumkan penemuan ini ke dunia sama artinya dengan melepaskan jin dari dalam botol. Dunia akan berubah, tetapi ke arah mana? Tangannya terangkat ragu di atas tombol 'Publikasikan'. Beban dunia baru seolah bertumpu pada satu klik yang rapuh.Kalimat mana saja dari dalam kutipan cerpen tersebut yang paling efektif dalam membangun suasana tegang dan dilematis yang dirasakan tokoh utama?

Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.

a)

[ ] Malam merayap pekat di luar jendela laboratorium.

b)

[ ] Getar kemenangan menjalari tubuhnya, tetapi anehnya, yang muncul kemudian bukanlah euforia, melainkan sebongkah kegelisahan dingin...

c)

[ ] Sesuatu yang menurut teori para seniornya mustahil dilakukan dalam waktu kurang dari satu dekade.

d)

[ ] Tangannya terangkat ragu di atas tombol 'Publikasikan'. Beban dunia baru seolah bertumpu pada satu klik yang rapuh.

e)

[ ] Algoritma ini bukan hanya solusi untuk pemodelan protein; ia adalah kunci untuk merancang obat secara presisi dalam hitungan hari, bukan tahun. Ia bisa menyelamatkan jutaan nyawa. Namun, di tangan yang salah, ia juga bisa menjadi senjata biologis yang tak terbayangkan.

25.

Pendidikan karakter seringkali dianggap sebagai domain eksklusif sekolah dan keluarga. Padahal, media massa, terutama di era digital, memainkan peran yang tak kalah krusial sebagai "pendidik ketiga". Tayangan televisi, film, musik, dan konten media sosial secara konstan membombardir generasi muda dengan nilai-nilai, gaya hidup, dan model peran (role model). Ketika media menyajikan konten yang mempromosikan empati, integritas, dan kerja keras, ia berkontribusi positif terhadap pembentukan karakter. Sebaliknya, paparan konten yang menonjolkan kekerasan, materialisme, dan intoleransi dapat mengikis nilai-nilai luhur yang ditanamkan di rumah dan sekolah. Oleh karena itu, tanggung jawab untuk menyaring konten tidak hanya berada di tangan audiens, tetapi juga pada para kreator dan regulator industri media untuk menghasilkan tayangan yang mendidik sekaligus menghibur.Kata domain dalam kalimat pertama teks tersebut memiliki padanan makna dengan kata ....

a)

A. pengaruh

b)

B. ranah

c)

C. metode

d)

D. tujuan

e)

E. batasan