Font size
S
M
L
XL
WorksheetsUTS AQUATIC
Total questions: 94
Worksheet time: 2hrs 36mins
Name
Class
Date
1.
Penyu laut adalah mamalia yang menghabiskan hidupnya di laut & hanya datang ke daratan (tropis & sub-tropis) untuk bertelur
a)
Benar
b)
Salah
2.
Semua jenis penyu laut ber-sisik keras yang melindunginya dari predator
a)
Benar
b)
Salah
3.
Lebar lintasan (track) dengan ukuran +/- 75 cm adalah milik:
a)
a. Chelonia mydas
b)
b. Lepidochelys olivacea
c)
c. Eretmochelys imbricate
d)
d. Natator depressus
e)
e. Caretta caretta
4.
Lebar lintasan (track) dengan ukuran +/- 100 cm adalah milik:
a)
a. Chelonia mydas
b)
b. Lepidochelys olivacea
c)
c. Eretmochelys imbricate
d)
d. Natator depressus
e)
e. Caretta caretta
5.
Interval migrasi penyu laut untuk bertelur umumnya terjadi dalam 2-3 tahun
a)
Benar
b)
Salah
6.
Jenis penyu laut yang paling banyak ada di Indonesia adalah:
a)
a. Chelonia mydas
b)
b. Lepidochelys olivacea
c)
c. Eretmochelys imbricate
d)
d. Natator depressus
e)
e. Caretta caretta
7.
Jenis penyu laut yang paling banyak bertelur di Bali adalah:
a)
a. Chelonia mydas
b)
b. Lepidochelys olivacea
c)
c. Eretmochelys imbricate
d)
d. Dermochelys coriacea
e)
e. Caretta caretta
8.
Masa inkubasi telur penyu hijau adalah antara 49 – 94 hari. Ini tergantung dari temperatur. Temperatur yang lebih panas akan mempersingkat masa inkubasi.
a)
Benar
b)
Salah
9.
Telur yang diinkubasikan dalam periode waktu yang singkat cenderung akan menghasilkan tukik jantan
a)
Benar
b)
Salah
10.
Penyu laut dengan scutes lateral terbanyak adalah:
a)
a. Chelonia mydas
b)
b. Lepidochelys olivacea
c)
c. Eretmochelys imbricata
d)
d. Dermochelys coriacea
e)
e. Caretta careta
11.
Diagnosis penyakit tidak hanya dilakukan melalui uji laboratorium. Observasi lapangan juga sama pentingnya yang melengkapi tes laboratorium dan berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman status kesehatan dan kondisi penyakit satwa akuatik. Diagnosis penyakit mencakup TIGA TINGKATAN dari yang sederhana hingga yang canggih. Pengamatan lapangan (misalnya di tambak atau di lokasi tempat satwa akuatik/ikan) yang didasarkan pada pengamatan klinis dan patologi anatomi dikategorilan dalam diagnosis:
a)
a. Level 1
b)
b. Level 5
c)
c. Level 4
d)
d. Level 2
e)
e. Level 3
12.
Semua ikan dalam satu kolam terlihat selalu berenang di permukaan dan berperilaku seolah-olah hendak "menelan udara". Beberapa diantara ikan tersebut bahkan ada yang melompat keluar air, sehingga ada yang terlempar keluar kolam. Deskripsi klinis tersebut menunjukkan kondisi:
a)
a. Kualitas air buruk akibat rendahnya kadar oksigen
b)
b. Kualitas air buruk akibat tingginya kadar ammonia
c)
c. Terjadinya gangguan pada swim bladder
d)
d. Terjadinya gangguan pada Hati
e)
e. Terjadinya gangguan pada Insang
13.
