Font size
Worksheets4. Respirasi
Total questions: 73
Worksheet time: 37mins
Seorang laki-laki berusia 34 tahun datang ke unit gawat darurat RS dengan keluhan sesak napas tiba-tiba sejak semalam. Pasien merupakan perokok. Tidak ada Riwayat penyakit paru, tidak ada keluhan batuk dan demam. Pasien sebelumnya melakukan aktivitas olahraga angkat beban di gym langganan pasien. Pemeriksaan fisis ditemukan perkusi hipersonor dan bunyi napas vesikuler menurun pada hemitoraks kanan. Foto toraks pasien: Apakah diagnosis dari kasus diatas?
Pneumotoraks spontan sekunder
Efusi pleura massif
Pneumotoraks spontan primer
Abses paru
Pneumotoraks artifisial
Merokok dapat memicu terjadinya Emphysema, kondisi dimana ........ melebar secara permanen disertai kerusakan septum intralveolaris disebabkan ketidakseimbangan sintesa serat elastis dan komponen septum lainnya.
Bronkus intrapulmonalis
Alveolus
Bronchus
Bronkiolus respiratori
Bronkiolus terminalis
Seorang laki laki usia 54 tahun datang ke puskesmas mengalami mimisan sejak 30 menit yang lalu. Mimisan dirasakan pasien saat sedang bekerja di kebunnya. Tidak ada riwayat trauma. Pasien memiliki riwayat hipertensi yang tidak minum obat dengan rutin. Kesadaran compos mentis, tekanan darah 150/90 mmHg, nadi 104 x/menit, pernafasan 20 x/menit, suhu afebris. Setelah tampon epifrin pada rhinoskopi anterior didapatkan perdarahan pada septum. Pemeriksaan laringoskopi indirek tampak darah menetes ke orofaring, tidak tampak lokasi sumber perdarahan. Kemungkinan sumber perdarahan yang menjadi penyebab utama adalah...
Sphenopalatina
A. Faringeal ascendens
A. Ethmoidalis anterior
A. Labialis superior
A. Palatina major
Tn. N, umur 60 tahun masuk RS dengan keluhan sesak napas, sesak memberat sejak 2 hari yang lalu, sesak dirasakan terus menerus, sesak semakin meningkat saat beraktivitas, berkurang dengan posisi duduk, Riwayat sesak sejak 3 tahun yang lalu, sesak berkurang setelah mengkonsumsi salbutamol, batuk berdahak kental kehijauan sejak 2 minggu yang lalu, Batuk darah tidak ada, demam sejak 2 minggu yang lalu, dirasakan naik turun, Riwayat merokok sejak umur 20 tahun sebanyak 1 bungkus / hari. Pada pemeriksaan fisik ditemukan TD: 140/90 mmHg, Nadi 88 X/ menit, pernapasan 28 kali/ menit, suhu 37, 8 C, wheezing difus kedua paru. Hasil laboratorium : Hb 12,8 g/%, Ht 41%, leukosit 14.100 /mm3 ,Trombosit 260.000/mm3. Kemungkinan Diagnosis kasus tersebut diatas adalah?
Asma Eksaserbasi Akut
PPOK Eksaserbasi Akut
Emfisema
Bronkiektasis terinfeksi
Bronchitis Kronik
Seorang laki-laki usia 25 tahun datang ke IGD dengan keluhan sesak nafas sejak 2 jam yang lalu. Pasien diketahui tertusuk panah saat sedang belajar memanah dengan temannya. Keluhan disertai nyeri dada. Pada pemeriksaan didapatkan kesadaran kompos mentis, tekanan darah 110/70 mmHg, nadi 98x/menit, napas 32x/menit, suhu afebris. Pada pemeriksaan fisik didapatkan luka tusuk pada hemithorax dextra, perkusi hipersonor, auskultasi bunyi vesikuler menurun.
Open pneumothorax
Pneumoperitoneum
Tension pneumothorax
Closed pneumothorax
Pneumothorax sekunder
Seorang perempuan, usia 29 tahun didiagnosa oleh dokter menderita TB paru. Pada pemeriksaan Antropometri diperoleh BB 43 kg, dengan TB 153cm. Pasien akan mendapatkan terapi nutrisi untuk mengatasi masalah gizi yang diperolehnya salah satunya adalah meningkatkan daya tahan tubuh. Apakah terapi gizi tsb?
Vitamin A
Vitamin B6
Carotein
Vitamin E
Vitamin C
Anak perempuan 8 tahun dibawa ke puskesmas dengan bersin-bersin sejak 1 hari lalu. Ada riwayat alergi bulu kucing dan sering menderita infeksi saluran napas atas dalam 1 tahun terakhir. Pemeriksaan fisik menunjukkan wheezes ekspirasi, penggunaan otot pernafasan aksesorri dan perkusi hipersonor. Diagnosis klinik asma eksaserbasi akut. Sel radang yang banyak ditemukan pada pemeriksaan jaringan?
Basofil
Limfosit
Sel Plasma
Eosinofil
Histiosit
Seorang laki-laki berusia 66 tahun datang ke igd dengan keluhan sesak napas sejak 2 hari yang lalu. Tanda vital pasien tekanan darah 120/90 mmHg, nadi 100 x/menit, frekuensi napas 30x/menit, suhu 36,8, SpO2 88%. Foto toraks pasien tampak seperti gambar dibawah ini. Apakah tindakan tatalaksana yang sesuai untuk pasien diatas?
