wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Tata Ruang Wilayah dan Indeks Kebahagiaan

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) telah dimiliki oleh Kota Bogor. Akan tetapi implementasi RTRW di Kota Bogor kurang berjalan baik. Kawasan yang diperuntukkan secara komersil menyebar di sepanjang jalan utama Kota Bogor sehingga sering menimbulkan kemacetan. Permasalahan tersebut dapat terjadi karena adanya hambatan penataan ruang berupa….

a)

lemahnya pengendalian pemanfaatan ruang

b)

kuatnya koordinasi antar lembaga pemerintahan

c)

lambatnya penyusunan rencana tata ruang kota

d)

kurangnya dana untuk pembangunan infrastruktur kota

e)

terbatasnya lahan untuk pembangunan ruang publik

2.

Dokumen perencanaan tata ruang yang memuat arahan kebijakan pemanfaatan ruang wilayah nasional, bersifat jangka panjang (20 tahun), dan menjadi acuan utama bagi perencanaan dibawahnya adalah….

a)

Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten/Kota

b)

Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL)

c)

Rencana Pembangunan Jangka Mengengah Nasional (RPJMN)

d)

Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Nasional

e)

Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Propinsi

3.

Konsep utama yang menunjukkan kemudahan dan efisiensi masyarakat dalam menjangkau pusat-pusat kegiatan atau fasilitas umum (sekolah, pasar, rumah sakit) dalam sebuah tata ruang wilayah adalah….

a)

kohesi sosial

b)

daya dukung lingkungan

c)

aksesibilitas

d)

efisiensi termal

e)

kepadatan lantai bangunan

4.

Penyediaan persentase Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang memadai (minimal 20% RTH Publik dan 10% RTH Privat) di perkotaan sangat krusial bagi kenyamanan beraktivitas masyarakat. Hal ini dikarenakan RTH memiliki tujuan….

a)

meningkatkan kemampuan resapan air, mengurangi polusi udara, dan menurunkan suhu mikro (efek pulau panas)

b)

untuk meningkatkan Koefisien Lantai Bangunan (KLB) di kawasan tersebut

c)

mempermudah proses konversi lahan pertanian menjadi lahan komersial

d)

menjamin pemisahan fungsi ruang yang ketat (single use zoning)

e)

mendorong penggunaan kendaraan pribadi agar tidak perlu berjalan

5.

Apabila suatu daerah memiliki potensi bencana gempa bumi yang tinggi, penataan ruang yang bijaksana harus mencakup….

a)

pengabaian aspek mitigasi karena bencana adalah takdir yang tidak bisa dihindari

b)

pembangunan fasilitas publik hanya di wilayah pesisir untuk kemudahan akses

c)

pembangunan gedung-gedung dengan struktur ringan yang mudah roboh agar tidak memakan korban

d)

penetapan zona aman, penegakan standar bangunan tahan gempa, dan penyediaan jalur evakuasi yang jelas

e)

pembuatan penahan banjir, penyediaan bunker, pemasangan rambu-rambu zona rawan bencana

6.

Dari tiga dimensi utama Indeks Kebahagiaan BPS, dimensi manakah yang secara spesifik mengukur pengalaman emosional sehari-hari seseorang?

a)

Perasaan (Affect)

b)

Makna Hidup (Eudamonia)

c)

Kesejahteraan Subjektif (Subjective Well-being)

d)

Kepuasan Hidup (Life Satisfaction)

e)

Kualitas Hidup (Quality of Life)

7.

Aspek tata ruang yang paling berpotensi memiliki dampak negatif terhadap Indeks Kebahagiaan (IK) masyarakat adalah....

a)

penyediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang melebihi batas minimum

b)

pemberian insentif bagi investor yang patuh terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW)

c)

konservasi kawasan lindung menjadi kawasan industri secara ilegal

d)

pengembangan sistem jaringan transportasi massal

e)

penetapan zona permukiman vertikal (apartemen)

8.

Peran serta masyarakat dalam penataan ruang suatu wilayah dapat diwujudkan dalam bentuk....

a)

menetapkan sendiri peruntukan ruang di wilayah tempat tinggal mereka

b)

memberikan masukan dalam proses penyusunan dan peninjauan kembali rencana tata ruang

c)

melakukan pembangunan fisik di kawasan lindung tanpa perlu izin asalkan untuk kepentingan umum

d)

mengajukan keberatan terhadap rencana tata ruang yang sudah ditetapkan dan mengabaikannya

e)

mengawasi pelaksanaan tata ruang tetapi dilarang melaporkan pelanggaran

9.

Salah satu indikator yang digunakan BPS untuk mengukur dimensi "Kepuasan Hidup Personal" dalam Indeks Kebahagiaan adalah....

a)

tingkat kepuasan terhadap kondisi keamanan lingkungan

b)

ketersediaan fasilitas rekreasi dan hiburan

c)

partisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan

d)

perasaan cemas atau khawatir

e)

tingkat pendapatan keluarga

10.

