wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

HEHE 3.2 (versi 1)

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Mengapa berpikir menjadi hal penting dalam kehidupan manusia?

a)

Karena berpikir hanya digunakan dalam akademik

b)

Karena berpikir membuat kita emosional

c)

Karena berpikir adalah cara pikiran memahami dunia

d)

Karena berpikir merupakan kebiasaan spontan

e)

Karena berpikir membuat kita lebih cepat menghafal

2.

Berpikir menentukan hal-hal berikut, kecuali….

a)

Apa yang kita pelajari

b)

Bagaimana kita belajar

c)

Apa yang kita anggap penting

d)

Apa yang kita anggap benar atau salah

e)

Nilai akademik kita di universitas

3.

Dalam konteks pendidikan kedokteran, berpikir menjadi inti dari….

a)

Disiplin profesional

b)

Sistem ujian

c)

Kurikulum

d)

Nilai akademik

e)

Proses evaluasi

4.

Dalil Al-Qur’an yang mendorong manusia untuk berpikir kritis terdapat dalam….

a)

Surah Al-Kahfi ayat 10

b)

Surah Al-Baqarah ayat 2

c)

Surah An-Nisa ayat 36

d)

Surah Ali Imran ayat 190–191

e)

Surah Al-Ma’un ayat 3

5.

Pesan utama dari Surah Ali Imran ayat 190–191 adalah….

a)

Berpikir hanya pada malam hari

b)

Manusia wajib menghafal ciptaan Allah

c)

Berpikir hanya tugas ulama

d)

Manusia diperintahkan berpikir tentang ciptaan Allah

e)

Tidak perlu berpikir jika beriman

6.

Menurut konsep dalam PPT, berpikir kritis merupakan proses yang….

a)

Spontan dan emosional

b)

Cepat tanpa evaluasi

c)

Berdasarkan intuisi

d)

Terarah dan disengaja untuk berpikir berkualitas tinggi

e)

Tidak terarah

7.

“Green Thinking” didefinisikan sebagai….

a)

Campuran antara berpikir berkualitas tinggi dan rendah tanpa evaluasi

b)

Evaluasi logika berpikir sistematis

c)

Pemikiran berbasis riset ilmiah

d)

Berpikir sadar, reflektif, dan terarah

e)

Proses logis tanpa bias

8.

Ciri utama green thinking adalah….

a)

Reflektif dan objektif

b)

Spontan, impulsif, dan tidak terkontrol

c)

Analitik dan metodik

d)

Menilai diri secara sadar

e)

Berorientasi pada data

9.

“Red Thinking” berbeda dari green thinking karena….

a)

Lebih emosional

b)

Hanya berdasarkan intuisi

c)

Melibatkan evaluasi dan penilaian diri terhadap pikiran

d)

Terjadi tanpa kesadaran

e)

Tidak memerlukan penilaian

10.

Dalam red thinking, seseorang aktif menghilangkan….

a)

Bias dan prasangka dalam berpikir

b)

Data logis

c)

Informasi baru

d)

Pengalaman empiris

e)

Pengetahuan lama

11.

Mind yang terdidik adalah….

a)

Pikiran yang pasif

b)

Pikiran yang kritis dan reflektif

c)

Pikiran yang emosional

d)

Pikiran yang hafal banyak hal

e)

Pikiran yang mengikuti intuisi

12.

Tujuan penggunaan Thinking Maps dalam pembelajaran adalah….

a)

Membuat peta jalan akademik

b)

Mengatur jadwal kuliah

c)

Menyusun struktur visual berpikir untuk meningkatkan pembelajaran

d)

Menghafal teori

e)

Membuat ilustrasi artistik

13.

Thinking Maps pertama kali dikembangkan oleh….

a)

Dr. Edward de Bono

b)

Dr. David Hyerle

c)

Dr. Paul Scriven

d)

Dr. John Dewey

e)

Dr. Pat Wolfe

14.

Setiap Thinking Map didasarkan pada….

a)

Keterampilan kognitif tertentu

b)

Aktivitas emosional

c)

Kegiatan hafalan

d)

Prinsip visualisasi saja

e)

Kebiasaan menulis

15.

Tujuan utama Thinking Maps adalah menciptakan….

a)

Pola hafalan

b)

Bahasa visual bersama untuk proses berpikir

c)

Gaya belajar baru

d)

Sistem penilaian

e)

Alat tes objektif

16.

Menurut Eric Jensen, otak menerima 80% informasi melalui….

a)

Bahasa

b)

Sentuhan

c)

Gerakan

d)

Pendengaran

e)

Penglihatan

17.