Pemasangan chest tube
Pungsi pleura
Biopsi pleura
Needle decompresi
Pleurodesis
Laki-laki usia 20 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan utama batuk lebih 2 minggu. Pemeriksaan TCM didapatkan MTB detected. Pasien didiagnosis TB paru bakteriologis, namun dari anamnesis didapatkan penderita pernah minum obat TB 3 bulan lalu selama 20 hari. Penderita berhenti sendiri karena merasa membaik. Definisi kasus pada penderita di atas
TB kasus putus obat
TB kasus relaps
TB klinis
TB subklinis
TB kasus baru
Seorang bayi yang baru dilahirkan 9 jam yang lalu tampak merintih dan kebiruan. Bayi dilahirkan secara SC pada usia kehamilan 29 minggu dengan indikasi gawat janin. Pada pemeriksaan tampak napas cepat, retraksi sela iga, nadi 80x/menit. Pada pemeriksaan radiologis tampak gambaran infiltrat retikulogranular. Faktor risiko yang utama pada kondisi ini adalah...
Kelahiran postterm
Kelahiran preterm
Persalinan SC
Herediter
Infeksi intrauteri
Laki-laki 55 tahun, sesak memberat sejak semalam; riwayat sesak 5 tahun; perokok berat. TTV: TD 140/80, N 95, RR 26, T 36.2°C. Barrel chest, hipersonor, wheezing bilateral. Diet apa yang disarankan?
Gizi seimbang, porsi besar & jarang
Tinggi karbohidrat, tinggi lemak, porsi sedikit & sering
Tinggi karbohidrat, rendah lemak, porsi besar & sering
Rendah karbohidrat, rendah lemak, porsi sedikit & sering
Gizi seimbang, porsi sedikit & sering
Seorang anak laki-laki usia 9 tahun dibawa ibunya ke dokter karena nyeri pada tenggorokannya. Pasien juga mengeluh demam sejak 4 hari terakhir, hilang timbul setelah pemberian obat yang dibeli di warung. Pada pemeriksaan mulut didapatkan pseudomembran putih pada dinding faring, yang berdarah saat diangkat. Apakah tatalaksana yang tepat untuk eradikasi penyebab keluhan pada pasien ini?
Penisilin prokain 25.000 U/kgBB selama 7 hari
Penisilin prokain 25.000 U/kgBB selama 14 hari
Penisilin prokain 100.000 U/kgBB selama 7 hari
Penisilin prokain 100.000 U/kgBB selama 14 hari
Eritromisin oral 10 mg/kgBB/hari selama 14 hari
Seorang Wanita usia 47 tahun datang dengan keluhan utama batuk dan sesak sejak 2 minggu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan Pernapasan 20x/menit dan suhu badan 37,6 derajat celcius. Pada pemeriksaan fisik paru didapatkan inspeksi pengembangan dada simetris kiri dan kanan, Perkusi sonor, Auskultasi ronki pada paru bagian bawah. Pemeriksaan sputum menunjukkan adanya spora dan hifa dengan tuberkel. Apakah mikroba penyebab pada kasus diatas?
Histoplasma capsulatum
Aspergillus fumigatus
Coccidioides immitis
Cryptococoes neoformans
Paracoccidioides brasiliensis
Seorang pria berusia 45 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan batuk kronis, demam, penurunan berat badan, dan rasa nyeri di dada. Pasien melaporkan bahwa ia bekerja sebagai petani di daerah tropis selama bertahun-tahun dan sering terpapar debu tanah. Pemeriksaan fisik menunjukkan adanya pembesaran kelenjar getah bening servikal dan nodul pada paru-paru. Pada pemeriksaan mikroskopis dahak, ditemukan struktur berbentuk seperti "ship steering wheel" dan tubuh multiseluler dengan tunas yang membulat. Berdasarkan gejala klinis dan temuan mikroskopis, penyakit yang paling mungkin diderita pasien ini adalah:
Histoplasmosis
Blastomycosis
Aspergillosis
Coccidioidomycosis
Paracoccidioidomycosis
Anak laki-laki 9 tahun nyeri tenggorok & demam 4 hari; pseudomembran putih di faring yang berdarah saat diangkat. Tatalaksana untuk menetralkan toksin:
Antidifteri serum 60.000 IU IV
Antidifteri serum 60.000 IU IM
Antidifteri serum 40.000 IU IM
Antidifteri serum 80.000 IU IV
Antidifteri serum 40.000 IU IV
Ny. Elena, usia 40 tahun, datang ke poli paru dengan keluhan batuk berdahak sejak 2 bulan yang lalu, disertai rasa tidak nyaman pada dada sebelah kiri. Pasien memiliki riwayat TB paru 2 tahun yang lalu dan sudah dinyatakan sembuh. Pemeriksaan fisik menunjukkan tekanan darah 110/60 mmHg, denyut jantung 86 x/menit, frekuensi pernapasan 24 x/menit, dan suhu tubuh 37.8°C. Hasil BTA negatif, dan pada pemeriksaan rontgen ditemukan gambaran tertentu (yang tidak disebutkan). Berdasarkan gejala dan riwayat pasien yang memiliki riwayat TB paru sebelumnya, etiologi yang paling mungkin adalah:
M. Tuberculosis
Aspergillus sp.
S. Pneumonia
S. aureus
Klebsiella sp.
