NEW
Font size
S
M
L
XL
WorksheetsUTS Berpikir Komputasional - PTI ITM
Total questions: 25
Worksheet time: 25mins
Name
Class
Date
1.
Konsep berpikir komputasional membantu seseorang dalam menyelesaikan masalah dengan cara
a)
Menguraikan masalah menjadi potongan kecil yang logis
b)
Menghafal langkah-langkah pemrograman
c)
Menghafal algoritma dari program yang ada
d)
Mengandalkan intuisi tanpa analisis
e)
Menyelesaikan masalah dengan coba-coba
2.
Urutan logis penyelesaian masalah dalam berpikir komputasional yang benar adalah
a)
Pola → Abstraksi → Algoritma → Dekomposisi
b)
Dekomposisi → Pola → Abstraksi → Algoritma
c)
Abstraksi → Dekomposisi → Pola → Algoritma
d)
Algoritma → Pola → Abstraksi → Dekomposisi
e)
Pola → Dekomposisi → Algoritma → Abstraksi
3.
Dekomposisi masalah berarti
a)
Menggabungkan beberapa masalah menjadi satu kesatuan
b)
Menghapus detail yang tidak penting
c)
Memecah masalah besar menjadi bagian-bagian kecil yang lebih mudah dikelola
d)
Menyusun algoritma dari awal
e)
Menyaring data yang relevan
4.
Dalam proses dekomposisi, yang perlu diperhatikan agar solusi efektif adalah
a)
Membagi masalah sekecil mungkin tanpa memperhatikan hubungan antarbagian
b)
Menggunakan pendekatan coba-coba
c)
Menghapus bagian yang sulit diselesaikan
d)
Menentukan submasalah berdasarkan logika dan keterkaitan fungsional
e)
Menggunakan bahasa pemrograman tertentu
5.
Contoh penerapan dekomposisi dalam kehidupan sehari-hari adalah
a)
Membuat teh dengan langsung mencampur semua bahan sekaligus
b)
Menyelesaikan tugas tanpa perencanaan
c)
Menghafal resep masakan tanpa praktik
d)
Menganalisis hasil setelah pekerjaan selesai
e)
Membuat daftar belanja berdasarkan jenis bahan makanan
6.
Pengenalan pola bertujuan untuk
a)
Mencari kesamaan atau kecenderungan dalam data atau masalah
b)
Menyusun langkah-langkah algoritma secara terperinci
c)
Menghapus data yang tidak relevan
d)
Membuat pseudocode dari masalah yang kompleks
e)
Menentukan hasil akhir dari program
7.
Manfaat utama dari mengenali pola adalah
a)
Menambah kompleksitas algoritma
b)
Menyederhanakan proses penyelesaian masalah berikutnya
c)
Menghindari analisis lebih lanjut
d)
Mengganti peran dekomposisi
e)
Mengurangi kecepatan berpikir
8.
Abstraksi dalam berpikir komputasional membantu kita untuk
a)
Menghilangkan semua informasi penting
b)
Mengumpulkan semua data tanpa penyaringan
c)
Menyembunyikan detail yang tidak relevan dan fokus pada inti masalah
d)
Mengubah masalah menjadi kode program
e)
Menyusun algoritma yang lebih panjang
9.
Contoh proses abstraksi dalam kehidupan nyata adalah
a)
Mempelajari semua data mentah tanpa memilih
b)
Menyusun peta kota dengan menampilkan semua detail rumah
c)
Menghapus semua data yang ada
d)
Menyederhanakan peta hanya dengan menampilkan jalan utama
e)
Mengubah teks menjadi angka
10.
Tahapan terakhir dalam berpikir komputasional yang menghasilkan solusi implementatif adalah
a)
Abstraksi
b)
Pola
c)
Dekomposisi
d)
Filtering
e)
Algortima
11.
Algoritma dikatakan efektif jika…
a)
Langkah-langkahnya logis, terbatas, dan menghasilkan output yang diharapkan
b)
Panjang langkahnya minimal 10
c)
Menggunakan bahasa pemrograman tertentu
d)
Ditulis dalam bentuk kode Python
e)
Tidak memiliki akhir
12.
