WorksheetsASESMEN HARIAN 2 QH KELAS 8C
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Secara bahasa, kata infak berasal dari bahasa Arab anfaqa–yunfiqu yang berarti ….
Menyucikan harta
Memberikan pinjaman dengan bunga
Mengeluarkan atau membelanjakan sesuatu
Menyisihkan sebagian waktu untuk orang lain
Yang dimaksud dengan infak menurut istilah syariat Islam adalah ….
Mengeluarkan harta hanya untuk kepentingan pribadi
Memberikan bantuan dengan tujuan mendapatkan pujian
Menyerahkan sebagian harta kepada fakir miskin tanpa niat ibadah
Mengeluarkan sebagian harta di jalan Allah dengan ikhlas untuk kepentingan yang baik
Perbedaan utama antara zakat dan infak adalah ….
Zakat wajib dan ada kadar tertentu, sedangkan infak bersifat sunnah dan tidak ditentukan jumlahnya
Zakat diberikan kepada orang kaya, sedangkan infak untuk orang miskin
Zakat diberikan kepada orang kaya, sedangkan infak untuk orang miskin
Infak tidak termasuk dalam amalan ibadah
Contoh perbuatan yang termasuk infak adalah ….
Membayar pajak kendaraan
Membayar tagihan listrik rumah
Menyumbang untuk pesta ulang tahun teman
Memberi sedekah kepada pengemis dengan ikhlas karena Allah
Manfaat berinfak bagi kehidupan sosial adalah ….
Mempererat hubungan antarsesama dan mengurangi kesenjangan sosial
Membuat orang lain bergantung pada bantuan kita
Menambah rasa sombong dan bangga diri
Menunjukkan status sosial yang tinggi
Secara bahasa, kata sedekah berasal dari kata shadaqa yang berarti ….
Kepemilikan harta
Berharap imbalan
Kebenaran atau kejujuran
Pemberian dengan paksaan
Yang dimaksud dengan sedekah menurut istilah syariat Islam adalah ….
Pemberian yang diwajibkan kepada orang kaya
Pemberian sesuatu kepada orang lain dengan tujuan riya’
Pemberian harta semata-mata untuk mendapatkan pujian
Pemberian sesuatu, baik harta maupun nonharta, dengan niat ikhlas karena Allah Swt.
Perbedaan antara sedekah dan infak terletak pada ….
Niat yang digunakan
Jumlah yang diberikan
Waktu pelaksanaannya
Jenis pemberiannya, karena sedekah bisa berupa harta maupun nonharta
Contoh perbuatan yang termasuk sedekah adalah ….
Tersenyum kepada saudara seiman dengan niat ibadah
Menyumbang untuk pembangunan masjid
Membayar zakat fitrah di bulan Ramadan
Membayar tagihan telepon
Makna penting dari bersedekah dalam kehidupan sehari-hari adalah ….
Menambah beban ekonomi
Mengharapkan balasan duniawi
Menunjukkan kekayaan seseorang
Melatih keikhlasan dan menumbuhkan kepedulian sosial
Lanjutkan potongan ayat berikut dengan sambungan yang benar فَأَمَّا الْإِنسَانُ إِذَا مَا ابْتَلَاهُ رَبُّهُ فَأَكْرَمَهُ وَنَعَّمَهُ ....
فَيَقُولُ رَبِّي أَكْرَمَنِ
فَيَقُولُ رَبِّي أَهَانَنِ
فَيَقُولُ رَبِّي رَحِمَنِ
فَيَقُولُ رَبِّي غَفَرَنِ
Lengkapilah sambungan ayat berikut dengan lanjutan yang tepat! وَأَمَّا إِذَا مَا ابْتَلَاهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ ....
فَيَقُولُ رَبِّي أَكْرَمَنِ
فَيَقُولُ رَبِّي أَهَانَنِ
فَيَقُولُ رَبِّي رَحِمَنِ
فَيَقُولُ رَبِّي كَرَّمَنِ
Pilihlah sambungan ayat yang tepat dari potongan berikut ini! كَلَّا بَل لَّا تُكْرِمُونَ الْيَتِيمَ ....
وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَى
وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَى
وَالَّذِينَ هُمْ عَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضُونَ
وَلَا تَحَاضُّونَ عَلَى طَعَامِ الْمِسْكِينِ
Perhatikan potongan ayat berikut!
فَأَمَّا الْإِنسَانُ إِذَا مَا ابْتَلَاهُ رَبُّهُ فَأَكْرَمَهُ وَنَعَّمَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَكْرَمَنِ
Makna ayat di atas yang paling tepat adalah ….
