wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Cerpen

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Dalam sebuah cerpen, pengarang menggambarkan suasana pasar yang ramai untuk membuka cerita. Fungsi latar tersebut adalah …

a)

Menunjukkan karakter tokoh utama

b)

Membangun suasana cerita agar lebih hidup

c)

Menjelaskan waktu terjadinya peristiwa

d)

Menyampaikan amanat secara tidak langsung

e)

Menjelaskan alur mundur dalam cerita

2.

Unsur pembangun cerpen yang paling berpengaruh terhadap perkembangan konflik adalah …

a)

Amanat

b)

Latar

c)

Sudut pandang

d)

Tokoh

e)

Alur

3.

Sudut pandang orang pertama tunggal membuat pembaca …

a)

Menilai tokoh utama secara objektif

b)

Mengetahui perasaan tokoh utama secara mendalam

c)

Menjadi pengamat yang netral

d)

Mengetahui semua peristiwa dari luar cerita

e)

Menilai tokoh lain tanpa bias

4.

Perhatikan dua kalimat berikut:
(1) “Aku melangkah pelan meninggalkan rumah.”
(2) “Ia melangkah pelan meninggalkan rumah.”
Perbedaan kedua kalimat tersebut menunjukkan perbedaan pada unsur …

a)

Amanat

b)

Latar

c)

Tema

d)

Alur

e)

Sudut pandang

5.

Bacalah kutipan berikut:

“Sejak ayahnya meninggal, Dira lebih banyak diam. Ia menulis surat-surat yang tak pernah dikirim.”
Konflik batin tokoh Dira dalam kutipan tersebut adalah …

a)

Penyesalan karena kesalahan masa lalu

b)

Rasa kecewa terhadap keluarga

c)

Rasa kehilangan dan kerinduan mendalam

d)

Keinginan untuk melupakan masa lalu

e)

Kemarahan pada orang yang meninggalkannya

6.

Penggunaan majas dalam cerpen berfungsi untuk …

a)

Menjelaskan alur secara logis

b)

Menguatkan makna dan emosi dalam cerita

c)

Menambah panjang teks cerita

d)

Memperjelas struktur cerita

e)

Membatasi imajinasi pembaca

7.

Tokoh antagonis penting dalam cerpen karena …

a)

Memberi suasana humor pada cerita

b)

Menyelesaikan konflik dengan cepat

c)

Menjadi penyampai amanat pengarang

d)

Selalu berperan sebagai tokoh utama

e)

Mendorong perkembangan alur melalui konflik

8.

Jika tema cerpen adalah “keteguhan hati seorang ibu”, maka amanat yang mungkin disampaikan adalah …

a)

Seorang ibu selalu menyayangi anaknya

b)

Kasih sayang ibu terbatas waktu

c)

Hidup harus dijalani dengan sabar

d)

Setiap perjuangan pasti berbuah hasil

e)

Keteguhan hati mampu mengalahkan kesulitan

9.

Baca dan cermati penggalan cerpen berikut!

"Pak, pohon pepaya di pekaranganku telah dirobohkan dengan semena-mena, tidaklah sepatutnya hal itu kulaporkan?"

"Itu benar, tapi jangan melebih-lebihkan. Ingat, yang harus diutamakan ialah kerukunan kampung. Soal kecil yang dibesar besarkan bisa mengakibatkan kericuhan dalam kampung. Setiap soal mesti diselesaikan dengan sebaik- baiknya. Tidak boleh main seruduk. Masih ingatkah kau pada peristiwa Dullah dan Bidin tempo hari? Hanya karena soal dua kilo beras, seseorang kehilangan nyawa dan yang lain meringkuk di penjara."

(Cerpen “Gerhana”, Muhammad Ali).

Pengarang menggambarkan watak tokoh dalam cerpen di atas menggunakan....

a)

Analitik langsung

b)

Penggambaran fisik tokoh

c)

Penggambaran oleh tokoh lain

d)

Menggambarkan lingkungan kehidupan tokoh.

e)

Pengungkapan jalan pikiran tokoh

10.

Akhir tragis dalam cerpen biasanya dipilih pengarang untuk …

a)

Menunjukkan kemampuan berbahasa

b)

Meningkatkan nilai hiburan cerita

c)

Menimbulkan efek emosional pada pembaca

d)

Menutup cerita tanpa pesan moral

e)

Mempercepat penyelesaian konflik

11.

Pembuka cerpen yang paling menarik untuk tema “kesepian di tengah keramaian” adalah …

a)

“Keramaian kota selalu membuatku gembira.”

b)

“Aku duduk sendiri di taman yang ramai, mendengar tawa orang lain menertawakan sunyiku.”

c)

“Aku tidak suka tempat ramai sejak kecil.”

d)

“Hari ini kota sangat sibuk seperti biasanya.”

e)

“Semua orang terlihat bahagia di sana.”

12.

Jika kamu menulis cerpen bertema “harapan di tengah kegagalan”, amanat yang paling sesuai adalah …

a)

Kegagalan adalah akhir dari segalanya

b)

Harapan tidak selalu membawa hasil

c)

Setiap kegagalan menyimpan peluang untuk bangkit

d)

Hidup harus dijalani tanpa impian

e)

Menyerah adalah pilihan terbaik

13.

