wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

HEHE 3.2 (versi 2)

Total questions: 53

Worksheet time: 32mins

Name
Class
Date
1.

Berpikir merupakan cara pikiran manusia untuk….

a)

Menghafal informasi

b)

Membuat dunia terasa logis dan dapat dimengerti

c)

Menghindari keputusan

d)

Meniru pandangan orang lain

e)

Mengontrol emosi

2.

Segala sesuatu yang kita tahu, percayai, dan harapkan ditentukan oleh….

a)

Pikiran

b)

Lingkungan

c)

Kebiasaan

d)

Warisan genetik

e)

Emosi

3.

Menurut materi, berpikir adalah inti dari….

a)

Kurikulum

b)

Logika deduktif

c)

Pendidikan klinik

d)

Evaluasi

e)

Psikologi

4.

Al-Qur’an mendorong umat manusia untuk berpikir kritis dalam Surah….

a)

Yasin dan Al-Hajj

b)

Al-Fatihah dan Al-Maidah

c)

Ali Imran ayat 190–191 dan Ar-Ra’d ayat 19

d)

An-Nisa dan Al-Alaq

e)

Al-Baqarah dan Al-Kahfi

5.

Menurut konsep Critical Thinking, berpikir kritis adalah proses yang….

a)

Pasif dan otomatis

b)

Terarah, sadar, dan berkualitas tinggi

c)

Spontan dan tidak terkontrol

d)

Mengandalkan intuisi saja

e)

Menghindari evaluasi diri

6.

“Green Thinking” digambarkan sebagai….

a)

Campuran tidak sadar antara pikiran berkualitas tinggi dan rendah

b)

Berpikir secara reflektif dan kritis

c)

Pemikiran yang berdasarkan fakta ilmiah

d)

Analisis yang logis dan objektif

e)

Evaluasi sistematis

7.

Ciri utama Green Thinking adalah….

a)

Dilakukan secara sadar

b)

Tidak menilai kualitas pikirannya sendiri

c)

Menggunakan standar intelektual

d)

Meminimalkan bias

e)

Mengandalkan logika ilmiah

8.

“Red Thinking” adalah cara berpikir yang….

a)

Mengabaikan bukti

b)

Spontan dan emosional

c)

Menghentikan diri untuk menilai sebelum melanjutkan

d)

Tidak menganalisis kesalahan

e)

Mengikuti intuisi tanpa refleksi

9.

Tujuan utama Red Thinking adalah….

a)

Menghafal informasi

b)

Mempercepat pengambilan keputusan

c)

Menghilangkan bias dan pola pikir disfungsional

d)

Mengikuti intuisi

e)

Menguatkan emosi

10.

Prinsip utama Red Thinking adalah penerapan….

a)

Empati emosional

b)

Standar intelektual yang ketat

c)

Persepsi pribadi

d)

Perasaan spontan

e)

Intuisi sosial

11.

Mindset berpikir kritis disebut juga….

a)

The Intelligent Mind

b)

The Educated Mind

c)

The Scientific Mind

d)

The Rational Mind

e)

The Fast Mind

12.

Thinking Maps dikembangkan oleh….

a)

Dr. Edward De Bono

b)

Dr. David Hyerle

c)

Dr. Croskerry

d)

Dr. Pat Wolfe

e)

Dr. Eva Kassirer

13.

Thinking Maps pertama kali dikembangkan pada tahun….

a)

1980

b)

1988

c)

1992

d)

2000

e)

2010

14.

Tujuan Thinking Maps adalah….

a)

Menggantikan pembelajaran verbal

b)

Menciptakan bahasa visual bersama untuk proses berpikir

c)

Menghapus analisis tekstual

d)

Membuat peta hafalan

e)

Mengukur IQ siswa

15.

Setiap Thinking Map didasarkan pada….

a)

Keterampilan kognitif tertentu

b)

Aktivitas sosial

c)

Gaya belajar individu

d)

Warna dan bentuk

e)

Topik pelajaran

16.

Thinking Maps berbeda dari graphic organizers karena….

a)

Digunakan di semua tingkat dan mata pelajaran

b)

Hanya untuk siswa SD

c)

Fokus pada desain artistik

d)

Tidak memiliki fungsi visual

e)

Tidak digunakan dalam evaluasi

17.

Sebanyak berapa jenis Thinking Maps yang dikembangkan?

a)

6

b)

7

c)

8

d)

9

e)

10

18.