Manakah Perbedaan Radiografi dengan USG yang salah dibawah ini?
a)
a. Radiografi Pembacaan dengan dokumentasi USG Real time
b)
b. Radiografi Penyebutan Anechoic, Hypoechoic sedangkan USG Radiolucent atau Radiopaque
c)
c. Radiografi Invansive sedangkan USG Tidak
d)
d. Radiografi MenggunakanSinar – X sedangkan USG menggunakan gelombang suara
e)
e. Semua jawaban salah
14.
Hanya pemeriksaan life history dan genetics yang bisa dilakukan pada sampel mamalia laut terdampar dalam keadaan
a)
a. Ditemukan mati saat terdampar dengan karkas terdekomposisi berat
b)
b. Ditemukan mati saat terdampar dengan karkas telah mengalami mumifikasi
c)
c. Hidup saat ditemukan terdampar, tapi kemudian mati dalam penanganan
d)
d. Hidup saat ditemukan terdampar
e)
e. Ditemukan mati saat terdampar dengan karkas terdekomposisi ringan
15.
Diagnosis level-3 selalu lebih baik dibandingkan dengan diagnosis level-2
a)
True
b)
False
16.
Intensifikasi produksi dan tingginya volume perdagangan satwa akuatik dan produknya bukanlah jalur signifikan dalam penyebaran penyakit pada satwa akuatik
a)
True
b)
False
17.
Penanganan Trichodiniasis (penyakit gatal pada ikan) bisa dilakukan dengan:
a)
a. Perendaman dalam NaOH (10- 25 g/L selama 10-20 menit), KmNO4 (1g dalam 100 L air selama 30-90 menit), atau dalam CuSO4 (5-10 g dalam 100 L air selama 10-30 menit)
b)
b. Perendaman beberapa jam dalam larutan formalin 1:5,000 selama 7 - 10 hari, atau dalam larutan garam 2% selama lebih dari seminggu, atau dalam larutan quinine (kina) 1:50,000 selama 3 - 10 hari
c)
c. Perendaman secara selang-seling dalam larutan asam asetat dan natrium klorida 1:2.000, atau dicelupkan dalam 5% garam biasa selama 5 menit, atau dalam formalin 1:5000 selama 5-10 menit
d)
d. Senyawa tembaga (Cooper, misalnya Argant and Aquavet)
e)
e. Perendaman dalam larutan garam 3% selama 10 menit
18.
Manakah di bawah ini yang merupakan peran penting diagnostik?
a)
a. Skrining hewan sehat SETELAH pemindahan dari satu area atau negara lain
b)
b. Penentuan PENGOBATAN untuk merekomendasikan langkah-langkah mitigasi
c)
c. Skrining hewan sehat SEBELUM pemindahan dari satu area atau negara lain
19.
Penanganan ektoparasit Gyrodactylus pada ikan bisa dilakukan dengan:
a)
a. Senyawa tembaga (Cooper, misalnya Argant and Aquavet)
b)
b. Perendaman selang-seling dalam larutan asam asetat dan natrium klorida 1:2.000, atau dicelupkan dalam 5% garam biasa selama 5 menit, atau dalam formalin 1:5000 selama 5-10 menit
c)
c. Perendaman dalam NaOH (10- 25 g/L selama 10-20 menit), KmNO4 (1g dalam 100 L air selama 30-90 menit), atau dalam CuSO4 (5-10 g dalam 100 L air selama 10-30 menit)
d)
d. Perendaman beberapa jam dalam larutan formalin 1:5,000 selama 7 - 10 hari, atau dalam larutan garam 2% selama lebih dari seminggu, atau dalam larutan quinine (kina) 1:50,000 selama 3 - 10 hari
e)
e. Perendaman dalam larutan garam 3% selama 10 menit
20.
Hal-hal dibawah ini yang termasuk dalam sistem pertahanan proteksi (protection) melawan patogen satwa akuatik adalah:
a)
a. Praktik higienis dengan menggunakan air bebas patogen
b)
b. Memelihara kualitas air yang baik
c)
c. Menggunakan ukuran kolam yang besar
d)
d. Kualitas dan ketercukupan pakan yang baik
e)
e. Kepadatan tebar yang sesuai dan lingkungan pemeliharaan yang bebas stres
21.