Apabila manusia diuji Tuhannya lalu diberi nikmat dan kemuliaan, ia berkata, “Tuhanku telah memuliakanku.”
Apabila manusia diuji Tuhannya lalu diberi nikmat dan kemuliaan, ia berkata, “Tuhanku telah memuliakanku.”
Apabila manusia diberi cobaan berupa kemiskinan, maka ia bersyukur kepada Tuhannya.
Apabila manusia mendapat ujian, maka ia mengeluh dan berputus asa.
Perhatikan ayat berikut ini!
كَلَّا بَل لَّا تُكْرِمُونَ الْيَتِيمَ وَلَا تَحَاضُّونَ عَلَى طَعَامِ الْمِسْكِينِ
Arti yang paling tepat dari ayat tersebut adalah ….
Sekali-kali tidak! Bahkan kamu tidak memuliakan anak yatim dan tidak saling menganjurkan memberi makan orang miskin.
Sesungguhnya kamu telah memuliakan anak yatim dan memberi makan orang miskin.
Sekali-kali tidak! Sesungguhnya manusia selalu bersyukur atas nikmat yang diterima.
Sesungguhnya Allah telah memuliakan orang-orang miskin dan yatim.
Perhatikan potongan ayat berikut ini!
وَلَا تَقْرَبُوا مَالَ الْيَتِيمِ إِلَّا بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ
Potongan ayat di atas disambung dengan lanjutan ayat ….
حَتَّىٰ يَبْلُغَ أَشُدَّهُ ۖ وَأَوْفُوا الْكَيْلَ وَالْمِيزَانَ بِالْقِسْطِ
وَقُولُوا لِلنَّاسِ حُسْنًا وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ
وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُم مِّنْ إِمْلَاقٍ
وَإِذَا قُلْتُمْ فَاعْدِلُوا وَلَوْ كَانَ ذَا قُرْبَىٰ
Lanjutan ayat berikut ini adalah … وَبِعَهْدِ اللَّهِ أَوْفُوا
ذَٰلِكُمْ وَصَّاكُم بِهِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ
وَإِذَا قُلْتُمْ فَاعْدِلُوا وَلَوْ كَانَ ذَا قُرْبَىٰ
وَأَوْفُوا الْكَيْلَ وَالْمِيزَانَ بِالْقِسْطِ
ذَٰلِكُمْ وَصَّاكُم بِهِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
Perhatikan potongan ayat berikut!
وَلَا تَقْرَبُوا مَالَ الْيَتِيمِ إِلَّا بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ
Makna dari potongan ayat tersebut adalah ….
Jangan dekati harta anak yatim kecuali dengan cara yang baik.
Jangan berbuat zalim kepada anak yatim.
Jangan mengambil harta anak yatim tanpa izin.
Tolonglah anak yatim dengan memberikan harta.
Perhatikan terjemahan berikut ini!
“Dan apabila kamu berkata, maka hendaklah kamu berlaku adil, sekalipun terhadap kerabatmu, dan penuhilah janji Allah.”
Terjemah di atas merupakan terjemahan dari potongan ayat ….
وَأَوْفُوا الْكَيْلَ وَالْمِيزَانَ بِالْقِسْطِ
ذَٰلِكُمْ وَصَّاكُم بِهِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
وَلَا تَقْرَبُوا مَالَ الْيَتِيمِ إِلَّا بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ
وَإِذَا قُلْتُمْ فَاعْدِلُوا وَلَوْ كَانَ ذَا قُرْبَىٰ وَبِعَهْدِ اللَّهِ أَوْفُوا
Perhatikan dua potongan ayat berikut!
فَأَمَّا الْإِنسَانُ إِذَا مَا ابْتَلَاهُ رَبُّهُ فَأَكْرَمَهُ وَنَعَّمَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَكْرَمَنِ dan وَلَا تَقْرَبُوا مَالَ الْيَتِيمِ إِلَّا بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ وَإِذَا قُلْتُمْ فَاعْدِلُوا وَلَوْ كَانَ ذَا قُرْبَىٰ
Kedua ayat tersebut memiliki keterkaitan nilai yang dapat dianalisis, yaitu ….
Keduanya mengingatkan manusia agar tidak sombong ketika diberi nikmat dan selalu berbuat adil kepada sesama.
Kedua ayat menjelaskan larangan memakan harta anak yatim tanpa hak dan ancamannya di akhirat.
Kedua ayat menekankan pentingnya memperbanyak ibadah ketika mendapat ujian dari Allah.
Keduanya mengajarkan agar manusia selalu bersedekah dan menunaikan zakat.
