Font size
WorksheetsLATIHAN SEM 5 KK TJKT
Total questions: 50
Worksheet time: 3hrs 30mins
Sebuah perusahaan rintisan (startup) dengan 20 komputer dan 2 server mulai berkembang pesat. Aktivitas harian mereka melibatkan pengiriman email, penyimpanan data pelanggan, serta akses ke aplikasi internal berbasis web. Perusahaan menyadari pentingnya melindungi data sensitif dari ancaman eksternal seperti hacker maupun malware. Administrator jaringan kemudian ditugaskan untuk merancang sistem keamanan jaringan. Beberapa langkah yang sudah direncanakan adalah memasang perangkat firewall, mengatur filtering pada switch, serta memberikan autentikasi tambahan untuk user yang akan mengakses server. Selain itu, mereka juga mengantisipasi serangan berupa traffic berlebihan yang bisa membuat server lumpuh. Administrator juga mengedukasi staf agar tidak sembarangan mengklik tautan atau membuka lampiran email mencurigakan. Dari kasus ini, beberapa hal mendasar mengenai keamanan jaringan perlu diperhatikan.
Switch
Hub
Firewall
Repeater
Access Point
Sebuah perusahaan rintisan (startup) dengan 20 komputer dan 2 server mulai berkembang pesat. Aktivitas harian mereka melibatkan pengiriman email, penyimpanan data pelanggan, serta akses ke aplikasi internal berbasis web. Perusahaan menyadari pentingnya melindungi data sensitif dari ancaman eksternal seperti hacker maupun malware. Administrator jaringan kemudian ditugaskan untuk merancang sistem keamanan jaringan. Beberapa langkah yang sudah direncanakan adalah memasang perangkat firewall, mengatur filtering pada switch, serta memberikan autentikasi tambahan untuk user yang akan mengakses server. Selain itu, mereka juga mengantisipasi serangan berupa traffic berlebihan yang bisa membuat server lumpuh. Administrator juga mengedukasi staf agar tidak sembarangan mengklik tautan atau membuka lampiran email mencurigakan. Dari kasus ini, beberapa hal mendasar mengenai keamanan jaringan perlu diperhatikan.
VLAN Trunking
Load Balancing
Port Mirroring
MAC Filtering
Subnetting
Jenis serangan berupa traffic berlebihan hingga server lumpuh adalah:
Phishing
Spoofing
DoS/DDoS
Sniffing
SQL Injection
Sebuah sekolah menengah kejuruan membangun laboratorium komputer dengan 30 komputer klien dan 1 server. Jaringan digunakan untuk praktik siswa dalam mata pelajaran Teknologi Informasi. Administrator sekolah memutuskan untuk menggunakan topologi star karena dianggap paling cocok dengan kebutuhan. Setiap komputer dihubungkan dengan kabel UTP ke sebuah switch pusat. Switch kemudian dihubungkan ke server sehingga semua komunikasi data dapat berlangsung dengan cepat dan terpusat. Selain itu, sekolah juga berencana membagi jaringan menjadi beberapa segmen, misalnya jaringan untuk guru, siswa, dan administrasi, agar lalu lintas data lebih terkontrol. Dengan konfigurasi ini, administrator dapat mengatur siapa saja yang berhak mengakses server dan aplikasi tertentu. Pemilihan perangkat, topologi, serta konfigurasi switch sangat memengaruhi kehandalan dan keamanan jaringan sekolah tersebut.