Seorang pria berusia 30 tahun masuk ke rumah sakit dengan luka tusuk di dada kanan dan mengeluh kesulitan bernapas. Pemeriksaan fisik menunjukkan bibir berwarna biru, dada kanan tidak bergerak saat inspirasi. Tekanan darah 150 mmHg, frekuensi pernapasan 24x/menit. Luka tusuk tersebut dangkal, hanya 1 cm. Berdasarkan kondisi di atas, kemungkinan besar sesak napas yang terjadi disebabkan oleh:
Tertekannya paru kanan oleh dinding dada
Adanya hubungan antara udara dalam paru dengan atmosfer
Hilangnya elastic fiber dari paru
Hilangnya tekanan negatif pada rongga pleura
Tidak adanya surfaktan dalam alveoli
Seorang laki-laki usia 49 tahun, datang ke Klinik Dokter Umum dengan keluhan batuk yang dialami selama 1 bulan, disertai demam 3 minggu dan keringat malam hari. Pasien juga merasa bahwa berat badannya menurun. Apakah nama pewarnaan untuk memeriksa kuman Mycobacterium tuberculosis?
Ziehl-Neelsen
Giemsa
Eosin
MGG
Wright
Seorang laki-laki usia 65 tahun dirawat di ICU dengan diagnosis penurunan kesadaran akibat stroke hemoragik dengan perluasan ke brainstem. Pasien sudah terpasang endotracheal tube sejak 3 hari yang lalu. Pada perawatan hari keempat didapatkan tekanan darah 160/90 mmHg, nadi 112x/menit, napas 36x/menit, suhu 39°C. Pada pemeriksaan thorax didapatkan ronki pada kedua paru. Pada pemeriksaan darah rutin didapatkan leukosit 15.000/mm³. Pada pemeriksaan X-Ray thorax didapatkan konsolidasi inhomogen lapangan paru kanan dan kiri. Diagnosis yang paling sesuai pada pasien ini adalah:
Hospital acquired pneumonia
Community acquired pneumonia
Ventilator associated pneumonia
Healthcare associated pneumonia
Post-operative pneumonia
Anak perempuan 6 tahun, asma dipicu debu. Dalam 2 bulan terakhir sesak 3x, reda dengan inhaler. Tidak ada hambatan aktivitas & gejala malam. Klasifikasi derajat kendali asma:
Asma persisten sedang
Asma persisten ringan
Asma terkendali
Asma terkendali sebagian
Asma tidak terkendali
Seorang laki-laki usia 58 tahun datang ke RS dengan keluhan sesak nafas sejak 2 bulan yang lalu. Sesak semakin hari semakin berat. Keluhan batuk, pilek, dan demam disangkal. Riwayat alergi dan asma disangkal. Pasien bekerja di tempat pengolahan tambang sejak 15 tahun yang lalu. Pada pemeriksaan didapatkan tekanan darah 110/70 mmHg, nadi 90x/menit, napas 27x/menit, suhu 37°C. Pemeriksaan fisik ronki kasar +/-. Foto thoraks: pleural plaque. Apakah diagnosa yang tepat?
Asbestosis
Silikosis
Antrakosis
Ca paru
Bisinosis
Pria 28 tahun sesak 3 hari; batuk dahak kuning, demam. TTV: TD 120/80, nadi 90, RR 28, T 39°C; suara napas bronkial & ronki basal bilateral. Pemeriksaan untuk menentukan etiologi:
Hitung leukosit
Hitung jenis leukosit
CRP
Darah lengkap
Kultur darah dan sputum
Seorang laki-laki usia 28 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan hidung gatal dan tersumbat sejak 1 tahun terakhir. Keluhan disertai ingus encer dan bersifat kambuh-kambuhan hampir setiap hari. Tidur terganggu, aktivitas terganggu. Pada pemeriksaan fisik: cavum nasi sempit, konka pucat, permukaan licin, cairan serous. Apakah tatalaksana yang tepat pada pasien ini?
Kromolin
Dekongestan
Kortikosteroid oral
Kortikosteroid intranasal
Antihistamin
Anak laki-laki 9 tahun nyeri tenggorok, demam 4 hari hilang-timbul. Pemeriksaan mulut: pseudomembran putih di faring, berdarah saat diangkat. Komplikasi bila tidak diterapi:
Miokarditis
Perdarahan subarachnoid
Gagal ginjal kronik
Epididimitis
Abses subdural
Seorang perempuan, 55 tahun, datang ke Poli RS dengan keluhan batuk berdahak berwarna hijau sejak 1 minggu, dahak tidak berbusa. Sebelumnya batuk lama berdahak berwarna putih terutama pagi hari, tidak ada batuk darah. Demam sejak 1 minggu terus menerus, tidak ada keringat malam. Pada pemeriksaan fisis didapatkan ronki basah kasar basal paru kanan dan kiri, dari pemeriksaan foto toraks PA gambaran honeycomb appearance (sarang tawon) di paracardial kanan dan kiri. Diagnosis paling mungkin pada kasus ini
Bronkiektasis terinfeksi
Pneumonia
PPOK eksaserbasi
Asma bronkial dalam serangan
Abses paru
Laki-laki 45 tahun bengkak leher kanan 1 minggu. Sebulan lalu keluar cairan kuning kental dari telinga kanan; riwayat berulang sejak kecil. Tanda vital: TD 130/80, nadi 90, RR 20, T 38,8°C. Otoskopi: perforasi membran timpani subtotal dengan jaringan granulasi, sekret mukopurulen di kanalis. Leher kanan atas: massa hiperemis, fluktuasi, nyeri tekan. Diagnosis:
Absess mandibula
Absess Citelli
Absess zigomatikus
Absess Bezold
Absess Luc
Seorang laki-laki, 50 tahun datang ke IGD dengan keluhan sesak yang memberat sejak 2 bulan terakhir terutama jika pasien berbaring. Pasien hanya bisa tidur dengan 2 bantal. Keluhan disertai dengan nyeri dada terutama saat menarik napas. Batuk ada tidak berdahak. Riwayat demam dan penurunan berat badan sekitar 5 kg dalam 2 bulan. Pasien merokok 1 bungkus perhari selama 30 tahun. Pasien kerja di tempat pembuatan kapur sejak 25 tahun lalu. Apakah jenis mineral yang paling mungkin dapat menyebabkan kelainan pada pasien tersebut?
