NEW
Font size
WorksheetsQuiz Fisika Kesehatan dan kebidanani 2025
Total questions: 60
Worksheet time: 30mins
Ilmu fisika pada awalnya berkembang bukan dari eksperimen sistematis, melainkan melalui proses yang meliputi:
Hipotesis, Eksperimen, dan Analisis Data
Pengamatan, Pengalaman, dan Pemikiran yang terbatas
Deduksi, Induksi, dan Pemodelan Matematika
Studi Literatur, Survey, dan Uji Klinis
Peran ilmu fisika dalam dunia kesehatan modern terbukti memberikan sumbangan yang sangat berharga dalam:
Sistem Administrasi dan Manajemen Rumah Sakit
Pengembangan Sumber Daya Manusia Kesehatan
Diagnosis dan Terapi berbagai penyakit
Penyediaan Makanan dan Gizi Pasien
Tekanan cairan bening di dalam bola mata yang berfungsi menjaga bentuk dan ukuran bola mata disebut:
Intrakranial
Intrauterin
Aqueous Humour
Intraokular
Salah satu penyebab peningkatan tekanan di dalam mata yang dapat membatasi suplai darah ke retina dan memengaruhi kejelasan penglihatan adalah:
Peningkatan volume darah di mata
Penyumbatan pengaliran cairan pada mata
Kelemahan otot bola mata
Infeksi bakteri pada kornea
Peningkatan tekanan di dalam kandung kemih terjadi akibat adanya:
Kontraksi berlebihan pada otot sfingter
Akumulasi volume urine
Penurunan elastisitas dinding kandung kemih
Gangguan pada katup ureter
Pada sistem pencernaan, katup di dalam usus berperan untuk:
Mempercepat proses absorbsi sari makanan
Meratakan penyaluran atau pengaliran makanan di dalamnya
Meningkatkan produksi enzim pencernaan
Mencegah refluks asam lambung
Pemanfaatan teknologi yang menggunakan prinsip ilmu fisika dalam dunia kesehatan modern bertujuan untuk meningkatkan:
Biaya dan kompleksitas perawatan
Interaksi dokter dan pasien
Efisiensi serta efektivitas di dunia kesehatan
Ketergantungan pada obat-obatan kimia
Tekanan yang terjadi di dalam tengkorak, di ruang sekitar otak yang memiliki cairan otak (cerebrospinal), disebut tekanan:
Intraokular
Intravaskuler
Intrakranial
Intratorakal
Biolistrik adalah daya listrik hidup yang terdiri dari pancaran elektron-elektron yang keluar dari setiap titik tubuh akibat adanya:
Proses pencernaan makanan
Tekanan hidrostatis
Rangsangan penginderaan
Kontraksi otot rangka
Energi biolistrik bersumber dari Adenosine Tri Posphate (ATP), yang dihasilkan oleh salah satu organel bernama:
Nukleus
Ribosom
Mitokondria
Retikulum Endoplasma
Dalam konteks proses bioelektrik di dalam tubuh, yang harus bekerja seimbang dalam kondisi normal adalah:
Hormon dan enzim
Protein dan lemak
Elektron dan ion
Saraf simpatik dan parasimpatik
Jika keseimbangan elektron dan ion dalam sel terganggu, hal ini dapat menjadi akar dari banyak penyakit yang disebabkan oleh:
Peningkatan produksi hormon
Penurunan suhu tubuh yang drastis
Gangguan fungsi organ tubuh
Kelebihan cairan ekstraseluler
Terapi listrik yang dikenal dengan Electric Potential Therapy (EPT) dilakukan dengan menggunakan alat khusus yang memanfaatkan:
Arus listrik tegangan tinggi dari kabel
Energi listrik yang akan keluar dari jari-jari tangan
Gelombang mikro untuk memanaskan jaringan
Medan magnet eksternal yang kuat
Alat diagnosis yang digunakan untuk merekam aktivitas listrik yang dihasilkan oleh sel-sel di otak adalah:
Elektrokardiogram (EKG)
