wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal Pilihan Ganda Manajemen Sumber Daya Manusia Syariah

Total questions: 50

Worksheet time: 28mins

Name
Class
Date
1.

Manajemen Sumber Daya Manusia Syariah adalah sistem pengelolaan sumber daya manusia yang berlandaskan pada:

a)

Nilai-nilai kapitalisme

b)

Prinsip ekonomi modern

c)

Nilai-nilai Islam dan syariah

d)

Kebijakan perusahaan global

2.

Tujuan utama MSDM Syariah adalah:

a)

Memaksimalkan keuntungan perusahaan

b)

Menjaga efisiensi tenaga kerja

c)

Meningkatkan ketaatan dan kesejahteraan berdasarkan nilai Islam

d)

Mengurangi biaya operasional

3.

Ruang lingkup MSDM Syariah meliputi hal-hal berikut, kecuali:

a)

Rekrutmen dan seleksi

b)

Penggajian dan kompensasi

c)

Spekulasi pasar modal

d)

Pengembangan dan pelatihan

4.

Landasan hukum utama MSDM Syariah adalah:

a)

KUHP

b)

UUD 1945

c)

Al-Qur'an dan Hadis

d)

Undang-undang Ketenagakerjaan

5.

Fungsi utama MSDM Syariah ialah:

a)

Meningkatkan produktivitas tanpa memperhatikan etika

b)

Mengelola manusia sebagai amanah

c)

Memanipulasi data karyawan

d)

Mengutamakan keuntungan pribadi

6.

Dalam MSDM Syariah, manusia dianggap sebagai:

a)

Faktor produksi

b)

Aset dan amanah Allah

c)

Mesin kerja

d)

Objek ekonomi

7.

Tujuan MSDM Syariah dalam organisasi adalah:

a)

Mengembangkan SDM yang kompetitif secara global

b)

Menyelaraskan tujuan perusahaan dan tujuan spiritual

c)

Meningkatkan persaingan antar karyawan

d)

Menekan biaya pelatihan

8.

Prinsip utama dalam MSDM Syariah adalah keseimbangan antara:

a)

Dunia dan akhirat

b)

Produksi dan konsumsi

9.

Dalam Islam, pekerjaan dianggap sebagai:

a)

Sarana ibadah

b)

Sumber kesenangan dunia

c)

Beban hidup

d)

Aktivitas ekonomi semata

10.

MSDM Syariah menghindari praktik:

a)

Keadilan

b)

Amanah

c)

Eksploitasi tenaga kerja

d)

Ihsan

11.

Prinsip keadilan dalam MSDM Syariah berarti:

a)

Memberi lebih kepada yang disukai

b)

Menempatkan sesuatu pada tempatnya

c)

Membedakan-beda karyawan

d)

Memberi upah sesuka hati

12.

Amanah berarti:

a)

Ketulusan dalam bekerja tanpa pengawasan

b)

Ketaatan pada pimpinan saja

c)

Disiplin waktu

d)

Kepatuhan administratif

13.

Ihsan dalam konteks kerja berarti:

a)

Bekerja dengan niat ibadah dan kualitas terbaik

b)

Bekerja sekadarnya

c)

Menghindari pekerjaan berat

d)

Bekerja hanya demi gaji

14.

Contoh penerapan keadilan adalah:

a)

Memberi bonus hanya kepada teman dekat

b)

Menilai kinerja secara objektif

c)

Menerapkan sistem nepotisme

d)

Memihak kepada keluarga

15.

Amanah dalam kepemimpinan berarti:

a)

Menggunakan jabatan untuk keuntungan pribadi

b)

Menyalahgunakan wewenang

c)

Melaksanakan tanggung jawab dengan integritas

d)

Mengutamakan kepentingan kelompok

16.

Ihsan tercermin dalam perilaku:

a)

Melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab

b)

Melakukan pekerjaan dengan asal

c)

Menghindari tanggung jawab

d)

Menunda pekerjaan

17.

Dalam Islam, keadilan harus ditegakkan meskipun terhadap:

a)

Orang yang kaya

b)

Musuh sekalipun

c)

Atasan

d)

Sahabat dekat

18.

Karyawan yang amanah akan:

a)

Mencuri waktu kerja

b)

Menjaga rahasia perusahaan

c)

Mengabaikan tugas

d)

Menunda laporan

19.

Prinsip ihsan menuntut seseorang untuk bekerja:

a)

Dengan niat ibadah

b)

Demi popularitas

c)

Demi jabatan

d)

Demi kekayaan

20.

Ketiga prinsip keadilan, amanah, dan ihsan berfungsi untuk:

a)

Meningkatkan nilai spiritual dalam pekerjaan

b)

Mengurangi efisiensi

c)

Menambah konflik

d)

Menurunkan kinerja

21.

MSDM konvensional berorientasi pada:

a)

Keuntungan materi

b)

Nilai spiritual

c)

Kemashalatan umat

d)

Amanah kerja

22.

MSDM Syariah menilai karyawan berdasarkan:

a)

Kinerja dan niat ibadah

b)

Kekayaan

c)

Koneksi sosial

d)

Penampilan fisik

23.

Dalam sistem konvensional, penghargaan diberikan berdasarkan:

a)

Hasil semata

b)

Proses dan niat

c)

Keadilan dan amanah

24.

MSDM Syariah menolak praktik:

a)

Riba, korupsi, dan diskriminasi

b)

Shalat berjamaah

c)

Transparansi

d)

Amanah

25.