Serpentin
Anthracite
Amorphous
Bituminous
Amphibole
Tn. Joy usia 77 tahun datang ke RS dengan keluhan batuk dan sesak nafas sejak 3 tahun terakhir. Sesak dirasakan saat pasien berjalan cepat. Pasien adalah perokok sejak usia 17 tahun dan konsumsi 1 bungkus rokok per hari. Pasien belum tidak pernah dirawat di RS. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tanda vital TD 130/80mmHg, HR 89 kali/mnt, RR 24 kali/mnt, suhu 36.8C. Pemeriksaan thorax perkusi hipersonor, auskultasi suara nafas vesikuler, ekspirasi memanjang. Pada pemeriksaan spirometri didapatkan hasil FEV1/FVC < 70% dan FEV1 55%.
100%
90-95%
90-92%
95-100%
88-92%
Seorang laki laki usia 27 tahun dilarikan ke IGD pasca kecelakaan motor. Pasien mengeluhkan sesak napas dan nyeri dada kanan setelah adanya terbentur stang motor. Pada pemeriksaan didapatkan tekanan darah 100/60 mmHg, nadi 120x/menit, pernafasan 34x/menit, tampak jejas pada hemithoraks kanan, bunyi napas melemah, dan perkusi redup pada lapang paru kanan. Apakah diagnosis pada pasien tersebut?
Tamponade jantung
Pneumothoraks ventil
Efusi pleura
Flail chest
Hematothoraks
Seorang wanita usia 31 tahun datang ke klinik untuk kontrol luka post operasi setelah 1 minggu. Pasien sebelumnya dirawat selama 10 hari di rumah sakit akibat operasi tumor payudara. Saat ini pasien mengeluhkan demam dan sesak napas sejak 2 hari lalu. Pada pemeriksaan didapatkan tekanan darah 140/90 mmHg, nadi 100x/menit, pernafasan 26x/menit, suhu 38,8°C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan ronki paru bilateral. Status lokal luka tampak terawat dengan baik, integritas kulit baik, darah (-), pus (-), nyeri minimal. Diagnosis pada pasien ini adalah:
Hospital acquired pneumonia
Post-operative pneumonia
Healthcare associated pneumonia
Ventilator associated pneumonia
Community acquired pneumonia
Perempuan 28 tahun tenggorok kering 1 bulan, napas berbau. Status lokalis: mukosa faring tertutup lendir kental; setelah dibersihkan tampak mukosa kering. Diagnosis:
Faringitis tuberkulosis
Faringitis luetika
Faringitis gonore
Faringitis atrofi
Faringitis hiperplastik
Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan utama sesak napas. Sesak terus menerus sejak tiga hari yang lalu. Keluhan disertai batuk. Riwayat merokok selama 8 tahun terakhir. Pada pemeriksaan radiologi didapatkan corakan bronkovaskuler kasar dan prominen pada kedua paru melebihi 2/3 lapangan toraks bilateral. Apakah diagnosis yang paling tepat?
Bronchiolitis
Bronchiectasis
Bulla paru
Bronchopneumonia
Bronchitis
Putri, usia 4 tahun, dibawa ibunya ke dokter dengan keluhan nyeri menelan, demam, dan nafsu makan yang berkurang sejak 3 hari yang lalu. Pasien telah diberikan obat penurun panas namun tidak menunjukkan perbaikan. Pada pemeriksaan fisik, ditemukan adanya lembaran putih tebal yang melekat di area faring posterior. Mikroorganisme yang paling mungkin menjadi penyebab infeksi ini adalah:
Staphylococcus aureus
Streptococcus beta hemolyticus
Mycoplasma pneumoniae
Corynebacterium diphtheriae
Mycobacterium tuberculosis
Seorang perempuan berusia 17 tahun datang ke puskesmas karena sesak dan nyeri pada saat menarik napas, bersin maupun batuk. Nyeri menjalar ke dinding dada kiri. Keluhan sudah dirasakan sejak satu minggu sebelumnya. Pasien menyangkal adanya demam maupun keringat malam. Pasien juga mengeluhkan batuk kering dan rasa lemah sejak 3 hari yang lalu. Pasien mendapat diagnosis HIV sejak 6 bulan sebelumnya dan mendapatkan terapi ART. Pemeriksaan mikrobiologi menunjukkan adanya sel yeast besar dengan pertunasan dan kapsul tebal. Apakah mikroba yang mungkin menyebabkan infeksi di atas?