Flowchart digunakan untuk …
a)
Menyusun urutan berpikir acak
b)
Menggambarkan langkah algoritma secara visual
c)
Menghapus data yang tidak relevan
d)
Menganalisis hasil program
e)
Menentukan tipe data
13.
Simbol belah ketupat dalam flowchart menunjukkan ...
a)
Proses
b)
Input/Output
c)
Keputusan (Decision)
d)
Terminator (Mulai/Selesai)
e)
Looping
14.
Perbedaan utama antara flowchart dan pseudocode adalah
a)
Flowchart berbentuk teks, pseudocode berbentuk gambar
b)
Flowchart untuk manusia, pseudocode untuk mesin
c)
Pseudocode hanya digunakan di Python
d)
Flowchart bersifat visual, pseudocode bersifat deskriptif
e)
Flowchart digunakan untuk debugging
15.
Struktur diatas merupakan penerapan dari …
a)
Looping
b)
Abstraksi
c)
Iterasi
d)
Deklarasi
e)
Percabangan (If-Else)
16.
Variabel dalam berpikir komputasional berfungsi untuk
a)
Menyimpan data sementara selama program berjalan
b)
Menentukan alur logika
c)
Menjalankan kondisi percabangan
d)
Mengulang langkah-langkah algoritma
e)
Menghapus data yang salah
17.
Tipe data boolean digunakan untuk menyimpan …
a)
Bilangan desimal
b)
Nilai benar atau salah
c)
Huruf dan simbol
d)
Urutan karakter
e)
Bilangan bulat
18.
Jika sebuah variabel nilai = 75, maka ekspresi logina nilai >= 60 menghasilkan …
a)
Nilai numerik
b)
False
c)
True
d)
60
e)
Error
19.
Representasi data dalam komputer berbasis …
a)
Huruf dan angka
b)
Sistem desimal
c)
Bahasa alami
d)
Sistem biner (0 dan 1)
e)
Simbol ASCII penuh
20.
Mengapa representasi data penting dalam berpikir komputasional?
a)
Karena manusia berpikir dalam bentuk simbol
b)
Karena algoritma hanya bisa membaca teks
c)
Untuk menyimpan data tanpa batas
d)
Agar program tampak menarik
e)
Agar komputer dapat memproses informasi secara efisien
21.
Berikut ini merupakan pernyataan logika yang benar untuk menentukan apakah siswa “Lulus dengan Pujian” jika nilai ≥ 85
a)
if nilai >= 85 then …
b)
if nilai == 85 then ...
c)
if nilai <= 85 then ...
d)
if nilai < 85 then ...
e)
if nilai != 85 then ...
22.
Pernyataan yang benar tentang logika di atas adalah
a)
Program akan menulis “A+” untuk nilai 85
b)
Program akan menulis “Tidak A” untuk nilai 75
c)
Program akan menulis “A” untuk nilai 95
d)
Program tidak memiliki output
e)
Program tidak valid
23.
Dalam suatu program, jika variabel usia memiliki nilai 17, maka hasil dari pernyataan berikut adalah apa
a)
Dewasa
b)
Tidak tampil
c)
Belum Dewasa
d)
Error
e)
Tidak ada keputusan
24.
Sebuah sensor suhu ruangan akan menyalakan kipas jika suhu ≥ 30°C, dan mematikannya jika suhu < 30°C. Prinsip berpikir komputasional yang paling tepat menggambarkan kasus ini adalah
a)
Iterasi
b)
Data Abstraction
c)
Pattern Recognition
d)
Filtering dan If-Else Decision
e)
Decomposition
25.
Dalam berpikir komputasional, filtering tidak hanya dilakukan terhadap data, tetapi juga terhadap
a)
Tipe data variabel
b)
Nilai biner pada sistem
c)
Struktur pseudocode
d)
Urutan flowchart
e)
Kondisi logika dalam algoritma
Reset