Elektromiogram (EMG)
Elektroensefalogram (EEG)
Elektrogastrogram (EGG)
Sistem kerja Elektrookulografi (EOG) pada mata bertujuan untuk menentukan:
Tekanan intraokular dan ketajaman visual
Produksi cairan Aqueous Humour
Orientasi mata, kecepatan angular, dan percepatan angular
Kondisi retina dan saraf optik
Gelombang yang ditimbulkan oleh otot-otot saluran pencernaan, yang menimbulkan efek menyedot/menelan makanan, dan dipantau oleh Elektrogastrogram (EGG) disebut sebagai:
Gerakan peristaltik
Gerakan semacam gelombang
Gelombang QRS
Potensi aksi
Secara etimologi, Termodinamika berasal dari bahasa Yunani, di mana kata 'thermos' dan 'dynamic' secara berurutan berarti:
Dingin dan statis
Panas dan statis
Dingin dan perubahan
Panas dan perubahan
Sistem termodinamika yang tidak mengalami pertukaran panas, benda, atau kerja dengan lingkungan disebut:
Sistem terbuka
Sistem tertutup
Sistem terisolasi
Sistem adiabatic
Contoh dari sistem tertutup dalam Termodinamika adalah:
Lautan
Tabung gas terisolasi
Tumbuh-tumbuhan
Green house
Hukum Termodinamika ke-0 yang terkait dengan Kesetimbangan Termal menyatakan bahwa jika dua buah sistem berada dalam kesetimbangan termal dengan sistem ke-3, maka:
Energi total alam semesta adalah konstan
Entropi alam semesta akan selalu meningkat
Kerja yang dilakukan sistem sama dengan kalor yang ditukar
Kedua sistem itu berada dalam kesetimbangan termal satu sama lain
Hukum I Termodinamika memiliki keterkaitan erat dengan konsep:
Kekekalan momentum
Kekekalan energi
Keseimbangan massa
Kenaikan entropi
Dalam konteks Termodinamika, Kalor didefinisikan sebagai:
Energi yang disimpan dalam sistem
Energi yang mengalir atau berpindah
Kerja yang dilakukan oleh sistem
Perubahan energi dalam sistem
Pemanfaatan panas dalam aplikasi klinis dengan mekanisme konduksi meliputi penggunaan:
Infrared
Turkish bath (mandi uap)
Shortwavediathermy
Pencelupan tangan ke air panas (Whirlpool)
Dalam aplikasi klinis, efek panas secara kimiawi yang terjadi pada tubuh meliputi:
Pemuaian
Vasodilatasi
Peningkatan kecepatan reaksi dan metabolisme
Peradangan
Mekanisme pelepasan panas tubuh melalui pergerakan cairan atau gas, seperti melalui sirkulasi darah atau gerakan udara, disebut:
Konduksi
Radiasi
Konveksi
Evaporasi
Perpindahan energi kalor dalam bentuk gelombang elektromagnetik, yang dapat dimanfaatkan di bidang kesehatan (contoh: lampu inframerah) disebut:
Konduksi
Evaporasi
Radiasi
Konveksi
Kondisi badan yang mampu menyeimbangkan suhu tubuh dari proses metabolisme dengan cara evaporasi, radiasi, konduksi, dan konveksi disebut:
Termogenesis
Vasokontriksi
Homeostasis termal
Metabolisme basal
Mekanisme pengaturan suhu tubuh berupa pelebaran pembuluh darah untuk mempermudah pelepasan panas tubuh ke lingkungan disebut:
Vasokontriksi
Konduksi
Vasodilasi
Perspirasi
Proses perpindahan panas dari bentuk cair menjadi uap, yang dipengaruhi oleh tekanan uap air, temperatur, dan kelembaban, disebut:
Kondensasi
Sublimasi
Evaporasi
Konveksi
Mekanisme penyempitan pembuluh darah yang terjadi saat tubuh berada di lingkungan dingin untuk mengurangi kehilangan panas disebut:
Vasodilasi
Gemetaran
Radiasi
Vasokontriksi