Diagnosis morfologik dari dermatitis granulomatosa proliferatifmultifokal dengan ulserasi pada lumba-lumba kemungkinan adalah:
a)
a. Papillomatosis
b)
b. Pox virus
c)
c. Dermatitis ulseratif
d)
d. Erysipelas
e)
e. Lobomikosis
22.
Akuakultur adalah sektor produksi makanan yang perkembangannya PALING cepat di Dunia, dan ini ada hubungan dengan upaya preservasi biodiversitas satwa bawah air
a)
True
b)
False
23.
Wabah penyakit dengan luka besar dan ulser pada tubuh ikan dan mortalitas 60%, dimana ditemukan Vibrio sp dan Aphanomyces invadans. Kemungkinan diagnosis adalah:
a)
a. Nekrosis insang
b)
b. Epizootic ulcerative syndrome
c)
c. Marteilliosis
d)
d. Vibriosis
e)
e. Bonamiasis
24.
Selalu berhati-hati saat memberikan obat baru pada mamalia laut, dan jika diputuskan, BEBERAPA hewan harus dipakai/dirawat dan diamati untuk memastikan tidak ada reaksi merugikan.
a)
True
b)
False
25.
Diagnosis morfologik berdasarkan gambar lesi internal pada ikan adalah:
a)
a. Nefritis & splenitis granulomatosa multifocal
b)
b. Hepatitis & splenitis granulomatosa multifocal
c)
c. Dermatitis granulomatosa multifocal
d)
d. Gastro-enteritis granulomatosa multifocal
e)
e. Epikarditis granulomatosa multifocal
26.
Obat yang telah dikaitkan dengan kematian mendadak, anafilaksis, penekanan sumsum tulang fatal, dan pansitopenia pada lumba-lumba hidung botol adalah:
a)
a. Ceftazidime
b)
b. Enrofloxacin
c)
c. Cefovecin
d)
d. Trimethoprim-sulfadiazine
e)
e. Meloxicam
27.
Anti-koagulan yang tepat untuk pemeriksaan darah chelonian (reptil) adalah:
a)
a. Campuran heparin & EDTA
b)
b. EDTA
c)
c. Formalin 10%
d)
d. Heparin
28.
Ikan hias yang berenang terbalik atau miring di akuarium menunjukkan gangguan pada:
a)
a. Otak
b)
b. Swim bladder
c)
c. Saluran pencernaan
d)
d. Jantung
e)
e. Hati
29.
Diagnosis banding untuk marteiliosis adalah gill necrosis, bonamiasis, dan mikrocytosis.
a)
True
b)
False
30.
Biosecurity adalah keseluruhan aktivitas dan tindakan yang diambil untuk melindungi sumber daya akuatik dari dampak masuk dan tersebarnya penyakit satwa akuatik yang serius secara lintas batas.
a)
True
b)
False
31.
Ikan hias menggosokkan badan ke bagian kolam yang keras, berenang disorientasi, dan ada kista putih kecil seukuran butiran garam di tubuh dan insang. Penyebab yang paling mungkin adalah:
a)
a. Terjadinya infeksi parasit
b)
b. Terjadinya infeksi klamidia
c)
c. Terjadinya infeksi jamur
d)
d. Terjadinya infeksi bakteri
e)
e. Terjadinya infeksi virus
32.
Jenis-jenis Tranducer pada mesin USG ada beberapa jenis yaitu?
a)
a. Linear
b)
b. semua benar
c)
c. longitudinal
d)
d. transversal
e)
e. sagital
33.
Saat memberikan obat baru pada mamalia laut, HANYA SATU hewan yang harus dirawat dan kemudian diamati untuk memastikan tidak ada reaksi yang merugikan.
a)
True
b)
False
34.
