NEW
Font size
WorksheetsSIM Checkpoint 1
Total questions: 12
Worksheet time: 12mins
Performa SIM tinggi tetapi keputusan strategis tetap gagal menunjukkan organisasi mengalami:
Overload data dan under-analysis
Ketidaktepatan filter informasi manajerial
Ketidaksinkronan antara sistem dan logika strategi
Disonansi antara kognisi manajer dan struktur informasi organisasi
Ketika sistem informasi berfungsi baik secara teknis namun menimbulkan resistensi pengguna, penyebab terdalamnya adalah:
Kurangnya komunikasi antar-departemen
Ketidaksesuaian makna kerja antara manusia dan sistem
Kurang pelatihan prosedural
Integrasi antarmuka belum stabil
Dalam konteks sistem terbuka, efektivitas SIM tergantung pada:
Kapasitas pemrosesan data yang tinggi
Struktur hierarki yang efisien
Mekanisme adaptasi informasi terhadap dinamika lingkungan
Frekuensi pembaruan perangkat lunak
Informasi berkualitas tinggi dapat gagal menghasilkan keputusan yang baik ketika:
Model analitik tidak tepat
Informasi tidak sejalan dengan kerangka interpretasi pengambil keputusan
Data dikumpulkan dari sumber eksternal
Keputusan diambil terlalu cepat
Jika dua departemen menafsirkan laporan yang sama secara berbeda, maka SIM gagal pada aspek:
Integritas data
Konsistensi semantik lintas fungsi
Ketepatan waktu pelaporan
Ketepatan agregasi data
Dalam organisasi berbasis AI, peran utama manusia dalam SIM adalah:
Mengontrol parameter algoritma
Menjaga keamanan data
Memberi konteks etis dan strategis pada hasil sistem
Memvalidasi data sebelum diproses
Perbedaan utama antara sistem deterministik dan stokastik dalam SIM terletak pada:
Kompleksitas arsitektur
Jenis perangkat keras yang digunakan
Derajat kepastian perilaku output terhadap input
Kebutuhan intervensi manusia
Keunggulan kompetitif dari penerapan SIM muncul ketika:
Sistem mempercepat proses transaksi
Data tersedia bagi seluruh karyawan
Informasi diolah menjadi kapabilitas organisasi yang sulit ditiru
Biaya operasional sistem menurun
SIM yang berfokus hanya pada efisiensi operasional berisiko gagal karena:
Tidak memanfaatkan data eksternal
Mengabaikan dimensi pembelajaran strategis organisasi
Kurang dukungan TI tingkat lanjut
Struktur basis data tidak adaptif
Integrasi ERP sering gagal bukan karena teknologi, melainkan karena:
Modul tidak kompatibel
Proyek terlalu besar
Model proses organisasi tidak cocok dengan logika sistem
Tim implementasi kurang pengalaman
Dalam decision cycle, kontribusi terbesar SIM berada saat:
Solusi telah ditetapkan
Masalah masih ambigu dan memerlukan klarifikasi berbasis data
Eksekusi keputusan sedang berlangsung
Evaluasi hasil dilakukan
Ketika organisasi menilai kesuksesan SIM dari jumlah laporan yang dihasilkan, itu menunjukkan:
Orientasi proses
Orientasi simbolik yang menutupi kegagalan kognitif manajerial
Efisiensi administratif meningkat
Peningkatan kualitas keputusan