Tujuan utama Thinking Maps dalam komunitas belajar adalah….

a)

Mengurangi beban tugas

b)

Menyederhanakan nilai

c)

Menilai hasil ujian

d)

Menambah hafalan

e)

Mengintegrasikan proses berpikir dan menilai kemajuan

19.

Menurut Eric Jensen, sekitar 80% informasi yang masuk ke otak bersifat….

a)

Kinestetik

b)

Auditori

c)

Digital

d)

Verbal

e)

Visual

20.

Ungkapan “Neurons that fire together, get wired together”

4 lines
21.

Menurut Eric Jensen, sekitar 80% informasi yang masuk ke otak bersifat….

a)

Kinestetik

b)

Auditori

c)

Digital

d)

Verbal

e)

Visual

22.

Ungkapan “Neurons that fire together, get wired together” menjelaskan….

a)

Pembentukan pola pikir dan memori

b)

Ketergantungan emosi

c)

Mekanisme stres

d)

Hambatan kognitif

e)

Penurunan fungsi otak

23.

Thinking Maps memberikan pola visual konkret untuk….

a)

Keterampilan kognitif yang abstrak

b)

Aktivitas sosial

c)

Perilaku motorik

d)

Latihan komunikasi

e)

Aktivitas emosional

24.

Thinking Maps pertama adalah….

a)

Bubble Map

b)

Circle Map

c)

Flow Map

d)

Double Bubble Map

e)

Tree Map

25.

Circle Map digunakan untuk….

a)

Mendefinisikan sesuatu dalam konteks

b)

Mengidentifikasi sebab akibat

c)

Menyusun urutan peristiwa

d)

Membandingkan dua hal

e)

Mengelompokkan kategori

26.

Pertanyaan kunci dari Circle Map adalah….

a)

Apa perbedaan keduanya?

b)

Bagaimana kamu mendefinisikan hal ini?

c)

Kapan peristiwa ini terjadi?

d)

Apa akibatnya?

e)

Siapa yang terlibat?

27.

Bagian “Frame of Reference” dalam Circle Map berfungsi untuk….

a)

Menyimpan catatan tambahan

b)

Menunjukkan bagaimana seseorang belajar hal tersebut

c)

Memberi warna dan desain

d)

Menghapus ide tidak penting

e)

Menilai argumen

28.

Bubble Map digunakan untuk….

a)

Mendeskripsikan kualitas atau karakteristik

b)

Mengurutkan kejadian

c)

Menentukan sebab-akibat

d)

Mengelompokkan ide

e)

Membuat hipotesis

29.

Kata kunci yang digunakan dalam Bubble Map adalah….

a)

Sebab-akibat

b)

Deskripsi dan perasaan

c)

Klasifikasi

d)

Perbandingan

e)

Urutan

30.

Double Bubble Map digunakan untuk….

a)

Membandingkan dan membedakan dua hal

b)

Menentukan urutan waktu

c)

Menggambarkan proses sebab-akibat

d)

Menentukan makna kata

e)

Menulis ringkasan

31.

Bagian tengah Double Bubble Map menggambarkan….

a)

Kesamaan antara dua hal

b)

Perbedaan dua hal

c)

Hasil akhir

d)

Pandangan pribadi

e)

Ide utama

32.

Semakin banyak perbandingan yang dibuat dalam Double Bubble Map, maka….

a)

Harus diseleksi hanya yang paling penting

b)

Semakin tidak akurat

c)

Tidak boleh dipangkas

d)

Analisis makin kabur

e)

Harus dibiarkan semuanya

33.

Fungsi utama Thinking Maps dalam pembelajaran adalah….

a)

Mengganti teks dengan gambar

b)

Mengubah ide abstrak menjadi visual yang mudah dipahami

c)

Memperindah catatan

d)

Menghafal teori

e)

Mengukur kecerdasan

34.

Dalam konteks berpikir kritis, metakognisi berarti….

a)

Menghafal fakta

b)

Meniru ide orang lain

c)

Berpikir tentang cara berpikir sendiri

d)

Mengingat tanpa berpikir

e)

Menghindari introspeksi

35.

Metakognisi membedakan….

a)

Pemikir cepat dari pemikir lambat

b)

Pemikir ahli dari non-ahli

c)

Dokter senior dari junior

d)

Teori dan praktik

e)

Ilmuwan dan praktisi

36.

Menurut Croskerry (2003), metakognisi mencakup kemampuan….

a)

Menyimpan data otak

b)

Mengabaikan kesalahan berpikir

c)

Mengenali batas memori dan mengkritik diri secara realistis

d)

Menolak introspeksi

e)

Menilai orang lain

37.

