Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

QC FIELD

Total questions: 10

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Seorang operator mendapati bahwa hasil pengukuran kadar air pada sampel serbuk teh jauh lebih tinggi dibanding biasanya. Setelah memeriksa alat moisture analyzer, elemen pemanas tampak berfungsi normal. Apa langkah analisis logis selanjutnya?

a)

Mengganti elemen pemanas

b)

Menambah suhu pengeringan

c)


Memeriksa berat awal sampel dan waktu pemanasan

d)

Membersihkan layar tampilan

2.

Saat pengukuran, hasil kadar air tidak stabil (berubah-ubah secara signifikan tiap menit). Apa kemungkinan penyebab utama dari kondisi tersebut?

a)

Sampel terlalu kering

b)


Sampel tidak homogen

c)

Alat belum dikalibrasi

d)

Timer tidak aktif

3.

Seorang teknisi mengukur pH larutan dengan pH meter dan mendapatkan hasil pH 4.2, padahal larutan yang diuji seharusnya netral (pH 7). Apa analisis penyebab paling logis dari hasil tersebut?

a)

Larutan terlalu pekat

b)


Elektroda pH meter tidak dikalibrasi dengan benar

c)

pH meter rusak total

d)

Larutan mengandung garam

4.

Operator mengukur pH cairan fermentasi dan mencatat hasil pH 3,8. Apa tindakan lanjutan yang paling tepat jika hasil ini menyimpang dari standar proses (misal, pH ideal = 4,5)?

a)

Mencampur ulang seluruh bahan fermentasi

b)

Menyesuaikan suhu alat pH meter

c)

Melakukan pengukuran ulang dengan sampel baru

d)

Langsung menambahkan zat basa untuk menetralkan

5.

Seorang analis mengambil sampel air proses untuk uji mikrobiologi, namun menyimpannya pada suhu ruang selama 8 jam sebelum diuji. Apa dampak paling kritis dari kesalahan prosedur ini?

a)

Sampel akan menguap sebagian

b)


Mikroorganisme bisa berkembang biak dan hasil menjadi tidak representatif

c)

Air akan berubah warna

d)

Uji mikrobiologi tetap akurat jika segera diuji setelahnya

6.

Seorang teknisi melakukan pengambilan sampel mikrobiologi dari permukaan meja kerja menggunakan swab steril. Setelah inkubasi, hasil menunjukkan kontaminasi tinggi. Apa analisis penyebab paling logis dari hasil tersebut?

a)

Ruang laboratorium terlalu lembab

b)


Meja kerja tidak dibersihkan sebelum sampling

c)

Swab terlalu basah

d)

Waktu inkubasi terlalu lama

7.

Dalam evaluasi mutu produk di jalur produksi, Anda diminta mengevaluasi titik sampling. Titik sampling mana yang paling efektif untuk mendeteksi kontaminasi silang?

a)

Titik awal penerimaan bahan baku

b)

Titik akhir sebelum produk dikemas

c)

Titik setelah proses pencampuran bahan

d)


Semua titik sampling harus dievaluasi karena bisa menjadi sumber kontaminasi

8.

Sebuah pabrik minuman mengalami penurunan kualitas rasa pada produk akhir. Setelah evaluasi, ditemukan bahwa titik sampling selama proses pasteurisasi tidak akurat. Apa kemungkinan penyebab ketidakakuratan tersebut?

a)

Titik sampling terlalu jauh dari sumber panas

b)

Produk diuji setelah dikemas

c)

Sampling dilakukan secara acak

d)

Pengujian dilakukan oleh petugas laboratorium

9.

Dalam laporan efisiensi produksi harian, diketahui bahwa terjadi losses sebesar 12%, padahal standar hanya memperbolehkan maksimal 5%. Apa langkah awal terbaik dalam menganalisis losses ini?

a)

Meningkatkan target produksi untuk menutupi kerugian

b)

Menyalahkan operator lini produksi

c)


Mengidentifikasi tahapan proses dengan waste tertinggi

d)

Menugaskan lebih banyak orang untuk bagian rework

10.

Data menunjukkan banyak produk harus rework karena tidak lolos pengujian akhir. Apa langkah analitis yang paling tepat?

a)

Mempercepat proses produksi agar tidak menumpuk

b)

Mengurangi standar mutu agar lebih banyak yang lolos

c)

Menelusuri proses untuk menemukan akar penyebab cacat

d)

Menugaskan lebih banyak orang untuk bagian rework