Dasar motivasi kerja dalam Islam adalah:

a)

Gaji tinggi

b)

Ridha Allah SWT

c)

Tekanan atasan

d)

Bonus tahunan

26.

MSDM Syariah lebih menekankan pada:

a)

Etika dan akhlak kerja

b)

Produktivitas saja

c)

Efisiensi biaya

d)

Penilaian kinerja material

27.

Dalam MSDM konvensional, manusia dianggap sebagai:

a)

Aset spiritual

b)

Faktor ekonomi

c)

Khalifah di bumi

d)

Amanah

28.

Sistem kompensasi dalam MSDM Syariah didasarkan pada:

a)

Keadilan dan kejujuran

b)

Persaingan bebas

c)

Negosiasi licik

d)

Keuntungan maksimal

29.

Dalam MSDM Syariah, evaluasi kerja mencakup:

a)

Aspek dunia dan akhirat

b)

Aspek keuangan saja

c)

Aspek teknis semata

d)

Aspek sosial ekonomi

30.

Tujuan akhir MSDM Syariah adalah:

a)

Kesejahteraan dunia dan akhirat

b)

Kemenangan ekonomi global

c)

Kekuasaan organisasi

d)

Keunggulan kompetitif semata

31.

Perencanaan tenaga kerja Islami bertujuan untuk:

4 lines
32.

Dalam Islam, perencanaan harus disertai dengan:

a)

Niat dan tawakal kepada Allah

b)

Spekulasi pasar

c)

Unsur kebetulan

d)

Rasa takut gagal

33.

Langkah pertama dalam perencanaan tenaga kerja Islami adalah:

a)

Analisis kebutuhan tenaga kerja

b)

Rekrutmen

c)

Evaluasi pelatihan

d)

Penilaian gaji

34.

Prinsip utama perencanaan tenaga kerja Islam adalah:

a)

Keadilan dan keseimbangan

b)

Persaingan

c)

Dominasi

d)

Eksploitasi

35.

Dalam Islam, tenaga kerja dianggap sebagai:

a)

Amanah yang harus dikelola dengan adil

b)

Beban perusahaan

c)

Objek produksi

d)

Sumber konflik

36.

Perencanaan tenaga kerja Islami memperhatikan:

a)

Kelayakan spiritual dan kompetensi

b)

Faktor politik

c)

Tekanan sosial

d)

Nepotisme

37.

Konsep tawakal dalam perencanaan berarti:

a)

Menyerahkan hasil kepada Allah setelah berusaha maksimal

b)

Tidak perlu usaha

c)

Menunggu keberuntungan

d)

Bergantung pada orang lain

38.

Evaluasi tenaga kerja dalam Islam mencakup aspek:

a)

Etika, kejujuran, dan tanggung jawab

b)

Kekuasaan

c)

Popularitas

d)

Politik internal

39.

Dalam Islam, keputusan rekrutmen harus didasarkan pada:

a)

Kompetensi dan akhlak

b)

Kekayaan keluarga

c)

Rekomendasi teman

d)

Penampilan luar

40.

Perencanaan tenaga kerja Islami berorientasi pada:

a)

Kemashlahatan organisasi dan umat

b)

Kepentingan pribadi

c)

Kompetisi tidak sehat

d)

Keuntungan sepihak

41.

Rencana tenaga kerja syariah harus mencerminkan:

a)

Nilai keadilan dan amanah

b)

Persaingan bebas

c)

Eksploitasi tenaga kerja

d)

Ketidakpastian

42.

Dalam Islam, perencanaan tenaga kerja harus menghindari:

a)

Diskriminasi dan ketidakadilan

b)

Pelatihan spiritual

c)

Evaluasi akhlak

d)

Amanah kerja

43.

Tujuan rencana tenaga kerja syariah adalah:

a)

Mencapai keseimbangan antara kebutuhan dan kemampuan

b)

Meningkatkan dominasi ekonomi

c)

Mengabaikan aspek moral

d)

Mengutamakan laba semata

44.

Dalam rencana kerja syariah, setiap jabatan dipandang sebagai:

a)

Amanah yang harus ditunaikan

b)

Alat mencari kekuasaan

c)

Beban tanggung jawab

d)

Hak pribadi

45.

Rencana tenaga kerja syariah melibatkan:

a)

Doa, usaha, dan evaluasi

b)

Nepotisme dan kolusi

c)

Spekulasi dan tekanan

d)

Persaingan tidak sehat

46.

Salah satu indikator rencana tenaga kerja yang Islami adalah:

a)

Transparansi dan keadilan dalam rekrutmen

b)

Mengutamakan kerabat

c)

Menolak evaluasi

47.

Prinsip ihsan diterapkan dalam rencana kerja dengan:

a)

Memberi kesempatan kerja terbaik bagi yang layak

b)

Mengabaikan etika

c)

Menentukan gaji sewenang-wenang

d)

Menunda keputusan

48.

Kesejahteraan tenaga kerja dalam Islam termasuk bagian dari:

a)

Tanggung jawab sosial dan spiritual

b)

Bonus tahunan

c)

Strategi marketing

d)

Persaingan global

49.

Rencana tenaga kerja syariah menuntut pimpinan untuk:

a)

Bersikap adil dan amanah

b)

Mengutamakan keuntungan

c)

Mengabaikan karyawan

d)

Mementingkan citra pribadi

50.

Rencana tenaga kerja yang sesuai syariah bertujuan akhir untuk:

a)

Mewujudkan kemaslahatan dan keberkahan kerja

b)

Meningkatkan laba jangka pendek

c)

Mendominasi pasar

d)

Mengejar pujian