Pada apusan darah penyu lekang, sel yang ada di posisi jam 5 adalah:
a)
a. Netrofil
b)
b. Monosit
c)
c. Limfosit
d)
d. Eosinofil
e)
e. Trombosit
35.
Pemeriksaan histologi, sitologi, virologi, dll, masih bisa dilakukan pada sampel mamalia laut terdampar dalam keadaan:
a)
a. Ditemukan mati saat terdampar dengan karkas terdekomposisi berat
b)
b. Ditemukan mati saat terdampar dengan karkas telah mengalami mumifikasi
c)
c. Hidup saat ditemukan terdampar, tapi kemudian mati dalam penanganan
d)
d. Ditemukan mati saat terdampar dengan karkas terdekomposisi ringan
e)
e. Hidup saat ditemukan terdampar
36.
Hal-hal yang termasuk dalam prevensi (pencegahan) dalam sistem pertahanan melawan patogen satwa akuatik adalah:
a)
a. Pengobatan menggunakan antibiotika yang bagus dan sesuai
b)
b. Pemantauan rutin kesehatan dan pergerakan ikan, dengan karantina jika diperlukan
c)
c. Pengendalian vector dan hama
d)
d. Kualitas dan ketercukupan pakan yang baik
e)
e. Benih / induk dan pakan serta pengendalian ikan liar
37.
Penanganan Ichthyophthirius multifiliis (penyakit bercak putih) pada ikan bisa dilakukan dengan:
a)
a. Perendaman beberapa jam dalam larutan formalin 1:5,000 selama 7 - 10 hari, atau dalam larutan garam 2% selama lebih dari seminggu, atau dalam larutan quinine (kina) 1:50,000 selama 3 - 10 hari.
b)
b. Perendaman dalam NaOH (10- 25 g/L selama 10-20 menit), KmNO4 (1g dalam 100 L air selama 30-90 menit), atau dalam CuSO4 (5-10 g dalam 100 L air selama 10-30 menit)
c)
c. Perendaman dalam larutan garam 3% selama 10 menit
d)
d. Perendaman secara selang-seling dalam larutan asam asetat dan natrium klorida 1:2.000, atau dicelupkan dalam 5% garam biasa selama 5 menit, atau dalam formalin 1:5000 selama 5-10 menit
e)
e. Senyawa tembaga (Cooper, misalnya Argant and Aquavet)
38.
Penanganan Saprolegniasis (penyakit jamur) pada ikan Koi bisa dilakukan dengan:
a)
a. Perendaman dalam larutan garam 3% selama 10 menit
b)
b. Perendaman dalam NaOH (10- 25 g/L selama 10-20 menit), KmNO4 (1g dalam 100 L air selama 30-90 menit), atau dalam CuSO4 (5-10 g dalam 100 L air selama 10-30 menit)
c)
c. Perendaman secara selang-seling dalam larutan asam asetat dan natrium klorida 1:2.000, atau dicelupkan dalam 5% garam biasa selama 5 menit, atau dalam formalin 1:5000 selama 5-10 menit
d)
d. Perendaman beberapa jam dalam larutan formalin 1:5,000 selama 7 - 10 hari, atau dalam larutan garam 2% selama lebih dari seminggu, atau dalam larutan quinine (kina) 1:50,000 selama 3 - 10 hari
e)
e. Senyawa tembaga (Cooper, misalnya Argant and Aquavet)
39.
Diagnosis morfologik berdasarkan gambar ikan koi dengan luka adalah:
a)
a. Ringworm
b)
b. Pox virus
c)
c. Dermatitis ulseratif multi-fokal
d)
d. Dermatitis ulseratif fokal
e)
e. Erysipelas (diamond skin disease)
40.
Gambaran umum yang terlihat pada apusan darah Chelonia mydas dengan PCV 35% setelah sebelumnya 18% adalah:
a)
a. Adanya anisositosis, polikromasia dan mitosis
b)
b. Adanya sel-sel leukosit diantara sel-sel eritrosit yang berinti
c)
c. Adanya thrombosit
d)
d. Adanya limfosit
e)
e. Adanya makrofag
41.
