NEW
Font size
WorksheetsInvestigasi Kecelakaan Kerja
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Tujuan utama dari investigasi kecelakaan kerja adalah
Menetapkan siapa yang bersalah dan memberikan sanksi.
Mengumpulkan bukti untuk tujuan asuransi dan klaim kompensasi.
Menemukan akar penyebab (root cause) kecelakaan untuk mencegah kejadian serupa terulang
Memenuhi persyaratan hukum yang diwajibkan oleh regulator K3.
Langkah pertama yang harus dilakukan oleh Tim Investigasi saat tiba di lokasi kecelakaan kerja adalah
Menginterogasi saksi kunci secara terpisah
Mengambil foto dan membuat sketsa detail lokasi kejadian
Mengamankan dan mengisolasi lokasi kejadian (securing the scene)
Meninjau prosedur kerja standar (SOP) yang terkait
Menurut Teori Domino Heinrich (atau Modifikasi Domino), kecelakaan kerja terjadi karena serangkaian faktor yang berurutan. Faktor terakhir dalam urutan tersebut, yang merupakan hasil akhir dari kegagalan berantai, adalah
Perbuatan/Kondisi Tidak Aman (Unsafe Acts/Conditions)
Kegagalan Manajemen K3
Cedera (Injury)
Penyebab Pribadi (Personal Factors)
Model kecelakaan yang paling menekankan bahwa kegagalan sistem manajemen, kontrol, dan organisasi merupakan akar penyebab kecelakaan (bukan hanya kesalahan pekerja) adalah
A. Teori Domino Heinrich
Model Epidemiologi
Model Reason's Swiss Cheese (Keju Berlubang)
Model Multiple Causation
Yang dimaksud dengan Immediate Cause (Penyebab Langsung) dalam investigasi kecelakaan adalah
Kegagalan kebijakan K3 perusahaan
urangnya pelatihan dan pengawasan
Tindakan tidak aman yang dilakukan pekerja atau kondisi lingkungan yang berbahaya
Faktor lingkungan seperti tekanan kerja atau kelelahan
Teknik yang paling efektif untuk mendapatkan informasi yang akurat dan tidak bias dari seorang saksi kecelakaan adalah
Wawancara beramai-ramai di lokasi kejadian
Wawancara empat mata di lokasi netral, diawali dengan pertanyaan terbuka (open-ended questions)
Menggunakan kuesioner tertulis agar saksi tidak tertekan
Menginterogasi saksi segera setelah mereka memberikan pertolongan pertama
Untuk menemukan akar penyebab yang mendasar dan sistemik, teknik analisis yang paling sering digunakan dalam investigasi K3 adalah
Diagram Pareto
Analisis Regresi
Analisis Why-Why (5-Why Analysis) atau Fishbone Diagram (Diagram Tulang Ikan)
Uji Chi-Square
Sebuah perusahaan memiliki 500 karyawan yang bekerja selama 2.000 jam per tahun. Jika terjadi 10 kecelakaan kerja yang menyebabkan waktu hilang (Lost Time Injuries - LTI) dalam setahun, berapakah Frequency Rate (FR) kecelakaan kerja perusahaan tersebut? (Dihitung per 1.000.000 jam kerja)
10
5
2
1
Sebuah perusahaan memiliki 500 karyawan yang bekerja selama 2.000 jam per tahun. Jika terjadi 10 kecelakaan kerja. Jika total hari kerja yang hilang akibat 10 kecelakaan tersebut adalah 500 hari, berapakah Severity Rate (SR) kecelakaan kerja perusahaan tersebut? (Dihitung per 1.000.000 jam kerja)
50
500
0,5
250
Setelah investigasi selesai dan akar penyebab telah teridentifikasi, tahapan terpenting selanjutnya adalah
Menghitung biaya kerugian total akibat kecelakaan
Mengomunikasikan temuan dan rekomendasi tindakan perbaikan (Corrective Actions) kepada manajemen dan pekerja
Mengarsipkan laporan investigasi ke dalam database
Membandingkan statistik kecelakaan dengan perusahaan lain (Benchmarking)