Tokoh "aku" dalam penggalan cerpen di bawah ini yaitu…

Aku memandang keluar jendela. Langit biru cerah dengan awan putih yang bergerombol. Burung-burung beterbangan riang. Aku tersenyum. Hari ini adalah hari yang indah.

a)

Orang pertama pelaku utama

b)

Orang pertama pelaku sampingan

c)

Orang kedua pelaku utama

d)

Orang kedua pelaku sampingan

e)

Orang ketiga pelaku utama

14.

Bagian akhir dalam struktur cerpen yang berisi penyelesaian masalah disebut ....

a)

Komplikasi

b)

Orientasi

c)

Resolusi

d)

Eksposisi

e)

Koda

15.

Cerpen yang menggunakan alur mundur (flashback) biasanya memiliki tujuan ....

a)

Menyembunyikan identitas tokoh utama

b)

Menjelaskan latar belakang kejadian di masa lalu

c)

Membingungkan pembaca agar penasaran

d)

Mengakhiri cerita dengan cepat

e)

Menghapus konflik utama dalam cerita

16.

(1) Lelaki berkacamata itu membuka kancing baju kemejanya bagian atas. (2) Ia kelihatan gelisah, berkeringat, meski ia sedang berada di dalam ruangan yang berpendingin.(3) Akan tetapi, ketika seorang perempuan cantik muncul dari balik koridor menuju tempat lelaki berkacamata itu menunggu, wajahnya berubah menjadi berseri-seri. (4) Seakan lelaki itu begitu pandai menyimpan kegelisahannya. (5) “Sudah lama?” tanya perempuan cantik itu sambil melempar senyum. “Baru setengah jam,” jawabnya setengah bergurau.

Menggunakan kata kerja yang menggambarkan suatu peristiwa yang terjadi. Kaidah kebahasaan tersebut terlihat pada nomor….

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

17.

Dalam cerpen, fungsi tokoh tambahan (figuran) adalah …

a)

Menjadi pusat konflik cerita

b)

Menghidupkan suasana dan memperkuat karakter utama

c)

Menentukan amanat cerita

d)

Menjadi penentu akhir cerita

e)

Menggantikan peran tokoh utama

18.

Cerpen yang berakhir menggantung sering dimaksudkan untuk …

a)

Membingungkan pembaca

b)

Memberi kebebasan pembaca menafsirkan akhir cerita

c)

Menunjukkan kekurangan penulis

d)

Menyembunyikan konflik utama

e)

Mengurangi jumlah kata

19.

Nilai moral dalam cerpen dapat dikatakan baik apabila …

a)

Menginspirasi pembaca tanpa memaksa

b)

Disampaikan secara tersurat dan panjang

c)

Terasa menggurui pembaca

d)

Hanya terdapat di akhir cerita

e)

Hanya berupa nasihat langsung

20.

Dalam cerpen “Sepotong Senja untuk Pacarku”, penggunaan kata “sepotong senja” merupakan bentuk …

a)

Simbol konflik antara dua tokoh

b)

Amanat yang tersurat

c)

Latar tempat yang konkret

d)

Majas metafora yang menggambarkan cinta yang terpisah

e)

Gaya bahasa personifikasi

21.

“Malam itu, di tengah sunyi, aku melihat ayah duduk di kursi bambu menatap langit kosong. Seolah ia berbicara dengan bintang.”
Kutipan tersebut paling tepat menunjukkan bagian struktur cerpen berupa …

a)

Orientasi

b)

Komplikasi

c)

Evaluasi

d)

Resolusi

e)

Koda

22.

Dalam cerpen, tema dan amanat memiliki hubungan yang erat karena …

a)

Tema menjadi alasan pengarang memilih tokoh

b)

Amanat merupakan pengembangan dari tema dalam bentuk pesan moral

c)

Keduanya muncul hanya pada akhir cerita

d)

Amanat menentukan gaya bahasa pengarang

e)

Tema hanya digunakan untuk menilai latar belakang penulis

23.

Cerpen dengan banyak penggunaan kata kerja mental seperti merasa, mengingat, menyesal menunjukkan bahwa pengarang …

a)

Menekankan alur yang rumit

b)

Menonjolkan aspek psikologis tokoh

c)

Menggunakan latar sosial yang kuat

d)

Lebih fokus pada konflik eksternal

e)

Menyampaikan amanat secara tersurat

24.

“Angin malam berbisik lembut di telinga, seolah ingin menghapus semua duka di hatinya.”
Kaidah kebahasaan yang tampak dalam kutipan tersebut adalah ....

a)

Penggunaan majas metafora

b)

Penggunaan majas hiperbola

c)

Penggunaan majas personifikasi

d)

Penggunaan majas ironi

e)

Penggunaan majas simile

25.

Salah satu ciri kaidah kebahasaan cerpen adalah penggunaan kata kerja mental. Kalimat yang menunjukkan kata kerja mental adalah ....

a)

“Ibu memasak di dapur dengan penuh semangat.”

b)

“Andi berlari menuju halte bus.”

c)

“Rina memikirkan nasib adiknya yang sakit.”

d)

“Mereka berdiskusi di ruang kelas.”

e)

“Sinta menutup pintu dengan keras.”