Penanganan Ichthyobodo necator (Costiasis) pada ikan bisa dilakukan dengan:
a)
a. Perendaman dalam NaOH (10- 25 g/L selama 10-20 menit), KmNO4 (1g dalam 100 L air selama 30-90 menit), atau dalam CuSO4 (5-10 g dalam 100 L air selama 10-30 menit)
b)
b. Senyawa tembaga (Cooper, misalnya Argant and Aquavet)
c)
c. Perendaman beberapa jam dalam larutan formalin 1:5,000 selama 7 - 10 hari, atau dalam larutan garam 2% selama lebih dari seminggu, atau dalam larutan quinine (kina) 1:50,000 selama 3 - 10 hari
d)
d. Perendaman secara selang-seling dalam larutan asam asetat dan natrium klorida 1:2.000, atau dicelupkan dalam 5% garam biasa selama 5 menit, atau dalam formalin 1:5000 selama 5-10 menit
e)
e. Perendaman dalam larutan garam 3% selama 10 menit
42.
Semua di bawah ini adalah sampel yang relevan untuk pemeriksaan biotoksin (neurotoksin) pada mamalia laut, KECUALI:
a)
a. Serum
b)
b. Hati & Ginjal
c)
c. Urine
d)
d. Jaringan otak
e)
e. Isi lambung/usus dan feces
43.
Ikan hias di akuarium yang over-crowding, terengah-engah di permukaan, insang merah/ungu, lesu, dan ada bercak darah di tubuh/sirip. Kondisi ini disebabkan oleh:
a)
a. Kualitas air buruk akibat rendahnya kadar oksigen terlarut
b)
b. Terjadinya gangguan pada Hati
c)
c. Kualitas air buruk akibat tingginya kadar ammonia
d)
d. Terjadinya gangguan pada Insang
e)
e. Terjadinya gangguan pada swim bladder
44.
Jika plasma chelonian tidak diproses dalam 24 jam, maka:
a)
a. Plasma disimpan dalam anti-koagulan EDTA dan diperiksa kembali dalam 72 jam
b)
b. Plasma disimpan dalam temperatur ruangan dan diperiksa kembali dalam 72 jam
c)
c. Plasma disimpan dalam Larutan formalin (40%) beku pada -20°C dan diperiksa kembali dalam 72 jam
d)
d. Plasma disimpan dalam keadaan beku pada -20°C dan diperiksa kembali dalam 72 jam
e)
e. Plasma disimpan dalam Larutan formalin (40%) dan diperiksa kembali dalam 72 jam
45.
Analisis ikan berbasis laboratorium (parasitologi, bakteriologi, dll) serta pemeriksaan sampel air bisa dikategorikan dalam diagnosis:
a)
a. Level 5
b)
b. Level 3
c)
c. Level 1
d)
d. Level 2
e)
e. Level 4
46.
Yang tidak termasuk radiologi adalah?
a)
a. X-ray
b)
b. MRI
c)
c. electrocardiogram
d)
d. CT-Scan
e)
e. Ultrasonografi
47.
Kekuatan diagnosis patologi adalah penentuan agent penyebab
a)
True
b)
False
48.
Obat ini kontra-indikatif bagi lumba-lumba hidung botol
a)
a. Apomorphine
b)
b. Enrofloxacin
c)
c. Cefepime
d)
d. Cefadroxil
e)
e. Carbenicillin
49.
Spesialisasi diagnostik lanjutan (virologi, mikroskop elektron, biologi molekuler) dikategorikan dalam diagnosis:
a)
a. Level 4
b)
b. Level 1
c)
c. Level 5
d)
d. Level 2
e)
e. Level 3
50.