Dalam konteks perencanaan tata ruang, yang dimaksud dengan Kawasan Strategis Nasional (KSN) adalah....

a)

kawasan yang memiliki fungsi utama untuk pertahanan dan keamanan

b)

kawasan yang direncanakan untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dimasa depan

c)

seluruh kawasan yang ditetapkan sebagai kawasan lindung untuk menjaga ekosistem

d)

kawasan yang penataan ruangnya diprioritaskan karena mempunyai pengaruh penting secara nasional terhadap salah satu atau lebih sektor

e)

kawasan yang memiliki potensi bencana alam paling tinggi di suatu provinsi

11.

Unsur tata ruang yang berkaitan dengan perwujudan keseimbangan dan keserasian antar sektor, antar kawasan, dan antar tingkat pemerintahan adalah....

a)

keterbukaan

b)

perlindungan hukum

c)

akuntabilitas

d)

keterpaduan

e)

keberlanjutan

12.

Peningkatan Indeks Kebahagiaan (IK) suatu daerah melalui kebijakan publik yang berorientasi pada tata ruang dapat dicapai dengan....

a)

membatasi interaksi sosial masyarakat melalui zonasi ketat peruntukan

b)

mencabut semua insentif tata ruang agar pendapatan daerah meningkat

c)

memperluas kawasan budidaya secara masif tanpa memperhatikan kawasan lindung

d)

penyediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang memadai dan aksesibel di kawasan permukiman

e)

mengalokasikan 80% anggaran pembangunan hanya untuk infrastruktur ekonomi

13.

Apabila sebuah kegiatan pemanfaatan ruang di lapangan terbukti melanggar ketentuan yang termuat dalam RTRW yang berlaku, bentuk sanksi yang paling umum dan bersifat administratif yang dapat dikenakan oleh pemerintah daerah adalah....

a)

denda pidana

b)

pengenaan disintensif

c)

pembongkaran bangunan dan pemulihan fungsi ruang

d)

pemberian insentif

e)

penyitaan seluruh aset perusahaan/perorangan

14.

Menurut BPS, indikator yang mengukur keberadaan dan penggunaan waktu luang serta aktivitas spiritual/ibadah termasuk dalam dimensi Indeks Kebahagiaan....

a)

kesehatan

b)

kepuasan terhadap kondisi lingkungan

c)

afeksi positif

d)

kepuasan terhadap pendidikan

e)

makna hidup

15.

Jenis perizinan pemanfaatan ruang yang menunjukkan kesesuaian antara rencana kegiatan pemanfaatan ruang dengan Rencana Tata Ruang (RTR) disebut....

a)

Izin Lingkungan

b)

Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)

c)

Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

d)

Hak Guna Bangunan (HGB)

e)

Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR)

16.

Prinsip pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development) dalam konteks tata ruang diwujudkan melalui....

a)

keterpaduan antara pemanfaatan ruang dengan pelestarian fungsi lingkungan hidup

b)

menghapus semua perizinan pemanfaatan ruang untuk mempermudah investasi

c)

fokus pada pembangunan infrastruktur transportasi

d)

mengutamakan aspek ekonomi untuk pertumbuhan yang cepat

e)

menetapkan seluruh wilayah sebagai kawasan budidaya untuk memaksimalkan produksi

17.

Hubungan sosial yang harmonis dan dukungan sosial yang kuat merupakan salah satu indikator penting dalam Indeks Kebahagiaan, khususnya pada dimensi...,

a)

kepuasan hidup personal

b)

makna hidup

c)

afeksi negatif

d)

kepuasan hidup sosial

e)

kondisi rumah tangga

18.

Konsep yang memisahkan antara Kawasan Lindung dan Kawasan Budidaya dalam perencanaan tata ruang merupakan representasi dari unsur....

a)

pola ruang

b)

pengendalian ruang

c)

sistem pusat permukiman

d)

struktur ruang

e)

sistem jaringan prasarana

19.

Di Indonesia, peraturan perundang-undangan tertinggi yang secara spesifik mengatur tentang Penataan Ruang adalah....

a)

UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah

b)

PP Nomor 15 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang

c)

UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

d)

UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang

e)

UU nomor 5 Tahun 1960 tentang Pokok-Pokok Agraria

20.

Manakah yang merupakan salah satu pertimbangan utama dalam penentuan kawasan strategis nasional (KSN) berdasarkan sudut kepentingan lingkungan hidup?

a)

kawasan pusat pemerintahan ibukota

b)

potensi sumber daya mineral yang tinggi

c)

kawasan perbatasan negara

d)

kawasan yang memiliki nilai budaya tinggi

e)

kawasan yang memiliki keragaman hayati tinggi dan konservasi air