Candida albicans
Coccidioides immitis
Aspergillus fumigatus
Cryptococcus neoformans
Paracoccidioides brasiliensis
Seorang laki-laki berusia 55 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan sesak napas yang dirasakan hampir setiap hari. Pada pemeriksaan spirometri didapatkan hasil VEPI/KVP 40%. VEPI pasien 1550 ml, kemudian setelah dilakukan uji bronkodilator diperoleh VEPI 2000 ml. Apakah Diagnosis pada penderita ini adalah:
Asma
Atelektasis
PPOK
Pneumonia
Bronkiektasis
Seorang perempuan berusia 25 tahun, datang ke Poli Paru RS dengan keluhan sesak disertai mengi sejak setahun yang lalu. Sebulan terakhir, sesak dirasakan semakin sering terutama pada malam hari, minimal 2 kali seminggu. Pasien menggunakan bronkodilator inhaler jika sesak, tapi sebulan ini dirasakan inhalernya sudah tidak mengurangi sesaknya. Keluhan kadang disertai batuk berdahak kuning. Ayah pasien diketahui memiliki riwayat asma. Tanda vital dan pemeriksaan fisik paru dalam batas normal. Hasil foto thorax normal. Apakah terapi yang dibutuhkan saat ini untuk mengontrol kondisi pasien?
Pemberian ekspektoran + ICS
Pemberian antihistamin + ICS
Pemberian kortikosteroid inhaler + LABA
Peningkatan dosis bronkodilator inhaler
Pemberian antibiotik oral + ICS
Seorang laki-laki, 50 tahun datang ke IGD dengan keluhan sesak yang memberat sejak 2 bulan terakhir terutama jika pasien beraktivitas. Keluhan disertai dengan nyeri dada terutama saat menarik napas. Batuk ada tidak berdahak. Riwayat demam dan penurunan berat badan sekitar 5 kg dalam 2 bulan. Pasien merokok 1 bungkus perhari selama 30 tahun. Pasien kerja di tempat pembuatan kapal sejak 25 tahun lalu. Jika dilakukan pemeriksaan foto toraks, kelainan khas yang mungkin didapatkan pada pasien tersebut adalah:
Egg shell calcification
Pleural plaque
Micronodular diffuse
Fibrotic nodule
Rounded opacity
Seorang laki-laki usia 23 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan hidung tersumbat. Pasien diketahui mempunyai riwayat berkelahi dengan temannya 1 tahun lalu. Dari pemeriksaan didapatkan hidung bengkok, konka tidak hipertrofi, cavum nasi tampak menyempit pada salah satu sisi. Apakah diagnosis pasien ini?
Polip nasi
Fraktur nasal
Epistaksis
Perforasi septum nasi
Deviasi septum nasi
Seorang bayi laki-laki berusia 2 hari dibawa ke rumah sakit dengan keluhan sesak napas yang dialami sejak lahir. Pasien tidak ada demam, biru, maupun muntah. BAB meconium lancar, BAK lancar. Riwayat kehamilan cukup bulan dengan riwayat persalinan sectio caesaria. Apakah diagnosis dari bayi tersebut?
Tuberculosis
Neonatal Pneumonia
Meconium Aspiration Syndrome
Hyaline Membrane Disease
Transient Tachypnea of Newborn
Perempuan 33 tahun sesak 20 menit pasca KLL, nyeri dada kanan. TD 90/60, nadi 140, RR 32, JVP meningkat, hemitoraks kanan tertinggal; perkusi kanan hipersonor. Tindakan segera:
Needle pericardiocentesis
Intubasi
Needle thoracocentesis (dekompresi)
Balut 3 sisi
Pasang WSD kanan
Seorang laki-laki berusia 32 tahun dibawa ke IGD RS dan didiagnosis mengalami status asmatikus, untuk memantau perjalanan penyakit dilakukan pemeriksaan analisa gas darah. Manakah pernyataan yang sesuai tentang hasil analisa gas darah?
asidosis metabolic
alkalosis respiratorik
asidosis respiratorik
asidosis alkalosis
alkalosis metabolic
Pada pemeriksaan BTA pasien tuberculosis paru sampel yang digunakan adalah...
Darah
Urine
Feses
Air Liur
Sputum
Ny. Sui, usia 46 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan batuk berdahak yang tak kunjung sembuh sejak 1 bulan yang lalu dan sering berkeringat. Pasien mengatakan suaminya juga mengalami hal serupa dan sedang dalam konsumsi obat bulan ke 9. TTV didapatkan suhu 37,9 C, lainnya dalam batas normal. BB 39 kg dan TB pasien 165 cm. Pemeriksaan mikroskopis didapatkan bakteri basil berwarna merah dengan latar belakang biru. Tata laksana yang tepat untuk kasus ini adalah...
4 tablet 4 KDT dilanjutkan 4 tablet 2 KDT
3 tablet 4 KDT dilanjutkan 3 tablet 2 KDT
5 tablet 4 KDT dilanjutkan 5 tablet 2 KDT
2 tablet 4 KDT dilanjutkan 2 tablet 2 KDT
4 tablet 2 KDT dilanjutkan 2 tablet 2 KDT
Seorang pasien yang baru kembali dari Arab Saudi terpapar virus yang ditularkan dari hewan. Hewan apa yang paling mungkin menjadi sumber paparan virus tersebut?
Sapi
Domba
Ayam
Kambing
Unta
Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan batuk yang dialami sejak 4 minggu yang lalu. Pasien juga mengalami demam. Pasien dilakukan pemeriksaan foto toraks dengan hasil sebagai berikut. Apakah diagnosis yang paling tepat untuk pasien tersebut?