40% dari semua serabut saraf di otak terhubung dengan….

a)

Korteks prefrontal

b)

Retina

c)

Retikula

d)

Sistem limbik

e)

Hipokampus

18.

Pesan utama dari Brain-Based Learning oleh Eric Jensen adalah….

a)

Otak bekerja teru

b)

Belajar hanya dengan membaca

19.

Fungsi utama Thinking Maps adalah….

a)

Mengatur jadwal belajar

b)

Memberi pola konkret untuk keterampilan kognitif abstrak

c)

Mengurangi beban berpikir

d)

Menggantikan catatan kuliah

e)

Menghafal teori

20.

Menurut Pat Wolfe (2005), Thinking Maps menyimpan informasi….

a)

Dalam urutan logis alfabet

b)

Seperti cara otak menyimpannya

c)

Berdasarkan struktur bahasa

d)

Secara emosional

e)

Dalam bentuk teks linear

21.

Kalimat “Neurons that fire together get wired together” menjelaskan konsep….

a)

Homeostasis

b)

Pembentukan pola jaringan saraf

c)

Regenerasi neuron

d)

Habituasi

e)

Adaptasi fisiologis

22.

Pola berpikir berulang yang membentuk koneksi kuat antar neuron disebut….

a)

Reaksi emosional

b)

Pola neural (neural pattern)

c)

Ingatan spontan

d)

Skema berpikir

e)

Persepsi reflektif

23.

Circle Map digunakan untuk….

a)

Mendefinisikan sesuatu dalam konteks

b)

Menyusun urutan

c)

Membandingkan dua hal

d)

Menilai perbedaan

e)

Menjelaskan proses

24.

Pertanyaan kunci dalam Circle Map adalah….

a)

Bagaimana kita menggambarkan ide ini?

b)

Bagaimana kita mendefinisikan hal ini?

c)

Apa perbedaan dua hal ini?

d)

Bagaimana prosesnya?

e)

Apa akibatnya?

25.

Bagian “Frame of Reference” dalam Circle Map berfungsi untuk….

a)

Menyimpulkan data

b)

Menjelaskan bagaimana seseorang belajar atau memperoleh pengetahuan

c)

Menentukan hasil akhir

d)

Menghapus ide tidak relevan

e)

Membandingkan hasil

26.

Bubble Map digunakan untuk….

a)

Mendeskripsikan sifat atau karakteristik suatu hal

b)

Menentukan urutan

c)

Menyimpulkan hasil

d)

Mengklasifikasikan

e)

Membuat daftar

27.

Pertanyaan utama Bubble Map adalah….

a)

Apa perbedaan dua hal ini?

b)

Bagaimana kamu mendeskripsikan hal ini?

c)

Apa penyebab dari peristiwa ini?

d)

Bagaimana urutannya?

e)

Apa hubungan logisnya?

28.

Kata kunci yang digunakan dalam Bubble Map antara lain….

a)

Deskripsikan, gunakan bahasa hidup, observasi dengan lima indra

b)

Jelaskan, sebutkan, urutkan

c)

Sebab, akibat

d)

Tentukan langkah-langkah

e)

Bandingkan, kontraskan

29.

Double Bubble Map berfungsi untuk….

a)

Mengurutkan peristiwa

b)

Membandingkan dan mengontraskan dua hal

c)

Menulis argumen

d)

Mengidentifikasi masalah

e)

Menentukan penyebab masalah

30.

Pertanyaan utama Double Bubble Map adalah….

a)

Apa langkah-langkahnya?

b)

Apa kesamaan dan perbedaan dari hal-hal ini?

c)

Bagaimana hasilnya?

d)

Bagaimana mendeskripsikan ide?

e)

Siapa pelaku utamanya?

31.

Dalam Double Bubble Map, kesamaan dua hal ditulis….

a)

Di bawah diagram

b)

Dalam lingkar luar

c)

Di tengah, antara dua hal yang dibandingkan

d)

Dalam catatan kaki

e)

Di sisi luar masing-masing

32.

Perbedaan dua hal dalam Double Bubble Map ditulis pada….

a)

Kotak referensi

b)

Lingkaran luar di masing-masing sisi

c)

Catatan pinggir

d)

Garis penghubung

e)

Lingkaran tengah

33.

“Comparing enhances meaning” menunjukkan bahwa….

a)

Membandingkan hanya berguna di ilmu sosial

b)

Membandingkan memperjelas pemahaman suatu konsep

c)

Membandingkan tidak efektif

d)

Membandingkan mengurangi fokus belajar

e)

Membandingkan membuat belajar lebih lambat

34.

