wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PSTS Pendidikan Pancasila Semester Ganjil TP 2025/2026

Total questions: 15

Worksheet time: 55mins

Name
Class
Date
1.

Salah satu contoh tradisi gotong royong di Indonesia adalah...

a)

Marsialapari di Mandailin

b)

Batik di Jawa

c)

Pesta Laut di Bengkulu

d)

Tari Saman di Aceh

e)

Upacara Tabuik di Pariaman

2.

Dalam praktik musyawarah, setiap orang memiliki hak yang setara untuk menyampaikan pendapat dan tidak boleh memaksakan kehendak. Hal ini mencerminkan nilai-nilai Pancasila pada sila...

a)

Pertama

b)

Kedua

c)

Ketiga

d)

Keempat

e)

Kelima

3.

Pancasila diambil dari nilai-nilai yang telah dipraktikkan oleh nenek moyang kita. Nilai-nilai tersebut di antaranya adalah...

a)

Kebebasan individu tanpa batas

b)

Gotong royong, musyawarah, solidaritas, dan kepercayaan kepada Tuhan

c)

Individualisme dan kapitalisme

d)

Hanya fokus pada nilai-nilai ekonomi

e)

Nilai-nilai dari budaya asing yang diadopsi secara bebas

4.

Solidaritas dan empati dalam masyarakat Indonesia mencerminkan nilai-nilai yang terkandung dalam sila..

a)

Pertama

b)

Kedua

c)

Ketiga

d)

Keempat

e)

Kelima

5.

Bacalah kutipan berikut:

"Ir. Sukarno menyatakan bahwa Pancasila bukanlah ciptaannya, melainkan hasil penggalian dari tradisi-tradisi bangsa Indonesia. Nilai-nilai Pancasila telah dipraktikkan oleh nenek moyang kita melalui berbagai tradisi seperti gotong royong, musyawarah, solidaritas, dan kepercayaan kepada Tuhan "

Berdasarkan kutipan tersebut, bagaimana Pancasila dapat dianggap sebagai dasar negara yang relevan untuk kehidupan masyarakat Indonesia saat ini?

a)

Pancasila mengajarkan nilai-nilai modern yang berasal dari negara maju.

b)

Pancasila tidak lagi relevan karena tradisi nenek moyang sudah ketinggalan zaman.

c)

Pancasila mencerminkan nilai-nilai tradisi bangsa Indonesia yang masih dipraktikkan hingga kini.

d)

Pancasila hanya cocok diterapkan pada masa pemerintahan Ir. Sukarno.

e)

Pancasila diambil dari budaya negara lain yang lebih maju.

6.

Kasus:

Dina adalah ketua panitia dalam sebuah acara desa yang membutuhkan partisipasi warga. Ia berusaha mempraktikkan tradisi gotong royong dengan mengajak semua warga terlibat. Namun, beberapa warga merasa tidak perlu membantu karena mereka sibuk dengan urusan pribadi.

Bagaimana Dina dapat mengatasi masalah ini agar tradisi gotong royong tetap terjaga?

a)

Membiarkan warga yang tidak ingin terlibat.

b)

Menyuruh warga yang sibuk untuk tetap membantu tanpa memperhatikan kesulitan mereka.

c)

Membuat jadwal gotong royong yang fleksibel dan memberikan pemahaman tentang pentingnya gotong royong.

d)

Menggantikan gotong royong dengan pembayaran tenaga kerja dari luar desa.

e)

Memaksa warga untuk ikut serta dalam gotong royong tanpa diskusi lebih lanjut.

7.

Kasus:

Sebuah sekolah ingin menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kegiatan sehari-hari. Salah satu caranya adalah dengan mengadakan kegiatan sosial di lingkungan sekitar sekolah. Namun, beberapa siswa kurang antusias karena mereka lebih tertarik pada kegiatan yang bersifat akademis

Bagaimana sekolah dapat mendorong siswa untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila?

a)

Menghukum siswa yang tidak berpartisipasi dalam kegiatan sosial.

b)

Membuat kegiatan sosial lebih menarik dan relevan dengan minat siswa.

c)

Mengurangi jumlah kegiatan sosial dan lebih fokus pada akademis.

d)

Meminta orang tua untuk memaksa anak-anak mereka ikut serta.

e)

Mengganti kegiatan sosial dengan kegiatan akademis.

8.

Kasus:

Pak Budi adalah seorang pejabat publik yang sering terlibat dalam pengambilan keputusan penting. Dalam beberapa kesempatan, ia lebih memprioritaskan kepentingan pribadi dibandingkan kepentingan masyarakat. Hal ini bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.

Langkah apa yang bisa diambil untuk memastikan bahwa Pak Budi dan pejabat lainnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap pengambilan keputusan?

a)

Mengabaikan tindakan Pak Budi karena ia memiliki jabatan tinggi.

b)

Menyediakan pelatihan etika dan nilai-nilai Pancasila bagi semua pejabat.

c)

Meningkatkan pengawasan dan sanksi terhadap pejabat yang melanggar nilai-nilai Pancasila.

d)

Membiarkan pejabat mengambil keputusan sesuai keinginan pribadi.

e)

Mengurangi peran pejabat dalam pengambilan keputusan.

9.

Salah satu contoh penerapan sila kedua Pancasila adalah...

a)

Menghargai perbedaan

b)

Menjaga persatuan

c)

Mengutamakan musyawarah

d)

Menjunjung tinggi hak asasi manusia

10.

Fungsi Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa adalah...

a)

Mengatur tata negara dan pemerintahan

b)

Menjadi dasar negara Indonesia

c)

Menjadi pedoman bagi bangsa Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat

d)

Menjadi dasar hukum negara

11.

Jelaskan bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat menjadi panduan dalam menghadapi isu-isu global yang berkaitan dengan keberagaman budaya, seperti pengaruh media sosial atau tren global.

4 lines
12.

Materi "Saya dan Pancasila" dalam Kurikulum Merdeka berfokus pada pengembangan karakter Pancasila. Jelaskanlah bagaimana Anda dapat mengembangkan diri menjadi "manusia Pancasilais" dalam pemikiran, sikap, dan tindakan sehari-hari.

4 lines
13.

Pancasila merupakan dasar negara sekaligus pandangan hidup bangsa. Jelaskan perbedaan dan keterkaitan antara fungsi Pancasila sebagai dasar negara dan sebagai pandangan hidup bangsa. Berikan contoh penerapan keduanya dalam kehidupan Anda sebagai warga negara Indonesia.

4 lines
14.

Indonesia dikenal sebagai negara dengan berbagai macam suku, agama, dan ras. Jelaskan peran Pancasila sebagai ideologi pemersatu dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman tersebut. Sebutkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila yang mendukung persatuan ini.

4 lines
15.

Jelaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara!

4 lines