Giant Bulla
Bronchiectasis
Aspergilloma
TB paru
Abses paru
Perempuan 21 tahun datang dengan gangguan menghidur sejak 5 bulan, ingus hijau, sakit kepala, dan nafas berbau menurut orang sekitar. Tanda vital normal. Rhinoskopi: rongga hidung sangat lapang, atrofi konka inferior & media, sekret purulen dan krusta kehijauan. Etiologi paling mungkin adalah:
Treponema pallidum
Staphylococcus aureus
Streptococcus beta hemolyticus
Klebsiella ozaena
Aspergillus spp.
Seorang pasien dianjurkan untuk mengonsumsi margarin dan tauge karena kedua makanan tersebut mengandung vitamin yang bermanfaat bagi tubuh. Berdasarkan informasi yang diberikan, vitamin apa yang paling banyak terkandung dalam margarin dan tauge?
Vitamin B6
Vitamin A
Vitamin K
Vitamin B1
Vitamin E
Seorang Wanita usia 47 tahun datang dengan keluhan utama batuk dan sesak sejak 2 minggu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan Pernapasan 20x/menit dan suhu badan 37,6 derajat celcius. Pada pemeriksaan fisik paru didapatkan inspeksi pengembangan dada simetris kiri dan kanan, Perkusi sonor, Auskultasi ronki pada paru bagian bawah. Pemeriksaan sputum menunjukkan adanya spora dan hifa dengan tuberkel. Apakah bentuk infeksi dari mikroba penyebab pada kasus diatas?
Endospora
conidia
Arthospora
Spherule
Yeast
Seorang laki-laki usia 27 tahun datang dibawa temannya ke IGD dengan keluhan sesak nafas pasca kecelakaan lalu lintas 30 menit yang lalu. Pasien jatuh dengan dada membentur trotoar. Pemeriksaan: TD 90/60 mmHg, nadi 120x/menit, napas 36x/menit, afebris. Didapatkan tekanan vena jugularis meningkat, jejas hemithoraks kanan, perkusi hipersonor, suara nafas menghilang. Foto thorax: hiperlusen avascular, deviasi trakea kontralateral. Apakah diagnosis yang tepat?
Simple Pneumothorax
Kontusio pulmonum
Tension Pneumothorax
Hematothorax
Atelektasis
Hal yang tidak termasuk dalam Assesment Pasien PPOK adalah :
Komorbiditas
Risiko eksaserbasi
Derajat hambatan aliran udara
Gejala klinis
Lamanya menderita penyakit
Pasien laki-laki berusia 53 tahun diantar ke unit gawat darurat RS dengan keluhan sesak napas yang memberat dalam 2 hari terakhir. Keluhan ini didahului dengan demam dan batuk berdahak sejak 7 hari yang lalu. Riwayat vaksinasi Covid (+). Hasil pemeriksaan fisis didapatkan pasien mengalami lemas, tekanan darah 100/70 mmHg, denyut nadi 102 x/menit, frekuensi napas 32x/menit dan temperatur 38,8 derajat celcius. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada skenario ini?
Abses paru
Covid 19
PPOK
Tuberkulosis
Asma bronkiale
Seorang wanita berusia 40 tahun datang dengan keluhan batuk darah yang berlangsung selama 3 minggu, disertai dengan demam, berkeringat malam, dan penurunan berat badan. Pasien sebelumnya pernah menjalani pengobatan untuk tuberkulosis paru, tetapi tidak selesai. Pemeriksaan radiologi ditemukan gambaran seperti berikut. Apakah diagnosis pasien tersebut?
Tuberculosis
Bronkiektasis
abses paru
Pneumonia lobaris dextra superior
Bronkitis
Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun dibawa ke klinik oleh orang tuanya karena keluhan sesak napas, batuk, dan mengi yang sering muncul pada malam hari. Orang tua anak melaporkan bahwa gejala-gejala ini sudah terjadi selama 3 kali dalam sebulan terakhir dan sering kali membaik setelah pemberian obat-obatan seperti inhaler bronkodilator yang diresepkan oleh dokter sebelumnya. Tidak ada riwayat penyakit paru-paru lainnya dalam keluarga, namun ibu anak tersebut memiliki riwayat asma. Pada pemeriksaan fisik, ditemukan wheezing pada kedua lapang paru, serta frekuensi napas anak tersebut meningkat menjadi 28 kali per menit.
Asma Persisten Sedang
Status Asmatikus
Asma Persisten Ringan
Asma Intermitten
Asma Eksaserbasi Derajat Berat
Perempuan 18 tahun hidung tersumbat, gatal, berair, berair, bersin-bersin hampir tiap hari selama 6 bulan. Ibu riwayat asma. Tatalaksana yang tepat:
Antihistamin topikal, antibiotik oral, dekongestan topikal, steroid nasal spray
Antihistamin oral
Dekongestan topikal, steroid nasal spray
Antihistamin oral, dekongestan topikal, steroid nasal spray
Antihistamin oral, antibiotik oral, dekongestan topikal
Ny. BB, 23 tahun datang dengan keluhan batuk lama, demam hilang timbul. Keluhan disertai dengan penurunan berat badan dan keringat malam. Pada pemeriksaan fisik, tanda vital dalam batas normal. Pada auskultasi di lapang atas paru kanan terdengar amphorik sound (+). Apakah pemeriksaan penunjang yang tepat untuk kasus di atas?
