Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Framing Sosial

Total questions: 10

Worksheet time: 3mins

Name
Class
Date
1.

Dalam psikologi sosial, framing adalah…

a)

Proses pembentukan identitas diri melalui interaksi sosial

b)

Cara individu menafsirkan situasi sosial yang memengaruhi perilaku

c)

Respon emosional terhadap tekanan sosial

d)

Sistem nilai budaya dalam hubungan interpersonal

2.

Menurut Erving Goffman, frame berfungsi sebagai…

a)

Aturan sosial yang mengontrol agresi

b)

Struktur kognitif untuk memahami apa yang sedang terjadi dalam interaksi sosial

c)

Mekanisme pertahanan diri terhadap tekanan sosial

d)

Proses pembelajaran perilaku prososial

3.

Model Stimulus–Respon (S–R) menjelaskan bahwa interaksi sosial terjadi karena…

a)

Individu bereaksi terhadap stimulus sosial dari lingkungan

b)

Adanya perbedaan peran sosial dalam masyarakat

c)

Proses pertukaran simbol-simbol sosial

d)

Dorongan empatik untuk membantu orang lain

4.

Menurut Model Pertukaran Sosial (Sosial Exchange Theory), hubungan sosial akan bertahan jika…

a)

Reward yang diterima lebih besar daripada cost yang dikeluarkan

b)

Makna sosial disepakati bersama antarindividu

c)

Peran sosial dijalankan sesuai ekspektasi

d)

Terdapat perbedaan status yang jelas

5.

Berdasarkan teori kognitif, perilaku agresif dipengaruhi oleh…

a)

Kadar hormon testosteron yang tinggi

b)

Faktor keturunan dan struktur otak

c)

Proses berpikir dan penilaian individu terhadap situasi sosial

d)

Dorongan naluri seksual

6.

Agresi yang dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu disebut Hostile Aggression

a)

Benar

b)

Salah

7.

Passive Aggression ditandai oleh…

a)

Kekerasan fisik secara langsung

b)

Upaya memanipulasi secara emosional untuk keuntungan pribadi

c)

Serangan verbal secara terbuka

d)

Tindakan agresif yang disembunyikan atau tidak eksplisit

8.

Berdasarkan teori Bandura, perilaku agresif muncul karena…

a)

Dorongan biologis bawaan manusia

b)

Penguatan negatif terhadap tindakan menolong

c)

Peniruan perilaku agresif dari model dalam lingkungan atau media

d)

Ketidakseimbangan neurotransmitter serotonin

9.

Menurut Empathy–Altruism Hypothesis, seseorang menolong karena…

a)

Ingin mengurangi penderitaan orang lain yang dirasakan secara empatik

b)

Merasa bersalah jika tidak membantu

c)

Mengharapkan pujian dari orang lain

d)

Ingin menjaga status sosialnya

10.

Fenomena Bystander Effect menunjukkan bahwa…

a)

Semakin banyak saksi, semakin besar peluang seseorang menolong

b)

Semakin banyak orang di sekitar, semakin kecil kemungkinan seseorang membantu

c)

Orang cenderung menolong jika merasa bersalah

d)

Orang dengan mood buruk akan lebih responsif terhadap keadaan darurat