Lebih hemat kabel dibanding bus
Jika satu kabel putus, tidak memengaruhi seluruh jaringan
Semua perangkat langsung ke server
Sebuah sekolah menengah kejuruan membangun laboratorium komputer dengan 30 komputer klien dan 1 server. Jaringan digunakan untuk praktik siswa dalam mata pelajaran Teknologi Informasi. Administrator sekolah memutuskan untuk menggunakan topologi star karena dianggap paling cocok dengan kebutuhan. Setiap komputer dihubungkan dengan kabel UTP ke sebuah switch pusat. Switch kemudian dihubungkan ke server sehingga semua komunikasi data dapat berlangsung dengan cepat dan terpusat. Selain itu, sekolah juga berencana membagi jaringan menjadi beberapa segmen, misalnya jaringan untuk guru, siswa, dan administrasi, agar lalu lintas data lebih terkontrol. Dengan konfigurasi ini, administrator dapat mengatur siapa saja yang berhak mengakses server dan aplikasi tertentu. Pemilihan perangkat, topologi, serta konfigurasi switch sangat memengaruhi kehandalan dan keamanan jaringan sekolah tersebut.
Menghubungkan perangkat dalam satu jaringan
Menghubungkan dua jaringan berbeda
Mengatur kecepatan internet
Keuntungan membagi jaringan menjadi beberapa segmen adalah:
Mempercepat akses internet
Lalu lintas data lebih terkontrol
Mengurangi jumlah perangkat
Perangkat aktif pusat koneksi topologi star adalah:
Router
Modem
Switch
Repeater
Access Point
Konfigurasi pada switch untuk memisahkan jaringan adalah:
NAT
VLAN
STP
QoS
DHCP
Sebuah perusahaan jasa menggunakan router untuk menghubungkan jaringan lokal ke internet. Total ada 40 komputer yang terhubung. Administrator ingin mengatur IP address agar sebagian komputer (misalnya server database, server email, dan printer jaringan) memiliki IP tetap, sementara komputer lain menggunakan IP dinamis agar lebih mudah dikelola. Selain itu, perusahaan ingin semua komputer tetap bisa mengakses internet dengan menggunakan satu alamat publik. Untuk kebutuhan tersebut, administrator memanfaatkan layanan DHCP, pengaturan IP statis, serta fitur NAT pada router. Hal ini membuat pengelolaan jaringan lebih efisien karena tidak perlu memberikan alamat IP secara manual pada setiap komputer.
DNS
DHCP
NAT
FTP
SNMP
Sebuah perusahaan jasa menggunakan router untuk menghubungkan jaringan lokal ke internet. Total ada 40 komputer yang terhubung. Administrator ingin mengatur IP address agar sebagian komputer (misalnya server database, server email, dan printer jaringan) memiliki IP tetap, sementara komputer lain menggunakan IP dinamis agar lebih mudah dikelola. Selain itu, perusahaan ingin semua komputer tetap bisa mengakses internet dengan menggunakan satu alamat publik. Untuk kebutuhan tersebut, administrator memanfaatkan layanan DHCP, pengaturan IP statis, serta fitur NAT pada router. Hal ini membuat pengelolaan jaringan lebih efisien karena tidak perlu memberikan alamat IP secara manual pada setiap komputer. Agar server memiliki alamat IP tetap, administrator harus mengatur:
Static IP
Dynamic IP
Lease Renewal
Proxy
Relay Agent
Teknik pada router yang menerjemahkan alamat IP privat menjadi alamat IP publik disebut:
NAT
SNMP
SMTP
HTTP
ARP
Seorang administrator jaringan perusahaan menemukan adanya aktivitas mencurigakan pada server. Tercatat bahwa salah satu akun karyawan berulang kali mencoba login menggunakan kombinasi password berbeda. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan adanya percobaan peretasan. Untuk mencegah kerugian, administrator segera membuat kebijakan keamanan login, seperti penguncian akun setelah beberapa kali gagal login, penggunaan password yang kuat, serta penerapan autentikasi dua faktor. Selain itu, admin juga melakukan monitoring log server untuk memastikan tidak ada percobaan login ilegal yang terlewat. Dengan kebijakan ini, diharapkan keamanan sistem perusahaan semakin kuat dan tidak mudah ditembus oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Spoofing Attack