Pemeriksaan sputum mikroskopis BTA secara SP (sewaktu, pagi)
Pemeriksaan serologi
Pemeriksaan PCR (polymerase chain reaction)
Pemeriksaan kultur
Pemeriksaan Mantoux test
Seorang pasien yang baru kembali dari Wuhan, China, menunjukkan gejala leukositosis dan memiliki keluhan yang berkaitan dengan saluran pernapasan. Mikroorganisme yang paling mungkin menjadi penyebab infeksi ini adalah:
SARS-CoV-2
Influenza virus
Adenovirus
Rhinovirus
Parainfluenza virus
Pria 30 tahun nyeri dada kiri dan sesak memberat 1 jam; mulai sesak sejak kemarin. Non-perokok, tanpa riwayat paru. PF: TD 130/70, nadi 98, RR 32, afebris; gerak dada kiri tertinggal, perkusi kiri hipersonor, suara napas kiri menurun. Diagnosis:
Pneumotoraks primer
Pneumotoraks iatrogenik
Pneumotoraks ventil (tension)
Pneumotoraks katamenial
Pneumotoraks sekunder
Perempuan 25 tahun pilek dengan hidung tersumbat; ingus kental kehijauan berbau busuk; demam/bersin/batuk/nyeri tenggorok/nyeri telinga disangkal. Rinoskopi: kavum nasi dipenuhi krusta kehijauan; setelah krusta diangkat tampak mukosa konka atrofi. Penyebab tersering:
Infeksi virus
Infeksi klebsiella
Infeksi pneumonia
Infeksi stafilokokus
Infeksi streptokokus
Tn. NO, berusia 37 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan batuk lebih dari 3 minggu disertai dengan dahak berwarna kehijauan. Sebelumnya, pasien pernah mengonsumsi obat selama 6 bulan penuh dan 1 tahun yang lalu dinyatakan sembuh. Pada pemeriksaan vital didapatkan TD 130/80 mmHg, nadi 84x/menit, nafas 24x/menit, suhu 37,3°C. Pada pemeriksaan fisik terdengar suara ronki pada apex kedua lapangan paru. Setelah dilakukan kultur dan uji resistensi, ditemukan BTA (++) dan resisten terhadap obat INH dan Rifampisin, tetapi masih sensitif terhadap Streptomisin dan Etambutol. Diagnosis yang tepat adalah:
TB Drop out
TB XDR
TB Kasus baru
TB MDR
TB TDR
Seorang laki-laki usia 30 tahun datang dengan keluhan batuk berdahak kekuningan disertai demam menggigil sejak 2 hari yang lalu. Pasien sekarang sedang dirawat di bangsal pada hari ke-4 dengan diagnosis gagal ginjal. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 110/70 mmHg, nadi 88x/menit, pernapasan 26x/menit, suhu 39°C, auskultasi ronki basah +/- , wheezing -/-. Pemeriksaan laboratorium didapatkan leukositosis. Pada pemeriksaan foto thorax ditemukan konsolidasi pada paru kanan bawah.
Community Acquired Pneumonia
Pneumonia atipikal
Pneumonia aspirasi
Hospital Acquired Pneumonia
Ventilator Acquired Pneumonia
Seorang Anak laki-laki umur 9 bulan dibawa ke IGD rumah sakit oleh ibunya dengan keluhan batuk yang dialami sejak 3 hari yang lalu. Batuk berdahak lendir kental berwarna putih. Batuk biasanya beruntun tengah malam menjelang subuh. Pasien juga mengalami sesak. Suara pasien terdengar serak. Pada pemeriksaan fisik ditemukan: Suhu 38,9 oC, pernapasan 68 x/menit, Auskultasi: Stridor inspirator Dari radiologi didapatkan gambaran kelainan sebagai berikut (lihat gambar). Apakah diagnosis yang paling memungkinkan?
Pneumonia
Bronkiolitis
Epiglotitis
Croup
Laringitis
Seorang laki-laki berusia 22 tahun datang ke Poli RS dengan keluhan sesak harian sering. Terbangun malam hari karena batuk dan sesak 2 kali dalam seminggu. Pasien hanya memakai obat inhaler LABA dan ICS bila sesak. Nilai variabiliti <20%. Apakah saran yang paling tepat pada kasus ini?
Gunakan LABA dan ICS secara rutin
Gunakan SABA dan ICS secara rutin
Gunakan SABA secara rutin
Gunakan ICS dan aminofilin secara rutin
Gunakan SABA dan LABA secara rutin
Seorang laki-laki berusia 66 tahun datang ke igd dengan keluhan sesak napas sejak 2 hari yang lalu. Sesak tidak disertai mengi. Pasien hanya bisa tidur dengan 3 bantal dan merasa lebih sesak jika berbaring ke kanan. Pemfis menunjukkan bunyi napas vesikuler menghilang pada hemothorax kiri. Pasien dilakukan pemeriksaan foto thorax dan didapatkan hasil dibawah ini. Apakah diagnosis yang paling tepat untuk kasus diatas?