Metakognisi memungkinkan seseorang untuk….

a)

Menyadari kapan informasi perlu disimpan

b)

Bertindak tanpa berpikir

c)

Menghindari evaluasi diri

d)

Menghafal lebih cepat

e)

Melupakan keputusan

38.

Metakognisi termasuk kemampuan untuk memilih….

a)

Strategi berpikir dalam pengambilan keputusan

b)

Sumber data

c)

Guru yang tepat

d)

Sumber informasi populer

e)

Model pembelajaran

39.

Dalam konteks kedokteran, clinical reasoning berarti….

4 lines
40.

Dalam konteks kedokteran, clinical reasoning berarti….

a)

Menyusun laporan administratif

b)

Analisis logika medis untuk diagnosis dan terapi

c)

Mengandalkan intuisi sepenuhnya

d)

Berpikir spontan dalam klinik

e)

Mengingat data pasien

41.

Menurut Kassirer (2010), clinical reasoning mencakup….

a)

Strategi untuk menghasilkan dan memverifikasi diagnosis

b)

Proses instingtif semata

c)

Komunikasi pasien

d)

Observasi emosional

e)

Penelitian non-klinik

42.

Teori Dual-Processing menjelaskan bahwa….

a)

Hanya analisis yang benar

b)

Intuisi dan analisis bekerja secara bergantian dan dinamis

c)

Tidak ada interaksi dua mode berpikir

d)

Proses berpikir klinis bersifat statis

e)

Hanya intuisi yang dominan

43.

Dalam teori Dual-Processing, dokter pemula cenderung….

a)

Mengandalkan intuisi

b)

Menghabiskan lebih banyak waktu dalam mode analitik

c)

Menghindari analisis

d)

Mengikuti pola otomatis

e)

Meniru ahli tanpa berpikir

44.

Dokter berpengalaman lebih banyak menggunakan….

a)

Emotion-based thinking

b)

Deductive reasoning

c)

Intuitive reasoning

d)

Pattern rejection

e)

Analitik reasoning

45.

Hubungan antara reasoning dan pengalaman adalah….

a)

Pemula lebih intuitif

b)

Semua dokter sama

c)

Semakin banyak pengalaman, semakin dominan mode intuitif

d)

Tidak ada hubungan

e)

Pengalaman mengurangi intuisi

46.

Proses Hypothesis-Driven Data Gathering dilakukan dengan….

a)

Pemeriksaan fisik acak

b)

Pengumpulan data berdasarkan dugaan sementara

c)

Melakukan tes laboratorium tanpa rencana

d)

Menghafal diagnosis

e)

Mengabaikan keluhan pasien

47.

Pendekatan hipotesis dalam anamnesis membuat dokter….

a)

Lebih efisien mendeteksi temuan penting

b)

Mengabaikan data minor

c)

Lebih lambat dalam diagnosis

d)

Tidak fokus pada pasien

e)

Kurang kritis

48.

Langkah pertama dalam proses reasoning klinis adalah….

a)

Menyusun problem representation awal

b)

Membuat working diagnosis

c)

Mengevaluasi hasil

d)

Melakukan follow up

e)

Menentukan pengobatan

49.

“Pattern recognition” terbentuk karena….

a)

Pengulangan pengalaman analitik

b)

Intuisi yang keliru

c)

Ketidaksadaran logika

d)

Penghafalan kasus

e)

Kebetulan

50.

Clinical reasoning dan critical thinking memiliki hubungan….

a)

Tidak ada hubungan

b)

Critical thinking lebih subjektif

c)

Clinical reasoning lebih emosional

d)

Hanya berlaku di laboratorium

e)

Clinical reasoning adalah penerapan berpikir kritis di bidang medis

51.

Salah satu tujuan berpikir kritis dalam klinik adalah….

a)

Menentukan keputusan berdasarkan bukti dan logika

b)

Mengandalkan intuisi pasien

c)

Menghindari pertanyaan sulit

d)

Menentukan opini pribadi

e)

Meningkatkan rasa percaya diri

52.

Hubungan Thinking Maps dengan berpikir kritis adalah….

a)

Thinking Maps membantu visualisasi proses berpikir kritis

b)

Tidak saling berhubungan

c)

Thinking Maps hanya alat seni

d)

Thinking Maps menekan analisis

e)

Thinking Maps hanya untuk hafalan

53.

“Thinking tells us what is important and what is unimportant” berarti….

a)

Berpikir membantu kita memilah prioritas dalam hidup

b)

Pikiran selalu benar

c)

Berpikir hanya untuk menghafal

d)

Semua hal penting

e)

Tidak perlu berpikir panjang