MITM Attack
Brute Force Attack
Worm Attack
SQL Injection
Seorang administrator jaringan perusahaan menemukan adanya aktivitas mencurigakan pada server. Tercatat bahwa salah satu akun karyawan berulang kali mencoba login menggunakan kombinasi password berbeda. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan adanya percobaan peretasan. Untuk mencegah kerugian, administrator segera membuat kebijakan keamanan login, seperti penguncian akun setelah beberapa kali gagal login, penggunaan password yang kuat, serta penerapan autentikasi dua faktor. Selain itu, admin juga melakukan monitoring log server untuk memastikan tidak ada percobaan login ilegal yang terlewat. Dengan kebijakan ini, diharapkan keamanan sistem perusahaan semakin kuat dan tidak mudah ditembus oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Subnet Mask Policy
Default Gateway Policy
Account Lockout Policy
DNS Forwarder Policy
User Replication Policy
Seorang administrator jaringan perusahaan menemukan adanya aktivitas mencurigakan pada server. Tercatat bahwa salah satu akun karyawan berulang kali mencoba login menggunakan kombinasi password berbeda. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan adanya percobaan peretasan. Untuk mencegah kerugian, administrator segera membuat kebijakan keamanan login, seperti penguncian akun setelah beberapa kali gagal login, penggunaan password yang kuat, serta penerapan autentikasi dua faktor. Selain itu, admin juga melakukan monitoring log server untuk memastikan tidak ada percobaan login ilegal yang terlewat. Dengan kebijakan ini, diharapkan keamanan sistem perusahaan semakin kuat dan tidak mudah ditembus oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Mengganti subnet mask
Menggunakan autentikasi dua faktor
Menghapus firewall
Menonaktifkan DHCP
Membuka semua port
Perusahaan besar dengan ratusan karyawan menggunakan jaringan untuk aplikasi VoIP, video conference, email, serta akses internet. Pada jam sibuk, jaringan sering mengalami overload sehingga suara pada VoIP terputus-putus. Administrator diminta mencari solusi agar aplikasi penting mendapat prioritas lebih tinggi dibanding aplikasi lain. Setelah melakukan analisis, admin memutuskan menggunakan fitur Quality of Service (QoS) pada router. Selain itu, perusahaan juga menyediakan VPN bagi karyawan yang bekerja dari rumah agar komunikasi tetap aman. Dengan cara ini, trafik dapat diatur, keamanan tetap terjaga, dan layanan perusahaan berjalan lancar.
VPN
Proxy
QoS
NAT
VLAN
Teknologi yang memungkinkan karyawan mengakses data perusahaan secara aman adalah:
ARP
VPN
VLAN
DNS
DHCP
Agar trafik VoIP tetap stabil meski jaringan padat, konfigurasi QoS perlu memperhatikan:
Subnet Mask
Latency, Jitter, dan Packet Loss
Default Gateway
DHCP Relay
Domain Controller
Sebuah perusahaan IT ingin memantau kondisi perangkat jaringan dan server secara real time. Admin perlu mengetahui penggunaan CPU, RAM, bandwidth, serta mendeteksi bila ada kejanggalan trafik. Untuk itu, admin menggunakan protokol SNMP dan aplikasi monitoring open source. Selain monitoring, admin juga menggunakan Wireshark untuk menganalisis paket data. Dengan tools ini, perusahaan bisa segera mendeteksi serangan, mencegah kebocoran data, dan memastikan performa jaringan tetap optimal. Protokol standar yang sering digunakan untuk monitoring perangkat jaringan adalah:
FTP
SNMP
SMTP
DHCP
ICMP
Sebuah perusahaan IT ingin memantau kondisi perangkat jaringan dan server secara real time. Admin perlu mengetahui penggunaan CPU, RAM, bandwidth, serta mendeteksi bila ada kejanggalan trafik. Untuk itu, admin menggunakan protokol SNMP dan aplikasi monitoring open source. Selain monitoring, admin juga menggunakan Wireshark untuk menganalisis paket data. Dengan tools ini, perusahaan bisa segera mendeteksi serangan, mencegah kebocoran data, dan memastikan performa jaringan tetap optimal.