bronchopneumonia
Tuberculosis
Pneumonia
Atelectasis
Efusi pleura masif
Seorang laki-laki 22 tahun masuk ke IGD karena keluhan sesak napas sejak 1 hari. Sebelumnya pasien sering batuk sejak 1 tahun terakhir, dengan dahak produktif terutama pagi hari. Pasien juga mengeluh sering pilek dan sakit kepala dan didiagnosis sinusitis kronik. Pemeriksaan foto toraks didapatkan dextrocardia dan HoneyComb Appearance. Diagnosis yang paling tepat adalah:
Syndroma kartegener
Syndroma nefrotik
Syndrom Klineflelter
Syndroma zollinger Ellison
Syndrom down
Seorang pria berusia 45 tahun mengeluh suara serak yang berlangsung selama 4 hari. Ia bekerja yang mengharuskan banyak berbicara. Pasien tidak memiliki riwayat merokok atau batuk berdahak. Diagnosis yang paling mungkin adalah:
Laringitis
Tonsilitis
Laryngotracheobronchitis
Rhinosinusitis
Faringitis
Seorang laki-laki, 30 tahun datang ke IGD dengan keluhan sesak yang memberat sejak 3 minggu terakhir terutama saat beraktivitas. Ada rasa berat di dada dan batuk tidak berdahak. Pasien terkadang demam. Pasien merokok 1 bungkus perhari selama 20 tahun. Pasien kerja sebagai penambang batu gunung sejak 2 tahun terakhir dan riwayat melakukan peledakan di gunung 1 bulan lalu dengan jarak dekat dan tanpa APD. Apakah klasifikasi yang tepat untuk penyakit pasien tersebut?
Chronic silicosis
Accelerated silicosis
Simple silicosis
Complicated silicosis
Acute silicosis
Anak laki-laki umur 13 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan utama batuk dan sesak. Keadaan ini hampir setiap bulan dialami tetapi mereda sendiri tanpa pengobatan. Sesak terutama malam hari. Anak tidak demam. Anak nampak sesak, ekspirasi memanjang, wheezing difus kedua paru. Tetapi anak masih bisa mengucapkan kalimat dengan baik dan dapat berkomunikasi dengan dokter. Jenis breathing exercise paling tepat yang dapat membantu meredakan gejala anak tersebut adalah:
Lung expansion exercise
ACBT
Pursed lip breathing
Respiratory rhythm
Diaphragmatic breathing dan pursed lip breath
Seorang pria, 48 tahun, datang ke poliklinik dengan keluhan batuk kronis selama 6 bulan, disertai dahak yang sulit keluar, terutama di pagi hari. Pasien juga mengeluhkan sesak napas yang memberat saat aktivitas. Tidak ada riwayat demam, tetapi pasien memiliki riwayat infeksi paru berulang sejak masa kecil. Pemeriksaan fisik menunjukkan suara napas kasar dengan ronki basah pada kedua hemitoraks. Pemeriksaan radiologi seperti gambar di bawah. Diagnosis yang paling mungkin adalah:
Bronkiektasis
Edema paru kronis
Tuberkulosis paru
Fibrosis paru idiopatik
Pneumonia
Seorang laki-laki, 30 tahun datang ke IGD dengan keluhan sesak yang memberat sejak 3 minggu terakhir terutama saat beraktivitas. Ada rasa berat di dada dan batuk tidak berdahak. Pasien terkadang demam. Pasien merokok 1 bungkus perhari selama 20 tahun. Pasien kerja sebagai penambang batu gunung sejak 2 tahun terakhir dan riwayat melakukan peledakan di gunung 1 bulan lalu dengan jarak dekat dan tanpa APD. Jenis mineral yang dapat menyebabkan kerusakan di paru untuk pasien tersebut adalah:
Crystalline
Lignite
Amorphous
Anthracite
Bituminous
Pria 24 tahun sesak 30 menit; hanya bisa bicara penggal kalimat; dalam 1 bulan terakhir 5 kali kambuh; riwayat asma sejak kecil dan keluarga serupa. PF: wheezing +/+, rhonki -/-. Tata laksana untuk menangani sesak saat ini:
Formoterol
Budesonide
Salmeterol
Salbutamol
Flutikason
Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke Poliklinik RS dengan keluhan demam 3 hari. Terdapat batuk berdahak berwarna kuning. Sesak napas kadangkala dirasakan ketika batuk berkepanjangan. Hasil pemeriksaan fisik menunjukkan: TD normal, frekuensi napas 26x/menit, denyut nadi 98 x/menit dan temperatur 38 derajat celcius. Hasil lab memperlihatkan leukositosis dan gambaran foto toraks berupa perselubungan inhomogen disertai air bronchogram sign pada lobus inferior paru dextra.
Pemberian antibiotik
Pemberian mukolitik
Kompres air dingin
Diet protein tinggi
Minum air kelapa
Apa yang ditunjukkan oleh tanda panah hitam pada gambar tersebut?
Sel Datia Langhans
Granuloma epitelioid
Jaringan sclerosis
Mutiara tanduk
Nekrosis kaseosa
Seorang pria usia 30 tahun datang ke IGD dengan keluhan sakit tenggorokan diikuti batuk paroksismal dengan dahak berwarna darah, dialami sejak 4 hari lalu. Ia juga mengeluhkan demam dan sakit kepala. Pada pemeriksaan radiologi ditemukan paru-paru konsolidasi (unilateral). Setelah dikirimkan spesimen sputum ke laboratorium, pewarnaan khusus apakah dibawah ini yang digunakan agar dapat melihat morfologi bakteri ini secara mikroskopik?
Pewarnaan Gram
Pewarnaan schaeffer fulton
Pewarnaan methalic blue dalam alkohol
Pewarnaan Tahan Asam
Pewarnaan burry ginns