Akuakultur adalah sektor produksi makanan yang perkembangannya paling cepat di Dunia, dan ini tidak ada hubungan dengan upaya preservasi biodiversitas satwa bawah air
a)
True
b)
False
51.
Pada apusan darah penyu lekang, sel yang ada di posisi jam 1 (dan juga di tengah) adalah:
a)
a. Monosit
b)
b. Netrofil
c)
c. Limfosit
d)
d. Eosinofil
e)
e. Trombosit
52.
Pancaran sinar berupa suara balik/pantulan sinar dari obyek yang ditangkap kembali oleh probe disebut
a)
a. Ultrasonografi
b)
b. Roentgen
c)
c. CT Scan
d)
d. MRI
e)
e. Radiografi
53.
Bahan yang paling dapat menahan radiasi, sehingga film terlihat berwarna putih dalam gambar Roentgen yaitu
a)
a. soft tissue
b)
b. tulang
c)
c. gas/udara
d)
d. cairan/fluid
e)
e. mineral
54.
Penyakit bakterial fin and tail rot pada ikan bisa ditangani dengan perendaman larutan copper sulphate 1:3000 selama satu menit. Selain itu, copper sulphate terkonsentrasi juga BISA dioleskan pada bagian jaringan yang terserang.
a)
True
b)
False
55.
Ikan dengan perut buncit (seperti pada gambar) kemungkinan bermasalah pada:
a)
a. Lambung
b)
b. Ginjal
c)
c. Usus halus
d)
d. Hati
e)
e. Jantung
56.
Cetacean, Sirenian, Pinnipeds, Sea Otter, dan beruang kutub semua tergolong mamalia laut.
a)
Benar
b)
Salah
57.
Hantaran panas di udara lebih efisien dibandingkan dengan di air.
a)
Benar
b)
Salah
58.
Semua jenis mamalia laut berukuran besar
a)
Benar
b)
Salah
59.
Seekor lumba-lumba yang menyelam 1000 kaki akan menghadapi tekanan 100X lebih rendah dibanding saat di permukaan
a)
Benar
b)
Salah
60.
Kebutuhan air pada dolphin yang hidup di alam liar dipenuhi dari asupan air laut
a)
Benar
b)
Salah
61.
Semua organ reproduktif cetacea bersifat internal
a)
Benar
b)
Salah
62.
Semua jenis lumba-lumba hidup di laut
a)
Benar
b)
Salah
63.
Bakteri yang menyebabkan penyakit dermatologis kronis (dengan nekrosis kulit berbentuk rhomboid) dan septikemia akut pada lumba-lumba dan paus adalah:
a)
Brucellosis
b)
Leptospirosis
c)
Mikobakteriosis
d)
Erysipelas
e)
Clostridiosis
64.
Jumlah gigi lumba-lumba hidung botol berkisar antara:
a)
200-240
b)
100-120
c)
80-100
d)
114-134
e)
104-144
65.
Setiap mamalia memiliki rambut. Lumba-lumba adalah mamalia. Oleh karena itu, lumba-lumba memiliki rambut.
a)
Benar
b)
Salah
66.
Mamalia laut bisa dikelompokkan menjadi empat (4) kelompok besar (ordo), yaitu pinnipeds, cetacea, sirenia, dan karnivora
a)
Benar
b)
Salah
67.
Diagnosis untuk lesi kulit pada dolphin dengan dermatitis granulomatosa yang terdiri dari makrofag dan sel raksasa mengandung ragi bulat adalah:
a)
Candidasis
b)
Infeksi Fusarium sp
c)
Aspergilosis
d)
Lacaziosis
e)
Dolphin morbili-virus
68.
Kemungkinan diagnosis untuk lumba-lumba dengan lesi kulit berbentuk geometris (seperti pada gambar) adalah:
a)
Herpesvirus
b)
Morbilivirus
c)
Aspergilosis
d)
Erysipelas
e)
Leptospirosis
69.