Critical Thinking dan Clinical Reasoning sama-sama berfokus pada….

a)

Penilaian rasional berbasis bukti

b)

Intuisi dan emosi

35.

Critical Thinking dan Clinical Reasoning sama-sama berfokus pada….

a)

Hafalan data klinis

b)

Pengambilan keputusan spontan

c)

Intuisi dan emosi

d)

Pengetahuan teoretis

e)

Penilaian rasional berbasis bukti

36.

Menurut Kassirer (2010), Clinical Reasoning adalah….

a)

Proses kognitif untuk menilai diagnosis dan manfaat terapi

b)

Teknik komunikasi dokter

c)

Proses membuat keputusan emosional

d)

Pendekatan subjektif

e)

Strategi hafalan kasus

37.

Teori Dual-Processing menjelaskan bahwa….

a)

Dokter menggunakan dua mode berpikir: intuitif dan analitik

b)

Dokter hanya menggunakan intuisi

c)

Berpikir klinis hanya analitis

d)

Proses berpikir tidak bisa dikontrol

e)

Pengalaman tidak berpengaruh

38.

Dalam teori Dual-Processing, dokter pemula cenderung menggunakan….

a)

Mode intuitif

b)

Mode analitik

c)

Mode campuran

d)

Mode reflektif

e)

Mode otomatis

39.

Dokter berpengalaman lebih sering menggunakan….

a)

Mode reflektif

b)

Mode analitik

c)

Mode emosional

d)

Mode intuitif karena telah terbentuk pola pengenalan

e)

Mode eksperimental

40.

Hypothesis-driven data gathering berarti….

a)

Data dikumpulkan berdasarkan dugaan klinis awal

b)

Hanya berdasarkan hasil lab

c)

Pengumpulan data dilakukan secara acak

d)

Semua data dikumpulkan tanpa arah

e)

Tanpa mempertimbangkan pasien

41.

Dalam pengumpulan data hipotesis, pemeriksaan fisik dilakukan secara….

a)

Hanya berdasarkan keluhan pasien

b)

Umum untuk semua pasien

c)

Berdasarkan dugaan diagnosis tertentu

d)

Tanpa fokus

e)

Acak

42.

“Problem representation” dalam clinical reasoning berarti….

a)

Definisi diagnosis akhir

b)

Hasil pemeriksaan

c)

Hipotesis awal

d)

Ringkasan masalah pasien yang menjadi dasar berpikir klinis

e)

Langkah akhir diagnosis

43.

Illness script dalam clinical reasoning digunakan untuk….

a)

Menghafal gejala

b)

Menyesuaikan data pasien dengan pola penyakit yang telah dikenal

c)

Mengingatkan diagnosis

d)

Menulis laporan kasus

e)

Memprediksi prognosis

44.

Proses berpikir klinis bersifat….

a)

Hanya logis

b)

Dinamis dan interaktif

c)

Terpisah antara intuisi dan logika

d)

Linear dan tunggal

e)

Tidak dapat diulang

45.

Metacognition adalah kemampuan untuk….

a)

Membaca cepat

b)

Berpikir tentang proses berpikir sendiri

c)

Mengatur emosi

d)

Menghafal informasi

e)

Menulis refleksi

46.

Menurut Croskerry (2003), metacognition membedakan….

a)

Mahasiswa dan dosen

b)

Fakta dan opini

c)

Teori dan praktik

d)

Etika dan hukum

e)

Ahli dan non-ahli dalam cara berpikir

47.

Komponen penting metacognition meliputi hal berikut, kecuali….

a)

Kesadaran terhadap proses belajar

b)

Evaluasi diri

c)

Pemilihan strategi berpikir

d)

Kesadaran keterbatasan memori

e)

Pengabaian refleksi diri

48.

Salah satu bentuk metacognitive awareness adalah….

a)

Membaca cepat

b)

Menghafal sebanyak mungkin

c)

Menilai kapan informasi cukup penting untuk diingat

d)

Membandingkan teori

e)

Mengabaikan konteks belajar

49.

Kemampuan melakukan self-monitoring dalam berpikir menunjukkan….

a)

Penghafalan

b)

Persepsi sosial

c)

Emosi akademik

d)

Motivasi afektif

e)

Pengendalian metakognitif

50.

Tujuan akhir berpikir kritis dan klinis adalah….

a)

Menghindari

b)

Menggunakan intuisi

c)

Meningkatkan diagnosis berbasis bukti dan menghindari bias

d)

Mengambil keputusan cepat tanpa data

e)

Menghafal kasus