NEW
Font size
S
M
L
XL
WorksheetsQuiz Rotasi Departement Neurologi 2
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Name
Class
Date
1.
Laki-laki 45 tahun mengalami sakit kepala hebat mendadak saat beraktivitas, disertai muntah dan kaku kuduk. Pada pemeriksaan fisik ditemukan GCS 14, nuchal rigidity positif. Diagnosis paling mungkin adalah:
a)
Migren dengan aura
b)
Meningitis bakterialis
c)
Perdarahan subaraknoid
d)
Stroke lacunar
e)
Ensefalitis viral
2.
Seorang laki-laki 50 tahun datang dengan keluhan kelemahan tungkai kanan sejak 2 minggu. Pemeriksaan fisik menunjukkan spastisitas, refleks meningkat, dan Babinski positif. Temuan ini menunjukkan adanya:
a)
Lesi upper motor neuron
b)
Lesi lower motor neuron
c)
Neuropati perifer
d)
Gangguan junction neuromuscular
e)
Miopati
3.
Anak 10 tahun dengan demam, sakit kepala, dan kejang. Dokter mencurigai meningitis. Pemeriksaan penunjang yang paling tepat untuk menegakkan diagnosis adalah:
a)
CT Scan otak
b)
EEG
c)
Pungsi lumbal untuk analisis cairan serebrospinal
d)
MRI otak
e)
Kultur darah
4.
Laki-laki 25 tahun datang dengan riwayat trauma kepala berat, GCS 6, pupil anisokor. Tindakan awal paling tepat di IGD adalah:
a)
CT scan segera
b)
Airway, breathing, circulation (ABC) stabilisasi
c)
Deksametason intravena
d)
Operasi kraniotomi langsung
e)
Antibiotik profilaksis
5.
Seorang perempuan 70 tahun dirawat karena stroke perdarahan. Setelah 3 hari, pasien mengalami demam tinggi, sesak napas, dan ronki basah. Komplikasi yang paling mungkin adalah:
a)
Tromboemboli vena
b)
Pneumonia aspirasi
c)
Infeksi saluran kemih
d)
Sepsis akibat kateter
e)
Edema serebral
6.
Seorang laki-laki 35 tahun mengalami nyeri hebat sepanjang tungkai kiri yang menjalar dari punggung bawah, bertambah berat saat batuk. Pemeriksaan Lasegue positif. Diagnosis paling mungkin adalah:
a)
Polineuropati
b)
Mielitis transversa
c)
Herniasi nukleus pulposus lumbal
d)
Tumor medula spinalis
e)
Spondilitis TB
7.
Seorang perempuan 25 tahun mengeluh kelemahan otot wajah bilateral, kesulitan menelan, dan mudah lelah yang membaik saat istirahat. Pemeriksaan fisik menunjukkan ptosis fluktuatif. Temuan ini paling sesuai dengan:
a)
Guillain-Barré syndrome
b)
Miopati
c)
Myasthenia gravis
d)
Multiple sclerosis
e)
Stroke batang otak
8.
Pasien dengan dugaan myasthenia gravis direncanakan pemeriksaan penunjang. Pemeriksaan yang paling membantu untuk konfirmasi diagnosis adalah:
a)
MRI otak
b)
CT scan medula spinalis
c)
Elektromiografi repetitive
d)
EEG
e)
Angiografi serebral
9.
Seorang laki-laki 40 tahun dengan Guillain-Barré syndrome mengalami kelemahan progresif tungkai dan lengan, disertai gangguan pernapasan. Terapi utama yang direkomendasikan adalah:
a)
Kortikosteroid oral
b)
Plasmapheresis atau IVIG
c)
Antidepresan
d)
Diazepam
e)
Aspirin
10.
Seorang pasien dengan cedera medula spinalis servikal lengkap mengalami tetraplegi. Komplikasi jangka panjang yang paling sering terjadi adalah:
a)
Epilepsi
b)
Infeksi saluran kemih berulang
c)
Tremor
d)
Miopati
e)
Ataksia serebelar
Reset