Definisi megafauna laut terdampar adalah:
a)
A. Setiap megafauna laut yang mati di pantai atau mengambang di dekat pantai
b)
B. Setiap megafauna laut yang hidup di pantai atau di air yang sangat dangkal sehingga tidak dapat membebaskan diri
c)
C. Setiap megafauna laut yang hidup yang tidak mampu atau tidak mau meninggalkan pantai karena cedera atau kesehatan yang buruk
d)
D. Jawaban A & B benar
e)
Semua benar
70.
Vaksinasi populasi megafauna laut (misalnya Anjing laut) dari penyakit menular (misalnya morbili) adalah salah satu upaya pencegah kejadian terdampar.
a)
Benar
b)
Salah
71.
Contoh penyebab antropogenik megafauna laut terdampar adalah:
a)
A. Paparan biotoksin
b)
B. Kegagalan navigasi akibat cuaca buruk
c)
C. Paparan kebisingan suara kapal
d)
D. Predasi
e)
E. Malnutrisi
72.
Paus pilot (Globicephala spp.) dan paus sperma (Physeter macrocephalus) selalu terdampar secara tunggal (sendiri-sendiri).
a)
Benar
b)
Salah
73.
“UME” (unusual mortality events) adalah salah satu istilah dalam epidemiologi.
a)
Benar
b)
Salah
74.
Cedera akibat sonar atau suara ledakan pada cetacea biasanya terkait dengan aktivitas militer, dengan temuan nekropsi berupa lesi pembentukan gelembung gas in vivo & emboli lemak.
a)
Benar
b)
Salah
75.
Cedera akibat sonar atau suara ledakan pada cetacea biasanya terkait dengan aktivitas militer, dengan temuan nekropsi berupa lesi perdarahan premortem dan fraktur.
a)
Benar
b)
Salah
76.
Anjing laut diketahui mixing host atau bahkan amplifying host dari virus influenza unggas dan mamalia
a)
Benar
b)
Salah
77.
Karena pergerakannya yang lambat, hidup di perairan dalam, dan perilaku berendam jauh di bawah permukaan air, manate (contohnya duyung) jarang ditabrak perahu
a)
Benar
b)
Salah
78.
Hal yang paling penting dalam elemen dasar dari respons terdampar adalah:
a)
A. Memastikan keselamatan manusia selama proses respon terdampar
b)
B. Memastikan keamanan hewan selama proses respon terdampar
c)
C. Secara akurat merekam panggilan atau laporan megafauna laut yang terdampar
d)
D. Menilai (assessment) kejadian terdampar pada saat kedatangan
e)
E. Memberikan perawatan suportif dan melakukan penilaian Kesehatan hewan terdampar hidup
79.
Tiga opsi utama untuk intervensi saat terjadi megafauna laut terdampar adalah:
a)
Pelepasan segera, Rehabilitasi dan pelepasan pasca-rehabilitasi, Eutanasia
b)
Pelepasan segera, Eutanasia, Observasi
c)
Rehabilitasi, Observasi, Nekropsi
80.
Eutanasia adalah salah satu opsi dalam penanganan megafauna laut terdampar
a)
Benar
b)
Salah
81.
Hal yang umumnya tidak menjadi tugas responder pemula ketika membantu penanganan megafauna laut terdampar berukuran ekstra besar adalah:
a)
A. Mengamankan tempat kejadian
b)
B. Mengidentifikasi spesies hewan
c)
C. Sebisanya turut serta melakukan pengambilan sampel
d)
D. Mengambil foto
e)
E. Menjaga jarak aman dari publik
82.
Hal terpenting jika bermaksud membentuk dan mengembangkan organisasi respon megafauna laut terdampar adalah:
a)
A. Memastikan sumber daya personel yang berpengalaman
b)
B. Pelatihan staf dan relawan lainnya
c)
C. Memastikan pendanaan tersedia dan rencana berkelanjutan sudah ada
d)
D. Memperoleh izin dan otorisasi dari otoritas pemerintah
e)
E. Memiliki peralatan yang memadai di siap
83.