Cisco Packet Tracer
Microsoft Word
Wireshark
Photoshop
Excel
Sebuah perusahaan IT ingin memantau kondisi perangkat jaringan dan server secara real time. Admin perlu mengetahui penggunaan CPU, RAM, bandwidth, serta mendeteksi bila ada kejanggalan trafik. Untuk itu, admin menggunakan protokol SNMP dan aplikasi monitoring open source. Selain monitoring, admin juga menggunakan Wireshark untuk menganalisis paket data. Dengan tools ini, perusahaan bisa segera mendeteksi serangan, mencegah kebocoran data, dan memastikan performa jaringan tetap optimal.
DHCP Server
WinRAR
VLC
Wireshark
RouterOS
Langkah ini diambil agar keamanan data perusahaan lebih terjaga dan tidak mudah disusupi.
Best Practice
Load Balancing
Network Tuning
Security Risk
Fault Tolerance
Solusi terbaik untuk menyimpan password adalah:
Menyimpannya di notepad dengan nama file berbeda
Membagikan password ke semua karyawan
Menggunakan password manager atau hashing
Menyimpan password di email pribadi
Menuliskannya di papan tulis kantor
Dibawah ini yang termasuk jenis ancaman keamanan jaringan adalah . . .
Malware (virus, worm, trojan)
Phishing
Crimping kabel UTP
Instalasi sistem operasi
Pengetesan LAN tester
Sebuah perusahaan mengalami keluhan karena server web mereka sering tidak dapat diakses. Setelah dicek, ternyata server dibanjiri trafik dari ribuan alamat IP secara bersamaan. Langkah yang tepat untuk mengatasi masalah ini adalah…
Menginstalasi aplikasi chatting baru
Menggunakan Intrusion Prevention System (IPS)
Menambah pendingin ruangan server
Mengganti kabel jaringan dengan kualitas Cat 6
Menggunakan firewall untuk memblokir IP mencurigakan
Seorang admin jaringan menemukan adanya pengguna internal yang membocorkan password Wi-Fi kepada orang luar sehingga bandwidth habis dipakai. Langkah pencegahan yang bisa diterapkan adalah…
Menambah jumlah switch pada jaringan LAN
Menonaktifkan firewall agar akses lebih lancar
Mengganti password Wi-Fi secara berkala
Mengaktifkan autentikasi berbasis MAC Address Filtering
Mengurangi jumlah access point
Seorang administrator menemukan bahwa firewall server sering memblokir aplikasi internal yang sebenarnya sah digunakan. Langkah yang benar untuk menyelesaikan masalah ini adalah…
Mengecek aturan (rules) firewall yang sudah diterapkan
Menghapus firewall agar aplikasi bisa berjalan bebas
Menambahkan pengecualian (exception) untuk aplikasi tertentu
Melakukan update firmware perangkat firewall
Melakukan uji coba setelah setiap perubahan aturan firewall
Seorang teknisi TKJ ingin mengamankan komputer client dari serangan eksternal. Konfigurasi firewall pada host yang tepat adalah…
Menutup port yang tidak digunakan
Memblokir aplikasi asing yang mencurigakan
Membuka semua port agar jaringan lebih cepat
Mengizinkan hanya trafik tertentu sesuai kebutuhan aplikasi
Mengaktifkan notifikasi ketika ada akses tidak sah
Dalam jaringan komputer berskala besar, proses pengiriman data tidak hanya berlangsung dalam satu jaringan lokal, tetapi juga melewati beberapa jaringan yang berbeda. Agar data dapat sampai ke tujuan dengan tepat, dibutuhkan mekanisme yang disebut routing. Routing adalah proses pemilihan jalur terbaik bagi paket data agar dapat berpindah dari satu jaringan ke jaringan lain melalui perangkat perantara, yaitu router. Router bertugas membaca alamat tujuan pada paket data, kemudian menentukan rute paling efisien agar data dapat sampai tanpa hambatan. Routing sendiri terbagi menjadi beberapa jenis berdasarkan cara pengelolaannya. Pertama, routing statis, yaitu proses routing yang jalurnya ditentukan secara manual oleh administrator jaringan. Routing statis cocok untuk jaringan kecil karena lebih sederhana, namun kurang fleksibel ketika terjadi perubahan topologi. Kedua, routing dinamis, yaitu routing yang dilakukan secara otomatis oleh router dengan menggunakan protokol routing seperti RIP (Routing Information Protocol), OSPF (Open Shortest Path First), atau BGP (Border Gateway Protocol). Routing dinamis lebih efisien untuk jaringan yang besar dan kompleks, karena router dapat menyesuaikan diri dengan perubahan kondisi jaringan. Selain itu, dikenal juga default routing, yaitu rute bawaan yang digunakan untuk mengarahkan paket data ke jalur tertentu apabila router tidak mengetahui rute spesifik ke alamat tujuan. Default routing biasanya digunakan untuk menghubungkan jaringan internal ke internet. Dengan memahami proses routing dan jenis-jenisnya, peserta didik TKJ diharapkan mampu menganalisis kebutuhan jaringan, memilih jenis routing yang sesuai, serta mengonfigurasi router dengan benar agar jaringan tetap optimal, aman, dan andal.