Konduksi dalam konteks pengaturan suhu tubuh adalah mekanisme perpindahan panas antara:
Otot dan Udara luar (melalui lapisan: Otot-Kulit-Kaos-Udara)
Darah dan Lingkungan
Tubuh dan Gelombang Elektromagnetik
Cairan tubuh dan Uap air
Evaporasi pada tubuh dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah:
Tekanan uap air
Viskositas darah
Konstanta Stefan-Boltzmann
Hambatan listrik kulit
Ilmu yang secara spesifik mempelajari fluida yang mengalir (zat cair dan gas) disebut:
Hidrostatika
Termodinamika
Hidrodinamika
Mekanika Fluida
Hukum Bernoulli menyatakan bahwa kenaikan kecepatan aliran dari fluida mampu menyebabkan adanya:
Kenaikan tekanan fluida
Penurunan tekanan fluida secara bersamaan
Penurunan massa jenis fluida
Kenaikan viskositas fluida
Tekanan darah maksimum yang terdapat pada aorta ketika jantung berada pada phase sistolis atau berkontraksi disebut tekanan:
Diastolis
Tekanan Nadi
Sistolis
Intrakranial
Alat yang digunakan untuk mengukur tekanan darah pada dinding arteri dan vena adalah:
Sistometer
Stetoskop
Spirometer
Sphygmomanometer
Tekanan darah minimum yang terdapat pada aorta ketika jantung berada pada phase diastolis atau mengembang disebut tekanan:
Tekanan Nadi
Sistolis
Diastolis
Tekanan Vena Sentral
Selisih antara tekanan sistolis dan tekanan diastolis disebut:
Tekanan Rerata Arteri (MAP)
Tekanan Nadi
Cardiac Output
Tekanan Perifer
Peningkatan tekanan intrakranial (> 20 mmHg) pada pasien trauma merupakan penyebab utama terjadinya:
Peningkatan tekanan intrakranial
Cedera otak sekunder
Tekanan darah diastolis yang tinggi
Volume cairan Cerebrospinal Fluid (CSF) yang terlalu sedikit
Pada orang dewasa, tekanan sistolis yang masih dianggap normal di bawah pengaruh umur dapat dihitung dengan rumus:
100 × umur dalam tahun
100 + umur dalam tahun
120 × umur dalam tahun
120 + umur dalam tahun
Jika seorang wanita dewasa memiliki umur 30 tahun, maka tekanan sistolis yang dianggap ideal untuknya menurut rumus yang berlaku adalah:
100 mmHg
110 mmHg
120 mmHg
130 mmHg
Pengukuran tekanan darah biasanya dilakukan pada arteri brachialis karena:
Arteri brachialis memiliki tekanan yang paling tinggi
Arteri brachialis berada pada bidang horizontal yang sama dengan jantung
Aliran darah pada arteri brachialis bersifat stasioner
Arteri brachialis memiliki diameter pembuluh yang paling besar
Biomekanika merupakan salah satu dari empat bidang penelitian informasi ergonomi, yaitu penelitian tentang:
Kondisi lingkungan kerja (suhu, kelembaban, cahaya)
Kekuatan fisik manusia ketika bekerja
Interaksi sosial dan psikologis antar pekerja
Desain antarmuka mesin dan komputer
Salah satu manfaat Biomekanika menurut Chaffin & Andersson (1991) adalah:
Pencatatan data medis pasien secara digital
Simulasi alternatif metode kerja dan menentukan penurunan kebutuhan fisik pekerjaan
Analisis dampak perubahan iklim terhadap kesehatan
Pengembangan resep obat-obatan baru
Cabang General Biomechanics yang secara spesifik menganalisis tubuh pada posisi diam atau bergerak pada garis lurus dengan kecepatan seragam (uniform) disebut:
Biostatics
Biodynamics
Biokinetics
Bioinstrumentation
Struktur tubuh manusia yang berfungsi sebagai alat untuk meredam dan mendistribusikan gaya atau tekanan yang ada padanya adalah:
Jaringan penghubung (connective tissue)
Otot (Muscle)
Saraf (Nerves)
T
buh manusia yang berfungsi sebagai alat untuk meredam dan mendistribusikan gaya atau tekanan yang ada padanya adalah:
Jaringan penghubung (connective tissue)
Otot (Muscle)
Saraf (Nerves)
Tulang (Bones)
Pendekatan Biomekanika memandang tubuh manusia sebagai suatu sistem yang terdiri dari elemen-elemen yang saling berkaitan dan terhubung satu sama lain melalui:
Aliran darah dan cairan limfa
Jalur saraf pusat dan perifer
Sendi-sendi dan jaringan otot
Hormon dan reseptor
Ilmu yang mempelajari hubungan antar pekerja dan peralatannya, lingkungan kerja, dan lain-lain untuk meningkatkan performansi kerja dan meminimasi kemungkinan cedera disebut:
General Biomechanics
Biostatics
Biodynamics
Occupational Biomechanics
Gangguan pada otot, saraf, tendon, ligamen, persendian, kartilago, dan diskus invertebralis yang disebabkan oleh melakukan kerja yang berulang-ulang disebut:
Acute Trauma
Cumulative Trauma Disorders (CTD)
Viscositas Darah
Elektrogastrogram (EGG)
Salah satu faktor yang memengaruhi kekuatan otot dalam dunia kerja adalah:
Jenis kelamin
Warna kulit
Frekuensi pernapasan
Kelembaban lingkungan kerja
Metode penilaian postur kerja RULA (Rapid Upper Limb Assessment) secara spesifik difokuskan untuk menilai postur tubuh bagian:
Atas (lengan atas, bawah, dan pergelangan tangan)
Bawah (paha, betis, dan kaki)
Seluruh tubuh secara simultan
Punggung dan pinggul saja
Berdasarkan metode REBA (Rapid Entire Body Assessment), skor 11-15 diklasifikasikan sebagai tingkat risiko:
Low
Medium
High
Very High (Tindakan: Necessary now)
Teknologi ultrasonik dalam ilmu kebidanan awalnya terinspirasi dari kehidupan di:
Angkasa luar
Udara
Darat
Laut
Pada masa-masa awal pengembangannya, teknologi yang memanfaatkan gelombang ultrasonik untuk navigasi atau mendeteksi objek bawah laut dikenal dengan akronim:
RADAR
LIDAR
SONAR (Sound Navigation and Ringing)
GPS
USG (Ultrasonografi) adalah 'indra pendengaran' yang direkayasa menjadi 'indra penglihatan' untuk:
Mengukur suhu tubuh secara non-invasif
Mengamati bayangan bagian dalam tubuh
Merekam aktivitas listrik otot dan saraf
Menganalisis komposisi kimiawi cairan tubuh
Alat yang paling lazim dipakai untuk memantau janin pada wanita hamil dan memanfaatkan pantulan ultrasonik adalah:
Transduser Doppler
Ultrasonic Transducer
Elektroda
Spectrophotometer
Dalam aplikasi kacamata untuk orang buta, pulsa pantul ultrasonik yang ditangkap kembali oleh alat diubah menjadi:
Sinyal radio
Bunyi yang memberitahukan jarak suatu benda
Getaran pada kulit
Gambar digital pada layar kecil
Selain untuk memantau janin, ultrasonic transducer juga dapat digunakan untuk mengamati:
Aktivitas listrik otak pada epilepsi
Sistem arteri pada penderita lemah jantung
Pengaturan suhu tubuh pada hipertermi
Pergerakan otot rangka saat mengangkat beban
Gelombang ultrasonik adalah harapan yang tersisa di kedalaman laut, di mana indra penglihatan, penciuman, peraba, dan perasa hampir-hampir tak bisa digunakan. Hal ini menjadikan ultrasonik direkayasa menjadi indra:
Penciuman
Peraba
Pendengaran (Ultrasonik adalah 'indra pendengaran' yang direkayasa menjadi 'indra penglihatan')
Perasa