Diagnosis penyakit pada satwa akuatik berbasis laboratorium (parasitologi, bakteriologi, dll) serta pemeriksaan sampel air dikategorikan dalam diagnosis level:
a)
1
b)
2
c)
3
d)
4
e)
5
84.
Pengumpulan, analisis, dan penyebaran informasi sistematis untuk mendeteksi penyakit eksotik atau baru agar pengendalian dapat dilakukan dengan cepat disebut:
a)
Survailans
b)
Survey
c)
Sigi
d)
Monitoring
e)
Eksperimental
85.
Untuk meningkatkan peluang hidup, maka semua satwa akuatik menghasilkan keturunan dalam jumlah banyak
a)
Benar
b)
Salah
86.
Diagnosis penyakit pada satwa akuatik berbasis laboratorium (virologi, mikroskop elektron, biologi molekuler) dikategorikan dalam diagnosis level:
a)
1
b)
2
c)
3
d)
4
e)
5
87.
Sampel yang relevan untuk pemeriksaan biotoksin (neurotoksin) pada mamalia laut adalah:
a)
Jaringan otak
b)
Urine
c)
Isi lambung/usus/feses
d)
Serum
e)
Hati dan ginjal
88.
Diagnosis penyakit pada satwa akuatik berbasis laboratorium di tambak/lokasi satwa akuatik, berdasarkan pengamatan klinis dan PAserta dikategorikan dalam diagnosis level:
a)
1
b)
2
c)
3
d)
4
e)
5
89.
Ukuran jarum yang dianjurkan untuk pengambilan sampel darah pada penyu via fossa cervical dorsalis untuk menghindari hemolisis adalah:
a)
18 – 21 G
b)
22 – 24 G
c)
25 – 27 G
d)
27 - 30 G
e)
31 - 34 G
90.
Sesungguhnya setiap penyebab penyakit pada satwa akuatik adalah multi-faktorial. Faktor penyebab penyakit di ranah ini disebut dengan istilah:
a)
Causa
b)
Causa Prima
c)
Etiologi
d)
Komponen penyebab
e)
Penyebab penyakit
91.
Infeksi Spirorchid pada penyu laut yang berpotensi zoonosis adalah telur dari:
a)
Cestoda
b)
Nematoda
c)
Trematoda
d)
Ektoparasit
e)
Protozoa
92.
Malnutrisi akibat terganggunya asupan pakan pada penyu laut dapat menunjukkan tanda klinis:
a)
Dermatitis ulseratif
b)
Ecdysis
c)
Cachectic myopathy
d)
Gas bubble syndrome
e)
Kehilangan bouyancy
93.
Dalam kondisi darurat, pengawet untuk sampel histopatologi penyu (jika NBF 10% tidak ada) bisa dibuat dari campuran:
a)
Formalin dan air laut jernih dengan rasio 10 : 90
b)
Formaldehyde 37 – 40% dan air laut jernih dengan rasio 90 : 10
c)
Formalin dan air laut jernih dengan rasio 15 : 85
d)
Formaldehyde 37 – 40% dan air laut jernih dengan rasio 85 : 15
e)
formalin an air laut jernih dengan komposisi 50:50
94.
Kondisi tubuh/karkas penyu kategori D3 adalah:
a)
a. Ditemukan hidup, kemudian mati (misalnya akibat kegagalan rescue)
b)
b. Mati, kondisi karkas relatif bagus, mengalami dekomposisi, organ dalam masih utuh
c)
c. Mati, hanya tersisa tulang yang telah mengalami dis-artikulasi dan tanpa jaringan ikat
d)
d. Mati, konsisi karkas telah mengalami mumifikasi, kulit membungkus tulang menjadi satu
e)
e. Mati, kondisi karkas buruk, dekomposisi, posisi organ dalam tidak utuh
Reset