Menggunakan routing statis
Mengonfigurasi tabel routing secara manual
Menggunakan RIP agar router saling bertukar informasi otomatis
Memasang default gateway ke jalur internet
Membiarkan router tanpa konfigurasi routing
Sebuah perusahaan memiliki jaringan luas dengan banyak cabang. Jaringan sering berubah karena penambahan perangkat baru. Jenis routing yang paling sesuai adalah…
Routing statis
Routing dinamis dengan OSPF
Routing dinamis dengan BGP
Default routing tanpa aturan lain
Routing manual untuk tiap rute
Dalam jaringan komputer berskala besar, proses pengiriman data tidak hanya berlangsung dalam satu jaringan lokal, tetapi juga melewati beberapa jaringan yang berbeda. Agar data dapat sampai ke tujuan dengan tepat, dibutuhkan mekanisme yang disebut routing. Routing adalah proses pemilihan jalur terbaik bagi paket data agar dapat berpindah dari satu jaringan ke jaringan lain melalui perangkat perantara, yaitu router. Router bertugas membaca alamat tujuan pada paket data, kemudian menentukan rute paling efisien agar data dapat sampai tanpa hambatan. Routing sendiri terbagi menjadi beberapa jenis berdasarkan cara pengelolaannya. Pertama, routing statis, yaitu proses routing yang jalurnya ditentukan secara manual oleh administrator jaringan. Routing statis cocok untuk jaringan kecil karena lebih sederhana, namun kurang fleksibel ketika terjadi perubahan topologi. Kedua, routing dinamis, yaitu routing yang dilakukan secara otomatis oleh router dengan menggunakan protokol routing seperti RIP (Routing Information Protocol), OSPF (Open Shortest Path First), atau BGP (Border Gateway Protocol). Routing dinamis lebih efisien untuk jaringan yang besar dan kompleks, karena router dapat menyesuaikan diri dengan perubahan kondisi jaringan. Selain itu, dikenal juga default routing, yaitu rute bawaan yang digunakan untuk mengarahkan paket data ke jalur tertentu apabila router tidak mengetahui rute spesifik ke alamat tujuan. Default routing biasanya digunakan untuk menghubungkan jaringan internal ke internet. Dengan memahami proses routing dan jenis-jenisnya, peserta didik TKJ diharapkan mampu menganalisis kebutuhan jaringan, memilih jenis routing yang sesuai, serta mengonfigurasi router dengan benar agar jaringan tetap optimal, aman, dan andal.
Administrator menggunakan routing statis
Router mendukung protokol dinamis
Routing dinamis tidak diaktifkan
Router hanya menggunakan default routing
Switch gagal membaca alamat tujuan
Seorang administrator jaringan ingin memastikan konfigurasi DHCP Server sudah berjalan dengan baik. Langkah-langkah yang tepat dilakukan adalah ....
