WorksheetsDasar Critical Appraisal (PreTest)
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Pilih satu jawaban yang paling tepat (A, B, C, D, atau E). Manakah dari berikut ini yang merupakan TIGA pilar utama dalam Evidence-Based Medicine (EBM)?
Best Evidence, Statistik Lanjutan, dan Pendapat Ahli.
Best Evidence, Keahlian Klinis, dan Nilai & Kondisi Pasien.
Systematic Review, Randomized Controlled Trial (RCT), dan Laporan Kasus.
Validitas, Hasil/Temuan, dan Aplikasi Klinis.
Keahlian Statistik, Kecepatan Membaca, dan Efisiensi Waktu.
Peran utama Critical Appraisal (CA) dalam kerangka EBM adalah untuk...
Mencari literatur terbaru di database seperti PubMed.
Menilai kualitas (validitas), hasil, dan relevansi bukti ilmiah yang telah ditemukan.
Membuat pertanyaan klinis yang terstruktur menggunakan format PICO.
Mengaplikasikan semua temuan jurnal kepada pasien tanpa terkecuali.
Menentukan gaji minimum peneliti di rumah sakit.
Dokter yang kritis selalu mengajukan tiga pertanyaan inti saat membaca jurnal. Manakah yang BUKAN termasuk dari tiga pertanyaan inti Critical Appraisal?
Apakah metode studi ini valid?
Apa hasil/temuan utama dari studi ini?
Berapa biaya total yang dikeluarkan oleh peneliti untuk studi ini?
Apakah hasil ini dapat diterapkan pada pasien saya?
Apakah hasil ini dipublikasikan dalam jurnal open-access?
Dalam konteks studi kuantitatif Randomized Controlled Trial (RCT), mengapa Randomisasi menjadi aspek validitas yang sangat krusial?
Untuk memudahkan analisis statistik data akhir.
Untuk memastikan pasien tidak tahu intervensi apa yang mereka terima.
Untuk memastikan pembagian grup perlakuan dan kontrol 'adil' dan mencegah bias seleksi.
Untuk mempercepat proses tindak lanjut (follow-up) pasien.
Untuk menentukan format penulisan referensi (Vancouver/APA).
Studi kualitatif seperti Fenomenologi paling tepat digunakan untuk menjawab jenis pertanyaan klinis yang mana?
Apakah Obat X lebih efektif daripada Obat Y dalam menurunkan tekanan darah?
Apakah merokok adalah faktor risiko untuk penyakit jantung?
Bagaimana pengalaman atau persepsi pasien tentang hidup dengan penyakit kronis?
Berapa lama rata-rata pasien dapat bertahan hidup setelah menerima operasi baru?
Berapa dosis maksimal yang diizinkan untuk obat tertentu?
Untuk pertanyaan klinis mengenai Efektivitas Terapi, manakah jenis bukti berikut yang menempati posisi terkuat (Puncak Hierarki Bukti)?
Laporan Kasus dari seorang spesialis ternama.
Studi Kohort Prospektif.
Randomized Controlled Trials (RCT).
Systematic Review dan Meta-Analysis.
Pendapat pribadi dari kepala departemen.
Dalam Critical Appraisal studi kualitatif, konsep "Trustworthiness" (Keterpercayaan) digunakan untuk menilai...
Seberapa besar sampel yang digunakan dalam studi tersebut.
Apakah hasil yang didapatkan signifikan secara statistik.
Apakah temuan atau tema yang ditemukan benar-benar merefleksikan pengalaman partisipan secara mendalam.
Apakah peneliti menggunakan alat software yang mahal untuk analisis data.
Menghitung Number Needed to Treat (NNT).
Ketika seorang dokter mengajukan pertanyaan "APLIKASI: Apakah hasil ini relevan untuk pasien saya?", fokus utama penilaiannya adalah...
Menghitung ulang P-value yang didapat peneliti.
Membandingkan karakteristik pasien studi dengan karakteristik pasien yang sedang ditangani.
Memastikan peneliti telah menggunakan Randomisasi yang benar.
Memeriksa kelengkapan laporan menggunakan checklist CONSORT.
Menghubungi penulis studi untuk wawancara.
Manakah dari organisasi/alat berikut yang secara spesifik menyediakan berbagai checklist yang sistematis untuk melakukan Critical Appraisal terhadap berbagai jenis studi, termasuk kualitatif, RCT, dan SR?
WHO (World Health Organization)
PRISMA Statement
CASP (Critical Appraisal Skills Programme)
APA (American Psychological Association)
BMJ (British Medical Journal)
Dalam kerangka kerja 5 Langkah EBM (The 5 A's), langkah APPRAISE (Critical Appraisal) dilakukan segera setelah langkah...
ASSESS (Asesmen)
ACQUIRE (Akuisisi)
APPLY (Aplikasi)
ASK (Tanya)
ADVISE (Nasihat)
