WorksheetsQC FIELD
Total questions: 10
Worksheet time: 20mins
Seorang operator mendapati bahwa hasil pengukuran kadar air pada sampel serbuk teh jauh lebih tinggi dibanding biasanya. Setelah memeriksa alat moisture analyzer, elemen pemanas tampak berfungsi normal. Apa langkah analisis logis selanjutnya?
Mengganti elemen pemanas
Menambah suhu pengeringan
Memeriksa berat awal sampel dan waktu pemanasan
Membersihkan layar tampilan
Saat pengukuran, hasil kadar air tidak stabil (berubah-ubah secara signifikan tiap menit). Apa kemungkinan penyebab utama dari kondisi tersebut?
Sampel terlalu kering
Sampel tidak homogen
Alat belum dikalibrasi
Timer tidak aktif
Seorang teknisi mengukur pH larutan dengan pH meter dan mendapatkan hasil pH 4.2, padahal larutan yang diuji seharusnya netral (pH 7). Apa analisis penyebab paling logis dari hasil tersebut?
Larutan terlalu pekat
Elektroda pH meter tidak dikalibrasi dengan benar
pH meter rusak total
Larutan mengandung garam
Operator mengukur pH cairan fermentasi dan mencatat hasil pH 3,8. Apa tindakan lanjutan yang paling tepat jika hasil ini menyimpang dari standar proses (misal, pH ideal = 4,5)?
Mencampur ulang seluruh bahan fermentasi
Menyesuaikan suhu alat pH meter
Melakukan pengukuran ulang dengan sampel baru
Langsung menambahkan zat basa untuk menetralkan
Seorang analis mengambil sampel air proses untuk uji mikrobiologi, namun menyimpannya pada suhu ruang selama 8 jam sebelum diuji. Apa dampak paling kritis dari kesalahan prosedur ini?
Sampel akan menguap sebagian
Mikroorganisme bisa berkembang biak dan hasil menjadi tidak representatif
Air akan berubah warna
Uji mikrobiologi tetap akurat jika segera diuji setelahnya
Seorang teknisi melakukan pengambilan sampel mikrobiologi dari permukaan meja kerja menggunakan swab steril. Setelah inkubasi, hasil menunjukkan kontaminasi tinggi. Apa analisis penyebab paling logis dari hasil tersebut?
Ruang laboratorium terlalu lembab
Meja kerja tidak dibersihkan sebelum sampling
Swab terlalu basah
Waktu inkubasi terlalu lama
Dalam evaluasi mutu produk di jalur produksi, Anda diminta mengevaluasi titik sampling. Titik sampling mana yang paling efektif untuk mendeteksi kontaminasi silang?
Titik awal penerimaan bahan baku
Titik akhir sebelum produk dikemas
Titik setelah proses pencampuran bahan
Semua titik sampling harus dievaluasi karena bisa menjadi sumber kontaminasi
Sebuah pabrik minuman mengalami penurunan kualitas rasa pada produk akhir. Setelah evaluasi, ditemukan bahwa titik sampling selama proses pasteurisasi tidak akurat. Apa kemungkinan penyebab ketidakakuratan tersebut?
Titik sampling terlalu jauh dari sumber panas
Produk diuji setelah dikemas
Sampling dilakukan secara acak
Pengujian dilakukan oleh petugas laboratorium
Dalam laporan efisiensi produksi harian, diketahui bahwa terjadi losses sebesar 12%, padahal standar hanya memperbolehkan maksimal 5%. Apa langkah awal terbaik dalam menganalisis losses ini?
Meningkatkan target produksi untuk menutupi kerugian
Menyalahkan operator lini produksi
Mengidentifikasi tahapan proses dengan waste tertinggi
Menugaskan lebih banyak orang untuk bagian rework
Data menunjukkan banyak produk harus rework karena tidak lolos pengujian akhir. Apa langkah analitis yang paling tepat?
Mempercepat proses produksi agar tidak menumpuk
Mengurangi standar mutu agar lebih banyak yang lolos
Menelusuri proses untuk menemukan akar penyebab cacat
Menugaskan lebih banyak orang untuk bagian rework