Menghubungkan perangkat klien ke jaringan untuk memperoleh alamat IP otomatis
Memastikan setiap perangkat mendapatkan IP, subnet mask, gateway, dan DNS sesuai konfigurasi DHCP
Menguji konektivitas ke internet menggunakan perintah ping
Melakukan pengecekan lease time alamat IP pada DHCP server
Menambahkan record MX pada konfigurasi DNS server
Seorang administrator melakukan konfigurasi remote server menggunakan SSH. Tindakan yang termasuk langkah pengujian keberhasilan konfigurasi adalah ...
Melakukan koneksi ke server menggunakan perintah ssh user@ip_address
Mengecek apakah layanan SSH aktif di port default (22)
Menjalankan perintah dasar pada server dari jarak jauh
Memastikan login ke server hanya bisa dilakukan secara fisik
Mengecek firewall apakah sudah mengizinkan koneksi ke port SSH
Firewall host hanya berfungsi untuk melindungi jaringan server dari serangan luar.
Benar
Salah
Firewall host dapat digunakan untuk memblokir aplikasi mencurigakan di komputer pengguna.
Benar
Salah
Firewall host dapat membatasi akses jaringan berdasarkan port tertentu.
Benar
Salah
Firewall host dan firewall server memiliki fungsi yang sama persis tanpa perbedaan.
Benar
Salah
Firewall hanya diperlukan pada komputer client, tidak pada server.
Benar
Salah
Server firewall dapat dibangun menggunakan perangkat keras standar PC dengan spesifikasi tertentu
Benar
Salah
Perangkat firewall tidak memerlukan update sistem operasi dan aplikasi.
Benar
Salah
Switch dan router termasuk perangkat pendukung dalam membangun server firewall
Benar
Salah
Sebuah sekolah ingin mencegah siswa yang tidak berhak menggunakan jaringan Wi-Fi internal. Mereka berencana memasang server autentifikasi berbasis RADIUS. Pernyataan : Server autentifikasi berfungsi memverifikasi identitas pengguna sebelum memberikan akses.
Benar
Salah
Sebuah sekolah ingin mencegah siswa yang tidak berhak menggunakan jaringan Wi-Fi internal. Mereka berencana memasang server autentifikasi berbasis RADIUS. Pernyataan : Server autentifikasi tidak memerlukan penyimpanan basis data pengguna.
Benar
Salah
Sebuah sekolah ingin mencegah siswa yang tidak berhak menggunakan jaringan Wi-Fi internal. Mereka berencana memasang server autentifikasi berbasis RADIUS. Pernyataan : Server autentifikasi dapat menggunakan metode autentikasi ganda (2FA) untuk meningkatkan keamanan.
Benar
Salah
Berdasarkan narasi tentang manajemen bandwidth, Pernyataan : Manajemen bandwidth hanya diperlukan pada jaringan kecil karena penggunaannya lebih sederhana.
Benar
Salah
Berdasarkan narasi tentang manajemen bandwidth, tentukan pernyataan berikut benar atau salah: Pernyataan B: Teknik manajemen bandwidth dapat menggunakan QoS, traffic shaping, dan load balancing.
Benar
Salah
Berdasarkan konsep manajemen bandwidth:
Benar
Salah
Berdasarkan konsep manajemen bandwidth. Monitoring dan pengujian berkala tidak diperlukan setelah konfigurasi bandwidth selesai dilakukan.
Benar
Salah
Teknik limitasi bandwidth per pengguna dapat digunakan untuk mencegah satu perangkat menyedot bandwidth terlalu besar.
Benar
Salah
Bandwidth selalu berarti kecepatan internet, bukan kapasitas jalur komunikasi.
Benar
Salah
Perhatikan pernyataan berikut :
Control Panel Hosting memungkinkan pengguna mengelola domain, email, dan database dengan antarmuka berbasis web.
Shared Hosting memberikan server fisik khusus hanya untuk satu pengguna atau organisasi.
Dedicated Hosting cocok untuk website dengan traffic tinggi dan kebutuhan keamanan yang lebih ketat.
